
Aha.. baiklah..tentu saja, tentu saja...hahaha, terimakasih pangeran, aku sudah lama tidak berjumpa dengan dewa cengeng itu...aku sangat ingin berbincang banyak hal dengannya..
Jaga bicaramu,..!! atau kusumpal mulutmu dengan dengan kotoran gajah leuser..!! bentak Nenek Serba Tahu..
Mendengar teriakan Nenek Serba Tahu,
Ih..! pekik Ki Mambang menunjukkan ekspresi bergidig, tentu saja hanya bercanda.
Huh, Nenek itu masih saja galak..! bisik Ki mambang
Hehehe, Silahkan Tetua, Sein tidak menanggapi gurauan itu, tetapi langsung menyodorkan telunjuk tangan kirinya untuk dipegang oleh Ki Mambang..
Ki mambang dnegan cepat mengerti dan segera memegang telunjuk Sein,
Setelah Ki Mambang memegang telunjuknya, sein segera menjentikkan jari kanannya lalu mereka pun menghilang dari tempat itu dan tiba tiba berada dalam kediaman pengungsian...
Hah..? ada ilmu sehebat ini..aku bahkan tidak bisa menrobos kubah pelindung itu.., seru ki Mambang..
Pangeran, apa anda benar benar berada di ranah KekalSejati??tanya Ki mambang kemudian, berusaha menyelidik..
Oh, tentu...sesuai penglihatan tetua,
Tapi aku merasa pangeran bahkan jauh lebih tinggi dari hanya sejedar Ranah kekal sejati.., tambah Ki mambang.
Hehehe..itu biasa saja tetua, tetua silahkan menunggu para sesepuh di dalam..ucap Sein mempersilahkan Ki mambang menunggu, tapi Ki Mambang malah langsung duduk degan santai, di bale bambu yang ada halaman samping,
Ahhh....di sini enak, aku menunggu di sini saja pangeran..ucap Ki Mambang.
Sein ke dalam kediaman untuk menyiapkan beberapa penganan dan minuman, karena kedua istrinya, walaupun sudah selesai di bimbing olehnya tadi, merka berdua masih dalam pelatihan di belakang kediaman..
Beberapa saat kemudian, Sein kembali membawa penganan dan minuman hangat, mereka pun berbincang banyak hal, sampai akhirnya para sesepuh kembali setelah menyelesaikan pelatihan untuk Pasukan berani Mati..
Mambang tua..! akhirnya kau datang juga..., hahahaha...ucap Dewa Sedih menggoda Ki Mambang..
Huh, dasar Dewa cengeng, kalau saja di sini tidak ada istrimu yang galak itu kau akan kubuat menganing seperti bocah.., umpat ki mambang berbisik di telinga Dewa Sedih...
Hahahaha,....setelah sekian lama, rupanya kau masih juga penuh kesombongan..., timpal Dewa Sedih tertawa..
Sudah, jangan banyak omong kosong..!! bicarakan yang harus dibicarakan..!! heh, Mambang Leuser, kau kesini pasti mebawa berita yang berguna kan..? jangan katakan tidak, atau kau akan kulempar kembali ke puncak Gunung Leuser.., kata Nenek Serba tahu mengacam
Cih, masih saja suka mengancam...!! Nenek tua, tenang saja..aku tentu membawa berita menarik..jawab Ki Mambang ketus..
Sudah cepat akatakan jangan bertele tele..!! sergah Nenek Serba tahu..
Ya,..., jawab Ki mambang singkat lalu mulai bercerita,
Selama beberpa tahun ini aku menyelidiki semua kejadian di Dunia persilatan Benua Barat, tetapi selama enam bulan belakangan aku memusatkan penyelidikanku khusus pada Benua Barat saja,..!!
Pangeran, sebelum melanjutkan ceritaku, aku ingin bertanya pada anda,..! kata ki Mambang.
Ya, silahkan tetua,..! Jawab Sein.
Pageran, apa Kitab Pusaka Ganjar Dewa masih ada padamu..?? tanya Ki mambang.
Maksud tetua? Tanya Sein bingung.
Ya, Bukankah kabar yang beredar dunia persilatan bahwa Kitab Pusaka Ganjar Dewa ada pada Atikah di istana waktu itu..?? timpal Sutan Rajo Bintang..
Ki Mambang menggeleng, aku tahu itu semua atas pengaturan pangeran, berita itu sengaja di buat untuk membuat Istana menjadi sasaran para manusia serakah yang mengejar Kitab Itu kan..? kata Ki mambang dengan pasti.
