
" Waktu itu dia sangat terpuruk , satu - satu nya orang yang bisa menguatkan dan membuatnya tersenyum berada jauh darinya , satu - satunya orang yang diharapkan ada disaat Pelangi membutuhkannya tengah bertugas di negeri orang ,
" Kami tidak bisa berbuat banyak , karena kami semua terlambat mengetahui kebenarannya , dan kami tidak bisa membiarkan Pelangi terus di perlakukan tidak baik oleh Jingga , maafkan kami Rey ! " ucap Sabil ,
" Saya bisa mengerti , jika saya berada di posisi kalian mungkin saya juga akan melakukan hal yang sama ! " Reyhan mencoba memahami segalanya ,
" Dan di saat itu Surya kembali hadir , dia yang menggantikan posisi kamu , menghibur dan menguatkan Pelangi , bahkan mas Joe memerintahkan Surya untuk membantu pekerjaan Pelangi ,
Mungkin saat itu Pelangi sudah putus asa karena itulah dia mengambil keputusan untuk menikah dengan Surya , karena hanya Surya teman pria yang dia miliki setelah kamu ,
Dan di hari pernikahannya pun tak ada kebahagiaan yang terpancar di wajahnya , semua senyum nya di paksakan , karena kebahagiaannya hanya bersama pria yang di cintai nya yaitu kamu Rey " ungkap Senja panjang lebar ,
Tanpa sadar Reyhan menitikkan air mata setelah mendengar penjelasan dari Sabil dan Senja , ternyata Pelangi telah mengalami begitu banyak kesedihan , dan sebagai kekasihnya Reyhan tidak mampu menghapus air mata Pelangi dan menyembuhkan lukanya ,
" Mbak , saya ingin bertemu Pelangi untuk yang terakhir kalinya , saya akan mencoba mengikhlaskan Pelangi , mungkin ini sudah takdir jika saya dan Pelangi tidak berjodoh ! " tutur Reyhan ,
" Dia pasti akan datang di hari raya besok , bila dia sudah datang aku akan kabari kamu Rey ! " ujar Sabil ,
" Baik lah mbak , Sabil , saya permisi pulang dulu , tolong kabari saya kalo Pelangi sudah datang ! " pamit Reyhan pada Sabil juga Pelangi ,
" Pasti Rey,,,,! " " Kamu yang sabar Rey,,,,,! ". ujar Senja juga Sabil ,
Dengan Perasaan yang tak menentu Reyhan meninggalkan kediaman Sabil , langkahnya goyah , semua impiannya untuk menikahi gadis pujaan hati nya kandas , cinta nya utus di tengah jalan , layu sebelum berkembang ,
Flash back off ,
Di kediaman Joe ,
semua kerabat telah berdatangan , mereka tengah berbincang sambil menikmati makanan khas hari raya yang telah tersaji di meja , mereka pun mempertanyakan keberadaan Pelangi ,
" Pelangi belum datang dia masih di rumah mertuanya " ujar Joe ,
Semenjak menikah Pelangi belum pernah lagi menemui bunda juga kakak - kakak nya ,
Rahayu pun selalu kepikiran dengan putri nya itu , memikirkan bagaimana keadaan Pelangi di sana ,
Namun sebagai seorang ibu Rahayu hanya bisa mendoakan dan berharap putri nya di sana dalam keadaan baik - baik saja , dan di kelilingi oleh orang - orang yang menyayangi nya ,
__ADS_1
Di tempat lain ,
Walau dalam suasana hati dan pikiran yang berkecamuk , sebagai anak sulung di keluarga nya , Reyhan juga kedua adik nya melakukan ritual hari raya , sepulang dari shalat Ied ketiga nya melakukan prosesi sungkeman yang di awali oleh Reyhan
Saat bersimpuh di pangkuan ibunda nya , ia tak kuasa menahan kesedihannya , namun ia berusaha menahan nya sekuat tenaga agar air mata nya tidak luruh ,
" Aku seorang prajurit , aku harus tegar dan kuat ! " batin Reyhan ,
Selesai sungkeman , Reyhan pamit untuk ke kamar nya , di dalam kamar Reyhan duduk bersandar di kepala ranjangnya , ia termenung , tatapannya kosong ,
" Dek,,,,,apa saya sanggup menemui kamu dengan status mu yang telah menjadi milik orang lain ? , apa saya sanggup merelakan dan melupakan kamu ? , apa saya sanggup melewati hari tanpa kamu ? " batin Reyhan ,
