Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 30


__ADS_3

Disuatu pagi , Seorang Pria tengah duduk diatas sadel roda duanya , ia tengah menunggu seseorang keluar dari kediamannya ,


Tak lama berselang Pelangi keluar dari pintu pagar rumah sang kakak , si Pria sontak menatap Pelangi yang tengah berjalan mendekat kearahnya ,


Riasan wajah dan penampilan Pelangi membuat si pria terpesona , ditatapnya Pelangi dari kepala hingga kaki tak ada sedikit pun cela dari dirinya , busana yang dikenakan Pelangi begitu kontras menambah kulit putih nan mulusnya semakin terpancar ,


" Aku harus garcep kalo nggak mau ada pria lain yang mendahului ! " batin Pria itu ,


" Pagi bu guru,,,,,! " sapa Pria itu terdengar sopan dan ramah ,


" kak Rey,,,,,! " sontak langkah Pelangi terhenti ,


Kak Rey,,,,,lagi nunggu kak Sabil ya,,,,! " tanya Pelangi sambil menolehkan wajahnya ke kediaman Mentari sang kakak ,


" Jawab dulu sapa saya bu guru,,,,! " celoteh Reyhan ,


" Pagi,,,,kak,,,,,! " Pelangi mengulas senyum ,


" Pagi ini saya lagi nunggu bu guru cantik koq ! " tutur Reyhan ,


" Jangan becanda kak,,,,,! " seru Pelangi ,


" Serius,,,,,ayo naik,,,,! " ajak Reyhan ,


Pelangi termangu untuk sesaat , ada ragu menyelimuti hatinya ,


" Lahh,,,,, malah bengong , ayo saya anter kamu dek,,,,! " ujar Reyhan


" Nggak usah kak ! , nanti kakak telat kalo harus anter Pelangi dulu ! " tutur Pelangi ,


" Udah,,,,,ayo,,,,! " ajak Reyhan lagi ,


Pelangi pun menuruti permintaan Reyhan , ia memijakkan kakinya dipedal , mengangkat tubuhnya keatas sadel dengan menjadikan bahu Reyhan sebagai penopang ,


" Udah siap,,,,! " Reyhan menatap pelangi dari spion , yang diangguki oleh Pelangi ,


Pegangan dek , biar nggak jatoh ! " titah Reyhan ,


Dengan ragu Pelangi melingkarkan tangannya dipinggang Reyhan , Reyhan pun melajukan kendaraannya ,


Rona bahagia terpancar dari wajah Reyhan yang tertutup helm fullfacenya , sesekali Reyhan mencuri pandang kearah Pelangi yang duduk anggun dibelakangnya melalui kaca spion ,


Ada rasa bangga dalam hati Reyhan bisa mengantar gadis pujaan hatinya yang tak lama lagi akan menjadi seorang pendidik yang sesungguhnya ,


" Saya akan sabar nunggu kamu dek,,,,! " batin Reyhan ,


Satu Jam berlalu , keduanya telah sampai di depan sekolah tempat Pelangi mengajar ,


" Jadi ini sekolah tempat kamu ngajar dek,,,,? " tanya Reyhan ,


" Iya kak,,,,! " sahut Pelangi ,

__ADS_1


Makasih ya kak,,,,udah nganter Pelangi ! " ucap Pelangi ,


" Sama-sama dek , kapan-kapan kalo sempet pulang ngajar saya jemput ya dek,,,,,! " ujar Reyhan yang diangguki oleh Pelangi ,


" Saya dines dulu ya dek,,,,,! " pamit Reyhan ,


" Iya , hati-hati kak,,,,,! " seru Pelangi , yang diangguki oleh Reyhan ,


Pelangi tidak menyadari jika guru-guru seniornya tengah memperhatikan kedatangan dirinya yang diantar oleh pria berseragam loreng , tiba di ruang guru


" Assalamu'alaikum,,,,,! " Pelangi memasuki ambang pintu seraya berucap salam ,


" Wa'alaikumsalam,,,,,! " balas para guru bersamaan


" Mbak Pelangi , barusan di anter calon suaminya ya,,,,,! " tegur salah seorang guru senior ,


" Bukan bu,,,,itu sahabat kakak saya " Pelangi berusaha jujur ,


" Tapi cocok lho mbak , kayaknya si mas nya juga suka sama mbak Pelangi , mudah-mudahan berjodoh ya mbak,,,,! " tutur salah satu guru seniornya ,


" Doakan yang terbaik ya bu,,,,! " pinta Pelangi ,


" Pasti,,,,,! , insyaallah,,,,,! " ujar para guru bersahutan ,


Sejujurnya Pelangi pun menyukai Reyhan , Reyhan selain mapan , baik , perhatian , dopan juga penyayang , meski pun Reyhan sudah berkali-kali menunjukkan perasaannya pada Pelangi , namun Pelangi tidak mau berharap lebih sebelum Reyhan benar-benar mengungkapkan perasaannya pada Pelangi ,


" Aku serahkan semuanya pada yang maha mencipta , apa pun yang Tuhan tetapkan atas diriku adalah yang terbaik untukku Aamiin,,,,,! " doa Pelangi dalam hati ,


