Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua

Kisah Sang Penakluk Dunia (Geger Di Lima Benua
Misteri Istana Kalompoang 2


__ADS_3

Sein duduk bersila di atas batu pualam pipih di dalam goa tepat di depan orang tua sepuh berjubah putih itu ...


Anak muda...! perkenalkan, aku adalah Karaeng Gantarang...!!


Tetua, anda adalah seorang raja!? tanya Sein...


Orang tua bernama Karaeng Gantarang itu menerawang...


Hah...itu dulu..sudah lama sekali..


Sebagai raja, aku dulu menempati istana Kalompoang..


Namun Sejak delapan generasi raja yang lalu, aku sudah menyerahkan tahta dan tidak ikut campur lagi urusan pemerintahan...


Tadi kedua muridku, daeng Mangkura dan Pangkabinanga mereka juga adalah raja dari generasi di bawah saya...beber Karaeng Gantarang.


Tetua, apa semua raja Kerajaan Rappocini masuk ke istana Kalompoang ini jika sudah tidak jadi raja..!!?tanya Sein.


Karaeng Gantarang menggeleng..tidak Semua...ayahnya Raja Karunrung tidak masuk kemari..


setelah ia menyerahkan tahta ke Raja Karunrung ia pergi ke benua barat...


Tetua, apa sebenarnya yang membuat tetua tidak menyerahkan istana ini pada raja raja penerus tetua, malah mereka membuat istana raja yang baru dan terus dipakai sampai sekarang sementara tetua terus menjaga istana ini..??tanya Sein penasaran.


Hahaha...kau memang cerdas...!!


Inilah inti rahasia istana Kalompoang ini...


Selain tempat barang barang berharga kerajaan..,sebenarnya ada hal lain...!!


Sewaktu aku menjadi raja...aku tidak sengaja menemukan goa ini..goa ini di bagian dalam adalah tempat latihan terbaik yang pernah kulihat,..


Tepat di balik goa ini adalah medan magnet yang sangat besar...gaya tolak menolaknya sangat sangat besar...


lihatlah..!!


bahkan air danau tidak bisa masuk kemari...!


Kau tidak merasakan gaya tolak menolak itu dari sini karena lingkaran tenaga dalammu yang sangat banyak...


Tapi jika kau masuk lebih dalam aku tidak tahu kau bisa bertahan berapa lama..!!


Namun, dibalik semua kelebihan itu, tempat ini juga akan menimbulkan malapetaka..


orang orang dunia persilatan pasti akan berusaha merebut tempat ini...


tidak akan ada lagi ketenangan dalam kerajaan Rsppocini...


Karena itu sejak aku menemukan goa ini aku menutup rapat rapat akses ke goa ini...


aku terus berlatih selama ratusan tahun dalam goa ini...


Sampai kini aku menembus grand master asal mula...beber Karaeng Gantarang.


Anak muda aku tahu kau juga sudah mencapai grand master asal mula..


sebelum kau meningkat tadi aku bisa mengukur kau berada di grand master asal mula tingkat satu...tapi kini aku tidak dapat lagi mengukur tingkatanmu..ujar Karaeng Gantarang.


Artinya kini tingkatanmu sudah berada di atasku..


aku memperkirakan kau sudah mencapai tingkat tiga...apa dugaanku betul!!?tanya Karaeng Gantarang..


Hemm...Sein garuk kepala canggung mengiayakan...


padahal dalam hati ia bergumam..aku kemungkinan memang di tingkat tiga saja tapi sedikit lagi ketingkat empat...hehehe...


Anak muda..!! bisa kau ceritakan siapa kau sebenarnya..orang dengan bakat mengerikan seperti mu sangat jarang...


Tetua, aku Sein..sekarang bekerja pada Raja Doloking di Kerajaan Lampeapi..aku pertama tama berguru pada kakekku..Dai Nuhu..Alap alap kabut Selatan..


kemudian aku bertemu Dewi Kenari Biru Pendekar Belati Senyap..lalu bertemu dengan guru kakekku..Kaisar Kelana..


dan terkahir aku berguru pada Dewa Sedih..Daeng Salajangki..beber Sein jujur.


Daeng Salajangki..!!?pendekar sakti itu masih hidup!!?


tanya Karaeng Gantarang..


ahhh....pantas saja..bakat bagus bertemu guru berkualitas...!!


