
Pagi menyapa , matahari baru saja menampakkan sinarnya diufuk timur , melukiskan rona merah yang indah di langit pagi , dinginnya pagi tak mengendurkan semangat Pelangi untuk berangkat kesekolah ,
Baru saja Pelangi keluar dari pintu pagar , sesosok pria dengan mengendarai sepedah motor tiba-tiba berhenti dihadapannya , Pria itu menyodorkan helm kepada Pelangi untuk memakainya ,
Pelangi duduk dibelakang Pria itu , setelah Pelangi bersiap pria itu pun perlahan melajukan motornya ,
" Kamu bisa nggak jangan jemput aku dekat rumah , kamu bisa mendatangkan masalah baru buat aku ! " seru Pelangi ,
" Memangnya kenapa ? toh kita tidak melakukan hal-hal yang melewati batas ! " sanggah Pria itu , yang tiada lain adalah Surya ,
" Kemaren-kemaren kamu bantuin aku aja udah bikin kakak aku sewot apalagi kalo sekarang lihat kamu jemput aku disini bisa-bisa biaya sekolah aku di stop " ujar Pelangi kesal ,
" Salah kamu sendiri , tiap aku jemput disekolah kamu nggak pernah ada ! " rutuk sang Pria ,
" Aku kan udah bilang berkali-kali kalo aku nggak mau ngerepotin , aku nggak mau bergantung pada siapa pun ! " tegas Pelangi ,
" Kalo akunya tetep pengen anter jemput kamu gimana dong,,,, ! " celoteh Surya ,
" Kamu tuh ya,,,, , susah banget kalo dibilangin ! " rutuk Pelangi ,
" Aku tinggal lapor om Joe kalo kamu udah bikin aku nggak nyaman ! " ancam Pelangi ,
" Ancamannya berat banget ! " gumam surya ,
" Kalo yang antar jemput cowok baju loreng pasti nggak bakal nolak ! " ujar Surya ketus ,
" Nggak usah bawa-bawa orang lain deh,,,,! " Pelangi kesal ,
Tak lama kemudian mereka tiba di depan gerbang sekolah Pelangi ,
" Aku langsung masuk , makasih udah nganter aku ! " ucap Pelangi ,
Tanpa menunggu jawaban dari Surya , Pelangi berlalu dari hadapan Surya , meninggalkan Surya yang masih termangu ditempatnya ,
" Kenapa Pelangi selalu menolak niat baikku , padahal aku tulus melakukan ini untuknya ! " gumam Surya ,
__ADS_1
Surya pun melajukan sepedah motornya ia memutuskan untuk kembali kerumahnya ,
Bel masuk berdering , Pelangi telah berada dimeja nya sejak awal tiba ,
Jam pembelajaran pertama dimulai , pak Mirza selaku guru matematika memasuki ruang kelas ,
" Selamat pagi pak,,,,,! " sapa para siswa serempak ,
" Pagi,,,,,! " balas pak Mirza ,
" Baik hari ini kita awali pembelajaran kita mengenai literasi numerasi ,
Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis yang dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari dan menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk seperti grafik , tabel , bla,,,,bla,,,,bla,,,,! " Pak Mirza menjabarkan pokok pembahasan materi pada anak didiknya ,
Setelah meyimak penjelasan sang guru , para siawa mempelajari contoh-contoh soal yang tertera dalam buku paket lalu mengerjakan soal-sola latihan sesuai interuksi sang guru ,
Setelah satu jam para siswa mengerjakan soal , kini saatnya pak Mirza memeriksa hasil kerja anak didiknya , satu persatu para siswa menyerahkan buku kemeja guru ,
Tiba giliran Pelangi maju ke depan , Pelangi mwnyerahkan buku miliknya , Mirza meraih bukunya lalu memeriksanya dengan seksama , alhasil semua jawaban Pelangi tak ada satu pun yang salah ,
" Pelangi,,,,,kamu tahu,,,,! , saat ini istri bapak sedang mengandung , bila anak bapa lahir nanti bapak akan memberi nama anak bapa dengan nama yang sama dengan kamu , semoga nanti anak bapak menjadi anak yang cantik dan pintar seperti kamu Pelangi ! " ungkap Mirza ,
Perkataan sang guru berhasil membuat mata Pelangi berkaca , ada haru yang menyeruak ke relung hati Peluangi ,