Ckckckc...Ki Mambang sungguh luar biasa, jujur saja semua itu memang aku yang mengaturnya, tetapi keberadaan Kitab Pusaka Ganjar Dewa aku benar benar tidak Tahu.., Kilah Sein.
Oh,..
Pangeran masih ingat sewaktu menyelidiki kematian penduduk desa Siluntang? tanya Ki mambang.
Oh, iya kalau itu aku ingat..!! jawab Sein..
Buku tua yang pangeran temukan di balai desa, apakah pangeran sudah pernah membacanya..?? tanya Ki mambang lagi.
Sudah, tapi aku membaca buku itu hanya berisi asal usul Desa Siluntang.., jawab Sen lagi..
Hehehe, berarti pangeran tidak memperhatikan buku itu dengan baik, buku itu berisi sejarah Desa Siluntang, hanya pada bagian Awal saja, kalau pangeran ragu silahkan keluarkan buku tua itu lalu lihatlah dengan teliti..., jelas Ki mambang..
Baiklah.., timpal Sein lalu mengeluarkan buku itu dari dalam lautan jiwanya..
__ADS_1
Semua terperangah, melihat kejadian itu, mereka selama ini hanya melihat seorang pendekar mengeluarkan sesuatu dari cincin atapun gelang penyimpanan..tapi baru saja Sein mengeluarkan kiran itu langsung tanpa terlihat dari mana benda itu kekuar..
Sein tidak memperdulikan keterkejutan orang orang di sekitarnya itu, ia langsung membuka halaman Buku tua itu di hadapan semua orang yang hadir di tempat itu..
Semua mata menyaksikan, halaman demi halaman telah di buka, sudah sampai pada halaman kesepuluh semuanya tentang asal usul Desa Siluntang..,
tapi pada halaman ke sebelas, halaman itu telihat kosong..
Di sini sudah kosong tetua, mungkin penulisnya belum sempat menulis tambahan lagi.., ucap Sein..
Ki Mambang menggeleng,..
Tidak pangeran, halaman itu ada isinya, tapi perlu sesuatu yang khusus untuk menampilkan isinya.., jelas Ki mambang..
Oh? Dari mana paman tahu semua ini..? padahal kitab ini tidak ada pada paman.. ucap Sein
Kitab itu adalah kitab yang berisi ilmu kesaktian yang sangat tinggi, jika jatuh ketangan orang sembarangan bukankah bencana bagi dunia ini..? kata Ki Mambang menimpali ucapan Sein.
Karena itulah penulis kitab ini membuatnya sulit untuk diketahui oleh semua orang.., jelas Ki mambang kemudian.
Oh, tolong tetua jelaskan mengenai kitab ini..., pinta Sein.
Hehehe, pangeran, aku memang akan menjelaskan kitab ini padamu..tugasku selain bergabung dalam barisan yang kau pimpin juga adalah menjelaskan bagaimana menampilkan tulisan tersembunyi di kitab itu, tapi mengenai isinya, akun tidak tahu, aku juga tidak pernah mempelajarinya.., jelas Ki Mambang..
Lantas, siapa yang menugaskan paman untuk kedua hal ini..? tanya sein..
Ia pasti ditugaskan oleh Sang Utusan Ghaib..., bisik Salman..
Melihat Ki mambang yang hanya diam, Sein berkata,
Apa Sang utusan Ghaib yang meminta tetua untuk kedua hal ini..??
A...apppaaaa...? pangeran juga tahu mengenai Sang Utusan Gahib..?tanya Ki mambang..
Heheheh..sudahlah tetua, sebaiknya tetua cepat memberitahu bagaimana melihat tulisan tersembunyi di kitab ini..
Pangeran, untuk melihatnya, pangeran harus meneteskan darah pangeran pada lembar kitab itu.., tapi haruslah darah yang cocok dengan jenis kertas kitab itu, dan menurut sang Utusan Ghaib, hanya darah pewaris Sang Utusan Agung lah yang cocok, selain itu tidak akan bisa meampilkan isi tulisan dari lembaran kosong kitab itu.., jelas Ki Mambang..
O..aku mengerti, kata Sein lalu melukai jari manisnya kemudian meneteskan beberapa tetes darahnya pada lembar lembar kitab yang terlihat kosong itu..