Kau sungguh beruntung, daeng Salajangki adslah pemdekar yang sangat rendah hati, dari dulu biasa menampakkan kekuatannya hanya sampai pada tingkat grand master semesta tingkat sembilan...


Tapi sebenarnya gurumu itu sudah mencapai grand master asalmula tingkat lima...beber Karaeng Gantarang.


Apa!!? tingkatan kakek guru sudah setinggi itu!!?


huh dasar kekek guru..selalu saja menyamar.


batin Sein.


Tidak usah kaget,..


dari dulu gurumu itu selalu mengejutkan dunia...


Saat akubbaru turun tahta..


Secara tak sengaja Aku pernah pergi bersamanya ke benua congko...


di sana ia dikenal dengan julukan Dewa Kematian..


Banyak pendekar golongan hitam di benua congko mati ditangannya..


Tidak ada satu pendekar pun di benua congko yang bisa menandinginya saat itu...


jelas Karaeng Gantarang..


Satu lagi kejutan buatmu, gurumu pernah berlatih di tempat ini..!!


Saat itu tingkatannya juga sudah sama sepertimu..


kemudian ia bertemu denganku...


karena aku selalu menghargai orang berbakat..


aku mengajaknya ke tempat ini...


Ia berlatih disini beberapa tahun...sampai ia mencapai grand master asalmula tingkat lima..


aku sendiri saat itu masih grand master semesta tingkat satu..


Setelah berlatih, gurumu pamit hendak ke benua congko..


aku juga tidak tahu pasti, apa tujuannya. ke benua congko..


Namun karena kagum akan bakatnya, aku memutuskan ikut dengannya.. walaupun dalam pertualangan di benua congko, aku pulang terlebih dahulu kemari...


Anak muda..! aku bangga padamu...

__ADS_1


dengan kesaktianmu yang tinggi namun sikapmu masih rendah hati..!!


Aku yang tua ini hanya bisa membantumu sedikit agar kau lebih meningkat lagi..untuk mengajarimu meningkat bagiku tak mungkin lagi...tingkatanmu sudah berada diatasku...


tapi aku bisa memberimu sedikit petunjuk untuk menggunakan medan magnet tolak menolak di balik goa ini untuk meningkatkan lagi kehebatanmu...ucap Karaeng Gantarang..


Terimakasih tetua,...


Ah ya..berhasil tidaknya tergantung keberuntungan dan tekadmu...


Kedua muridku pun belum pernah kuajak kemari...


Lantas mengapa tetua malah mengajakku?tanya Sein penasaran.


Ya..aku mengajakmu karena aku menghargai bakatmu..!!


Ayoo...ikut aku...!!


Karaeng Gantarang melangkah masuk kedalam goa ...


Sein mengikuti dari samping...


Semakin kedalam semakin terasa kuat medan magnet menolak, sehingga langkah mereka menjadi berat..


Sekitar seratus tombak dari pusat medan magnet, Karaeng Gantarang berhenti..dan duduk bersila...


anak muda....aku hanya bisa sampai disini..


kau teruslah..!! ingat kekuatan medan magnet ini jangan dilawan...biarkan saja ia terus menempa tubuhmu sampai batas akhir kekuatanmu...!! jelas Karaeng Gantarang..


Terimakasih petunjuk tetua...!!


aku mohon ijin meneruskan masuk kedalam...


jawab Sein penuh hormat.


Sein berjalan tertatih tatih terus melangkah..


sebenarnya sudah sejak tadi Sein telah mengerahkan ilmu ringan tubuhnya yang boleh dikatakan sempurna itu...


tapi tekanan medan magnet benar benar kuat...!!


Ia sebenarnya ingin mengerahkan pelahap energi..namun mengingat pesan Karaeng Gantarang ia urung mengerahkan nya...


Ia terus melangkah terseok tertatih...kini ia sudah berada sekitar tujuh puluh tombak dari pusat energi magnet..


Tubuhnya terasa remuk sampai ke tulang..


Aaaaarrrrgh....!!


seluruh tubuh Sein bergetar hebat...ia berusaha keras menahan energi tolak menolak yang terus saja berusaha menghempaskannya..


Sein tersungkur, di jarak enam puluh tombak dari pusat energi medan magnet..ia berusaha terus bertahan..


tubuh Sein semakin bergetar...pusat roh tenaga dalamnya berpijar....


nampak urat urat roh pelahap energi aktif dengan sendirinya...membuat pusat roh tenaga dalamnya membesar dan membesar...


