Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 29


__ADS_3

Satu tahun berlalu ,


Sudah hampir satu bulan , Pelangi menjalankan PKL dengan menjadi pendidik sekolah dasar di sebuah pedesaan ,


Seperti pagi ini ia tengah bersiap untuk pergi mengajar , ia tidak lagi mengenakan seragam putih abunya , kali ini ia mengenakan atasan kemeja dipadu dengan rok sepan dibawah lutut ,


Ia berkaca sambil memoles tipis bedak dan lipstik diwajahnya , riasan sederhana namun menampakkan aura kecantikannya , highheels yang dikenakannya memperlihatkan kakinya yang jenjang , dengan tas selempang dibahunya , menampakkan sisi feminimnya sebagai seorang wanita yang beranjak dewasa ,


" Tap,,,,tap,,,,tap,,,,,tap,,,,suara langkah kaki Pelangi saat menyusuri jalanan


" Berangkat bu guru,,,,,! " goda sang kakak ipar saat Pelangi melintas didepan kediaman Mentari , Pelangi lebih dulu menyambangi kediaman sang kakak , menghampiri sang kakak ipar mencium punggung tangannya ,


" Makin cakep aja adekku ini,,,,,pantes aja kalo udah banyak yang nungguin ! " goda Joe ,


" Apaan sih mas,,,,,! " rutuk Pelangi , seraya berlalu masuk kedalam , ia berpamitan pada sang bunda dan semua orang ,


" Si Reyhan makin kesengsem aja liat penampilan Pelangi yang sekarang ! " tutur Sabil ,


Setelah berpamitan , Pelangi pun melangkah meninggalkan kediaman sang kakak ,


Tiba disekolah tempatnya mengajar Pelangi langsung masuk keruang guru , disana nampak beberapa guru seniornya yang sudah datang , Pelangi pun menyapa mereka semua dengan sopan ,


Pelangi sangat disukai oleh guru-guru senior dan juga anak didiknya karena sifatnya yang sopan , ramah juga rendah hati ,


" Tak lama berselang bel masuk berbunyi , Pelangi bergegas menuju ruang kelas ,


" Selamat pagi bu guru,,,,,! " sapa murid-murid ,


" Selamat pagi anak-anak,,,,! " jawab Pelangi sumringah ,

__ADS_1


Pelangi mengajar dikelas satu , itu sebabnya dibutuhkan tenaga ekstra untuk mengajarkan anak didiknya dari nol , beruntung Pelangi memiliki tingkat kesabaran yang tinggi dan menyukai anak-anak jadi Pelangi bisa mengatasi anak didiknya yang suka merengek bahkan menangis didalam kelas ,


Seperti saat ini Pelangi tengah mengajarkan cara menulis hurup tegak bersambung , bagi siswa yang tidak mampu melakukannya maka siswa itu akan menangis meminta agar mamanya mau menemaninya didalam kelas ,


Setiap siswa memiliki daya tangkap dan pemahaman yang berbeda , Pelangi akan memberikan pujian pada siswa yang bisa mengerjakan dan akan mengajarkan dengan telaten pada siswa yang tidak bisa mengerjakan , Pelangi akan membuat tanda jejak berupa titik-titik yang membentuk bayangan sebuah hurup lalu muridnya akan mengikuti dengan menebalkan tanda jejak itu hingga membentuk huruf yang dimaksud hingga berhasil ,


Pelangi tentu saja merasa lelah dengan aktifitasnya mengajar , namun lelahnya akan terbayarkan saat mendapati semua murid-muridnya mampu mengerjakan pelajaran yang ia berikan ,


Semua orang tua murid sangat mengagumi Pelangi , karena Pelangi sudah mengajar anak-anak mereka dengan penuh kesabaran , hal ini tentunya menambah nilai plus bagi Pelangi sebagai seorang guru PKL ,


Jarum jam dilengan Pelangi menunjukkan pukul duabelas siang , Pelangi bersiap untuk pulang , meskipun anak didiknya sudah pulang dari jam sepuluh namun Pelangi tetap harus mengikuti aturan kedinasan ,


Pelangi melangkah menyusuri jalanan yang disisi kiri dan kanannya membentang perkebunan milik penduduk sekitar yang notabene orang tua dari para anak didiknya ,


karena jarak pemberhentian angkot dari sekolah tempat Pelangi mengajar lumayan jauh , kendati ada ojek atau andong namun Pelangi lebih memilih berjalan kaki sambil menikmati angin sepoi-sepoi dan udara segar disekitarnya ,


