Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Sosok Rahasia Dibelakang Pemberontak


__ADS_3

Lou Sing dan Kou Sing yang sebelumnya bergabung seperjalanan dengan kelompok Ki Soca, kini pamit memisahkan diri untuk melanjutkan tujuan mereka mencari Dewa Kematian..


Mereka berdua berlari ke arah pasar..


selama bersama rombongan Ki Soca ia sudah banyak menggali informasi diperjalanan..


tapi semua tidak pernah mendengar ada pendekar berjuluk Dewa Kematian..


Setelah beberapa hari berkeliling..


Kakak..apa sebaiknya kita mencari pendekar sepuh untuk bertanya..


sepertinya pendekar berjuluk Dewa Kematian itu sudah lama meninggalkan dunia persilatan..


papar Kou Sing.


mm...ya ..sebaiknya memang begitu..! jawab Lou Sing.


Mereka memasuki sebuah kedai teh,..


biasanya ditempat seperti ini banyak informasi yang bisa dikumpulkan..ujar Lou Sing pelan.


Setelah memesan sepoci teh dan makanan kecil, mereka berbincang santai sembari mengamati perbincangan tamu lainnya..


Hahahah...sekarang dunia benar benar aneh..


muncul pendekar muda berjuluk Dewa Ketawa..


membantu baginda menumpas pemberontak...!! ungkap salah seorang tamu yang berbincang dengan beberapa orang temannya.


Dewa Ketawa..pendekar muda yang baru saja terkenal..kudengar ia telah banyak mengalahkan pendekar di benua barat..


Lou Sing tertegun...


Dewa Ketawa..? punya kesaktian sangat tinggi??.apakah ada hubungannya dengan Dewa Kematian..?? atau jangan jangan gurunya saling mengenal dengan Dewa Kematian..!? batin Lou Sing.


Mmh...nampaknya kita perlu menemui pendekar berjuluk Dewa Ketawa ini..


mungkin ia tahu tentang Dewa Kematian...


ucap Lou Sing.


Ayo kita tanya kembali ke penginapan...siapa tahu pemuda yang kita cari adalah Dewa Ketawa..


mereka berdua segera beranjak dari kedai teh dan menuju penginapan Hegar.


Pelayan..!! aku butuh informasi mengenai tamu penginapan ini, seorang pemuda dan dua gadis yang bersamanya..!


Oh..tuan muda yang bersama dengan dua istrinya itu..


mereka masih berada diatas..!! jawab pelayan


Ah itu tuan muda..!! seru pelayan yang melihat Sein menuruni tangga diikuti oleh Mentari dan Yasmin


tadinya mereka bertiga hendak menuju goa marmer..namun karena yang mencarinya maka ia menunda dulu untuk ke goa marmer..


Sein mengamati kedua pendekar itu sambil berjalan..


ketika jarak semakin dekat,.


Salam tuan..!! Kedua pendekar itu menyapa..


Mmm?ada apa tuan tuan..!?


Sein berlagak tidak tahu, padahal sudah sedari tadi mendengar pembicaraan mereka..


Begini tuan..apakah anda pendekar berjuluk Dewa Ketawa!?


tanya Lou Sing.


Hahahahaha...ya..aku Dewa Ketawa..kenapa?


Maaf tuan..!


kami dari Benua Congko..


saya Lou Sing dan ini adik saya Kou Sing..


Kami diperintah guru kami, untuk menemui Dewa Kematian..


apakah tuan mengenal Dewa Kematian?


Hahahaha...ya..!! Dulu aku pernah mendengar nama itu..jawab Sein sambil menerawang...


Sein bersandiwara..karena ingin mengetahui lebih dalam apa yang mereka inginkan terhadap Dewa Kematian..


Ia sudah mengetahui perihal Benua Congko di wilayah Benua Jauh dari Kaisar Kelana dan Dewa Kematian sendiri..


Oh..dimana terakhir tuan pendekar mendengar keberadaanya..?


aku tidak begitu yakin..sudah cukup lama...


Tuan..kami sangat membutuhkan pertolongan Dewa Kematian..


perguruan kami, perguruan Pualu Sangcuan telah di bantai oleh perguruan Tapak Besi dari golongan hitam..mereka sangat sakti..!!


Guru kami, Wu Ming sedang ditawan, mereka menginginkan kitab rahasia perguruan kami ..


kami selamat karena kami tidak berada di perguruan saat mereka melakukan penyerangan, guru mengirim pesan rahasia kepada kami agar tidak kembali..melainkan harus segera ke lima benua untuk meminta pertolongan pada Dewa Kematian...beber Lou Sing.


Jadi mereka ingin kitab perguruan kalian??


Bukankah kalian bilang mereka sudah sangat sakti..?


untuk apa mereka menginginkan kitab perguruan kalian? ini cukup aneh bagiku..cecar Sein..