Tulisan di sampul kitab pun berubah, tadinya tertulis 'Desa Siluntang',
Kini di sampulnya tertulis “ ILMU DUA ALAM”..
tanpa memperhatikan tulisan di sampul kitab,
Ki Mambang terkejut bukan main,
Ja..jaaa ddii....pangeran adalah penerus golongan Putih, pewaris Sang Utusan Agung..!!
Terimalah hormatku pangeran, sang Penerus Kebajikan..!! ucap Ki mambang berlutut..
Melihat orang orang di sekelilingnya biasa saja, Ki Mambang heran,
Hei..apa kalian sudah tahu sebelumnya kalau pangeran Sein adalah Muird Sang utusan Agung..?
Ya..kami sudah tahu, tapi itu juga baru beberapa bulan belakangan ini.., jelas Sutan Rajo Bintang, yang diikuti anggukan para sesepuh lainnya..
Mengapa Namanya “KITAB DUA ALAM”? Tanya Karaeng Gantarang.
Itulah nama Asli kitab Ganjar Dewa..,mengenai mengapa seperti itu aku juga tidak tahu...kata KI Mambang.
Tetua, tadi sebelum melanjutkan cerita tetua, tetua terlebih dahulu bertanya padaku, sekarang ceritakan apa selanjutnya, dan apa kaitannya cerita tetua dengan Kitab Ganjar Dewa ini.., pinta sein..
Begini pangeran,
Kitab Ganjar Dewa adalah buatan Sang Utusan Ghaib, sebagaimana diketahui, Utusan Ghaib ini adalah utusan khusus yang di angkat oleh Sang Maha Pancipta selain dari dua puluh lima utusan yang diketahui manusia..
Sang Utusan Ghaib memiliki kemampuan berbeda dibanding utusan utusan yang ada, hanya Sang Utusan Agung lah yang dilengkapi pemahaman dan kamampuan yang bahkan melebihi sang Utusan Ghaib ini..
Utusan Ghaib memiliki murid seorang wanita, hampir setengah kemampuan Sang utusan Gahib telah diturunkan pada muridnya ini, tetapi saat sang utusan Gaib pergi utnuk menjalan perintah Sang Pencipta, di belakang sang utusan Ghaib, murid wanitanya ini terpengaruh oleh Dewa Iblis sang mahluk terkutuk..ia menjadi muird Dewa Iblis..., kekutannya sanagat sakti..
Pesan Sang Utusan Ghaib, hanya pangeranlah yang mampu menandinginya, karena itu jika kelak pangeran berhadapan dengannya, Sang utusan meminta agar tidak membunuhnya..., beber Ki mambang..
Sein manggut manggut, menelaah pesan pesan Utusan Ghaib..
__ADS_1
Baiklah, aku akan memenuhi permintaan Sang Utusan Ghaib..tapi kau itdak berjnji untuk tidak melenyapkan kesaktiannya jika terpaksa...!! ucap Sein tegas..
Baik pangeran,..itu sudah cukup..,
Selanjutnya aku akan memberi tahu anda semua, ini berita dari sang Utusan Ghaib, bahwa perterungan kali ini akan melibatkan banyak kekuatan besar, bahkan akan ada beberapa kaki tangan Dewa iblis yang akan turut memperkeruh suasana, . beber Ki mambang lagi..
Terimakasih tetua..apa yang tetua sampaikan sangat berarti bagi kami..apalagi dengan bergabungnya tetua di barisan kami, ini akan semakin memperkuat kami..
Pangeran, selanjutnya bagaimana..? tanya Si Petarung Gila,..
Setelah pelatihan Pasukan berani Mati selesai besok sore, hari berikutnya silahkan para tetua mempelajari apa yang ada di kitab ini, aku tahu para tetua sudah sangat sakti bahkan tidak ada kitab ini pun para tetua sudah tak tertandingi, tetapi anggaplah apa yang ada dalam kitab ini sebagai penambah pengalaman atau pengingat, barang kali ada teknik yang pernah dipelajari tetapi terlupa..ucap Sein..
Baik pangeran,...terimaksih sudah membiarkan kami melihat dan mempelajari kitab pusaka yang sangat berharga ini..., Ucap Begawan Sidik Parasada..
Pangeran, dengan selesainya pelatihan Pasukan Berani Mati, maka satu lagi Kekuatan rahasia akan mengguncang dunia,.., Ucap Karaeng Gantarang bersemangat..
