Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Tapak Gajah Langit dan Pertemuan Aliansi


__ADS_3

Wujud Raksasa..!!


Sein maklum lawannya mengerahkan kekuatan besar, maka ia segera mengerahkan akar roh pelahap energi tingkat tujuh ..


Lawannya kali ini berbeda..rata rata memiliki tingkatan grand master asal mula karena itu perpaduan mereka tentulah akan menghasilkan kekuatan yang sangat besar..


Saat ini perpaduan ketujuh orang itu dapat mengimbangi grand master asal mula tingkat lima...


Sein mengerahkan akar roh pelahap energi untuk menekan kekuatan lawannya...


Ketujuh orang itu belum menyadari, tetapi suasana sekitar dan pendekar pendekar yang menonton sudah mulai merasakan tekanan dan hisapan energi dari Sein...


Ketujuh lawannya bersama sama mengerahkan salah satu ilmu andalan keluarga meteka..


Wujud Raksasa...!!


Tampak di arena berhadapan dengan Sein seorang raksasa yang siap menghantam Sein....


Sein melompat tinggi kemudian bersalto di ketinggian kemudian mengerahkan sebuah tapak..nampak tapak berwarna putih keperakan yang juga berukuran besar...


Tapak Gajah Langit...!!


Dhammmm...!!


Tubuh raksasa terhuyung kebelakang..sedangkan Sein jumpalitan di udara...


Tubuh raksasa sudah dapat berdiri normal..


Seinpun demikian ia sudah menjejak. tanah dengan sigap....


Penonton semakin terhibur...baru kali ini bahkan para sesepuh sekalipun melihat ilmu ilmu tingkat tinggi diperagakan di pertandingan ini ...


Wahhh....pangeran itu rupanya sangat sakti...


Bagaimana para tetua..!!?apa ini akan kita lanjutkan sampai pertarungan hidup mati...!!?tanya Sein pada ketujuh lawannya....


Cukup.. cukup pangeran...anda memang layak....


segera tubuh ketujuh tetua itu terpisah dan sudah berdiri masing masing....


Terimakasih para tetua sudah menahan diri...!! ucap Sein..


Ah..pangeran itu karena memang anda benar benar sangat hebat..puji para tetua...


Bagi para tetua keluarga malingka alam ini, sudah cukup membuktikan dan memperhatikan sedikit kesaktian keluarga mereka...jadi rasa malu akibat kekalahan tuan muda mereka sedikit tertutupi...


Bagi Sein..ini merupakan kesempatan bagi keluarga itu..jika mereka tidak mengirimkan grand masternya untuk membantu aliansi..maka ia berencana akan memusnahkan dominasi keluarga ini di kesultanan datuk delapan..


Setelah kedua kubu kembali ke tempat masing masing,


Sein di datangi oleh ki tapak gajah...


Em..pangeran...apa boleh aku bertanya...!!?


Ah iya tetua...apa yang bisa aku bantu..??tanya Sein.


Pangeran...! tadi sepertinya pangeran mengerahkan tapak gajah, tapi sepertinya aku belum pernah melihat yang seperti itu...apa betul pangeran...?? tanya Ki tapak Gajah...


Oh..betul tetua..itu adalah Tapak Gajah Langit...aku mempelajarinya dari catatan yang kutemukan..ilmu ini diciptakan oleh Ki Gede Tapak Pamungkas..jelas Sein...


Wajah Ki Tapak Gajah menjadi berseri seri...


Pangeran...Ki Gede Tapak Pamungkas adalah pendiri perguruan kami...tapi mengapa ilmu itu tidak diturunkan kepada kami..?


Bukan tidak diturunkan, tetapi ilmu itu terputus pada Nyi Tapak Sakti..ketua ketiga perguruan tapak gajah...


Murid murid Nyi Tapak Sakti tidak ada yang mampu menguasainya..


Aku juga tidak tahu, dalam kitab yangbdiberikwn guruku, ada catatan Ki Gede Tapqk Pamungkas tentang Ilmu Tapak Gajah Langit...beber Sein.


Oh..seperti itu...jika demikian maka yang Pantas menjadi ketua perguruan tapak gajah saat ini adalah pangeran Sein..


Ah..tidak tidak...aku sudah punya perguruan...aku dari rumah obat benua selatan...


Ja..jadi..andalah yang mengalahkan muridku waktu itu...!!?


Ya betul tetua...muridmu Pendekar Asbar telah membela orang yang salah...membela pembuatan onar yang dilakukan anak walikota manja itu..hehehe..


Harap tetua memaafkan saya...!!Kata sein menjura...