I..i..ni..! terlihat Lou Sing terbaik bata..


Kalau kau tak mau cerita, tidak apa apa..potong Sein.


Tidak..tidak..maaf tuan..!!


baik kami akan ceritakan semuanya..timpal Lou Sing cepat..


Kitab perguruan kami adalah kitab kuno dari lebih seribu tahun..


Kitab itu di percaya bisa membuat pemiliknya menguasai dunia...


Ow..? mengapa bisa begitu..?tapi mengapa kalian malah dikalahkan oleh Perguruan Tapak Besi..kata Sein.


Itu karena kami tidak mengetahui rahasia dari kitab itu..


Tulisan di kitab itu juga tidak ada yang kami mengerti..ucap Kuo Sing.


Bahkan ketua ataupun tetua perguruan kalian tidak ada yang tahu?? tanya Sein penasaran..


Kedua pendekar congko itu menggeleng..dsn berkata..


tidak tuan..!

__ADS_1


Kitab itu diturunkan hanya pada ketua perguruan..sejak kakek guru kami menjadi ketua, ilmu dikitab itu terputus...saat kakek guru kami menjadi ketua perguruan beliau tidak sempat mempelajarinya dari gurunya..


Karena itu kesaktian perguruan kami sejak dua generasi lalu sudah mulai menurun..hal ini sudsh menjadi rahasia perguruan kami..tapi entah mengapa belakang ini terbongkar kedunia persilatan kalau perguruan kami tidak lagi mewarisi ilmu leluhur kami yang sangat hebat itu...beber Lou Sing.


Melihat Lou Sing berbicara jujur Sein berencana membantunya..


Mmmm..baiklah..aku akan coba mencari keberadaan Dewa Kematian dan memberitahukan masalah perguruan tuan..


Tapi..bisakah kau jelaskan bagaimana Dewa Kematian bisa membantu perguruan kalian?? tanya Sein penasaran.


Tuan..! menurut guru kami hanya Dewa Kematian yang dapat membaca dan mengerti isi kitab itu...dan dapat memberi kami petunjuk untuk mempelajarinya..


Kalau begitu aku akan mengabari kalian secepatnya..!! kata Sein.


Maaf tuan..boleh kami tahu dimana kami akan menunggu kabar anda...?? tanya Lou Sing.


Oh..anda boleh menunggu di penginapan ini..tapi biayanya pastilah cukup mahal karena waktunya bisa sangat lama..!


Baik tuan, kalau begitu,.kami juga akan berkeliling mencari, dan enam bulan sekali kami akan kembali kesini selama seminggu...


Baiklah..!! aku akan memberi tahumu orang yang mungkin bisa menunjukkan dimana Dewa Kematian..!!


pergilah ke Perguruan Cahaya Sakti..di Benua Barat..


dan tanyalah dimana Nenek Serba Tahu..


setelah bertemu nenek serba tahu, tanyalah dimana Dewa Kematian padanya..


Terimakasih Tuan Pendekar..


Ayo..!! ajak Lou Sing.


Segera mereka berdua melangkah pergi menuju perguruan Cahaya Sakti..


mereka berlari dengan penuh semangat..


Sein masih berdiri ditempat nya..


penjelasan Lou Sing bersaudara masih menjadi bahan pemikirannya..


Pada saat itu beberapa prajurit khusus dipimpin oleh Jendral Karampuang memasuki penginapan Hegar..


Kepala pengurus penginapan dan para pelayan semua segera menghentikan pekerjaan mereka dan berbaris rapi..


Salam jendral besar...!!


maaf..penginapan kami apa ada melanggar peraturan kerajaan?? tanya pemilik penginapan..


Walaupun penginapan Hegar memiliki kekuatan tersendiri namun berhadapan dengan Jendral Karampuang keberanian mereka juga ciut...


Ah..tidak..!


kami hanya akan menjemput adik seperguruan baginda...jelas Jendral Karampuang.


Adik seperguruan baginda..!!?


semua orang diruangan itu tercengang...


Sein yang menyaksikan semua itu langsung menyapa Jendral Karampuang.


Salam ..Jendral Besar..!!


Eh..Tuan Sein...maaf..mengagetkan..!


Baginda meminta menjemput anda ke istana...ada pertemuan penting yang akan dilaksanakan...


Mm..sekarang tidak bisa...


Maaf tuan..ini penting...!! kasihan Baginda..


baginda sangat mengharapkan tuan hadir pada saat ini...


Kalau begitu tempatkan prajurit ini berjaga didepan pintu kamar istriku..jangan seorangpun boleh masuk sebelum aku datang..


Segera Jendral karampuang mengatur penjagaan di depan kamar Yasmin dan Mentari..


Setelah melihat pengaturan penjagaan selesai, Sein cukup puas..


