Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
108


__ADS_3

Satu jam kemudian , kendaraan yang ditumpangi para guru , Rara dan juga Dimas sampai dikediaman Pelangi ,


Dimas turun dari kendaraan , ia langsung berlari menuju rumah untuk memberitahukan kedatangannya bersama para guru ,


" Ma,,,,mama,,,,," Panggil Dimas ,


" Dimas kamu kenapa lari - lari ? " tanya Pelangi ,


" Itu ma , di depan ada ibu guru " ujar Dimas ,


" Bu guru siapa ? " Pelangi heran ,


" Bu guru teman - teman mama " jelas Dimas , Pelangi pun berjalan ke ruang tamu , sementara Dimas masuk kedalam kamarnya ,


Di depan pintu Pelangi menyambut kedatangan teman - temannya ,


" Assalamu'alaikum " ucap para guru bersamaan yang kemudian disahuti oleh Pelangi ,


Mereka pun bersalaman dan ber cipika - cipiki bergantian ,


" Silahkan masuk " Pelangi mempersilahkan para guru untuk masuk , rumah Pelangi pun mendadak ramai ,


" Duh,,,,, jadi ngerepotin semuanya ini " ujar Pelangi ,


" Engga kok Bu " ujar mereka bersahutan ,


" Mana baby nya Bu ? " tanya Bu Oki ,


" Ada Bu sedang tidur " sahut Pelangi ,


kebetulan Pelangi menidurkan Dandi di kamar tamu , sehingga memudahkan para guru melihat baby Dandi ,


" Wah,,,,ganteng ya,,,,mirip papanya " celoteh bu Tita ,


" Iyalah , masa mirip tetangga " timpal Bu Aning ,


Mereka pun tergelak , tanpa mereka sadari tawa mereka membangunkan baby Dandi ,


" Tuh,,,,kasian baby Dandi nya kebangun gara - gara kita berisik " ujar Bu Mar ,


Pelangi bergegas menggendong Dandi , semua guru keluar dari kamar di yang ikuti oleh Pelangi ,


Tak lama berselang , Ami datang membawa satu nampan cangkir yang berisi teh manis panas ,


" Ada Ami , Ami sehat ? " sapa Aning ,


" Iya , Alhamdulillah " Sahut Ami seraya menata cangkir di meja makan ,


Para guru pun menyalami Ami bergantian ,


" Silahkan di minum airnya " tawar Ami ,


" Iya Ami , makasih " sahut mereka bersamaan ,

__ADS_1


Ami pun kembali ke dalam untuk melanjutkan pekerjaan di dapur ,


" Bu , boleh saya gendong baby Dandi nya ? " Pinta Bu Bay yang masih melajang di usianya yang terbilang matang ,


" Tentu Bu Bay " Pelangi menyerahkan bayinya ke pada bu Bay ,


" Bu Bay lagi belajar gendong bayi , biar nanti punya bayi ngga kaku ya,,,," celoteh bu Dea ,


Semua nya tertawa , sementara Bu Bay hanya tersipu malu ,


" Tuh,,,,,udah cocok punya bayi loh Bu Bay " celoteh bu Aning ,


" Doain aja yang terbaik ya Bu , biar cepat dapet jodoh dan langsung dikasih baby " doa Bu Bay yang diaminkan oleh semua guru ,


" Saya tinggal ke dalam sebentar ya Bu " pamit Pelangi ,


Pelangi bergegas menuju dapur , ia hendak membantu sang bunda yang tengah memasak agar bisa menjamu teman - temannya ,


Satu jam berlalu semua masakan telah siap di meja makan ,


" Bu , kita makan dulu ya , su kedah saya siapkan " ujar Pelangi ,


" Ngga usah repot - repot Bu Pelangi " ujar Bu Oki ,


" Ngga kok Bu , kebetulan tadi Ami lagi masak jadi sekalian aja ,


" Duh,,,,Bu Pelangi ngertiin banget kalo kita udah pada lapar " celoteh bu Bay ,


" Iya dong,,,,,saya juga bisa ngerasain capeknya setelah seharian mengajar " Pelangi menyahuti dengan santai ,


" Maaf ya Ami kita semua jadi ngerepotin Ami " ujar Aning ,


" engga kok , silahkan dinikmati makanannya " sahut Ami ,


Mereka pun menyantap masakan yang telah dihidangkan oleh sang pemilik rumah ,


Usai santap siang , para guru kembali berbincang , tak lupa mereka berterima kasih atas jamuan Pelangi siang ini ,


Saking asiknya berbincang , tak terasa hari pun mulai sore , para guru pun mohon undur diri dari kediaman Pelangi ,