Disela langkah kakinya Pelangi tak henti menghirup udara dan menghembuskannya berulang , memberikan sirkulasi udara pada rongga dadanya , tak lupa pula senyum yang selalu tersungging dibibirnya membalas sapaan warga setempat yang berpapasan dengan dirinya maupun yang tengah menyiangi kebunnya ,


" Iya ibu,,,,,! " Sahut Pelangi , menghentikan langkahnya sejenak ,


" Ini buat neng guru ! " ibu itu menyerahkan sekantung sayuran kepada Pelangi ,


" Aduh ibu , koq repot-repot ! " sanggah Pelangi ,


" Engga neng , ini alakadarnya saja ! " tutur ibu itu ,


" Baiklah,,,,,saya terima ya bu,,,,makasih banyak ! " ucap Pelangi ,


" Sama-sama neng guru ! " balas ibu itu ,

__ADS_1


" Kalo gitu saya permisi ya bu,,,,,! " pamit Pelangi ,


" Iya,,,,mangga,,,,hati-hati neng guru ! " tutur ibu itu lagi , yang diangguki oleh Pelangi ,


" Alhamdulillah ya Allah atas nikmat-Mu yang tak terkira ! " Pelangi berucap syukur ,


Iya seperti itulah , hampir setiap hari Pelangi pulang sekolah tanpa tangan kosong , selalu saja ada yang dibawanya saat pulang mengajar , selalu saja ada orang tua murid yang memberi hasil kebunnya pada Pelangi , rejeki orang soleh memang nggak pernah ada habisnya ya,,,,


Tiba dirumah , Pelangi langsung masuk kedalam kamarnya , berganti pakaian dan menunaikan shalat dzuhur , usai shalat Pelangi berjalan kedapur , meraih tas berisi sayuran pemberian orang tua murid ,


ia membagi dua sayurannya sebagian untuk Jingga dan sebagian lagi akan dibawa kerumah Mentari ,


Saat ini Pelangi tengah melakukan rutinitas rumahannya , meski pun kesibukan Pelangi bertambah , selain membuat makalah sebagai seorang siswa ia juga harus membuat laporan sebagai seorang pengajar , namun Pelangi tetap membantu mengerjakan pekerjaan rumah sang kakak ,


Malam hari ,


Usai membersihkan tubuhnya Pelangi menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim , setelah merapihkan perlengkapan shalatnya Pelangi duduk dimeja belajarnya , ia kemudian mempelajari materi pembelajaran yang akan disampaikan esok hari pada murid-muridnya , dan mencari cara agar murid-muridnya dengan mudah menangkap pelajaran yang ia berikan dengan mengambil contoh dari kegiatan sehari-hari ,


selesai mencari metode pembelajaran , Pelangi menjabarkannya dalam sebuah buku diktat yang telah disampul rapih bertajuk materi pembelajaran siswa kelas satu ,


Di dalam buku itu Pelangi harus menjabarkan mata pelajaran yang dipelajari , metode yang Pelangi gunakan saat menyampaikan pelajaran , dalam artian cara Pelangi menyampaikan pelajarannya harus disesuaikan dengan usia serta daya nalar murid- muridnya , dan mengambil contoh dari kehidupan sehari- hari agar mudah dipahami ,


Diatas meja Pelangi terdapat beberapa buah buku diktat yang tersampul rapih dengan tajuk yang beraneka ragam ,


Mulai dari buku daftar pribadi siswa , buku materi dan metode pembelajaran , buku penilaian siswa , buku rekap nilai , buku perkembangan siswa dan lain sebagainya , Pelangi harus mengisi buku-buku itu dan akan diperiksa oleh pengawas kedinasan tiap semesternya ,


Dan penilaian pengawas kedinasan yang akan menentukan apakah Pelangi layak menjadi seorang pengajar atau tidak , karena Profesionalisme Pelangi dalam mengajar akan diuji lebih dulu ,


Malam.semakin.larut , Pelangi menyudahi aktifitasnya , di rapihkannya semua buku-buku diatas mejanya , ia duduk di bibir ranjangnya meregangkan sejenak otot-otot tubuhnya yang terasa pegal di bagian leher , punggung juga pinggangnya ,

__ADS_1


Pelangi merebahkan tubuhnya , menutupi sekujur tubuhnya dengan selimut dan menatap matanya , sebelum terlelap tak lupa Pelangi memanjatkan doa dalam hati , berharap esok hari dirinya diberikan kemudahan serta kelancaran dalam melaksanakan pekerjaannya ,


__ADS_2