Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 102


__ADS_3

Keesokan harinya ,


Pukul 05.00 pagi Pelangi , Kinan , Rara dan Dimas sudah bangun , mereka tengah menunaikan shalat subuh dan bersiap untuk mengerjakan shalat Ied di mesjid dekat rumah ,


Sementara Pelangi tengah menghangatkan makanan menu hari raya yang semalam di masaknya lalu menatanya di meja makan ,


Setelah urusan di dapur selesai Pelangi lanjut menyeka tubuh Surya dan memakaikan pakaian nya ,


Tidak seperti tahun - tahun yang lalu , kali ini Pelangi tidak mengikuti shalat Ied , karena harus menemani Surya di rumah ,


Surya sudah rapih dengan pakaian koko nya , begitu pula Pelangi yang nampak anggun dengan balutan gamis beserta hijab yang menutupi kepalanya ,


Saat ini keduanya tengah duduk di ruang tamu , menunggu kepulangan anak - anak mereka dari mesjid ,


Tak lama kemudian , " assalamu'alaikum ,,,,," Kinan , Rara dan Dimas bersamaan mengucap salam saat memasuki ambang pintu , yang disahuti oleh Pelangi dan Surya ,


Pelangi bangkit dari duduknya ,


" Kak maaf lahir batin , maafin jika aku ada salah " ucap Pelangi seraya berjongkok dihadapan Surya , diraih dan di ciumnya punggung tangan Surya ,


" aku juga minta maaf begitu banyak kesalahan yang aku buat sama kamu " balas Surya sembari menepuk bahu Pelangi ,


Pelangi mengakhiri sungkeman nya , berdiri di samping Surya , memberikan ruang kepada Kinan ,


Sama halnya seperti Pelangi , Kinan pun berjongkok di hadapan Surya ,


" Maaf lahir batin ya pa " ucap Kinan seraya mencium punggung tangan sang papa ,


" Maafin papa juga ya nak " Surya mengelus puncak kepala putri sulungnya itu ,


" Maafin Kinan ya Ma " Kinan mencium punggung tangan Pelangi lalu menghambur memeluk sang mama ,


" Iya sayang maafin mama juga ya nak " Pelangi balas memeluk putri sulungnya , keduanya menitikkan air mata , dikecupnya kening dan kedua pipi Kinan penuh kasih ,


Kini giliran Rara yang bersimpuh didepan Surya , melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh mama dan kakak nya , kemudian di susul oleh Dimas ,


" Ma , maafin Rara ya ma " Rara mencium punggung tangan Pelangi lalu memeluk tubuh sang mama ,


" Dimas juga minta maaf ya ma,,,," Dimas menghambur memeluk Pelangi pula ,


" Maafin mama juga ya sayang " Pelangi pun memeluk tubuh keduanya , menciumi kening serta kedua pipi Rara dan Dimas bergantian ,


Suasana haru begitu di rasakan Surya saat melihat kedekatan dan kasih sayang diantara istri beserta ketiga anaknya ,

__ADS_1


Surya telah kehilangan kehangatan dari anak - anaknya , karena perhatiannya yang terpecah semenjak kehadiran Asri dalam kehidupan Surya ,


" Sekarang kita makan yuk , mama udah siapin " titah Pelangi pada Kinan , Rara dan Dimas , ketiganya melenggang menuju meja makan ,


" Aku mau ambilkan makan buat kamu dulu ya kak " ujar Pelangi pada Surya yang di angguki oleh Surya ,


Pelangi pun menyusul ketiga anaknya ke meja makan ,


Pelangi meraih dan mengisi piring dengan potongan ketupat , menyiramkan opor ayam diatasnya , menambahkan sambel goreng kentang dan kornet sapi ,


Setelah mengantarkan makanan nya pada Surya ,Pelangi kembali ke meja makan untuk menemani ketiga anaknya makan ,


30 menit berselang sesi makan telah selesai ,


" Bun , sekarang kita ke rumah Ami kan ? " kan ? " tanya Rara ,


" Engga sayang , kita di rumah aja , kalian kan tahu kalo papa belum bisa kemana - mana " tutur Pelangi ,


" Jadi kita ngga akan berkeliling ke rumah saudara dong mah " celoteh Dimas ,


" Engga sayang , kalo kita keliling papa gimana , lagi pula semua saudara sudah tahu kondisi papa kamu , mama tahu kalian pasti kangen ingin berkumpul dengan saudara tapi untuk kali ini mama minta pengertian kalian , demi papa kalian " Pelangi berusaha memberi pengertian pada ketiga buah hatinya ,


