
Rona bahagia terpancar di wajah ketiga cucunya begitu pula dengan Mila ,
" Bu , Surya mohon maaf lahir batin " Surya meraih tangan sang ibunda lalu menciumnya ,
" Maafin ibu juga Sur " Mila merengkuh dan memeluk bahu Surya , iya tak kuasa menahan diri , tangis pun pecah di bahu Surya ,
Mila mengurai pelukannya , diraihnya tisu dari atas meja , lalu menyeka air matanya ,
Surya berpindah menghampiri sang ayah , melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan pada sang ibunda ,
Keduanya saling berpelukan , menanggalkan ego masing - masing , membuka hati untuk saling memaafkan ,
" Bu mohon maaf lahir batin " Kali ini suara Pelangi ,
" Maafin ibu juga Pelangi " Mila memeluk tubuh Pelangi tangis pun kembali pecah , Pelangi menguatkan diri untuk tidak terbawa suasana ,
Mila pun menyalami Ima , Pon , Ale dan Herman bergantian , suasana haru memenuhi ruangan ,
Pelangi bergeser menghampiri ayah mertuanya , mengucapkan permohonan maaf nya , yang dibalas oleh ayah mertuanya dengan hal yang sama
Suasana di kediaman orang tua Surya begitu ramai , semua sanak saudara berkumpul merayakan hari raya bersama ,
Pelangi duduk di teras rumah seraya menemani Rara dan Dimas , tak lama kemudian Mila datang menghampiri Pelangi lalu duduk disampingnya ,
" Pelangi " panggil Mila lembut ,
" Ibu " Pelangi menoleh ke arah suara ,
" Pelangi , ibu mau berterima kasih sama kamu " ujar Mila ,
" Berterima kasih untuk apa Bu ? " Pelangi mengerutkan dahinya ,
" Terima kasih kamu sudah mau merawat Surya , walaupun Surya telah banyak menyakiti kamu , tapi kamu tetap peduli dan melayaninya dengan baik " tutur Mila ,
" Bu , kenapa ibu harus berterima kasih , Pelangi kan istri nya kak Surya Bu , jadi sudah kewajiban Pelangi merawat kak Surya ,
" Ibu sangat bersyukur memiliki menantu kamu , sudah cantik , Soleha , baik hati pegawai negeri pula " Puji Mila ,
" Jangan terlalu memuji Bu , nanti Pelangi terbang tinggi , terus ngga balik lagi gimana ? " kekeh Pelangi , Mila pun ikut tertawa ,
" Surya memang bodoh , di rumah sudah ada peri baik hati masih saja cari perempuan ngga jelas di luaran " gerutu Mila ,
__ADS_1
" Bu , jangan terlalu berlebihan , mungkin kak Surya sedang khilaf , Pelangi juga bukan manusia sempurna , mungkin kak Surya melakukan itu karena ada perangai Pelangi yang terkesan tidak baik dimata kak Surya ,
" Buat ibu kamu yang terbaik dan akan tetap seperti itu " Mila merengkuh bahu Pelangi ,
" Ibu juga wanita terhebat sama seperti bunda " Pelangi mengembangkan senyum di bibirnya ,
" Semoga Tuhan membukakan hati Surya , menyadarkan kesalahannya dan mau memperbaiki rumah tangganya yang tengah diambang kehancuran " harap Mila ,
" Ibu masuk dulu ke dalam ya " Mila beranjak masuk ke dalam , yang di angguki oleh Pelangi ,
Hari merambah Senja , Surya , Pelangi dan ketiga anaknya sudah berada di rumah , tadi sore mereka memutuskan untuk ikut pulang bareng om Ale ,
Keesokan harinya , masih dalam suasana hari raya , Pelangi baru saja selesai melakukan aktifitas di dapur , sementara ketiga anaknya setelah shalat subuh tidur kembali dan Surya masih berada di dalam kamar ,
" Pelangi masuk ke dalam kamar buah hatinya , dilangkahkan kakinya menghampiri jendela kamar lalu menyibakkan tirai , bersamaan itu pula cahaya matahari masuk menembus kaca jendela , menerangi ruang kamar ,
" Kalian belum mau bangun , udah siang nih , ngga pada lapar apa ? " Pelangi membangunkan ketiga anaknya ,
" Ini jam berapa ma ? " Kinan mengkerjapkan matanya karena silau oleh pantulan sinar matahari yang menembus kaca jendela kamar ,
