
Bel pertanda pelajaran berakhir telah berdering , semua siswa telah meninggalkan kelasnya satu persatu , begitu pula dengan Pelangi , ia tengah berjalan dilorong sekolahnya ,
Saat Pelangi keluar dari pintu gerbang sekolah ia menengok kesekitar jalanan ,
" Syukurlah,,,, ! " batin Pelangi , ia tidak melihat Surya maupun mobilnya disana ,
" Mudah-mudahan Surya lupa dengan ucapannya pagi tadi " gumam Pelangi sembari mengayunkan langkahnya ,
Namun baru saja beberapa meter Pelangi melangkah , tiba-tiba mobil Surya berhenti disamping kanannya ,
Tanpa babibu , Surya membukakan pintu mobil untuk Pelangi ,
" Masuklah,,,,,! " titah Surya , setelah membukakan pintu mobilnya ,
Pelangi masuk kedalam mobil Surya , Surya kembali melajukan kendaraannya ,
suasana hening , Pelangi menundukkan wajahnya tanpa kata , sementara Surya fokus mengemudi dengan sesekali menatap kearah Pelangi ,
" Pelangi,,,,tadi pagi kenapa kamu malah pergi naik angkot ? , apa kamu sengaja menghindar dari aku ? " tanya Surya ,
" Maaf,,,,aku cuma nggak mau ngerepotin kamu " ujar Pelangi ,
" Aku udah bilang aku nggak ngerasa direpotin sama kamu ! " tegas Surya ,
" Kamu nggak kasian sama aku ya,,,,kalo tadi aku nggak lihat kamu terus nungguin kamu disana aku bisa telat kesekolah ! " jelas Surya ,
" Maaf,,,,aku tahu aku salah , jadi mulai besok kamu nggak usah nungguin aku lagi ! " pinta Pelangi ,
Dengan sedikit kasar , Surya menginjak pedal rem , menghentikan laju mobil setelah menepikan mobilnya membuat Pelangi tersentak , dan kebetulan pula mereka telah tiba didepan gang yang mengarah ke kediaman Pelangi ,
Sekilas Pelangi menoleh kearah Surya , nampak kekesalan tersirat diwajah Surya ,
" Makasih kamu sudah mau berbaik hati padaku ! " ucap Pelangi lalu bergegas turun dan berlalu meninggalkan Surya yang menatap dirinya dalam diam ,
Tiba di rumah , Pelangi mendudukkan dirinya dibibir tempat tidur , ia merasa enggan melakukan apapun , jika tidak mengingat kondisinya yang bergantung hidup pada sang kakak , jika ia tidak mengingat perasaan sang bunda , ingin rasanya Pelangi pergi menenangkan diri tapi ia tidak tahu harus kemana ,
Akhirnya Pelangi kembali menyerah kalah pada keadaan , ia kembali menenggelamkan diri dengan rutinitas rumahannya layaknya seorang asisten rumah tangga ,
Dikediaman Surya ,
Tiba dirumah , Surya berganti pakaian , santap siang lalu membantu ditempat penggilingan beras milik sang ayah , yang masih satu kompleks dengan rumah tinggalnya ,
__ADS_1
Meskipun ia terlahir sebagai anak orang kaya , namun Surya bukanlah tipe anak manja yang bisanya hanya merongrong kekayaan orangtua , ia lebih senang menikmati uang dari hasil keringatnya sendiri ,
Dimediaman Pelangi ,
setelah tak ada lagi pekerjaan rumah yang harus dilakukan , Pelangi berdiam diri didalam kamarnya mengerjakan tugas sekolahnya hingga terlelap ,
*****
Sabtu pagi ,
Pagi yang cerah , Pelangi telah menyusuri lorong gang untuk berangkat sekolah , tiba dijalan raya Pelangi berdiri ditepi jalan raya , ia tak menyadari jika Surya tengah mengamati dirinya dari jarak yang cukup dekat , kali ini Surya tidak memakai mobil , ia sengaja memakai kendaraan roda duanya , agar Pelangi tidak gampang mengenalinya ,
Tak lama kemudian , kendaraan TNI yang biasa membawa anak sekolah berhenti dihadapan Pelangi , beberapa teman sekolahnya memanggil dirinya untuk turut serta , Pelangi pun bergegas naik kedalam kendaraan tersebut ,
Surya pun melihat dengan jelas saat Pelangi menaiki kedalam kendaraan aparat TNI tadi ,
" Ternyata kamu lebih suka ikut kendaraan TNI itu dibanding ikut dengan aku , kamu memang berbeda dengan anak perempuan pada umumnya , padahal perempuan-perempuan disana berharap ingin bisa menaiki kendaraanku " gumam Surya ,
