
Disuatu pagi , Seorang Pria tengah duduk diatas sadel roda duanya , ia tengah menunggu seseorang keluar dari kediamannya ,
Tak lama berselang Pelangi keluar dari pintu pagar rumah sang kakak , si Pria sontak menatap Pelangi yang tengah berjalan mendekat kearahnya ,
Riasan wajah dan penampilan Pelangi membuat si pria terpesona , ditatapnya Pelangi dari kepala hingga kaki tak ada sedikit pun cela dari dirinya , busana yang dikenakan Pelangi begitu kontras menambah kulit putih nan mulusnya semakin terpancar ,
" Aku harus garcep kalo nggak mau ada pria lain yang mendahului ! " batin Pria itu ,
" Pagi bu guru,,,,,! " sapa Pria itu terdengar sopan dan ramah ,
" kak Rey,,,,,! " sontak langkah Pelangi terhenti ,
Kak Rey,,,,,lagi nunggu kak Sabil ya,,,,! " tanya Pelangi sambil menolehkan wajahnya ke kediaman Mentari sang kakak ,
" Jawab dulu sapa saya bu guru,,,,! " celoteh Reyhan ,
" Pagi,,,,kak,,,,,! " Pelangi mengulas senyum ,
" Pagi ini saya lagi nunggu bu guru cantik koq ! " tutur Reyhan ,
" Jangan becanda kak,,,,,! " seru Pelangi ,
" Serius,,,,,ayo naik,,,,! " ajak Reyhan ,
Pelangi termangu untuk sesaat , ada ragu menyelimuti hatinya ,
" Lahh,,,,, malah bengong , ayo saya anter kamu dek,,,,! " ujar Reyhan
" Nggak usah kak ! , nanti kakak telat kalo harus anter Pelangi dulu ! " tutur Pelangi ,
" Udah,,,,,ayo,,,,! " ajak Reyhan lagi ,
Pelangi pun menuruti permintaan Reyhan , ia memijakkan kakinya dipedal , mengangkat tubuhnya keatas sadel dengan menjadikan bahu Reyhan sebagai penopang ,
" Udah siap,,,,! " Reyhan menatap pelangi dari spion , yang diangguki oleh Pelangi ,
Pegangan dek , biar nggak jatoh ! " titah Reyhan ,
Dengan ragu Pelangi melingkarkan tangannya dipinggang Reyhan , Reyhan pun melajukan kendaraannya ,
Rona bahagia terpancar dari wajah Reyhan yang tertutup helm fullfacenya , sesekali Reyhan mencuri pandang kearah Pelangi yang duduk anggun dibelakangnya melalui kaca spion ,
Ada rasa bangga dalam hati Reyhan bisa mengantar gadis pujaan hatinya yang tak lama lagi akan menjadi seorang pendidik yang sesungguhnya ,
" Saya akan sabar nunggu kamu dek,,,,! " batin Reyhan ,
Satu Jam berlalu , keduanya telah sampai di depan sekolah tempat Pelangi mengajar ,
" Jadi ini sekolah tempat kamu ngajar dek,,,,? " tanya Reyhan ,
" Iya kak,,,,! " sahut Pelangi ,
__ADS_1
Makasih ya kak,,,,udah nganter Pelangi ! " ucap Pelangi ,
" Sama-sama dek , kapan-kapan kalo sempet pulang ngajar saya jemput ya dek,,,,,! " ujar Reyhan yang diangguki oleh Pelangi ,
" Saya dines dulu ya dek,,,,,! " pamit Reyhan ,
" Iya , hati-hati kak,,,,,! " seru Pelangi , yang diangguki oleh Reyhan ,
Pelangi tidak menyadari jika guru-guru seniornya tengah memperhatikan kedatangan dirinya yang diantar oleh pria berseragam loreng , tiba di ruang guru
" Assalamu'alaikum,,,,,! " Pelangi memasuki ambang pintu seraya berucap salam ,
" Wa'alaikumsalam,,,,,! " balas para guru bersamaan
" Mbak Pelangi , barusan di anter calon suaminya ya,,,,,! " tegur salah seorang guru senior ,
" Bukan bu,,,,itu sahabat kakak saya " Pelangi berusaha jujur ,
" Tapi cocok lho mbak , kayaknya si mas nya juga suka sama mbak Pelangi , mudah-mudahan berjodoh ya mbak,,,,! " tutur salah satu guru seniornya ,
" Doakan yang terbaik ya bu,,,,! " pinta Pelangi ,
" Pasti,,,,,! , insyaallah,,,,,! " ujar para guru bersahutan ,
Sejujurnya Pelangi pun menyukai Reyhan , Reyhan selain mapan , baik , perhatian , dopan juga penyayang , meski pun Reyhan sudah berkali-kali menunjukkan perasaannya pada Pelangi , namun Pelangi tidak mau berharap lebih sebelum Reyhan benar-benar mengungkapkan perasaannya pada Pelangi ,
" Aku serahkan semuanya pada yang maha mencipta , apa pun yang Tuhan tetapkan atas diriku adalah yang terbaik untukku Aamiin,,,,,! " doa Pelangi dalam hati ,