Mereka bedua diiringi Mentari dan Yasmin bergegas menuju istana..setelah bejalan beberapa saat,


merekapun tiba di istana...


Aula pertemuan,..


Baginda Karaeng Doloking sedang memimpin pertemuan..


para pejabat sekalian..


setelah pemberontak berhasil ditumpas..terjadi banyak kekosongan dalam jabatan pemerintahan ..karena itu hari ini aku akan mengangkat beberapa pejabat untuk mengisi kekosaongan...Karaeng Doloking membuka pertemuan.


Jendral Karampuang tiba..!! suara prajurit aula menggema.


Jendral Karampuang berjalan masuk beriringan ..


Sein..menghadapi baginda...hormat Sein.


Eh..saudara Sein..kemarilah...!! pinta Kaisar Doloking..sembari menunjukkan agar Sein duduk di kursi sebelah singgasanya..


Kursi itu biasanya digunakan oleh penasehat raja..yang sudah lama kosong akibat penasehat sebelumnya berhenti karena sudah sangat sepuh...


Dengarlah..!!


Hari ini aku mengangkat beberapa orang untuk mengisi posisi tertentu,


Pertama, Jendral Karampuang yang sebelumnya memimpin pasukan rahasia..kini menjadi penasehat agung kerajaan...


Kedua, Jendral Gobang yang sebelumnya menjadi Panglima Utama, kini aku angkat jadi perdana menteri..


Ketiga, Buranga wakil komandan pengawal istana menjadi Menteri Acara..


Keempat, Sugandi menjadi Menteri Keuangan yang sebelumnya menjadi kepala divisi pendapatan.


Kelima, Sein adikku..aku angkat menjadi kepala departemen strategis.. Yasmin menjadi wakil kepala departemen Strategis.


Keenam, Mentari akan menjabat sebagai panglima utama


Ketujuh, Menteri pertahanan akan dijabat oleh Pitaloka


dan wakil mentri pertahanan akan dijabat oleh Bokori yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi lima bagian Penyelidikan Departemen Strategis..


Demikianlah pengumuman pengangkatan ini...


apakah ada yang lain...!? tutup Karaeng Doloking kemudian bertanya..


Maaf Baginda...!


hamba tidak bersedia menjadi kepala departemen strategis...hamba masih harus berkelana, aku masih harus bertemu dengan Kaisar Kelana..jelas Sein.


Owh...? saudara Sein..jabatan Kepala Depratemen tidak mengikatmu, kau boleh pergi kemana saja, kau boleh mewakilkan tugasmu pada bawahanmu..

__ADS_1


tapi tetap bantulah Departemen Strategis dengan menjadi kepala di sana..saya yakin saudara Sein mampu mengaturnya, pinta Karaeng Doloking.


Mmm...baiklah baginda..!! terimakasih kepercayaannya..


Karaeng Doloking mengangguk senang.


Jendral Karampuang ingin bertanya sesuatu tapi segera mengurungkannya karena Karaeng Doloking mengangkat tangan menyuruhnya berhenti..


Karaeng doloking paham bahwa yang akan ditanyakan olrh Jendral Karampuang adalah terkait pimpinan pasukan khusus rahasia..karens itu ia dengan cepat menghentikannya..


Pertemuan selesai, kalian boleh bubar..! tutup Karaeng Doloking..


Semuanya segera membubarkan diri..Ketika Sein dan kedua gadis juga hendak pergi, namun Karaeng Doloking memanggil..


Saudara Sein..!! tunggu...kemarilah..


Ada apa baginda...!?? tanya Sein.


Ssst..ini rahasia..Karaeng Doloking memberikan sebuah lencana kepada Sein yang sebelumnya diserahkan oleh Jendral Karampuang kepadanya..


Baginda apa ini..? Tanya Sein bingung.


Ini adalah tanda pemimpin pasukan khusus rahasia kerajaan...kau sekarang yang menjadi pimpinan nya..


Selama satu bulan ini, Jendral Karampuang akan memberimu bimbingan mengendalikan pasukan khusus rahasia...jawab Karaeng Doloking sambil menepuk bahu Sein..


Sein mengangguk mengerti...


Setelah acara pertemuan selasai..


Keesokan Harinya,..


Baginda dan Sein bersama Yasmin serta Mentari diiringi beberapa orang menuju Departemen Strategis...


baginda mengumpulkan seluruh kepala divisi..


sembilan kepala divisi telah berada di ruang pertemuan Departemen Strategis..


Semua kepala divisi..!! perkenalkan Dewa Ketawa atau Pendekar Sein..Kepala Departemen Strategis pengganti Bara Sila yang telah memberontak...!! Seru Karaeng Doloking...


Semua Kepala divisi mengangguk,


Salam Dewa Ketawa..salam Tuan Sein...!! sapa sembilan kepala divisi dengan nama.berbeda pada Sein..