Terbentuk akar roh beladiri baru..tapi akar roh itu masih sebesar jari kelingking...


cukup lama Sein merasakan penderitaan dalam kondisi menahan rasa sakit yang sangat menyiksa...


Arrrrgghhh....!!


Roh tenaga dalam yang barusan terbentuk menjadi semakin membesar dan melilit pusat akar roh tenaga dalam Sein...lama kelamaan menyatu dengan pusat roh beladiri Sein sehingga sudah tidak tampak lagi akar roh sebesar jari kelingking tadi..melainkan pusat roh tenaga dalam Sein malah makin membesar...


Perlahan lahan, Sein bangkit walau dalam keadaan merasakan sakit yang sangat menyiksa..


ia duduk bersila...mengambil daun rumput dingin dan buah kenari biru...kemudian memakannya...


Terasa hawa murni meresap kedalam tubuhnya..


Rasa sakit yang di deritanya sudah agak berkurang...walau masih terasa cukup menyiksa baginya...


Dengan posisi duduk bersila Sein berusaha terus mempertahankan diri agar tidak terhempas...


Energi magnet tolak menolak terus secara teratur menekan untuk menghempaskan Sein agar mundur lebih jauh dari pusat energi...


Sein mencoba mengerahkan akar yang baru terbentuk tadi... roh magnet tolak menolak...


Ketika ia mengerahkan akar roh magnet tolak.menolak itu...Seketika tubuh Sein malah tersedot kearah pusat magnet...


Dengan cepat dalam posisi duduk bersila..


tubuh Sein terus saja terseret sampai punggungnya menempel pada pusat energi magnet...


Terasa tenaga Sein tersedot dengan cepat....


Gawat....!!!


Aku bisa lumpuh jika terus seperti ini....batin Sein..


ia berusaha melawan energi magnet yang menyedot tubuh dan energinya..


Sein terpaksa mengerahkan roh pelahap energi...


Ia merasakan tarik menarik akar roh pelahap energi dengan medan magnet di punggungnya..


Cukup lama kejadian itu, roh pelahap energi Sein malah tiba tiba menerima kucuran energi yang sangat besar dari pusat energi magnet...


Wah...ini bahkan lebih gawat lagi..!!


Seluruh akar roh bela diriku akan hancur jika terus seperti ini..batin Sein..


Pilihannya ada dua jika ia membiarkan energi magnet terus menyedot energinya..ia akan lumpuh..namun jika ia melawan dan menyedot energi magnet dengan akar roh pelahap energi maka pusat akar rohnya akan meledak...


Kekuatan medan magnet ini benar benar tidak terbatas....


Akhhhhhh....!


Sein memutuskan menghentikan pengerahan akar roh pelahap energi...namun masih mengerahkan akar roh magnet tolak menolak energi ...


Kini keadaan terbalik lagi..


energi Sein malah yang tersedot oleh pusat medan magnet..


Sein teringat sewaktu berlatih di danau patenggang...tubuhnya juga mengalami hal yang sama...


Akhirnya ia mencoba pasrah...


mencoba menyatukan diri dengan pusat medan magnet dalam posisi duduk bersila,.


Punggungnya masih terus menempel ke pusat energi magnet...hingga akhirnya Sein terkulai lemas....


Namun anehnya tubuhnya malah sudah tidak tertolak lagi oleh pusat energi...


tadinya pusat energi magnet terus saja berusaha menghemoaskannya menjauh..kininyidak ada reaksi sama sekali..seolah olah tidak ada lagi medan magnet di tempat itu...

__ADS_1


Padahal bagi orang lain jika memasuki tempat itu, energi magnet itu akan menghempaskannya...


Dalam kondisi terlukai lemas,


Pusat akar rohnya bereaksi...


tiba tian seluruh akar roh beladirinyaenjafi aktif secara bersamaan...


Sein merasakan tubuhnya panas dingin...ia menggigil dengan keringat terus membasahi tubuhnya...


Lambat laun..sebuah magnet terbentuk dan membungkus dirinya..


mulanya magnet itu berupa kabut tipis yang menyelimuti Sein..namun semakin lama semakin menebal dan membungkus tubuh Sein...


