
Jam di meja belajar Pelangi menunjukkan pukul 04.00 pagi , namun Pelangi belum juga terbangun dari lelapnya , tak lama kemudian Jingga masuk kedalam kamar Pelangi , saat didapatinya Pelangi yang masih terlelap , Jingga menarik selimut yang membalut tubuh Pelangi , Pelangi menggeliat dan kembali terlelap , mendapati Pelangi yang tak juga bangun Jingga meraih sapu lidi dan memukulkannya kearah pantat Pelangi ,
" Pelangi,,,,,bangun,,,,! " pekik Jingga sembari mengayunkan sapu lidinya ke arah Pelangi ,
" Astaghfirullahhal adzhiim,,,,,! " Pelangi tersentak , seketika ia bangkit dari tidurnya , ia terkesiap melihat sang kakak yang sudah berdiri dihadapannya sambil berkacak pinggang ,
" Bangun,,,,,,! " pekiknya lagi kemudian berlalu dari kamar Pelangi ,
" Ya ampun,,,,,! , sepertinya semalam aku lupa menyalakan alarmnya ! " batin Pelangi sembari menangkupkan kedua telapak tangan ke wajahnya ,
tak ingin membuat kakaknya kembali murka , Pelangi bergegas turun dari atas pembaringannya , berjalan menuju dapur dan memulai rutinitasnya ,
Pagi ini matahari memancarkan sinarnya dilangit biru yang cerah tak berawan , senyum ceria tersungging menghias wajah-wajah para siswi yang tengah berjalan beriringan menuju sekolah , sesekali derai tawa mengiringi langkah kaki mereka ,
Pelangi pun ada diantara mereka , berjalan dibarisan paling belakang , namun ia lebih banyak diam sekedar menyimak obrolan teman-temannya ,
Saking asiknya berbincang , Tanpa terasa mereka telah sampai di depan gerbang sekolah , mereka pun berpisah menuju kelas masing-masing ,
tak lama berselang bel tanda masuk berdering , pembelajaran pun di mulai ,
Hari ini dikelas Pelangi tengah dilakukan bimbingan konseling yang dipandu oleh guru BP di sekolah Pelangi ,
Bimbingan konseling ini merupakan interaksi antara guru pebimbing dengan siswa yang dilakukan secara langsung mau pun tidak langsung dan dijadwalkan tiga bulan sekali ,
Bimbingan konseling ini bertujuan untuk membantu para siswa dalam mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa atau membantu memecahkan masalah yang tengah dihadapi oleh para siswa ,
Tiba giliran Pelangi , Saat guru BP menyebut nama Pelangi , Pelangi maju ke depan menghampiri meja guru , duduk menghadap sang guru ,
Sang guru pun menguji kemampuan Pelangi , lalu mencari tahu apakah Pelangi memiliki permasalahan baik dilingkungan sekolah mau pun di lingkungan keluarga , dalam hal ini Pelangi dituntut untuk terbuka dan jujur ,
Guru pembimbing pun haruslah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menyerap , menganalisa , dan memberi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh siswa ,
Setiap manusia terlahir dengan garis tangannya masing- masing , hidup yang dijalani tidak akan selalu lurus dan mulus , akan selalu ada kerikil tajam yang menghadang , begitu pula hidup yang dijalani Pelangi ,
Kendati demikian tidak lantas membuat Pelangi berkeluh kesah mengutarakan permasalahan yang kerap dialaminya , ia justru menyimpannya rapat-rapat , dengan dalih semuanya baik-baik saja ,
Hari merambah siang , jarum jam di pergelangan tangan Pelangi menunjukkan pukul 12 siang , sesi konseling pun telah usai , Pelangi tengah bersiap untuk pulang ,
Selepas magrib , j
Jalanan di depan kediaman Pelangi telah di ramaikan oleh para pedagang dan pengunjung yamg akan menyaksikan acara pentas Seni , alunan musik yang diperdengarkan melalui pengeras suara pun menggema , hentakan yang cukup kuat terasa hingga menggetarkan dada ,
Sayup terdengar suara seseorang yang berlaku sebagai pembawa acara memberitahukan jika tak lama lagi acara akan dimulai , sambutan dari aparat pemerintah setempat akan mengawali acara mulai dari kepala desa , RT , RW dan ketua panitia HUT RI dan dilanjutkan dengan acara seni yang diisi oleh anak-anak , remaja dan muda-mudi setempat lalu diselingi oleh pembagian hadiah dan penampilan grup band sebagai acara puncaknya ,
