
Kegiatan belajar mengajar telah berlangsung selama dua pekan , selepas jam istirahat kepala sekolah mengumpulkan para guru di ruang rapat ,
" Bapak,,,,ibu,,,,sengaja saya mengumpulkan bapak ibu sekalian karena ada hal penting yang harus saya sampaikan ,
" Bapak,,,ibu,,,,,lusa sekolah kita akan mendapat kunjungan dari bapak lurah setempat , dalam rangka peninjauan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar- mengajar ,
Beliau akan memantau apa saja sarana dan prasarana yang belum terpenuhi di sekolah kita , kita siapkan anak - anak untuk menyambut beliau , dengan seni tradisional angklung , sebagian guru menyambut kedatangan pak lurah sebagian menyiapkan kuliner " ujar ibu kepala ,
ibu kepala pun mulai membagi tugas , siapa saja guru yang akan membimbing murid - murid , siapa saja guru yang menyiapkan kuliner , siapa saja guru yang menyambut pak lurah ,
Dan pada kesempatan kali ini Pelangi mendapat tugas mendampingi ibu kepala menyambut pak lurah ,
Setelah pembahasan selesai ,
ibu kepala mengakhiri rapatnya , semua guru pun kembali ke kelas masing - masing , kecuali Pelangi karena siswanya telah di pulangkan sebelum rapat di mulai ,
Siang hari selesai jam sekolah , sebagian siswa anak dari kelas empat , lima dan enam tetap berada di sekolah untuk berlatih seni angklung yang akan di kolaborasi dengan alat musik modern yaitu pianika ,
Pukul tiga sore Pelangi beserta rekan guru lainnya baru meninggalkan area sekolah ,
Sebelum pulang ke rumah Pelangi menyempatkan diri mampir ke sebuah warung makan untuk membeli lauk makan , ia tidak mau menggantungkan perutnya pada keluarga Surya ,
Tiba di kediaman Surya , Pelangi langsung melipir menuju kamarnya , ia enggan melewati pintu depan , ia merasa jengah mendapat tatapan sinis dari kedua adik iparnya ,
Setibanya di dalam kamar , Pelangi menaruh semua barang bawaannya di meja dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri ,
usai menunaikan shalat ashar , Pelangi duduk di bibir ranjang dengan melepaskan pandangannya ke luar jendela , mengamati para pekerja yang tengah sibuk menurunkan karung - karung berisi beras dari bak truk ,
Pelangi tidak mengetahui jika diantara para pekerja itu ada Surya suaminya yang turut membantu ,
Menjelang senja , Surya masuk ke dalam kamar dengan tubuh yang segar sehabis mandi , dan menenteng pakaian kotor di tangannya ,
" Kapan kamu pulang ? " tanya Pelangi saat menyadari kedatangan Surya ,
" Aku sudah pulang sejak tadi , aku mengawasi pekerja sambil bantu - bantu sedikit " ujar Surya , Pelangi mengangguk mengerti ,
Sudah masuk waktu magrib , azan pun sayup terdengar berkumandang , Pelangi bersiap untuk menunaikan shalat ,
Usai shalat Pelangi duduk bersimpuh di atas sajadah ,
" Ya Rabb,,,,ampuni aku yang belum menjadi istri yang baik , ampuni aku yang belum bisa memenuhi kewajiban ku sebagai seorang istri , semua ini tidak mudah bagiku ,
__ADS_1
Bantu aku untuk bisa melupakan kak Rey , agar aku bisa membuka hati untuk pria yang telah menjadi suamiku dan memenuhi kewajiban ku dengan sepenuh hati , aamiin,,,,, ! " doa nya dalam hati ,
Usai merapihkan mukena dan sajadahnya , Pelangi menyiapkan makan malam , melihat Pelangi yang tengah sibuk menyiapkan makan Surya pun menghampiri Pelangi ,
" kamu masak apa ? " tanya Surya ,
" Aku nggak masak , karena hari ini aku pulang sore , jadi aku beli sayuran Mateng sepulang sekolah tadi " ujar Pelangi ,
kedua nya pun santap malam bersama dalam diam ,
@@@@@
Minggu pagi , Pelangi pergi mengunjungi sang bunda , setelah lebih dulu berpamitan pada ibu mertuanya ,
