
Kondisi Halaman kediaman Sein, begitu buruk, beberapa bangunan kelihatan hancur akibat pertarungan...
Nisa Lia sedang bersiap menyerang...
Ia mengayunkan tapak tangannya, seketika batu batuan di sekitar halaman terangkat mengambang di udara setinggi dua meter dan berputar seperti pusaran badai....
Kekuatan wanita ini sangat berbahaya,...! seru Dewa Sedih..
Hitam putih Kematian dan Biru Merah kesengsaraan segera bersiap menghadang dengan formasi terkuat mereka...
Dewa Sedih dan Nenek Serba Tahu juga mengerahkan kesakitan tertinggi mereka...
Segel Ruang Hampa...!!
Seketika tempat itu berada dalam segel yang di kerahakan oleh nenek serba tahu...
Hm...nenek tua ini juga menguasai ilmu ini...!!
Tapi Memangnya kenapa, aku juga bisa mencoba seberapa kuat segel ruang ini...! Gumam Nisa Lia...
Badai Semesta tingkat ketujuh..!!
BHAAAAMMMMMM...!!!!!
BHAMMMMMMM....!!!
Sementara itu ke empat bersaudara sedang mengerahkan formasi Bambu Kuning Kesedihan...
Nisa Lia bergetar...
orang orang ini, bahkan punya kemampuan sampai tingkat ini..!?
Beberapa dentuman terdengar menghantam Segel Ruang..
Pukulan Cahaya Hitam..!
Dewa Sedih juga menyerang Nisa Lia dengan kekuatan hampir mencapai puncak...
Seketika seluruh area dalam segel ruang menjadi gelap gulita...
Gawat..!! mereka benar benar merepotkan..! batin Nisa Lia...
Ia terus memompa energi dalamnya untuk menahan gempuran...
aneh..kekuatanku tidak bisa dikerahkan sepenuhnya..!! gumam Nisa Lia..
Sementara ketujuh pemburu nyawa tampak mulai lemas di dalam segel..
Nisa Lia sedang berusaha keras keluar dari segel yang di buat nenek serba tahu,
Seandainya segel ini tidak ada, mereka akan mati dengan sangat mudah..
Jka terus seperti ini aku akan terkuras,
Nisa Lia bertekad mengerahkan seluruh kekuatannya,
Badai Semesta tingkat sembilan...!
DAHAMMMM..!!
BHAMMM...!!
sebuah retakan mulai terdengar dari salah satu sisi segel...tapi serangan Cahaya Hitam juga sudah menyayat tubuhnya dengan ganas...
Hampir semua pori pori di tubuhnya mengeluarkan darah ...
Sedeangkan ketujuh Pemburu nyawa sudah pingsan...
Arrggh....!
Ke empat saudara dan nenek serba tahu juga sudah mulai kehabisan tenaga...
DHARRRRR ..!
Segel Ruang pecah, .
Nenek serba Tahu, terjajar dua tombak dengan posisi berlutut...
Ke empat saudara merasakan tubuhnya lemas dan bergetar hebat,
Dewa Sedih masih tetap berdiri dengan lutut goyah....
Nisa Lia berdiri mematung dengan kaki melesak kedalam tanah sebatas lutut...
Kini semua orang dalam keadaan lemas,...tak berdaya...
Hahaha..pendekar benua ini cukup hebat juga...! sebuah suara melengking tinggi kemudian sesosok wanita berdiri di samping Nisa Lia kemudian membawanya pergi beserta tujuh pemburu nyawa...
Kami akan datang lagi membantai kalian..! bersiaplah...!hihihihi...
Kata wanita itu di sertai tawa yang sangat menggidigkan...
Tak kusangka benua ini memiliki petarung tingkat Legenda...!
kita harus kembali dan melaporkan hal ini,.! kata wanita mengerikan yang membawa Nisa Lia...
Uhhukk...!!
Nisa Lia batuk darah...
Jadi kita gagal..?tanya Nisa Lia.
Ya..bisa dikatakan begitu, tetapi kita akan mencoba lagi..
Kakak Jia, Mengapa kau tidak sekalian menghabisi mereka, saat ini mereka sudah kehabisan tenaga,..! kata Nisa Lia
Wanita ini bernama Nisa Jia..
Hehm...masih ada satu orang yang bersembunyi di sekitar tempat itu dengan kekuatan di tingkat Legenda Semesta...
Apa..?? kau sudah bisa mengukur tingkat Legenda semesta..?
Berarti kau sudah ..? tanya Nisa Lia tertahan.
Belum, aku baru di tingkat Legenda Alam,
aku tidak bisa mengukur kemampuan orang itu, jadi kuperkirakan saja, paling rendah orang itu di tingkat Legenda Semesta..! sangat merepotkan berurusan dengan orang itu saat ini,..! jelas Nisa Jia..
