
Beberapa bulan kemudian ,
Hari ini Pelangi kembali menghadap ibu kepala sekolah , usai jam mengajarnya berakhir , tentu saja ini membuat Pelangi khawatir ,
" Kenapa ibu kepala memanggilku ? , apa jangan-jangan aku melakukan kesalahan ? , atau ada pengaduan dari orangtua murid yang menilai buruk cara mengajarku ? " batin Pelangi , pikirannya berkecamuk ,
Pelangi telah duduk dihadapan ibu kepala yang terhalang oleh meja besar , matanya menatap ibu kepala yang tengah mengoreksi berkas ,
Pelangi *******-***** kedua jemari tangannya yang berada diatas pangkuannya , ia merasa sangat gugup
" Maaf menunggu lama Pelangi " Ibu kepala mendongakkan wajahnya sembari merapihkan berkas di tangannya , dan menaruhnya ke dalam map folder ,
" Tidak apa-apa bu,,,,lagi pula saya sedang tidak ada pekerjaan " sanggah Pelangi ,
" Pelangi semua berkas-berkas kamu sudah masuk ke kedinasan , tahun depan akan ada pengangkatan pegawai negri bagi para guru honorer , ibu harap kamu lebih meningkatkan potensi mengajar kamu agar kamu bisa lolos , ibu akan membantu semampu ibu , hanya itu saja yang ingin ibu sampaikan " jelas ibu kepala ,
" Baik bu , Pelangi akan berusaha sekuat tenaga , terima kasih banyak bu,,,, ! " ucap Pelangi , ia pun bangkit dari kursi dan berlalu dari ruang kepala sekolah ,
" Huh,,,,syukurlah,,,,,semuanya baik-baik saja , ayo Pelangi semangat,,,,! , kamu pasti hbisa ! " batin Pelangi ,
Pelangi meyakinkan dirinya , jika ia mampu dan akan terus menggali potensi yang ada dalam dirinya ,
__ADS_1
Meskipun setiap harinya Pelangi harus menghadapi sikap sang kakak yang selalu membuatnya terluka namun Pelangi tetap menjalankan tugasnya sebagai pengajar dengan penuh semangat , seburuk apapun suasana hatinya ia tetap tersenyum , melupakan permasalahan pribadinya saat berhadapan dengan murid-muridnya ,
Malam harinya
Pelangi duduk termangu diatas tempat tidurnya , hampir satu tahun setengah Pelangi tak mengetahui kabar Reyhan , apa dia disana benar-benar baik-baik saja atau kabar yang di dengarnya hanya sebuah kamuflase untuk membuat seluruh keluarga yang ditinggalkan tidak merasa cemas , begitu pula dengan dirinya ,
Dan beberapa bulan terakhir , Surya selalu membantu Pelangi bahkan hubungan keduanya semakin dekat , keberadaannya seolah menggantikan Reyhan , Surya selalu ada disaat Pelangi butuhkan , Surya menjadi tempat Pelangi berkeluh kesah , yang selalu menghibur Pelangi kala di rundung duka , yang bisa membuat Pelangi kembali tersenyum dan bersemangat ,
alhasil Pelangi mulai menyukai anak asuh kakak iparnya itu ,
Namun Pelangi belum yakin apakah rasa sukanya pada Surya semata-mata karena kebaikan Surya pada dirinya atau memang Pelangi yang mulai membuka hati pada Surya dan berusaha berhenti berharap akan Reyhan ,
Demikian pula halnya dengan Surya , ia selalu mengutamakan kepentingan Pelangi di atas kepentingannya sendiri , ia pun masih ragu semua yang dia lakukan untuk Pelangi apakah benar- benar karena mencintai Pelangi atau hanya karena sebagai wujud rasa hormatnya pada Joe , atau hanya karena merasa iba atas apa yang di alami Pelangi ,
Terkadang Surya ingin melindungi Pelangi , membawa Pelangi keluar dari Kediaman Jingga dan membawanya pergi , namun Surya harus berfikir ulang menyangkut egonya , jika dia mengikuti kata hatinya untuk membawa pergi Pelangi , apa ia mampu melindungi dan membahagiakan Pelangi ,
