
Terimakasih Paman...!!
Ya...lain kali kau harus lebih hati-hati...
Aku tidak tahu tiba tiba seseorang menotokku...
Beruntung aku bisa melacak keberadaanmu..jika tidak rahasia penguasa bisa terancam bocor...!!
Paman tenang saja..!! aku tidak akan pernah membocorkan rahasia penguasa..apapun keadaan yang aku alami...janji Pria berjubah putih...
Jika kau masih gegabah seperti ini..aku akan memindahkanmu menjadi pengurus kolam ikan...ancam orang tua sepuh.
Ja.. jangan paman...!! aku janji aku janjii...! ucap pria berjubah putih.
Tiga hari lagi seleksi akan dilaksanakan..
penguasa menghendaki agar orang orang kita yang lulus seleksi...sekaligus mennyingkirkan beberapa dari orang orang Doloking.
Ingat..! jangan buat tindakan yang bisa mengacaukan rencana yang telah didusun...
mengerti..!!?
I..iya paman...!
Istri Dewa Ketawa itu memang cukup lihai...
hati hati jika kau bertemu dengannya lagi...usahakan jangan bentrok dengannya..
aku merasa ada sesuatu yang tersembunyi di dirinya..pesan orang tua sepuh.
Akan ku ingat pesan paman..!
Lelaki berjubah putih ini adalah seorang pengintai yang tadi sempat ditotok oleh Yasmin...
lelaki ini bernama Bombong..murid perguruan Lembah Biluluk
Sedangkan orang tua yang menolongnya adalah pamannya....Tetua Utama Perguruan Lembah Biluluk...Cak Mallong.
Jangan keluar dulu dari kediaman ini..divisi penyelidik dari departemen strategis pasti sedang mencarimu...!!
Baik paman...!
Tapi bagaimana jika mereka melakukan penggeledahan di tiap rumah? tanya Bombong.
Itu tidak akan mungkin..!!
Ia pasti tidak akan melakukan kehebohan..
Aku akan pergi dulu menemui seseorang..kau jangan kemana mana dulu..
Baik paman...!! Jawab Bombong.
+++
Di kediaman Dolonata..
Beberapa orang nampak berbincang serius..
Ditempat itu juga telah hadir Cak Mallong...
Sepasang merapi gerhana Daeng Bella dan Daeng Bollo...serta beberapa orang lainnya.
Tuan Nata..!! jika memang benar pendekar berjuluk Dewa Ketawa itu bisa mengalahkan Ki Sapri dengan mudah maka sepertinya ia berada di ranah grand master Langit..ucap Cak Mallong.
Biar kami yang menguji kesaktiannya...sangat jarang kita menemui pendekar tingkat grand master langit...sahut Daeng Bella...salah satu dari sepasang merapi gerhana .dengan bersemangat...
Penguasa memang sangat menginginkan kita dapat menyingkirkannya...
Dewa Ketawa ini adalah salah satu orang terkuat disisi baginda Doloking...ujar Dolonata.
Kita harus mendesak Doloking menyerahkan Posisi posisi penting di kerjaan ini untuk orang orang kita...
Apakah baginda akan setuju? tanya yang lainnya.
Tidak penting ia setuju atau tidak...!!
Yang penting kita akan menempatkannya secara halus tanpa mereka sadari...!! atur Dolonata..
yang diamini oleh yang lainnya..
Tuan Dolonata..!
Kau mengatakan bahwa pendekar muda itu mengalahkan Bara Sila, Ki Sapri dan lainnya hanya menggunakan ilmu tiupan seruling??
apakah seruling nya dari giok berwarna hitam?
Ya..banyak yang menyaksikannya pada saat itu...tapi ia tidak menggunakan seruling seperti yang tuan sebutkan...
ia hanya menggunakan selembar daun...jelas Dolonata.
Apa!!? menggunakan daun!!?
apa bisa ada yang seperti itu....!!? timpal Daeng Bollo tak percaya..
Yaaa...tapi seperti itulah kenyataannya..
kata Dolonata meyakinkan.
Satu hal lagi..kedua istrinya merupakan pendekar tingkat grand master bumi..!! tambah Dolonata.
Ya..tadi pagi salah satu istrinya berhasil menangkap keponakanku yang berada di grand master raja..untung saja aku berhasil menyelamatkannya...tutur Tetua Lembah Biluluk..
Kalau begitu..masalah ini kita bereskan satu per satu...
kita mulai dari istrinya..! kata Daeng Bella..
Sebelum acara seleksi kedua istrinya sudah harus berada ditangan kita...timpal Daeng Bollo.
Tapi siapa yang akan bertugas menangkap kedua istrinya itu..tanya yang lainnya.
Tangkap secara terpisah...!!