" Semoga dilancarkan persalinannya pak , ibu sama babynya diberi kesehatan , aamijn,,,,! " doa Pelangi ,
Aamiin,,,,,makasih Pelangi,,,,! " ucap Mirza yang diangguki oleh Pelangi ,
Tiga mata pelajaran telah di disampaikan oleh masing-masing guru bidang study , bel pun berdering pertanda jam sekolah telah usai , Pelangi pun baru saja keluar dari kelasnya bersama Santi ,
" Pelangi , aku duluan ya,,,,,jemputan ku sudah datang ! " Pamit Santi ,
" Iya,,,,hati-hati ! " sahut Pelangi ,
Mereka pun berpisah saat tiba di pintu gerbang sekolah ,
__ADS_1
Pelangi berjalan menyusuri koridor bersama teman lainnya hingga mencapai pemberhentian angkot ,
" Haahh,,,,,syukurlah ! , Surya tidak datang menjemputku " batin Pelangi disela langkah kakinya ,
Satu jam terlewati , Pelangi telah sampai dikediaman sang kakak , mengganti pakaian , menunaikan shalat dzuhur lalu merebahkan tubuhnya untuk sejenak melepas lelah ,
Sementara dikediaman Surya , Surya harus memendam kekesalannya karena saat dirinya hendak pergi menjemput Pelangi kesekolah , sang bapak memintanya untuk membantu mengawasi para pekerja , padahal anak laki-laki dirumah bukan hanya dirinya ,
Surya memang anak sulung dikeluarganya namun bukan berarti semua dibebankan atas dirinya , adik-adiknya juga harus diberi tanggung jawab yang sama dan tidak terus bergantung pada harta kekayaan sang bapak ,
Malam hari ,
Usai menunaikan shalat isya , Pelangi mengerjakan tugas sekolahnya , ia tengah mempelajari sejarah pendidikan serta perubahannya mulai dari kurikulum , cara mengakses pelajaran dan teknik pengajaran guru ,
Perubahan dalam dunia pendidikan yang bisa dilihat mulai dari alat bantu , tujuan sekolah , kurikulum , akses pelajaran , sumber informasi ,
Pelangi harus menguraikan satu persatu dari perubahan-perubahan tersebut sehingga jelas perubahan dalam dunia pendidikan yang terjadi dari zaman dulu ke zaman era teknologi seperti saat ini ,
ini tentunya harus difahami tidak hanya bagi orang yang akan menggeluti profesi sebagai guru ,tetapi juga harus difahami oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai edukasi untuk menambah wawasan seputar dunia pendidikan ,
Sebenarnya dikediaman Mentari tengah diadakan latihan beladiri , biasanya Pelangi tak pernah melewatkan kesempatan untuk bisa melihat aktifitas anak asuh kakak iparnya yang nampak laki saat sedang berlatih , namun tugas sekolah mengharuskan dirinya tetap berada di dalam kamarnya ,
Begitu pun dengan Surya , semenjak kedatangannya dikediaman gurunya , ia tak henti mengamati keseputar rumah berharap bisa menemukan sosok Pelangi , namun harapannya harus kandas hingga sesi latihan berlangsung selama satu jam sosok yang di carinya tak kunjung datang ,
" Apa Pelangi benar-benar marah , apa jangan- jangan Pelangi udah cerita sama om Joe ? " tanya Surya dalam hati ,
Sementara gadis yang sedari pagi berhasil memporak-porandakan perasaan serta mengusik fikiran Surya , tak sedikitpun terbersit di dalam benaknya memikirkan Surya , ia hanya fokus pada tugas-tugas sekolahnya ,
Setelah tiga jam berkutat dengan tugasnya, selesai sudah Pelangi mengerjakan tugas sekolahnya , Pelangi merasakan tangan dan lehernya sedikit pegal ,
setelah merapihkan alat tulisnya Pelangi meregangkan otot-otot tubuhnya ,
Tubuhnya yang penat ditambah lagi rasa kantuk yang mendera , Pelangi pun merebahkan tubuhnya diatas pembaringan ,
" Haahh,,,,,,! " Pelangi menghela nafas panjang , merasakan kenyamanan saat tubuhnya menyentuh alas tidurnya yang empuk ,
__ADS_1
Satu menit,,,,lima menit,,,,,sepuluh menit,,,,,perlahan mata Pelangi terpejam menghantar malam menjemput mimpi menyambut pagi ,