Surya memang berasal dari keluarga kaya raya , tapi ia tidak pernah meminta uang dari ayahnya , bahkan ia lebih memilih bekerja sebagai buruh pabrik , jika saat sekolah dulu ia menerima uang dari sang ayah itu adalah upah nya yang membantu bekerja di home industri milik sang ayah
Bertolak belakang dengan adik-adiknya yang lebih mengandalkan kekayaan orang tua , sehingga menjadikan mereka anak-anak yang manja jauh dari kata mandiri ,
Hingga suatu hari Surya memutuskan berhenti bekerja pada ayahnya dan memilih mencari pekerjaan di luar , guna menghentikan prasangka dari adik perempuannya yang menuding dirinya terus menerus meminta uang dari ayahnya ,
__ADS_1
Meski harus menentang keinginan sang ayah yang tidak mengijinkan dirinya bekerja di perusahaan lain , semenjak bekerja di pabrik Surya tidak pernah lagi memakai semua fasilitas pemberian ayahnya baik itu mobil maupun motor ,
Sebagai anak tertua Surya ingin menunjukkan kepada adik-adik juga kedua orangtuanya jika dia mampu hidup mandiri tanpa harus bergantung pada kekayaan orangtua , dan ia tidak seburuk seperti apa yang adiknya sangkakan ,
Tapi karena memang pada dasarnya adik Surya yang satu itu memiliki hati yang dengki , ia tetap menganggap bahwa pekerjaan Surya hanyalah akal-akalan Surya untuk mengelabui orangtuanya ,
Sebelum bekerja di pabrik , adik dari ayah Surya menawari Surya untuk bekerja di sebuah hotel ternama di kota J , mengingat sang paman adalah seorang pesohor di kota J ,
Surya hanya tinggal menunggu kontek dari sang paman , namun Surya tidak cukup sabar menunggu , hingga akhirnya ia memutuskan mencari pekerjaan sendiri ,
Melihat betapa keras kepalanya Surya , sang ayah dan sang paman pun menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Surya , karena bagaimana pun juga itu adalah pilihan hidupnya ,
Tidak pernah terfikir sedikitpun di benak Surya untuk menguasai harta kekayaan orang tuanya dengan mencurangi adik-adiknya ,
Terlebih lagi saat ini Surya lebih peduli pada Pelangi di banding kekayaan orangtuanya , ia tidak peduli dengan tudingan sang adik ,
Sepulang kerja Surya lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membantu Pelangi dan pulang ke rumah hanya untuk beristirahat , dan keesokan paginya ia akan kembali bekerja dengan menunggu jemputan yang setiap hari akan melintas di depan rumah orangtuanya yang memiliki halaman yang luas itu ,
Kembali pada Pelangi , sekarang ini Pelangi merasa tak sendiri lagi ada Surya yang menemani harinya sekaligus memupus rasa kerinduannya pada Reyhan , Pelangi seolah melupakan cintanya dan penantiannya untuk Reyhan ,
Untungnya bunda dan kakak-kakaknya Pelangi tidak memiliki pemikiran yang kolot , mereka bisa menerima kedekatan Pelangi dan Surya , mereka berfikir penantian Pelangi yang menunggu kepulangan Reyhan dari bertugas tidak lantas melarang Pelangi untuk bergaul dan dekat dengan pria manapun selagi itu masih dalam batas kewajaran , Pelangi masih lajang dan bebas menentukan siapa pun yang akan menjadi temannya , lagi pula jodoh sudah ada yang mengaturnya , keluarga Pelangi hanya bisa berharap dan mendoakan siapapun Pria yang menjadi jodoh Pelangi dia adalah yang terbaik bagi Pelangi yang mampu membahagiakan Pelangi dunia akhirat ,
__ADS_1
Mereka akan selalu mendukung langkah Pelangi baik dalam karirnya maupun dalam menentukan mada depannya dengan laki-laki pilihan hatinya ,