Biar kami berdua yang melakukannya..
kata Daeng Bollo menyanggupi..
Bagaimana jika kita tidak berhasil meringkusnya sampai pada hari seleksi?
Dan tidak ada yang bisa mengalahkannya pada saat seleksi..? tanya Ki Panca..
Maka kita akan menggunakan cara halus mendesaknya menyerahkan posisinya kepada yang lain dulu...nanti setelah dia meninggalkan kerajaan ini maka kita akan bebas menekan baginda untuk menggatinya menjadi orang orang kita..beber Dolonata.
Tapi tenanglah Sepasang Merapi Gerhana ada disini..
meski ia berada pada grand master langit sekalipun bahkan jika bergabung dengan kedua istrinya..ia tidak bisa apa apa....hanya yang berada di ranah grand master semestalah yang bisa mengimbangi gabungan keduanya...dan juga masih ada aku..hahahaha...ucap Cak Mallong..
Mmm...betul Cak...
jika kalian bertiga bergabung..pendekar tingkat grand master semesta tingkat tiga bukanlah masalah...tambah Dolonata menyemangati..
Kalau begitu tolong berikan laporan keberadaan istri istri Dewa Ketawa itu pada kami setiap lima peminuman teh...pinta Daeng Bella..
Sementara itu, ..
Sein yang sehabis makan dengan kedua gadisnya, dengan ilmu aji malihrupa keluar untuk mengintai kediaman bangsawan Toro...
__ADS_1
sampai hari ini belum ada yang tahu pasti wajah asli Sein di Kerajaan Lampeapi..wajah Sein yang mereka kenal adalah wajah hasil malihrupa yang selama ini sengaja Sein tampilakan...dan malam ini ia merubah lagi tampilan wajahnya lain dari yang sehari-hari ia tampilkan..
Sein berjalan santai menuju jalan di barat kota...karena di sanalah letak rumah rumah para bangsawan...
namun dijalan ia mencium aroma khas seperti sore tadi...
Mmm...aroma tanaman itu lagi...!!
tak menunggu lama, Sein bergegas mengikuti sumber aroma itu...
Rupanya aroma itu berasal dari orang itu...batin Sein yang sedang mengamati seorang pria tua yang berjalan menuju ke dalam lingkungan istana...
Ke lingkungan istana..?? mau apa dia??
batin Sein.
Setelah orang itu menunjukkan plakat pengenalnya...ia dipersilahkan oleh prajurit jaga untuk masuk ke area istana...
Owhh...rupanya kerumah Paman Kerajaan...batin Sein.
Sein menguntitnya sampai berjarak dua ratus tombak...Sein mengerahkan tenaga dalamnya untuk mendengar dari kejauhan apa yang merka bicarakan...
Mmm..ingin menculik istriku ya..!?
hahahaha langkahi dulu mayat suaminya...hehehe..batin Sein ketika mendengar mereka akan menculik Yasmin dan Mentari..
Oh...berencana keroyokan ya...!!? bagus..bagus...akan ku ladeni...hahahaha..
Stelah merasa telah mendapatkan informasi yang cukup,.Sein segera berkelebat pulang..
Keesokan Harinya..
Setelah Sein berpesan pada mentari dan Yasmin agar tidak meninggalkan rumah, ia pergi ke istana menemui baginda Doloking tidak dengan wajah yang biasanya...
Seperti biasa kedatangan Sein tidak ada yang dapat mengetahuinya bahkan menghalanginya..
Salam baginda...!!
Hah...Si..siapa kau..!!?tanya Karaeng Doloking memasang sikap waspada.
Aku Sein..baginda..!! jawab Sein sembari menunjukkan plakat pengenal yang diberikan baginda khusus untuknya..
Baginda Doloking masih ragu ragu..sampai Sein merubah kembali wajahnya seperti yang biasanya ia tampilkan di depan raja..
Ah..adik..kau terus saja mengejutkanku...kemarilah..!!pinta Karaeng Doloking..
Sein pun mendekat dan menceritakan hasil pengintaiannya malam tadi...
Adik Sein...rencana halus mereka akan kita antisipasi..kata Karaeng Doloking.
Betul baginda..kita harus mengungkap siapa orang yang mereka sebut sebagai penguasa..
timpal Sein..
Apa rencana baginda..?
Aku belum memikirkannya..
seleksi masih tersisa dua hari lagi..
besok akan kuberitahu..kata Baginda dengan kening berkerut memikirkan masalah ini...
Setelah berbincang dan mengatur hal hal lainnya Sein kembali merubah wajahnya dan pamit pulang ..
jangan sampai kedua gadis itu melakukan kecerobohan..batinnya.
Disaat yang sama.
di kediaman paman kerajaan..