Betul, dan jangan lupa,.. dengan bantuan sumberdaya dari Pangeran Sein, serta Kitab Ganjar Dewa ini akan menjadi tambahan kekuatan tersembunyi bagi Hutan bambu Kuning, tambah Tetua GU..
Semuanya mengagguk setuju dengan tekad yang bulat..
Tunggu, aku pernah bertemu dan dilatih langsung oleh seorang resi dari benua Parzi yang membawa Cakram Sudarsana ke Lima Bneua ini.., aku ingin tahu apa orang itu juga ada hubungan dengan Kitab Ganjar Dewa ini dan mengapa resi itu membawanya ke lima benua ini..?? tanya Nenek Serba Tahu..
Mungkin Itu hanya karangan orang dunia persilatan saja, Kitab Ganjar Dewa tidak ada hubungannya dengan Cakram sudrsana.., kata Ki Mambang.
Tidak, itu bukan karangan tetua,
Menurut yang ada di kitab yang tadi semapat terbaca olehku, cakram sudarsana adalah senjata tingkat semesta hasil tempaan seorang Ahli tempa yang banyak belajar dari sang utusan Ghaib, walau tidak bisa dikatakan sebagai murid, tetapi ahli tempa itu menempa berprinsip dan berpedoman pada kitab Ganjar Dewa..jelas Sein..
Apaa?? Dengan secepat itu pangeran bisa menghafalnya dengan baik..? tanya Ki mambang lalu membuka Kitab ganjar dewa mencocokkan perkataan sein,
Tak lama kemudian,
Panngeran, anda benar benar luar biasa, wajar saja menjadi pewaris sang Utusan Agung .., puji Ki Mambang..
Sein menanggapinya dengan Santai..
Tapi, dalam hati Ki mambang semakin mantap mengikuti Sein..
Tunggu anakku, tadi kau bilang Kitab Ganjar Dewa ini memuat tentang cerita Cakram Sudarsana..? tanya Nenek Serba Tahu.
Ya nek.., jawab Sein..
Adik, Resi itulah pembuat Cakram Sudarsana itu sendiri, namanya adalah Resi Kusha seorang Raja Agung yang menjadi Resi, sebenarnya ia bukan dari Parsi tapi dari Hudes ia hanya mengambil Cakram Sudarsana dari tangan orang jahat di Parzi.., bisik Salman pada Sein.
Oh, begitu rupanya, baiklah aku menegrti sekarang, batin Sein. mengangguk..
Setelah bisikan Salman, Sein lalu menjelaskan seperti apa yang katakan Salman pada semua orang di tempat itu..
semuanya melongo , selain karena melihat kemampuan Sein, juga karena berita yang baru mereka dengar...
sudah beberapa kali mereka dikejutkan dengan peningkatan kemampuan Sein yang luar biasa,,
Kini mereka tak ragu lagi menjadi pengikut Sein..
hahaha, baru kali ini neneh serba tahu bertnaya,..biasanya dialah yang ditanya...hahahaha.., goda Ki Mambang yang sejak tadi memperhatikan Nenek Serba Tahu banyak bertanya..
Hups..! sebuah penganan langsung dicekokkan oleh Nenek Serba Tahu kedalam mulut Ki Mambang yang terbuka lebar karena tertawa...
itu hadiah karena kau terlalu banyak bicara..! ucap Nenek Srba tahu ketus.
Dengan megap megap Ki Mambang menelan penganan itu,
Namun setelahnya ia kembali menggoda nenek serba tahu, eh..nenek tua jangan sok romantis dengan menyuapiku, di sini masih ada Dewa Cengeng ini, bisa bisa nanti dia cemburu..hahaha... goda KI Mambang.
Huh dasar tak tahu malu,.. kalian ngobrol saja, aku mau tidur..!! Ucap nenek serba tahu lalu masuk ke dalam kediaman.
Para tetua sepuh senyum senyum melihat semua ini tanpa berkomentar apa apa, Sein sendiri menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal..
Perbincangan berlanjut hingga beberapa peminuman teh kemudian, dan dihasilkan beberapa keputusan yaitu, akan menugaskan beberapa orang untuk ke jurang gunung tujuh melakukan pembersihan, mengirim beberapa orang untuk menghadapi kekuatan Hutan Purba sebelum melakukan penyerangan total..
Namun keputusan siapa nama nama yang kana di utus diserahkan pada Sein.
Dengan beberapa keputusan yang telah dibuat maka kekuatan tersembunyi Sein akan segera beraksi..
+++
__ADS_1