__ADS_1
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan di pintu , Ismail bergegas menghampiri daun pintu dan membukanya ,
" Kamu Rey,,,,,! "
" Assalamu'alaikum mas,,,,! " Reyhan mengucap salam ,
" Wa'alaikumsalam,,,,,masuk Rey,,,,! " balas Ismail sambil mempersilahkan ,
" Makasih mas,,,,! , mas mau pergi udah rapih aja ? " tanya Reyhan , melihat penampilan kakak sepupunya yang mengenakan batik ,
" Mas sama mbak dapet tugas buat menyambut tamu kehormatan disebelah " jelas Ismail ,
" Oh iya mas,,,,,! " sahut Reyhan ,
" Hallo,,,,,,,,! " sapa Jingga ,
" Assalamu'alaikum mbak,,,,! " salam sapa Reyhan pada Jingga ,
" Pelangi,,,,,! " panggil Jingga ,
" iya kak,,,,,! " sahut Pelangi , dengan setengah berlari Pelangi menghampiri Jingga di ruang tamu ,
" Kamu temenin Reyhan , kakak sama mas Ismail mau ke acara ! " titah Pelangi ,
" Mas tinggal dulu Rey,,,,,! , mbak tinggal ya,,,," pamit Ismail dan Jingga bersamaan ,
" Siap mas,,,,mbak,,,,! " jawab Reyhan menganggukkan kepalanya penuh hormat ,
" Duduk kak,,,,! " Pelangi mempersilahkan ,
" Makasih dek,,,,! " ucap Reyhan mengulas senyum ,
" Kakak mau minum apa ? " tanya Pelangi ,
" Boleh bikinkan saya kopi dek ? " tanya Reyhan ,
" Sebentar ya kak,,,,! " Pelangi berlalu kedapur membuatkan kopi untuk Reyhan ,
tak lama kemudian Pelangi sudah kembali dengan membawa sebuah nampan berisikan secangkir kopi ,
" Silahkan kak,,,,! " Pelangi menaruh kopinya diatas meja ,
" Makasih banyak dek,,,,! " ucap Reyhan , yang dibalas anggukan oleh Pelangi ,
__ADS_1
Pelangi mendudukkan dirinya dihadapan Reyhan yang terhalang oleh meja panjang ,
Pelangi Menundukkan kepalanya ia memainkan jarinya dibibir nampan untuk menghilangkan rasa grogi , meski pun ini bukan untuk yang pertama kalinya Reyhan mengunjungi Pelangi dan duduk berduaan ,
" Koq diem dek,,,,,! , apa kedatangan saya ganggu kamu dek,,,,? " telisik Reyhan ,
" Hemm,,,,,enggak,,,,gapapa kok kak,,,,! , nggak sama sekali ! " Pelangi menjawab terbata ,
" Kamu nggak usah takut dek,,,,saya udah ijin sama mbak Jingga juga mas Ismail buat nemenin kamu nonton ! " tutur Reyhan ,
" Gitu ya,,,,,! " Pelangi tersipu ,
Keduanya pun berbincang ngalor ngidul ,
sesekali obrolan keduanya diselingi canda tawa ,
Satu jam berlalu , acara pentas seni pun dimulai , Pelangi juga Reyhan berpindah posisi duduk , kini keduanya tengah duduk diteras rumah dengan mengarahkan pandangannya ke tempat dimana panggung berada ,
Cukup lama mereka duduk disana menikmati penampilan para pengisi acara ,
" Dek,,,,kamu mau beli sesuatu nggak ? " tawar Reyhan ,
" Beli apa kak,,,,,? " tanya Pelangi heran ,
" Iya makanan atau cemilan apa gitu,,,,? " tanya Reyhan ,
" Emm,,,,,kayaknya enak ngemil kacang rebus ditemenin sama bajigur ! " ujar Pelangi ,
" Kirain ditemenin saya dek,,,,! " timpal Reyhan ,
Beneran mau ? " Reyhan memastikan , yang diangguki oleh Pelangi ,
" Biar Pelangi aja yang beli kak,,,,! " Pelangi menawarkan diri ,
" Jamgan dek,,,,Kamu tunggu disini aja biar saya yang beli , kasian kamu harus desek-desekkan ! " sergah Reyhan ,
" Ya udah terserah kakak,,,,! " ujar Pelangi patuh ,
Reyhan bangkit dari kursinya meninggalkan Pelangi melangkah membelah jalanan yang dipadat oleh ratusan manusia yang hendak menonton sambil berburu kuliner maupun barang lainnya ,
Reyhan menajamkan indera penglihatannya , kepalanya menoleh kesana kemari mencari keberadaan penjual bajigur dan kacang rebus , dia rela berdesak-desakkan demi memenuhi keinginan gadis pujaan hatinya ,
Setelah menemukan penjual yang dimaksud Reyhan pun membelinya untuk mereka berdua ,
__ADS_1
tak lama kemudian Reyhan pun sudah kembali dengan menenteng dua buah tas plastik ditangannya ,