Lapor Tuan...!!
Dewa ketawa tidak terlihat keluar dari kediamannya sejak pagi tadi...
Owh..!!? baiklah..kau boleh pergi lagi..
Mmm...ia tak pernah meninggalkan kediamannya sejak pagi??
Biasanya ia sudah berkeliling dikota pagi pagi seperti ini..
Apa dia tahu kita akan menculik istrinya.?tanya Dolonata lirih...
Tidak mungkin..!! tidak mungkin ia bisa tahu rencana kita..bantah Cak Mallong.
kecuali dia memang mengantisipasinya berdasarkan kejadian kemarin dengan ponakan Cak Mallong...
Atau mungkin juga ia sedang berlatih dua hari ini untuk persiapan berhadapan dengan kita di acara seleksi..tambah Dolonata..
Mmm...bisa jadi seperti itu...sahut Daeng Bollo santai..
Saat sampai di kediamannya, Sein tidak langsung masuk karena ditahan oleh penjaga yang tidak mengenalinya..
Sein bersandiwara..
maap tuan penjaga...aku hendak bertemu saudara seperguruanku..
Nyonya Yasmin adalah adik seperguruanku...ucap Sein membohongi penjaga...
Hal ini ia lakukan agar penyamarannya terlihat seperti asli...ia tahu beberapa pengintai sedang memata matai kediamannya..
Mm..apa kau tidak bohong..!!?
Tidak tuan...!!
tolong tuan perlihatkan saja ini pada adikku dan dia akan tahu...
Sein menyerahkan sepucuk kertas pada penjaga itu..
Baik..kau tunggulah disini...
penjaga itu segera masuk...
Nyonya...! ada yang mencari nyonya...
katanya saudara seperguruan nyonya..!!
mmmm...!?perasan aku tak punya saudara seperguruan..
jangan jangan orang ini adalah penjahat yang dikatakan kakak...
Nyonya..!! orang itu menyerahkan surat ini...!! kata penjaga sambil menyerahkan kertas yang diberikan Sein kepadanya.
Yasmin menerimanya kemudian membacanya..ia.mengenali ini adalah tulisan Sein..
" Yasmin !! ini aku, suamimu..aku sedang berusaha mengelabui pengintai didepan rumah kita...'
membaca kalimat itu Yasmin tersenyum simpul...huh dasar Kakak..batinnya.
Yasmin merasa seolah seperti seorang istri sunghuhan dengan kejadian ini...hatinya berbunga bunga...
Antar dia kemari..dia memang kakak seperguruanku...!! perintah Yasmin.
Mentari yang melihat wajah berbunga bunga Yasmin segera buka suara..
Ai ai..kak Yasmin..kau juga punya kakak seperguruan?? tanya mentari berbinar..
__ADS_1
Ya..dia itu suamimu...!! jawab Yasmin singkat
Mentari kebingungan sampai ketika Sein datang keruangan itu...
Setelah penjaga kembali keluar...Mentari teriak histeris...Suamiku!!?kau..!??
Iya..aku menyamar..di luar banyak sekali orang yang mengintai kita...kalian dalam bahaya..jangan keluar keluar dulu...
Sepasang Merapi Gerhana berusaha menangkap kalian untuk menekan ku di acara seleksi nanti..
Sesaat kemudian, di kediaman Dolonata..
Lapor tuan...!!
Di kediaman Kepala Departemen Strategis Kakak seperguruan Nyonya Yasmin baru saja datang..
Kakak seperguruannya..?
memangnya dia dari perguruan mana?tanya Daeng Bollo..
Dilihat dari jurus dan senjatanya sepertinya ia dari perguruan mutiara hijau di Benua Barat..ucap Ki Panca..
Tidak...!! dari ilmu totokan yang digunakannya menotok ponakanku sepertinya ia murid Dari Delapan Datuk..Benua Barat..bantah Cak Mallong..
Delapan Datuk..!!?semua terlonjak kaget...
Mmm...pantas saja ia sangat lihai..! ucap Daeng Bollo santai..
Kita akan berhadapan dengan lawan yang tangguh..sambung Dolonata..
Jika dilihat ilmu totokannya seharusnya ia belum menguasainya sampai tingkat Sempurna..tambah Cak Mallong.
Rupanya sulit menangkapnya sebelum acara seleksi..
sebaiknya kita persiapkan saja menghadapinya secara langsung di arena seleksi..ucap Dolonata..
Ya...sekarang kita akan mengatur siapa yang akan menghadapi Dewa Ketawa..dan siapa yang akan menghadapi kedua istrinya itu...
Jangan lupa...di sana juga masih ada Jendral Karampuang..kesaktiannya sedikit diatas Barasila..