Ah tidak tidak..tidak apa apa pangeran..itu sudah sepantasnya..timpal Ki Tapak Gajah..


Pangeran...! anda tadi bilang kalau catatan pendiri kami ada dalam kitab yang guru pangeran berikan...suap guru anda..bukankah Pendekar Alap Alap Kabut Selatan adalah guru anda..?


Ya..beliau juga adalah Kakek saya..guru yang aku maksud adalah Dewa Sedih...Daeng Salajangki...jelas Sein.


Hah...!!? salam hormat saya pada tetua sepuh Dewa Sedih pangeran...Kali ini lagi lagi Ki Tapak Gajah membungkuk hormat...


Tetua..aku akan mengajarkan Tapak Gajah Langit Ini pada tetua, bagaimanapun ini adalah ilmu warisan pendiri tapak gajah..nanti sore datanglah ke kediamanku...kata Sein...


Terimakasih pangeran....Terimakasih...jawab Ki tapak gajah menjura hormat...


Para pendekar lainnya menyaksikan sari jauh penasaran...apa yang keduanya bicarakan...


++


Baginda Sultan Malik.mengumumkan bahwa besok akan dilaksanakan pertemuan aliansi untuk menghadapi kekuatan golongan hitam....


Para hadirin kembali ketempat masing masing...pendekar pendekar undangan pun kembali ke istana delapan...


diperjalanan tak.henti hentinya mereka membicarakan kesaktian pangeran Sein..menantu sang sultan...


Menurut ku pendekar terhebat di lima benua saat ini adalah pangeran Sein..kata seorang pendekar...


Ya..mungkin sajaa...


Tapi bagaimana dengan Delapan datuk penasehat kerajaan ini..?


Bahkan delapan datuk pun akan jerih menghadapi sang pangeran...timpal yang lain...


Tapi ingat...golongan hitam juga memiliki banyak tokoh sakti...


Ya betul...kita lihat saja nanti dalam pertempuran dengan golongan hitam....kata pendekar Lainnya..


Sementara itu para tetua sepuh bercengkrama di taman kecil disamping istana delapan...

__ADS_1


Pangeran itu benar benar luar biasa ..


Apalagi ilmu tapak yang ia keluarkan tadi...


Sepertinya itu ilmu tapak terbaik yang pernah ku saksikan...kata tetua perguruan Gerbang Surga.


Ki Tapak Gajah..kalian tadi berbicara sangat Serius...ada apa?


Ilmu tapak yang digunakan pangeran muda itu adalah tapak tertinggi perguruan kami ciptaan pendiri perguruan...aku hanya bertanya dia belajar dari mana..jelas Ki Tapak Gajah..


Wahh..tapak itu benar benar luar biasa...rupanya Ki tapak gajah selama ini menyimpan ilmu pamungkas...kata pendekar sepuh lainnya..


Ji tapak gajah hanya tersenyum hambar...dalam hati ia bergumamam Hhhh..aku bahkan baru akan mempelajarinya sore ini dari pangeran muda..


++


Di kediaman Keluarga Datuk Malingka Alam,


Aula keluarga Datuk Malingka Alam..


Bagaimana keadaan tuan muda...


Owh..tadi orang suruhan Pangeran Sein membawa penawar racun untuk tuan muda Gumara, sekarang kondisinya sudah agak mendingan ketua...! jawab pelayan keluarga malingka alam..


Mm...baguslah...


Pangeran itu memang luar biasa...kita tidak boleh bermusuhan dengannya...kata Ketua keluarga.


Tetua agung mengangguk mengiayakan...


Lihat sendiri tadi...kemungkinan ia memiliki kekuatan yang jauh lebih tinggi dari yang ia nampakkan tadi..


Betul tetua...!! bahkan aku dengar Delapan Datuk pun jerih jika harus berhadapan dengan pangeran muda itu...


Tetua..kira kira bagaimana puang kita jika terpaksa harus berhadapan dengan pangeran muda itu...?.tanya salah satu tetua...


Hmmm...jika kita bertarung dengan kekuatan penuh kemungkinan akan imbang dengannya..tapi itupun butuh waktu yang lama dan pasti menyebabkan kerugian yang besar bagi kita...jelaas tetua Agung...


++


Setelah baginda sultan menutup acara, berbeda sengan yang hadir langsung membubarkan diri...Sein malah berkelebat menuju sisi timur ibukota...


Sein mengikuti Laila dari jauh yang lagi lagi pergi ke kedai di pinggiran kota itu...


NASI BAWAL KUNING..!! ucap Laila pada pelayan...


Ah Baik...!!