" Iya ma " sahut ketiganya ,


" Mending sekarang kalian nonton tv sambil temenin papa di depan " titah Pelangi ,


Selesai urusan di dapur Pelangi bergabung dengan suami dan ketiga anaknya , mereka menyaksikan acara hiburan Iedul Fitri yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi ,


Tak lama berselang , terdengar suara deru kendaraan yang berhenti dihalaman rumah , awalnya Pelangi menduga jika itu adalah kendaraan yang bertamu ke rumah tetangga sebelahnya ,


" Assalamu'alaikum ! " suara seseorang mengucap salam di depan pintu kediaman Pelangi ,


" Siapa ? " tanya Surya , yang dibalas gelengan kepala oleh Pelangi , sementara Kinan , Rara dan Dimas menatap ke arah orang tua mereka bergantian ,


" wa'alaikumsalam " sahut Pelangi seraya bangkit dari kursi menghampiri pintu ,


Saat pintu terbuka ,


" assalamu'alaikum,,,," ujar Tante Ima juga Tante Pon, mereka adalah Tante Surya , adik kandung dan adik ipar dari ibunda Surya ,


" Tante,,,,,Om,,,,! " seru Pelangi saat mendapati kedua pasang om dan Tante Surya di depan pintu ,


" Maaf lahir batin Om , Tante " Pelangi menyalami kedua pasangan paruh baya itu ,

__ADS_1


" masuk Tante , Om " Pelangi mempersilahkan tamunya masuk ,


" Eh,,,,cucu - cucu nenek " Tante Ima menyapa Kinan , Rara dan Dimas yang tengah duduk lesehan di atas karpet ,


Ketiganya bangkit menyalami kakek dan nenek dari Ama nya ,


" Sur , gimana keadaanmu ? " tanya Om Ale seraya menghampiri keponakannya ,


" Alhamdulillah om , udah agak mendingan " keduanya saling berjabat tangan ,


" Ini om sama Tante ngga ke rumah Ama ? " tanya Pelangi' ,


" Ini kita mau ke sana , tadi pas diperjalanan kak Kusuma minta kita mampir kesini dulu buat jemput kalian " tutur Om Ale ,


" kenapa harus repot - repot sih Om " ujar Surya ,


" Iya jadi ngerepotin nih " timpal Pelangi ,


" gapapa , biar sekalian " ujar Om Ale ,


" Ya udah kalo gitu kita langsung berangkat mumpung masih pagi " ajak Om Ale ,


" Nggak bikin minum dulu Om ? " tanya Pelangi ,


" Nanti aja di rumah Ama mu " ujar Tante Ima ,


" Ya sudah kami siap - siap dulu " sahut Pelangi ,


Pelangi bangkit untuk mengambil tas Selempang dan semua barang yang diperlukan selama di rumah mertuanya ,


" Ayo " ajak Pelangi ,


" Om Ale dan Om Herman memapah Surya yang berjalan menggunakan tongkat , Tante Ima dan Tante Pon menuntun Kinan , Rara dan Dimas , sementara Pelangi mengunci pintu rumah ,


Mereka masuk kedalam kendaraan yang di bawa oleh om Ale , setelah semua siap , perlahan om Ale melajukan kendaraannya ,


Kendaraan pun meluncur memecah jalanan yang ramai , sisi kiri kanan jalan dipenuhi pejalan kaki yang sesekali bersalaman kala bertemu kawan dan kerabat ,


Satu jam berlalu kendaraan yang mereka tumpangi telah sampai di pelataran rumah orang tua Surya , mereka pun turun dari kendaraan ,


Kedatangan mereka disambut hangat oleh ibunda Surya ,


ibunda Surya tak kuasa menahan tangis saat melihat putra sulungnya berjalan tertatih dengan menggunakan tongkat ,

__ADS_1


" Ama,,,,," seru Dimas , ketiganya menghampiri Ama nya yang tengah berdiri di ambang pintu rumah ,


Mila merengkuh tubuh ketiga cucunya bersamaan , di ciumnya puncak kepala cucu - cucu nya bergantian , rona bahagia terpancar di wajah ketiganya ,


__ADS_2