Setiba di kediaman Mentari semua anggota keluarga nampak tengah berkumpul di teras , Pelangi membuka pintu pagar sambil berucap salam ,
" Assalamu'alaikum,,,,! " sapa Pelangi , " Wa 'alaikumsalam ,,,, ! " balas bunda , kakak - kakak juga keponakan nya ,
" Sehat Bun,,,,? " Pelangi menyalami sang bunda ,
" Alhamdulillah ,,,,,! " sahut bunda ,
ia juga menyalami kakak - kakaknya sambil menanyakan kabar mereka juga ,
" Makasih Tante ! " mereka menyahuti seraya mencium punggung tangan Pelangi bergantian ,
" Kamu datang sendiri Pelangi ? " tanya Joe , seraya menyambut tangan Pelangi ,
" Iya mas. ! " sahut Pelangi ,
" Kemana dia ! " selidik Joe ,
" Dia sedang mengawasi pekerja bongkar muatan mas " ujar Pelangi ,
" Hemm,,,,! " gumam Joe ,
Mereka pun terlibat perbincangan sambil mengawasi anak - anak bermain ,
" Hei,,,,,kalian punya tugas sekolah yang rumit nggak ? , kalian tanya mumpung ada Tante kalian di sini ! " Joe berusaha mengingatkan anak - anaknya ,
" Ngga ada pak,,,,,! , nggak pa'de ! , nggak pa'le ! " balas ke tiganya ,
__ADS_1
" Ya sudah kalo nggak ada ! " ujar Joe ,
" Kak,,,,,gimana kabarnya kak Rey ? " tanya Pelangi pada Senja ,
" Reyhan udah nggak disini lagi Pelangi ! " ujar Senja ,
" Nggak disini lagi gimana maksud kakak ? " Pelangi heran ,
" Reyhan mengajukan pindah dinas ke luar Jawa Pelangi ! " tutur Senja ,
" Sejak kapan kak ? " tanya Pelangi lagi ,
" Satu Minggu selepas hari raya , dia bilang kalo dia nggak bisa melupakan kamu , itu sebabnya dia memutuskan untuk meninggalkan kota ini ,
" Jadi selama aku tidak datang kesini ternyata kak Reyhan tengah mengurus kepindahan nya ,
dan ia pergi tanpa memberiku kabar ,
Maafkan Pelangi kak Rey , Pelangi sudah menghancurkan semua mimpi dan harapan kak Rey , Pelangi sudah sangat membuat kak Rey terluka , maafkan Pelangi kak,,,,! " batin Pelangi ,
" Tes,,,,,! ". air mata bergulir dari kedua kelopak mata Pelangi , berita kepindahan Reyhan keluar Jawa membuat hati Pelangi tercabik , Reyhan pergi karena dirinya , ia pergi meninggalkan orang - orang yang menyayangi nya karena cintanya yang berakhir luka ,
Pelangi tak menduga jika Keputusan nya menikah dengan Surya meninggalkan luka yang mendalam bagi Reyhan ,
@@@@@
Satu bulan berlalu , Pelangi belajar melupakan Reyhan , inilah konsekuensi yang harus di terimanya , Reyhan telah menjauh darinya , kini Pelangi mulai belajar membuka hati untuk Surya , yang telah sah menjadi suaminya ,
Semenjak Pelangi tinggal di kediaman Surya ada banyak hal yang terjadi dalam keseharian Pelangi ,
Begitu banyak drama yang di buat oleh kedua adik perempuan Surya , berbagai cara mereka lakukan untuk membuat Pelangi tak betah di sana ,
begitu banyak kekerasan verbal yang terlontar dari mulut keduanya yang di tujukan pada Pelangi baik secara langsung mau pun berupa sindiran ,
Namun Pelangi selalu berusaha menyikapi sikap keduanya dengan tenang , ia tidak mau ambil pusing , yang terpenting saat ini baginya hanyalah karir dan hidupnya ,
Sementara di tempat lain , kebahagiaan tengah menghampiri ketiga kakak Pelangi juga adik bungsunya
Jingga , Mentari dan Senja tengah mengandung anak kedua mereka , dan bisa di bayangkan bagaimana repot nya Jingga mengurus anak pertamanya dan pekerjaan rumah tangga nya dalam kondisi berbadan dua ,
Sementara Mentari harus mengurus ke empat anak dari pernikahan suaminya yang pertama ditambah satu anak hasil pernikahan nya dengan Joe dan merawat kandungan anak kedua nya ,
__ADS_1
Sementara Senja harus harus mengurus putra pertamanya yang baru berusia satu tahun dan kini tengah mengandung anak kedua ,
Sementara Bayu adik bungsu Pelangi tengah mempersiapkan pernikahannya yang tinggal menghitung hari ,