Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 40


__ADS_3

Tak terasa enam bulan sudah Reyhan bertugas di negara K , begitu pula dengan Pelangi masa PKL nya sudah memasuki bulan ke tujuh , masa PKL nya akan betakhir tiga bulan ke depan , dan bulan berikutnya Pelangi akan melaksanakan ujian nasional ,


Siang itu Pelangi baru saja selesai mengajar , semua guru-guru ada di dalam ruangan karena sedang jam istirahat ,


Pelangi,,,,,sudah beberapa bulan ini ibu perhatikan kamu tidak pernah lagi di jemput calon suaminya ? " tanya bu kepala ,


" Iya Pelangi kemana mas ABRI mu yang ganteng itu ? " timpal guru lainnya ,


" Jangan di lepas lho Pelangi , susah lho dapetin ABRI yang baik , ramah , ganteng pula ! " celoteh salah seorang guru yang juga masih single seperti Pelangi ,


" Oh,,,,,iya bu,,,,,beliau sedang ditugas dinaskan ke negara K selama satu tahun , tapi ada kemungkinan masa bertugas beliau di perpanjang , melihat bagaimana situasi di sana " Pelangi menjelaskan kepada ibu kepala sekaligus kepada semua guru yang menyimak pembicaraan mereka ,


" Waahh,,,,,lama juga ya,,,,semoga calon kamu itu diberikan kelancaran dan pulang ke tanah air dengan selamat ya,,,,! " doa ibu kepala ,


" Aamiin,,,,,! " Pelangi mengaminkan ,


" Pelangi bisa kamu ikut keruangan saya ! " ujar ibu kepala sambil berlalu mendahului yang di ikuti oleh Pelangi ,


" Duduk Pelangi ! " ibu kepala mempersilahkan ,


Pelangi mendudukkan dirinya dihadapan ibu kepala yang terhalang pleh sebuah meja besar ,


" Pelangi sudah enam bulan kamu mengajar disini , dan menurut penilaian ibu kamu memiliki kinerja yang bagus , bahkan orang tua murid banyak yang meminta agar kamu tetap mengajar disini , tapi itu semua tidak terlepas dari penilaian para pengawas ,


" Minggu depan akan ada pemeriksaan pengawas , jadi ibu minta laporanmu diselesaikan dengan rapih , berikan usaha terbaikmu saat para pengawas mengamati cara kamu mengajar , menyampaikan materi pelajaran pada murid-murid , saya akan membantu semampu saya " ibu kepala memberi arahan kepada Pelangi ,


" Baik ibu , terima kasih banyak bu , ibusudah banyak membantu selama Pelangi PKL disini " ujar Pelangi ,


" Ini semua juga berkat masukkan dari guru-guru lainnya , mereka sangat senang dengan keberadaan kamu disni meskipun kamu seorang guru PKL namun kamu bisa kami andalkan , baiklah Pelangi hanya itu yang ingin saya sampaikan , kamu boleh kembali ke ruang guru ! " tutur ibu kepala ,


" Baik bu,,,,terima kasih,,,,! " Pelangi bangkit dari duduknya , beranjak meninggalkan ruang kepala sekolah menuju ruang guru ,


Tiba di ruang guru Pelangi kembali berkutat dengan buku-buku laporannya , memeriksanya satu- persatu lalu melengkapi catatan yang masih kurang karena kealpaannya dalam mengerjakan tugas ,


Sore hari , selesai mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sang kakak , Pelangi menyambangi rumah Mentari , diteras nampak kedua kakak juga kakak iparnya tengah duduk berbincang di sana ,


" Assalamu'alaikum kak , mas,,,,! " sapa Pelangi yang di sahuti oleh keempatnya ,


" Kak,,,,gimana kabarnya Kak Rey ? " Pelangi mengawali perbincangannya dengan menanyakan kabar Reyhan pada Sabil kakak iparnya ,

__ADS_1


" Kamu kangen dia ya dek,,,,! " goda Sabil ,


" Iyalah,,,,mana ada yang nggak kangen berjauhan dengan pacarnya ! " kali ini Senja yang menggoda ,


" Apaan sih kak,,,,orang cuma pengen tahu kabarnya " Pelangi tersipu ,


" Dia baik-baik aja dek , kamu nggak usah khawatir , lagi pula disana Rey nggak ikut berjaga , dia cuma tenaga medis yang bersiaga jika ada prajurit yang sakit atau terluka ! " jelas Sabil ,


" Ya namanya berada di negara yang sedang bersengketa tetep aja harus waspada dan merasa was-was tentunya " Mentari menimpali ,


" Cowok bukan cuma Reyhan dek , anak-anak asuhku juga banyak , kamu tinggal pilih salah satunya ! " ujar Jor tak mau kalah ,