" Sudah jam 08.00 " ujar Pelangi seraya berlalu dari kamar buah hatinya ,
Kini Pelangi membawa langkahnya menuju kamar tamu dimana Surya tidur selama ini ,
Surya sontak menengok ke arah pintu ,
" Kak , apa mau aku lap sekarang atau nanti ? " tanya Pelangi seraya membuka tirai jendela kamar ,
" Tolong buatkan air hangat , aku ingin mandi " pinta Surya , Pelangi menganggukkan kepalanya dan berlalu dari kamar Surya ,
" Sepertinya Surya sedang melamun , dia pasti sedang memikirkan Perempuan itu " gumam Pelangi disela langkah kakinya ,
tiga puluh menit kemudian , Pelangi kembali memasuki kamar Surya ,
" Kak , air hangatnya sudah siap " Ujar Pelangi sambil meraih tongkat dan menyerahkannya pada Surya ,
Surya meraih tongkatnya ,Pelangi membantu Surya untuk berdiri , Surya melangkahkan kakinya perlahan , sementara Pelangi mengekor dibelakangnya ,
Di kamar mandi Pelangi telah menyiapkan sebuah bangku untuk tempat duduk Surya , dan meletakkan semua perlengkapan mandi di dekat nya agar Surya mudah meraihnya ,
" Kak mau aku bantu mandikan ? " Pelangi menawarkan bantuan ,
__ADS_1
" Ngga usah aku bisa sendiri " Surya menolak tawaran Pelangi , Pelangi mengangguk , menutup pintu kamar mandi kemudian berlalu dari sana ,
Hari merambah siang , jarum jam di dinding menunjuk ke angka 10.00 ,
" Assalamu'alaikum " terdengar suara beberapa orang mengucap salam ,
" Wa'alaikumsalam " Pelangi menyahuti seraya membuka pintu , nampak Rahayu datang bersama kakak , kakak ipar beserta keponakan nya "
" Ayo masuk " Pelangi mempersilahkan tamunya masuk ,
" Bun , Pelangi mohon maaf jika ada salah , maafkan Pelangi sudah banyak menyusahkan bunda " tutur Pelangi seraya mencium punggung tangan sang bundanya ,
Pelangi pun menyalami dan memohon maaf pada kakak juga kakak iparnya secara bergantian , terakhir ia menyalami semua keponakannya ,
" Surya mana ? " tanya Ismail ,
" Ada di kamar kak , sebentar Pelangi panggilkan " sahut Pelangi ,
Pelangi melangkah menuju kamar tamu ,
" Kak , di depan ada bunda , sama mba sama kakak " Pelangi memberitahukan kedatangan bunda dan saudarinya kepada Surya ,
" Iya " Surya bangkit dari tempat tidurnya , meraih tongkat lalu berjalan keluar dari kamar yang diikuti oleh Pelangi ,
Sementara Surya pergi ke ruang tamu , Pelangi pergi ke dapur membuat minuman untuk bunda juga saudari beserta para suami ,
Surya menyalami Rahayu , kedua kakak ipar beserta suami - suami nya ,
mereka pun berbincang - bincang ,
Rahayu bertanya bagaimana Surya bisa mengalami musibah seperti saat ini ,
Surya pun menceritakan kronologis kejadiannya , tentu saja hanya sebatas saat dirinya turun dari bis karyawan , dan menyembunyikan kebenarannya mengenai kebersamaannya dengan Asri sebelum peristiwa kecelakaan terjadi ,
Surya hanya berusaha mencari aman , karena pada dasarnya dia tidak mau terlihat buruk didepan saudara istrinya , apalagi sampai menjadi cemoohan keluarga besar Sang istri ,
Namun Surya salah , Pelangi memang wanita yang berhati baik , tapi ia tidak akan bisa berbohong pada bunda juga ibu mertuanya ,
Surya tidak mau harga dirinya jatuh dimata orang lain tapi dia tidak menyadari jika perbuatannya telah membuat istri dan anaknya tak lagi memiliki rasa segan dan hormat pada nya ,
Anak - anak Pelangi masih bersikap baik pada Surya karena mematuhi permintaan Pelangi , padahal dalam hati rasa anti Pati telah tertanam dalam hati ketiga Kinan , Rara dan Dimas ,
__ADS_1
Kini semua kembali kepada Surya , apakah dia mampu membalikkan keadaan seperti semula atau sebaliknya ,