Di kediaman Surya ,
Sore hari nya semua kerabat Surya telah pulang , Pelangi pun membantu beres - beres hingga rumah kembali rapih ,
Setelah tidak ada lagi yang di kerjakan Pelangi pun berpamitan pada kedua mertua nya untuk pulang menemui bunda nya ,
" Pak , Bu , Pelangi permisi mau menemui bunda " Pamit Pelangi ,
" Iya , sampaikan salam ibu buat bunda juga saudara - saudara mu ! " ujar ibunda Surya ,
Setelah menyalami kedua nya , Pelangi juga Surya meninggalkan kediaman Surya ,
Meski pun sudah dua Minggu mereka menikah , kecanggungan masih jelas terlihat diantara keduanya ,
Tiba di kediaman Joe , rumah nampak masih ramai di penuhi oleh para kerabat , Pelangi melewati pintu samping , sesampai nya di dapur ,,,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " Pelangi dan Surya berucap salam bersamaan ,
" Wa 'alaikumsalam,,,,,! " jawab Rahayu seraya menoleh ke arah suara ,
" Pelangi,,,,,! " seru Rahayu , kedua matanya berkaca melihat kedatangan putrinya itu ,
Pelangi menghampiri bunda nya yang tengah duduk , bersimpuh di pangkuan sang bunda , a
" Bun , Pelangi mohon maaf lahir batin ! " lirih Pelangi , air mata pun luruh kala Rahayu membawa Pelangi ke dalam pelukannya ,
__ADS_1
" Sama - sama sayang,,,,tolong maafkan bunda juga ! " tutur Rahayu penuh kelembutan ,
Pelangi mengurai pelukannya , menyeka air matanya , ia ingat jika Surya tengah mengantri menunggu giliran untuk sungkem pada bunda nya ,
Pelangi pun menggeser posisinya memberikan tempat kepada Surya ,
" Bun,,,,mohon maaf lahir batin ! " ucap Surya sambil menyalami Rahayu ,
" Sama - sama nak , bunda juga mohon maaf " sahut Rahayu ,
" Surya permisi ke depan dulu Bun , mau menemui yang lain " pamit Surya yang diangguki oleh Rahayu ,
" Pelangi , kamu baik - baik saja nak ? , kamu betah tinggal di rumah mertua mu ? , mereka semua memperlakukan kamu dengan baik kan ? " Rahayu memberondong Pelangi dengan pertanyaan ,
" Pelangi baik - baik aja Bun , untuk saat ini Pelangi masih berusaha menikmati dan menyesuaikan diri , kalo Pelangi masih belum di terima sepenuhnya oleh keluarga Surya itu wajar Bun , mereka kan belum mengenal Pelangi dengan baik " ungkap Pelangi , sedikit berbohong ,
Pelangi berusaha menutupi perlakuan kedua saudari Surya yang tidak menyenangkan pada bunda nya , selama ia masih bisa mengatasi dan selama masih ada orang yang baik di rumah itu Pelangi akan bertahan ,
" Nah ,,,,,! , ini pengantin anyar baru muncul ! " ujar Joe ,
Surya menghampiri Joe dan seluruh kerabat Pelangi , menyalami nya bergantian ,
" Pelangi mana Sur ? " tanya Joe ,
" Ada di belakang lagi sama bunda Om ! " sahut Surya ,
" Kamu udah jadi adik ipar ku Sur , masih aja panggil aku dengan sebutan Om ! " tegur Joe , Surya hanya tersenyum menanggapi ocehan Joe ,
Tak lama kemudian , Pelangi muncul di ruang tengah ,
" Wah,,,,,dua Minggu nggak ketemu tambah gemuk aja adik ku ini ! " goda Joe ,
Pelangi mengulas senyum seraya menghampiri dan menyalami semua kakak dan kakak iparnya serta kerabat lain yang ada di sana dengan takzim ,
Ungkapan permohonan maaf tak henti terucap dari bibir Pelangi ,
" Sehat kamu Pelangi ? , " Gimana kabar nya pengantin baru ! " tanya Mentari dan Senja bersamaan ,
__ADS_1
" Alhamdulilah baik mbak,,,,! " Pelangi menyahuti ,
Setelah menyalami semua orang , Pelangi duduk di samping sang bunda ia bertanya kemana kakaknya Jingga juga Ismail jika mereka tidak ada disini ,