Guru tidak akan marah,...? tanya Nisa Lia
Aku pikir Tidak.., yang penting sembuhkan lukamu dulu, kita akan kembali lagi setelah lukamu sembuh dan kemampuanmu meningkat..! Jawab Nisa Jia.
Mm..baiklah..! timpal Nisa Lia
++
Di kediaman Sein,
Setelah kepergian para pembunuh,
__ADS_1
Rumah Sein sangat berantakan..
Seandainya saja nenek Serba tahu tidak menggunakan segel formasi maka kediaman itu akan rata dengan tanah...
Dewa sedih dan yang lainnya nampak masih mengatur nafas, mereka kelelahan bertarung dengan pendekar dari benua Parsi...
Karaeng Gantarang membantu mereka menstabilkan energi dalam mereka yang kacau akibat pertarungan tadi...
Huh...mereka benar benar hebat...!!seru nenek Serba tahu.
Ya...! seandainya tidak ada bantuan dari tuan sekretaris dan saudaranya, kita tidak akan sanggup menahan mereka...! timpal Dewa Sedih...
Orang bertopeng yang kau hadapi itu, apakah kau melukainya,..? tanya Dewa Sedih
Ya..kemungkinan dia sekarat...,tapi yang menolongnya sangat sakti..aku pikir tidak ada di benua ini yang dapat menandinginya...! jawab nenek serba tahu..
Jika yang menolongnya sangat sakti, kemungkinan besar ia akan selamat..!! timpal Dewa sedih..
Sementara Kakek Dai dan kaisar kelana masih terkesima dengan pertempuran yang barusan terjadi..
Benar benar pertempuran hari ini membuka mataku...!! kata kakek Dai..
Ya...! kita harus berlatih dan menemukan metode tingkat tinggi untuk mencapai tingkatan seperti mereka...! tambah kaisar kelana.
Sein, siapa sebenarnya yang menginginkan kematian anak ini...? tanya Kakek Dai...
Yang pasti, keselamatan mereka sekeluarga saat ini sedang terancam...! sambung Ki Balang Nipa..
Ayo kita bereskan kekacauan di tempat ini...
bangunan di sini banyak yang porak poranda...! ajak Ki Balang Nipa...
Percakapan juga terjadi antara ke empat bersaudara Hitam Putih Kematian dan Biru Merah Kesengsaraan..
Kakak..., orang yang terakhir muncul tadi itu sangat sakti...! kata Hitam Kematian..
Kau betul, sepertinya kita kurang berlatih...!kata Putih Kematian
Hmm....kalian segeralah kembali dan laporkan semua ini pada guru...! kata Merah Kesengsaraan.
Sepertinya ada yang tidak bisa lagi berbangga dengan pertarungan nya menghadapi Resi naga anantasesa di masa lampau..hahaha...!! ejek Putih kematian..
Awas kau..banyak bicara...!! hardik Hitam Kematian...
Sudah kalian jangan bertengkar lagi, segera kembali...! bentak Merah Kesengsaraan..
Baik Kak kami pamit dulu....!! kata Hitam Putih Kematian dan berkelebat pergi dengan luka dalam...
++
Di belakang Istana Karang Merah..
Di sebuah ceruk karang yang besar..
Sein dan Yasmin sedang melatih diri dengan serius..
Sein dan Yasmin sama sekali tidak tahu apa yang telah terjadi di kediamannya..
Saat ini Sein sedang duduk bersila berkonsentrasi, mengolah kekuatan spiritualnya...
Yasmin tak ketinggalan, ia juga menperdalam ilmu pelahap energi dan empat puluh satu jurus tongkat purba...
Suasana dan kandungan energi langit dan bumi di tempat ini sangat pekat, sehingga sangat baik bagi seseorang pendekar untuk melatih diri di tempat ini...
Setelah beberapa kali berlatih kekuatan spritual, Sein merasakan ia semakin mudah memasuki keadaan bawah sadar,
Selama melatih diri, paling lama ia berada dalam alam bawah sadar ini adalah sepertiga peminuman teh, dan ini terus di ulang ulang Sein hingga beberapa hari ini ia berdiam...
Kini Sein merasa sudah mulai ada sedikit peningkatan dari sebelumnya.., namun itu masih terlalu dini...
Peningkatan ini belum berarti apa apa ...
Pada tahap ini, jika Sein memasuki alam bawah sadar maka ia akan dapat meningkatkan kemampuan bertarung nya hingga lima tingkat,..dengan kata lain ia akan setara dengan petarung Ranah Legenda Bumi tingkat tiga..