" Iya tapi apa mereka bisa menjamin masa depan Pelangi ! " rutuk Sabil ,


" Mada depan orang kita nggak pernah tahu , hari ini mereka orang biasa-biasa , suatu hari nanti siapa tahu mereka jadi orang sukses ,


Kedua kakak ipar Pelangi memperdebatkan masalah pasangan Pelangi , keduanya sama-sama menginginkan jodoh yang terbaik untuk adik iparnya itu , sementara yang dibahas mesem-mesem dengan kedua kakak perempuannya menanggapi kekonyolan kedua pria di hadapan mereka ,


" Bayu kemana kak ? " Pelangi menanyakan keberadaan adik bungsunya pada Mentari ,


" Paling dia nyusulin bunda ke rumah bude Fina " tutur Mentari ,


@@@@@


Satu minggu berlalu , Pagi ini Pelangi sudah berada disekolah tempatnya mengajar , saat ini ia tengah berada di kelasnya , ia tengah mempersiapkan buku-buku yang akan di periksa oleh pengawas , walaupun semalam Pelangi telah memeriksanya , ia merasa sedikit gugup , karena ini adalah momen yang akan menentukan masa depan kariernya sebagai seorang pendidik ,


Salah satu ruang kelas yang berada di samping ruang kepala sekolah telah di tata dan di alih fungsikan sebagai ruang khusus pengawas , dan nampak ada beberapa pengawas yang sudah datang ,


Pukul delapan tepat salah satu pengawas wanita mendatangi kelas Pelangi , Pelangi yang tengah menerangkan materi pembelajaran menjeda aktifitasnya sejenak , saat mendengar suara ketukan di pintu di barengi ucapan salam , Pelangi menjawab salam lalu beranjak menuju pintu dan membukanya ,


" Ibu,,,,,! " sapa Pelangi , mengangguk santun ,


" Silahkan masuk bu ! " Pelangi mempersilahkan Pengawas masuk ,


seorang pengawas wanita yang usianya kira-kira seumuran dengan bundanya , penampilannya nampak anggun dan bersahaja ,


Pelangi merasakan jantungnya berdegup kencang ,


" Ayo Pelangi kamu pasti bisa ! " Pelangi menghela nafas panjang dan menghembuskannya perlahan ,

__ADS_1


" Silahkan dilanjutkan mengajarnya ! " titah pengawas yang telah duduk di salah satu meja diantara muridnya ,


" Baik bu,,,,! " Pelangi mengangguk pelan ,


" Bismillaahhirrohmannirrohiim ,,,,,! " Pelangi mengucap basmalah untuk memupus kegugupannya ,


" Baik anak-anak hari ini kita akan brlajar berhitung , kalian masih ingat penjumlahan dan pengurangan yang ibu ajarkan beberapa hari yang lalu ? " Pelangi melontarkan tanya pada murid-muridnya ,


" Masih bu guru,,,,,! " jawab murid-murid bersahutan ,


" Bagus,,,,! , kali ini kita akan kembali mempelajarinya tapi kali ini soalnya berupa soal cerita ,


Ibu beri contoh ya,,,,! "


" Budi membeli buku sebanyak 3 buah , dan adiknya Iwan membeli buku sebanyak 3 buah , berapa jumlah buku yang dibeli oleh Budi dan Iwan ? " Pelangi menjelaskan soal ceritanya kepada murid-murid ,


" Coba kalian perhatikan baik-baik , berapa jumlah buku yang dibeli Budi ? " tanya Pelangi ,


" tiga bu,,,,! " sahut murid-murid serempak ,


" betul,,,,! ,


Lalu berapa jumlah buku yang dibeli Iwan ? " tanya Pelangi lagi ,


" Tiga bu,,,,,! " sahut murid-murid lagi ,


" Betul,,,,! ,


" Jadi 3 + 3 \= ,,,,, ada yang bisa menjawab ,,,,? "


" Saya,,,,saya bu,,,,saya,,,,,! " ujar murid-murid berebutan ,


" Coba,,,,, ibu tunjuk Qila,,,,! , Qila coba berapa jawabannya ? " Pelangi ,


" Enam bu guru,,,,,! " jawab Qila ,


" Benar sekali,,,,! , jawabannya adalah enam ! " Pelangi menuliskan angka enam pada titik-titik yang dituliskan dalam soal penjumlahan tadi ,


" Sudah mengerti semuanya , atau masih ada yang belum mengerti ? " tanya Pelangi pada murid-muridnya ,

__ADS_1


" Mengerti bu guru,,, ! " Murid-murid menyahuti ,


__ADS_2