" Ibu - ibu , terima kasih sudah menyempatkan untuk menjenguk saya dan baby Dandi " Pelangi mengucapkan terima kasih kepada rekan - rekan seprofesinya ,


" Sama - sama Bu Pelangi , terima kasih sudah repot - repot menjamu kita " ujar Aning ,


" Engga sama sekali , saya ngga merasa di repotkan , malah saya seneng ibu - ibu mau mampir dan makan disini " ungkap Pelangi ,


Setelah bersalaman , para rekan guru pun satu persatu meninggalkan kediaman Pelangi ,


Setelah semua pekerjaan dapur selesai Ami pamit pulang kepada Pelangi ,


" Pelangi , bunda pulang dulu " pamit Rahayu ,


" Bun makasih banyak udah bantu Pelangi , maaf ya Bun Pelangi selalu merepotkan bunda " keluh Pelangi ,

__ADS_1


" Ngga , bunda ngga merasa direpotkan , justru bunda senang bisa bantu kamu " ungkap Rahayu ,


Sesungguhnya Pelangi tidak mau saat berada di rumah nya , bunda mengerjakan pekerjaan rumah , ia tidak mau dituding mempekerjakan bundanya ,


Pelangi sering melarang bunda bekerja tapi bunda selalu beralasan kalo duduk manis terus bunda jenuh , dan memang sudah pembawaan Rahayu yang orangnya tidak bisa diam , lebih suka menyibukkan diri , jarinya gatal bila melihat sesuatu yang berantakan ,


Karena tidak hanya di kediaman Pelangi saja , di kediaman kakak - kakak nya pun Bunda selalu seperti itu ,


Tapi jangan salah , kalo sedang menonton acara sinetron kesayangannya , bunda tidak mau di ganggu kecuali untuk menunaikan shalat , bahkan saluran televisi pun tidak ada yang berani memindahkannya ,


" Ya sudah , bunda pulang dulu " Rahayu berlalu dan meninggalkan kediaman Pelangi ,


Saat Pelangi masuk ke ruang tengah ,


" Ami mana ma ? " tanya Rara , saat melihat mamanya masuk tanpa dtsertai Ami nya ,


" Ami pulang dulu , udah sore , lagian kasihan Ami dari pagi beliau bantu mama cuci pakaian baby Dandi " jelas Pelangi ,


Rara pun mengangguk mengerti ,


" Ra ,,,," Panggil Pelangi " ,


" Iya ma " sahut Rara ,


" Besok kan sekolah libur , kamu bantu mama cuci pakaian baby Dandi ya nak " Pelangi meminta bantuan putri keduanya itu ,


" Kenapa mama ngga minta ka Kinan aja yang cuci baju Dede Dandi ? , kenapa mama nyuruh rara ? , ka Kinan kan anak mama yang paling besar " batin Rara ,


" Rara , kita bagi - bagi tugas Kinan membersihkan rumah , mama masak , Dimas jagain Dede , kamu nyuci baju Dede , Rara paham kan ? " Pelangi mencoba menjelaskan agar Rara mengerti ,


" Iya ma " Rara mengangguk ,


" Ya sudah mama mau lihat Dede Dandi dulu di kamar " Pelangi berlalu meninggalkan Rara ,


Keesokan harinya , Rara melakukan tugas yang diberikan sang mama yaitu mencuci pakaian adik bayinya ,


Disaat teman - teman seusianya tengah asik bermain , justru Rara tengah membantu sang mama mengerjakan pekerjaan rumah ,


Sesekali Rara mengarahkan pandangannya pada teman - temannya yang tengah bermain petak umpat ,


Mengetahui Rara yang tengah mencuci popok bayi , teman - temannya mengolok - olok sambil mentertawakan Rara ,


" Ihh,,,,, Rara nyuci popok yang ada taiknya " ,


" ihh ,,,,Rara bau,,,,," celoteh mereka bersahutan ,


Rara hanya menunduk sambil membersihkan kotoran yang terdapat pada popok bayi ,


Dalam hatinya Rara pasti membatin saat di kata - Katai oleh temannya , meskipun mereka hanya bercanda tapi tetap saja itu membuat Rara tak enak hati ,


Pelangi yang mengetahui hal itu langsung menghampiri Rara ,


" Ra , ucapan teman - teman kamu nggak usah dimasukkan ke dalam hati , dengar baik - baik apa yang kamu lakuin sekarang ini adalah perbuatan mulia ,

__ADS_1


Selain Kamu akan mendapat pahala kamu juga masuk ke dalam golongan anak - anak yang Soleh yang berbakti pada orang tua ," Pelangi mencoba memberi pengertian pada putri keduanya itu ,


__ADS_2