Silahkan nona...!!


pelayan menuntun Laila kebelakang...


Laila yang sudah tidak tampak lagi oleh Sein...terus menyusuri kedai menuju halaman belakang kedai yang ternyata di penuhi pohon pohon yang rimbun..


Ia memainkan jurus jurus pedang perak nya dengan gesit...


Dari jauh Sein masih merasakan aura Laila..namun aura yang dari tadi ia rasakan juga masih terus berada di sekitar tempat itu....


Hmm...apa ada orang yang membuntuti Laila sampai sampai ia tak langsung pulang...!!?


tapi anak ini memang sering terlihat ke tempat ini...batin Sein penasaran..


Hup....tap....Pria tua itu langsung masuk ke kedai dan duduk memesan makanan...


Kasim Hae...!!? Sedang apa dia...!!?


Sejak kedatangan Kasim Hae, aura yang dari tadi dirasakan Sein juga menghilang...


Apakah yang tadi kurasakan adalah aura pak tua ini...!?.batin Sein.


Ah..sudahlah..Sein kemudian berbalik pergi...


setelah hampir sampai di kediaman ia memanggil seorang pedagang keliling..


Pak tua hae itu ada di kedai timur kota..selidiki apa yang dilakukannya...perintah sein pada.pedagang keliling itu yang ternyata merupakan anggota pengintai Alap Alap Biru...


Sementara itu..


Dikediaman Sein,


Ah tetua..selamat datang...


Sambut Yasmin dan Mentari...


Salam Nyonya berdua...kata seorang Sepuh menjura hormat...


Mari tetua silahkan masuk....


Yasmin mempersilahakan tetua sepuh itu masuk dan menjamunya di ruang tamu...


Ah....akhirnya setelah beberapa lama..aku sampai juga di istana ini...kata Karaeng Gantatang..


Tetua silahkan diinum dulu tehnya...kata Yasmin...


Terima kasih nyonya...!!.orang tua itu kemudian meminum teh suguhan Yasmin.


Nyonya..Tuan Sein kemana..!?


Oh .suami kami sedang keluar..sebentar lagi akan kembali...jawab Mentari.


Apa tuan Sein menjadi pejabat si kerajaan ini..!!?


ah tidak tetua...suami kami hanya membantu beberapa tugas dari baginda Sultan...jawab Yasmin.


Oh..tapi Mengapa sampai di beri kediaman di keluarga dalam istana..?


Setahu saya jika hanya orang luar walaupun membantu baginda tetap tidak akan mendapatkan kediaman di sini...di daerah sini adalah tempat kediaman khusus keluarga terdekat Baginda Sultan....


Oh..hihihi....tetua..kami lupa memberitahumu...


kak Yasmin kan putri ternyata Sultan Malik...hihihi...jelas Mentari...


Mendengar itu Karaeng Gantarang buru buru berdiri dan membungkuk hormat...


Maafkan saya tuan putri..mata orang tua ini sudah sangat rabun...tidak segera mengenali tuan putri...!!

__ADS_1


Ah tetua...biasa saja...!! jangan sungkan...kita sama sama manusia..lagian tetua juga kan seorang raja...hehe..timpal Yasmin.


Hahaha....nyonya mengingatkanku lagi...ah..itu hanya masa lalu...hehehe...


Sein yang tiba di kediaman segera menuju ruang tamu..


Salam tetua...!!;sapa Sein..


Ah..pangeran Sein..!!


Hahahah....kita berjumpa lagi....hahaha...kata Karaeng Gantarang berdiri dan memeluk Sein.


Merekapun berbincang, membahas kelanjutan rencana mereka menemui tuan putri agung yang sekarang sudah di kenal dengan nyonya tua keluarga Datuk Perpatih...


Tak lupa pula Sein menceritakan tentang dibentuknya aliansi golongan putih..


yang akan mengadakan pertemuan esok hari...


Apa tetua berniat ikut aliansi ini..? terus terang kekuatan tetua sangat berarti bagi aliansi ini...


apalagi lawan kita kali ini adalah Daeng Moncobalang...dedengkot golongan hitam yang sudah lama menghilang tapi kini muncul lagi....jelas Sein...


Apa..!!? musuh dan buron kerajaan Lampeapi itu ada di sini...?


Ya tetua...aku lihat sendiri..ia dan istrinya Ratu Kegelapan memimpin teror yang dilakukan golongan hitam..beber Sein..


kedua orang itu sudah sangat sepuh, tapi masih saja berbuat kerusakan...!!


Mmm..baiklah..aku akan ikut...biar dia menjadi lawanku....hehehe...