Tenang saja..aku masih ada beberapa orang lainnya akan bergabung dengan kita besok..kata Cak Mallong..
Siapa..??
Kali ini Ketua Lama perguruan Petaka Hitam turun langsung...
ia sangat marah atas kematian ketua mereka Lalento, serta beberapa tetua dan anggotanya..
Juga ada Ki Sugata dari Gunung Raung..ia juga sangat murka, kedua muridnya..Ki Kampala dan Ki Soca berakhir tragis ditangan Dewa Ketawa..beber Daeng Bella..
Oh..itu hal yang sangat baik..kedua tokoh sepuh dunia persilatan itu sangat sakti..dengan bantuan mereka, akan lebih mudah bagi kita menyingkirkan antek antek Raja Doloking...timpal Cak Mallong..
Ya..besok kita mengatur kembali rencana membereskan mereka.. kata Dolonata.
Di kediaman Sein..
Lapor tuan...!!
Di perbatasan terlihat dua orang datang menuju ibu kota..sepertinya mereka dari golongan hitam...usia mereka sudah sangat sepuh..!! lapor seorang ptajurit..
Mmm..mereka sepertinya bantuan untuk Dolonata...!! batin Sein..
Sepertinya besok akan menjadi hari yang berat...kalian jangan sampai lengah....
Besok persiapkan pengepungan..!!
Pada saat acara seleksi nanti kalian harus berada diluar akademi...untuk melakukan pengepungan..
Yasmin..!! besok akan kuserahkan sementara kendali pasukan rahasia..
Mentari...!! mulai hari ini..tarik para jendral dan komandan kedalam kota dan minta pitaloka segera mengamankan keluarga Raja...kata Sein.
Sepertinya para dedengkot pemberontak ini akan muncul dengan kekuatan yang lebih besar..!! gumam Sein..
Mentari segera mengutus beberapa orang untuk memeberi perintah pada beberapa jendral dan komandan di pisisi strategis...dan jangan lupa hubungi Menteri Pertahanan..
Aku akan pergi dulu bertemu Jendral Karampuang...!! ucap Sein..
Dengan wajah yang masih sama dengan wajah penyamaran sebelumnya Sein pergi menuju istana..dan langsung ke tempat Jendral Karampuang..
Sesampainya disana..
tak lupa ia mengubah wajahnya seperti yang biasa ia tampakkan di kerajaan...
Jendral..!! sapa Sein..
Oh..Tuan Sein...mari silahkan duduk tuan..
Jendral..aku langsung saja...
apakah jendral sudah dapat informasi bahwa dedengkot dunia persialtan golongan hitam akan datang ke acara seleksi...?tanya Sein..
Ya ..karena itulah aku tadi mengutus orang untuk menemui pendekar Sein agar kita membicarakan masalah ini secepatnya dengan baginda..
Mengutus orang..??
tapi aku tidak menerima seorang pun utusan jendral..
Apa..!?orang itu belum sampai..?
jangan jangan ia di tangkap pemberontak..
Mungkin saja..tapi mungkin juga ia berpihak ke pemberontak...balas Sein...
Ya...akan aku periksa...
Pengawal..!!
Perintahkan kepala pasukan pengawal penasehat agung kerajaan untuk memeriksa semua pelayan..aku tunggu laporannya siang ini...!! perintah Jendral Karampuang..
Baik Jendral...segera kami laksanakan...!!
Setelah pengawal itu pergi, Jendral karampuang berujar..
Tuan Sein..!!
Acara seleksi ini, dua hari lagi...melihat persiapan di Akademi sepertinya sudah tidak ada masalah...
Iya jendral..!!
kita tinggal memimikirkan pengamanan acara saja..termasuk keamanan keluarga kerajaan..
Para pemberontak ini sepertinya tidak akan menggunakan prajurit lagi..tapi mereka mengerahkan kekuatan besar untuk menguasai beberapa jabatan penting di kerajaan..
beber Sein...
Betul tuan..aku juga merasakan pergerakan terselubung itu akhir akhir ini...timpal Jendral Karampuang..
Aku berencana, mengungsikan Raja dan keluarganya sementara...saat acara seleksi berlangsung...bagaimana menurut jendral..?
Ya itu baik...tapi siapa yang akan membuka acara besok...?
tenaglah jendral...tetap baginda yang akan membuka acara...tapi pasukan rahasia harus berjaga ketat dan mengepung akademi..bergabung dengan murid murid dan pengajar di akademi..
Aku sudah mengukur kekuatan pasukan rahasia, menurutku pasukan ini mampu menahan mereka sampai aku berhasil melumpuhakan dedengkot golongan hitam ini..beber Sein pada Jendral Karampuang..
__ADS_1
+++