Kendaraan yang ditumpangi Pelangi kembali melaju , Surya pun mulai menyalakan kendaraan roda dua nya dan melaju mengekor dibelakang kendaraan aparat TNI tadi , aeolah ingin puas menatap mentari yang kebetulan duduk dibangku paling ujung ,
*****
Satu mata pelajaran tidak terisi karena guru bidang study yang bersangkutan berhalangan hadir , alhasil kelas Pelangi dipulangkan lebih awal , tentu saja ini hal yang menggembirakan bagi siswa lainnya , namun tidak demikian bagi Pelangi , mau pulang cepat atau pun tepat waktu tak ada bedanya , ia harus cepat kembali kerumah mengerjakan pekerjaannya rumahnya jika tidak ingin mendapatkan masalah ,
Dihalaman rumah nampak anak-anak asuh Joe sang kakak ipar telah berkumpul untuk melakukan latihan ,
" Hai,,,,,! , hallo,,,,,! " sapa mereka pada Pelangi ,
Pelangi melemparkan senyum kearah mereka begitu pun pada dua orang pria berseragam loreng yang yang tengah duduk diteras yang tiada lain adalah Sabil dan rekan satu liting ,
Pelangi masuk ke dalam rumah melalui pintu samping ,
" Assalamu'alaikum,,,,! " Pelangi membuka pintu seraya berucap salam ,
" Wa'alaikumsalam,,,,! " sahut bunda dan Mentari bersamaan , keduanya tengah dusuk di meja makan sambil berbincang ,
" Pelangi , kamu kemana aja baru nongol ? " tanya Mentari ,
" Ada kak,,,,kemaren-kemaren pelangi sedang banyak tugas jadi nggak sempat kesini " tutur Pelangi berbohong ,
" Kamu sudah makan ? " tegur bunda ,
__ADS_1
" Belum bun,,,,! " sahut Pelangi ,
" Ya sudah makanlah,,,,,! " titah Mentari ,
" Terima kasih kak,,,,! " ucap Pelangi ,
" Nggak usah bilang makasih , ini rumah kakak kamu bukan rumah orang lain ! " ujar Mentari , Pelangi hanya tersenyum hambar menanggapi penuturan Mentari ,
Sabil pun memperkenalkan Pelangi pada rekannya ,
" Dek,,,,,sini dek,,,,! " panggil Sabil pada Pelangi ,
Pelangi pun berjalan menghampiri Sabil ,
" Kenalin dek , ini teman kakak " ujar Sabil sambil menepuk bahu rekannya ,
Pelangi mengangguki seraya menyambut uluran tangan rekan dari Sabil ,
" Reyhan,,,,,! , Pelangi,,,,,! " keduanya saling memperkenalkan diri ,
Reyhan sosok Pria yang memiliki wajah tampan dengan perawakan tinggi dan berotot , ramah juga sopan tutur bahasa juga prilakunya ,
" Sini duduk dek,,,,! " titah Sabil pada Pelangi yang diikuti oleh Reyhan , sementara Sabil meninggalkan keduanya , membiarkan keduanya untuk saling mengakrabkan diri ,
Dilihat dari sikap dan tatapannya sepertinya Reyhan menaruh hati pada sosok Pelangi , perlahan suasana canggung diantara keduanya mulai mencair ,
Tak lama kemudian Surya datang , didepan pintu pagar Surya berdiri tatapannya menangkap sepasang muda-mudi yang tengah asik berbincang ,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " ucap Surya lantang , mengalihkan perhatian semua orang yang ada diteras tanpa terkecuali , dan dibalas oleh rekan Surya serempak ,
Pelangi menatap sekilas kearah Surya yang tengah menyapa rekan-rekannya lalu kembali pada Reyhan lawan bicaranya ,
" Pelangi nampak akrab sekali dengan pria berseragam loreng itu , apa jangan-jangan pria itu yang menyebabkan Pelangi menghindar dari aku ya,,,,! " batin Surya ,
" Ngelamun aja brow,,,,,! " seseorang menepuk bahu Surya membuyarkan lamunannya ,
" Halahhh,,,,,bikin orang kaget aja ! " rutuk Surya , aedang yang lain tergelak melihat raut wajah Surya yang merenggut ,
Tak lama berselang latihan bela diri pun dimulai , namun sangat disayangkan Surya tidak fokus pada latihannya ,
" Ada apa dengan aku , kenapa aku merasa tidak senang melihat Pelangi dekat dengan Pria lain , apa aku mulai menyukai Pelangi ! " batin Surya ,
__ADS_1
Waktu menunjukkan pukul 21.00 malam , Pelangi berpamitan pada sang bunda juga Mentari , tidak lupa berpamitan pada Reyhan dan semua anak asuh sang kakak ipar ,