Masalahnya ia hanya dapat mempertahankan berada di alam bawah sadar hanya sepertiga peminuman teh, jadi dia harus benar benar memastikan bisa menghabisi lawannya sebelum kembali dari alam bawah sadarnya ke kondisi semula...
Namun berbeda jika ia bisa bertahan lama di kondisi alam bawah sadar, maka keadaan pertarungan akan lebih baik baginya...
Dalam diam, Sein terus berusaha kembali dan kembali memasuki kondisi alam bawah sadar...
namun peningkatannya hanya sedikit...
Hufff....Sein menghembuskan nafas berat...
Suamiku, kau sudah selesai..?tanya Yasmin
iya untuk saat ini,..! jawab Sein.
Suamiku, kau sedang latihan apa..? ini tidak seperti biasanya kau berlatih tenaga dalam..?tanya Yasmin.
Ya, aku sedang berlatih kekuatan spiritual...! Jawab Sein.
Eh? apakah itu bagus...? tanya Yasmin
Tentu, ini sangat menbantu meningkatkan kekuatan bertarung seseorang,..! jelas Sein.
Ow,..! jadi apa kau sudah bisa mengalahkan Kakek Dewa Sedih..?tanya Yasmin.
Aku tidak tahu, tapi jika kekuatan spiritual ini maksimal sepertinya melawan siapa saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan..! jawab Sein yang sedang membaca gulungan yang ditinggalkan oleh lelaki musterius untuk nya beberapa waktu yang lalu di goa rahasia Klan Wong..
Hmh..hanya saja saat ini banyak urusan kita yang belum selesai .
Kematian ibu, membasmi para penghianat, seruling neraka...akhhh...!! Sein mengucek wajahnya dengan kedua telapak tangannya...
Tenanglah, masih banyak waktu, kita urus satu persatu masalah ini...
Suamiku, aku berlatih pelahap energi mengapa peningkatannya sangat lambat ? tanya Yasmin.
Oh, apa kau sudah melakukannya dengan benar..?tanya Sein..
Sepertinya sudah,..! jawab Yasmin.
Perhatikan baik baik..., kata Sein sambil mengerahkan pelahap energi bersamaan dengan memasuki kondisi bawah sadar...
Energi lagii dan bumi berkumpul mengelilingi Sein dan masuk kedalam tubuhnya seperti tersedot oleh lubang hitam tak berujung...
Energi Langit dan Bumi yang sangat besar itu menyerap dengan cepat memasuki tubuh Sein dan terperangkap dalam akar roh beladirinya...
Beberapa saat kemudian...
Whusss..!!
Thammm!! Tahammm...!!
asap tipis berwarna biru keluar dari ubun ubun Sein..
Huft..! huh...uh...! Sein terengah engah..
Apa...?? bahkan bisa naik tingkat secepat ini..?Batin Sein.
__ADS_1
Heh? suamiku kau naik tingkat lagi...?? tanya Yasmin.
Mm...kata Sein mengangguk..! tapi belum stabil...
Suamiku, ini sangat berbahaya...!!
teknik ini akan sangat di cari oleh dunia persilatan,
Jika mereka tahu kau punya teknik seperti ini maka mereka akan memburumu untuk mendapatkan teknikmu ini..Seru Yasmin.
Maka jangan pernah katakan apapun, biat kita berdua saja yang mengetahuinya...! kaya Sein
Baik...! jawab Yasmin singkat..
Eh suamiku, sekrang tingkatanmu sampai mana..?tanya Yasmin penasaran..
Sudah sampai Grand Master Abadi tingkat Delapan..! jawab Sein.
Hah..? maka berarti satu tingkat lagi kau akan menjadi yang tertinggi di dunia ini...! Seru Yasmin..
Sein menggeleng,..
tidak..! masih ada banyak tingkatan lagi di atasnya...! jawab Sein...
Apa...?.masih ada..?
Ya...dulu juga aku berpikir kalau tingkatan tertinggi adalah grand master semesta tingkat sembilan, tapi setelah bertemu Dewa Sedih ternyata masih ada tingkat Grand master abadi atau asal mula,..dan sekarang setelah membaca gulungan ini, bahkan lebih banyak lagi tingkatan di atasnya...! jelas Sein..
Yasmin mendengar dengan mulut menganga..
Sudahlah, tidak usah dipikirkan kita cukup berlatih terus meningkatkan kemampuan kita...!
Sekarang Kau cobalah...! kata Sein.
Hmm..! jawab Yasmin mengangguk.
Yasmin segera kembali mencoba mengerahkan pelahap nenergi sesuai yang ajarkan Sein,
Namun karena Yasmin masih pada tahap awal, maka Sein belum memberitahunya untuk menggabungkan pengerahan pelahap energi dengan memasuki kondisi bawah sadar...