Tak lama berselang bel masuk berdering , Pelangi bangkit dari duduknya berjalan menuju ruang kelas ,
Reyhan tiba dikesatuannya setelah memarkirkan kendaraannya Reyhan memasuki ruangan ,
" Pagi,,,,! " sapa Reyhan pada rekan-rekannya seraya mengangkat jemari tangan menaruhnya diatas pelipis sebagai penghormatan ,
" Pagi,,,,! " balas rekan-rekannya bersamaan ,
" Reyhan duduk di mejanya dengan wajah sumringahnya ,
" wahh,,,,,hari ini kamu ceria dan penuh semangat , nada-nadanya ada kabar baik nih,,,,! " tutur salah satu rekan kerjanya ,
" Iyalah,,,,,dia baru dapet vitamin c , sampe salah gonceng yang harusnya goncengi aku malah goncengi adek iparku ! " rutuk Sabil , Reyhan yang mendengar ocehan sahabatnya itu hanya mesem-mesem ,
" wealah,,,,,,pantesaan wajahmu berbinar wong baru dapet asupan vitamin cenyum , capa dari cayangnya toh,,,,! " goda Indra salah satu rekan Reyhan , sementara rekan yang lain turut mentertawakan ,
" Cie,,,,,yang lagi jatuh cinta hati-hati nanti patah hati,,,,! " racau Dafa ,
" Mbok ya di doain toh,,,,,moga berjodoh dan langgeng gitu,,,,,! " gerutu Reyhan ,
" Aamiin,,,,,,! , aamiin,,,,,! " ucap Rekan Reyhan bersahutan ,
Suara sirine menggema diseputaran kesatuan pertanda apel pagi akan dimulai , Reyhan dan rekan-rekannya bergegas menuju lapangan dan merapihkan diri dalam barisan ,
__ADS_1
Di sekolah tempat Pelangi mengajar ,
" Selamat pagi bu guru,,,,,! " sapa salam dari murid-murid ,
" Selamat pagi murid kesayangan ibu,,,,,! " balas Pelangi ramah ,
anak-anak PR nya tolong dikumpulkan didepan ya,,,," titah Pelangi pada anak didiknya ,
" Baik bu guru,,,,,! " sahut murid-murid , satu-persatu para murid maju ke depan mengumpulkan tugas PR nya ,
" Sudah semuanya,,,,,? " tanya Pelangi ,
" Sudah bu guru,,,,,! " sahut murid-murid serempak ,
" Anak-anak hari ini kita akan belajar berhitung ya,,,,kita mulai dari penjumlahan " tutur Pelangi ,
Pelangi pun menuliskan beberapa soal penjumlahan di papan tulis , kita hitung soal pertama ya,,,,
3 + 2 \= ,,,,,
" Kalian bisa menghitung menggunakan jari-jari tangan kalian atau alat tulis kalian ,
contoh,,,, ! , ibu guru punya tiga buah pinsil , satu,,,, dua ,,,, tiga,,, ! , Pelangi menunjukkan tiga buah pinsil pada muridnya ,
di tambah dua buah pulpen , satu,,,, dua,,,, " Pelangi menunjukkan dua buah pulpen pada muridnya , sekarang kita hitung sama-sama tiga di tambah dua sama dengan satu,,,,dua,,,,tiga,,,,,empat,,,,lima,,,! , jadi,,,,tiga ditambah dua sama dengan li,,,," Pelangi menjeda ucapannya ,
" Lima,,,,,! " jawab murid-murid bersamaan ,
" Pinter,,,,,! " puji Pelangi pada murid-muridnya ,
" Kalian sudah mengerti yang ibu jelaskan ? " tanya Pelangi pada anak didiknya ,
" Satu kali lagi bu,,,,,! " pinta anak didiknya ,
" Baik,,,,! " sahut Pelangi , ia mengambil beberapa buah permen dari dalam tasnya ,
perhatikan baik-baik ya,,,,! " ujar Pelangi ,
ibu mempunyai dua buah permen ditambah satu permen jadi berapa , coba kita hitung sama-sama ,
Satu,,,,dua,,,,ti,,,,," Prlangi kembali menjeda hitungannya ,
" Tiga,,,,,! " sahut murid-murid lagi ,
" Pintar,,,,,sudah mengerti,,,,,! " seru Pelangi ,
" sudah bu guru,,,,,! "
" Ya sudah kerjakan soal lainnya ya,,,,menghitungnya pelan-pelan tidak usah terburu-buru ! " titah Pelangi ,
" Baik bu,,,,,! " seru murid-murid ,
__ADS_1
Pelangi pun berjalan berkeliling mengitari tempat duduk murid-muridnya , mengamati murid-muridnya yang sedang mengerjakan soal , ia akan menghampiri saat ada anak didiknya yang masih kebingungan dan kembali mengajarkan muridnya sampai muridnya benar-benar mengerti ,
Pelangi kembali ke mejanya , ia mulai memeriksa semua PR murid-muridnya ,