Sudah sangat lama saat bertarung dengannya....jika saja dia tidak licik...aku pasti sudah membunuhnya waktu itu...ucap Karaeng Gantarang geram...


Terimakasih tetua...!!


tetua pasti lelah habis perjalanan jauh...mari aku antar untuk beristirahat ...


Ah iya baiklah...


Mereka berdua berjalan menuju Kediaman Tongkat Hijau.


Di kediaman Sein, terdapat delapan kediaman lain selain kediaman utama..delapan kediaman oni digunakan untuk tamu tamu keluarga pangeran...


Karaeng Gantarang ditempatkan di kediaman Tongkat hijau..


Tetua..ini kediaman anda...jika butuh sesuatu pelayan akan mengantarkannya untuk anda....kata Sein menunjukan kediaman untuk Karaeng Gantarang...


Terimakasih pangeran...!!


istirahatlah tetua ...besok pagi aku akan datang menjemput anda ...kata Sein sambil pamit...


Mm...karaeng Gantarang Hanya mengangguk pelan...


Setelah Sein pergi., karaeng Gantarang segera masuk dan beristirahat..terlihat di atas.meja sudah ada sepoci teh dan beberapa penganan ringan....


++


Ke esokan hari....


Aula pertemuan istana...


Para pendekar telah hadir...


tak terkecuali Sein dan Karaeng Gantarang...


Diperjalanan tadi, Karaeng Gantarang meminta agar Sein tidak memperkenalkannya sebagai Karaeng Gantarang...


orang tua itu berniat menyembunyikan dulu identitasnya sebelum bertemu dengan nyonya tua keluarga Datuk Perpatih...


Di aula itu juga sudah terlihat delapan datuk penasehat..


Tuan tuan pendekar sekalian..


Selamat datang...dan terima kasih atas kesediaannya mengikuti aliansi ini...


Hari ini kita berkumpul akan membahas bagaimana menumpas golongan hitam di bawah pimpinan Ratu Kegelapan yang telah berbuat teror dan berencana menguasai lima benua...sambut baginda Sultan memulai pertemuan...


Sebagai gambaran, lawan kita adalah dedengkot golongan hitam yang bergabung dari lima benua...bahkan juga ada dari benua congko dan benua jauh....


Mereka berjumlah kurang lebih sekitar lima belas orang sepuh dengan tingkat paling rendah Grand Master Asal Mula tingkat Satu dan peling tinggi tingkat lima...


Selainnya adalah grand master semesta tingkat satu sampai sembilan dengan jumlah kurang lebih tiga puluh orang ..


Selebihnya adalah grand master langit tingkat akhir kebawah...jelas Baginda Sultan.


Mendengar penjelasan Sultan, para pendekar menjadi semakin bersemangat...


Jika kita mampu menupas mereka maka ini akan melemahkan golongan hitam untuk waktu yang cukup lama...kata salah satu tetua...


Ya..tapi masalahnya mereka memiliki kekuatan yang sangat besar...bahkan sampai grand master asal mula tingkat lima...kita butuh kekuatan yang lebih besar...sedangkan saat ini masih terlihat terbatas ..timpal Ketua perguruan Belibis Putih...


Tenang...jangan khawatir...


para keluarga bangsawan kerajaan juga akan mengirimkan grand master mereka untuk membantu aliansi...kata Perdana Menteri.


Betull...! Kami Keluarga Datuk Perpatih..akan mengirim Sembilan orang Grand master asal mula, Lima orang tingkat Dua, Dua orang tingkat tiga dan satu orang tingkat empat..


Kami keluarga Datuk Malingka Alam..


akan mengirim juga sembilan orang grand master Asal Mula..Lima orang tingkat satu, dua orang tingkat dua, Satu orang tingkat tiga dan satu orang tingkat empat..


Kami dari keluarga Angku Sati..


akan mengirim Sepuluh orang grand master Semesta..tiga orang tingkat satu, satu orang tingkat dua, lima orang tingkat tiga, tiga orang tingkat lima..


Kami dari keluarga Rajo Mandala


akan mengirim dua belas grand master Semesta, semuanya tingkat delapan..


Kami dari keluarga Sutan Sarip


akan mengirim sepuluh orang grand master semesta semuanya tingkat enam...


Begitulah terus keluarga bangsawan berjanji menngirimkan petarung grand master keluarganya untuk membantu aliansi...


Dalam hati, Sein menilai bahwa memang kekuatan para keluarga besar bangsawan ini sangatlah besar...

__ADS_1


Hmm...pantas saja kesultanan ini selalu memberi muka pada mereka...batin Sein.


+++


__ADS_2