Kini, Seluruh tubuh Sein terbungkus dengan magnet..dalam keadaan lemas dalam lilutan magnet alam...Sein terus mengolah akar roh beladirinya...


Semetara itu,


di jarak seratus tombak...


Karaeng gantarang yang terus duduk bersila, mempertahankan diri..


kini terhempas mundur sejauh lima puluh tombak...


Hah...!!


mengapa medan magnet di dalam menjadi satu setengah kali lebih kuat..!!?


apakah Anak muda itu telah sampai di pusat energi magnet.!!?


batin Karaeng Gantarang..


Karaeng Gantarang,


Terus mempertahankan posisinya agar tidak terlempar lebih jauh..


Hmm...rupanya anak muda ini sudah sampai di pusat tenaga magnet itu...batin Karaeng Gantarang.


Di pusat magnet..


Sein sudah diselimuti medan magnet bernergi sangat besar...


percikan percikan energi terus berputar mengelilingi medan magnet yang menyelimuti tubuhnya..


Dalam selimut medan magnet, Sein terus mengerahkan pusat roh energi miliknya..


ia terus berusaha menyesuaikan pusat akar roh tenaga dalamnya dengan kondisi energi medan magnet yang menyelimuti tubuhnya...


Semakin lama energi magnet semakin terjadi kesesuaian dengan tubuh Sein..


Getaran getaran dalam tubuhnya semakin lama semakin berkurang..


Kini ia mulai sedikit demi sedikit menyerap energi magnet yang menyelimutinya..


Di luar istana Kalompoang...


Yasmin dan Mentari gelisah karena Sein sudah hampir dua hari belum keluar,


Semalam mereka kembali ke kamar mereka karena sudah lelah menunggu...


para penonton dan utusan lainnya pun demikian..


Hmm..ini hari kedua...


kemungkinan pendekar Sein mendapat hambatan di dalam...seru Pengawal kerajaan.


Raja Karunrung juga sudah hadir di tempat itu...


Lampu tanda kehidupan masih menyala..


artinya tuan Sein masih berada di dalam istana Kalompoang dalam keadaan selamat..tambah pemgawal.


Kita tunggu saja apakah tuan Sein berhasil memilih hadiahnya...seru pengawal lagi.


Yasmin dan Mentari berbincang kecil...


kakak..! bagaimana pendapatmu mengenai keadaan suami kita di dalam sana..?tanya Mentari..


Aku tidak begitu yakin..tapi suami kita bukan pendekar sembarangan..


aku yakin ada sesuatu yang penting yang membuat ia cukup lama didalam sana...jelas Yasmin.


Jika terjadi apa apa pada suami kita..akan kuratakan seluruh kerajaan ini dengan tanah..ancam Mentari.


Iya...aku juga akan memporak porandakan seluruh kerajaan ini dan pemghuninya...tekad Yasmin sembari menepuk bahu Mentari..


Kakak..aku curiga jangan jangan suami kita bertemu wanita cantik di dalam sana jadi lupa keluar...canda Mentari..


Husyyyy...!! jangan sembarangan bicara...


suami kita tidak akan sembarangan terhadap wanita..


ia iya...aku hanya menghibur diri..soalnya suami kita belum selesai juga mengambil hadiahnya..kilah Mentari.


Hari berganti sore...


Maaf nyonya..sepertinya Tuan Sein akan lama di dalam sana..kata seorang pengawal.


Ya kami tahu...jawab Yasmin..


Kami akan menunggu suami kami sampai ia keluar dari istana kalompoang itu...tambah Mentari.


Di dalam istana kalompoang...


Karaeng Gantarang mundur teratur menuju batu pipih di dekat mulut goa...


setelah beberapa saat ia keluar goa..naik ke permukaan danau..dan berjalan masuk ke istana kalompoang...


Setelah tiba di ruang senjata,


Mangkura,..! panggilnya.


Iya guru...!!


jawab daeng Mangkura..


Segera temui istri istri tuan Sein...


katakan pada mereka,.kemungkinan tuan Sein akan berada disini dan tidak akan keluat selama beberapa tahun...beber Karaeng Gantarang.


Tuan Sein sedang berlatih meningkatkan kemampuan beladirinya...tambah Karaeng Gantarang.


Baik guru...!!


Daeng Mangkura segera berkelebat keluar..


+++

__ADS_1


__ADS_2