Tak lama berselang bel masuk berdering , Pelangi bangkit dari duduknya berjalan menuju ruang kelas ,


Reyhan tiba dikesatuannya setelah memarkirkan kendaraannya Reyhan memasuki ruangan ,


" Pagi,,,,! " sapa Reyhan pada rekan-rekannya seraya mengangkat jemari tangan menaruhnya diatas pelipis sebagai penghormatan ,


" Pagi,,,,! " balas rekan-rekannya bersamaan ,


" Reyhan duduk di mejanya dengan wajah sumringahnya ,


" wahh,,,,,hari ini kamu ceria dan penuh semangat , nada-nadanya ada kabar baik nih,,,,! " tutur salah satu rekan kerjanya ,


" Iyalah,,,,,dia baru dapet vitamin c , sampe salah gonceng yang harusnya goncengi aku malah goncengi adek iparku ! " rutuk Sabil , Reyhan yang mendengar ocehan sahabatnya itu hanya mesem-mesem ,


" wealah,,,,,,pantesaan wajahmu berbinar wong baru dapet asupan vitamin cenyum , capa dari cayangnya toh,,,,! " goda Indra salah satu rekan Reyhan , sementara rekan yang lain turut mentertawakan ,


" Cie,,,,,yang lagi jatuh cinta hati-hati nanti patah hati,,,,! " racau Dafa ,


" Mbok ya di doain toh,,,,,moga berjodoh dan langgeng gitu,,,,,! " gerutu Reyhan ,


" Aamiin,,,,,,! , aamiin,,,,,! " ucap Rekan Reyhan bersahutan ,


Suara sirine menggema diseputaran kesatuan pertanda apel pagi akan dimulai , Reyhan dan rekan-rekannya bergegas menuju lapangan dan merapihkan diri dalam barisan ,

__ADS_1


Di sekolah tempat Pelangi mengajar ,


" Selamat pagi bu guru,,,,,! " sapa salam dari murid-murid ,


" Selamat pagi murid kesayangan ibu,,,,,! " balas Pelangi ramah ,


anak-anak PR nya tolong dikumpulkan didepan ya,,,," titah Pelangi pada anak didiknya ,


" Baik bu guru,,,,,! " sahut murid-murid , satu-persatu para murid maju ke depan mengumpulkan tugas PR nya ,


" Sudah semuanya,,,,,? " tanya Pelangi ,


" Sudah bu guru,,,,,! " sahut murid-murid serempak ,


" Anak-anak hari ini kita akan belajar berhitung ya,,,,kita mulai dari penjumlahan " tutur Pelangi ,


Pelangi pun menuliskan beberapa soal penjumlahan di papan tulis , kita hitung soal pertama ya,,,,


3 + 2 \= ,,,,,


" Kalian bisa menghitung menggunakan jari-jari tangan kalian atau alat tulis kalian ,


contoh,,,, ! , ibu guru punya tiga buah pinsil , satu,,,, dua ,,,, tiga,,, ! , Pelangi menunjukkan tiga buah pinsil pada muridnya ,


di tambah dua buah pulpen , satu,,,, dua,,,, " Pelangi menunjukkan dua buah pulpen pada muridnya , sekarang kita hitung sama-sama tiga di tambah dua sama dengan satu,,,,dua,,,,tiga,,,,,empat,,,,lima,,,! , jadi,,,,tiga ditambah dua sama dengan li,,,," Pelangi menjeda ucapannya ,


" Lima,,,,,! " jawab murid-murid bersamaan ,


" Pinter,,,,,! " puji Pelangi pada murid-muridnya ,


" Kalian sudah mengerti yang ibu jelaskan ? " tanya Pelangi pada anak didiknya ,


" Satu kali lagi bu,,,,,! " pinta anak didiknya ,


" Baik,,,,! " sahut Pelangi , ia mengambil beberapa buah permen dari dalam tasnya ,


perhatikan baik-baik ya,,,,! " ujar Pelangi ,


ibu mempunyai dua buah permen ditambah satu permen jadi berapa , coba kita hitung sama-sama ,


Satu,,,,dua,,,,ti,,,,," Prlangi kembali menjeda hitungannya ,


" Tiga,,,,,! " sahut murid-murid lagi ,


" Pintar,,,,,sudah mengerti,,,,,! " seru Pelangi ,


" sudah bu guru,,,,,! "


" Ya sudah kerjakan soal lainnya ya,,,,menghitungnya pelan-pelan tidak usah terburu-buru ! " titah Pelangi ,


" Baik bu,,,,,! " seru murid-murid ,

__ADS_1


Pelangi pun berjalan berkeliling mengitari tempat duduk murid-muridnya , mengamati murid-muridnya yang sedang mengerjakan soal , ia akan menghampiri saat ada anak didiknya yang masih kebingungan dan kembali mengajarkan muridnya sampai muridnya benar-benar mengerti ,


Pelangi kembali ke mejanya , ia mulai memeriksa semua PR murid-muridnya ,


__ADS_2