Dan ini wakil Kepala departemen Strategis..Pendekar Yasmin..istri Dewa Ketawa pendekar Sein...!! dan yang satu lagi Pendekar Mentari, Panglima Utama Kerajaan yang baru juga istri Dewa Ketawa.. tambah Karaeng Doloking..


Sembilan Kepala Divisi terperangah...!!


aa..paaa...?du.. dua istri...!?


eh..


Salam nyonya Sein...!! sapa kesembilan Kepala Divisi..


Wajah Yasmin dan Mentari sedikit memerah, dan hati keduanya terasa berbunga bunga...


asik juga soelah olah sudah jadi istri betulan..hihihi...batin Mentari.


Ah salam tuan tuan..!! jawab mereka setelah tersadar..


Selamat datang di Departemen Strategis tuan Sein, nyonya Sein...!! sambut para kepala divisi..


Terimakasih tuan tuan..para senior..mohon bimbingannya..balas Sein ramah...


Yasmin dan Mentari terlihat berbisik..


kakak...kau akan selalu mendapingi suami kita disini...jangan dihabisin ya...sisakan juga buatku...hihihihi...goda Mentari..


Husyy!! apa kau tidak malu jika mereka mendengarnya...sergah Yasmin berbisik..


Para Kepala Divisi..semua berbincang santai dengan Baginda, Sein dan kedua istrinya..


Setelah pertemuan selesai, dan baginda sudah kembali ke istana,


Sein didampingi Mentari dan Yasmin menuju Ruang kerja Kepala Departemen...ia memerintahkan semua pekerja untuk merapikan administrasi..ia membakar semua dokumen dokumen palsu yang dibuat Bara Sila dan Komplotannya..ia mengatur kembali semua jaringan mata mata...ia kemudian membentuk jaringan pengintai baru di setiap negara di lima benua..


Keesokan harinya,


Hari masih sangat pagi, ketika matahari belum terlalu menampakkan diri, Tuan Putri Agung di dampingi Mohan pengawal pribadinya beserta beberapa pelayan berangkat ke pengasingan di Pulau Batu Atas...


Pulau Batu Atas berjarak hampir seribu mil dari ibukota terletak di sebelah timur kerajaan Lampeapi adalah daerah yang sangat tandus sehingga udaranya kering dan panas..air tawar di daerah itu hanya mengandalkan air hujan..kontur daerah nya berupa bebatuan karang bercampur sedikit pasir..


Sudah hampir beberapa hari ini mereka mempersiapkan keberangkatan menuju Pulau Batu Atas..


Baginda terlalu kejam...!! ucap Mohan...


Sudahlah...aku telah menyiapkan kejutan untuk baginda..!! Timpal Tuan putri Agung dengan sangat tenang..


Tapi tuan putri...,!! Pulau Batu Atas adalah tempat yang sangat tidak layak untuk ditinggali..bantah Mohan dengan wajah sedih..


Mohan..!! tenanglah..aku punya cara mengatasi situasi disana...jawab Tuan Putri Agung dengan yakin..


Ditempat lain...


Hari sudah cukup terang...


Kediaman Kepala Departemen Strategis..


Sein didampingi kedua gadis cantik sedang menikmati hidangan teh berbincang santai...


Kakak...apakah kau lihat tadi pagi sikap Tuan Putri Agung sangat tenang...??


aku khawatir ia merencanakan sesuatu..Kata Yasmin..


Mm...ya..dia sepertinya sudah bersiap sejak lama...timpal Sein.


Aku sudah mengirim orang divisi penyelidik untuk memantau mereka.. jelas Sein..


Kakak..semalam aku juga sudah memerintahkan Kamto agar mulai memperketat penjagaan di sekitar Pulau Batu Atas...kata Mentari..


Wah...kau memang cukup cerdas..sangat cocok jadi panglima utama..hahaha..goda Sein.


Iiih.. kakak..!! rajuk Mentari.


Sepertinya masih ada tangan tersembunyi di balik Tuan Putri Agung..ucap Yasmin lirih..


Mm? apa yang membuatmu berpikiran seperti itu? tanya Sein.


Aku merasa pemberontakan ini tidak sesederhana yang kita lihat saat ini...orang dibalik pemberontakan ini hanya menggunakan Doloronda sebagai pancingan..


Mereka sedang mengukur kekuatan, tapi kekalahan mereka ini sudah cukup mengagetkan mereka..ucap Yasmin.


Kening Sein berkerut memikirkan perkataan Yasmin barusan...


tuk..!!


Sein menepuk jidatnya...ia teringat sesuatu..


Paman Kerajaan..!! ya..aku tidak pernah melihatnya selama di kerajaan...

__ADS_1


Penyelidikan selanjutnya akan kita mulai darinya...simpul Sein..


+++


__ADS_2