Yasmin terus mencoba...ia terus menyerap energi langit dan bumi di tempat itu..
Sama Seperti Sein, kini energi langit dan bumi juga berkumpul dengan dengan pekat di sekitar Yasmin kemudian menyerap secara perlahan masuk ke tubuhnya dan terperangkap dalam akar roh beladirinya....
Ia merasakan kesakitan yang cukup kuat dalam akar rohnya, tubuhnya bergerak hebat, keringat mengucur deras membasahi tubuhnya yang indah, tapi dengan tekad kuat ia terus bertahan...terus menyerap energi langit dan bumi...
Tak terasa, sudah lebih dari tujuh hari sejak Yasmin berlatih pelahap energi,
Di saat yang sama Sein juga melatih teknik energi Spiritualnya..
berkali kali ia memasuki keadaan alam bawah sadar sambil berlatih teknik teknik yang pernah ia pernah pelajari sampai teknik Segel Ruang pun ia latih kembali..
Kini empat belas hari berlalu,
Sein sudah bisa bertahan selama setengah peminuman teh..
Ia menyadari sesuatu, jika ia membuat segel dan berkobsentrasi, maka berada di dalam segel ia akan memasuki alam bawah sadar dua atau tiga kali lebih lama dari biasanya...
Ini cukup bagus, di dalam Segel Ruang kekuatan lawan berkurang setengah nya semetara kekuatan pemilik Segel Ruang akan meningkat dua sampai tiga kali dari biasanya..
++
Sementara itu
Di ibukota
Telah terjadi kegemparan, obat yang di racik okeh asosiasi tungku biru telah menciptakan banyak kematian di ibu kota..
Untuk penyelidikan, Menteri Hukum segera menutup semetara asosiasi tungku biru dan menangkap tiga puluh orang yang bekerja di asosiasi itu..
Kini orang orang juga sedikit ragu bahkan takut membeli obat racikan asosiasi tungku biru...
Hahaha...kerja Gao Ling sangat bagus...!gumam permaisuri...
Tapi sekarang apa yang terjadi dengan Gao Ling,..? batinnya..
Mengingat Gao Ling,.hatinya sedikit khawatir..
Pada saat penyerangan ke kediaman Sein beberapa hari sebelumnya ia memerintahkan Gao Ling membantu para pemburu nyawa dan setelah beberapa saat kemudian ia mendapat kabar bahwa para pemburu nyawa telah di kalahkan, juga Gao Ling terluka parah dan di bawa pergi oleh orang yang tak dikenal..
Hmh...semoga saja Gao Ling baik baik saja...
Sein dan Yasmin ini..sangat merepotkan..., bahkan Ince Zulfa dan istrinya juga harus menunjukkan kemampuannya yang selama ini mereka sembunyikan....! geram Permaisuri.
Mereka berdua sungguh pendekar hebat...! batin permaisuri.
Ini juga bagus, biar orang benua dari itu tahu, pekerjaan ini tidaklah mudah...! batin permai suri lagi.
Lapor...! teriak seorang prajurit..
Seseorang membawa surat, katanya dari benua Parsi...!! kata prajurit.
Suruh ia masuk..! perintah permaisuri.
beberapa saat kemudian..
Salam tuanku,
Saya Balkam..! diperintahkan ketua sekte untuk melanjutkan pekerjaan pemburu nyawa, membantu tuanku membereskan masalah di sini...! kata Balkam memberi hormat..
Oh..bagus..bagus...! Terimakasih tuan Balkam..
Silahkan beristirahat dulu..aku akan menugaskan seseorang yang akan menjadi penunjuk jalan untukmu...! kata permaisuri.
Pelayan, antar tuan Balkam beristirahat...! perintah permaisuri.
Silahkan Tuan..! kata Pelayan menunjukkan arah..
Baik tuanku...! saya pamit istirahat dulu...! kata Balkam..
Sebagai Seorang keturunan persilangan Benua Parsi dan Congko, permaisuri sangat tahu para petarung hebat di kedua benua itu...
Balkam adalah petarung tingkat tinggi yang merupakan petarung nomor sebelas terkuat di benua Parsi..
Setelah kepergian Balkam,
Hmh..Kenanga..! Panggil permaisuri.
Iya tanku...! jawab salah satu pelayan yang biasanya nembantu Gao Ling..
Bagaimana penyelidikan tentang Ince Zulfa,..? tanya permaisuri.
Sepertinya tidak banyak pergerakan, mereka suami istri hanya hampir setiap malam berlatih keras di belakang kediamannya...! jawab Kenanga..
Huh...
Karena mereka berdua sudah berani ikut campur urusanku maka saatnya memberi hadiah kecil padanya...!
Panggil Utari Kemari..! kata permaisuri..
__ADS_1