
Satu jam kemudian , kendaraan yang ditumpangi para guru , Rara dan juga Dimas sampai dikediaman Pelangi ,
Dimas turun dari kendaraan , ia langsung berlari menuju rumah untuk memberitahukan kedatangannya bersama para guru ,
" Ma,,,,mama,,,,," Panggil Dimas ,
" Dimas kamu kenapa lari - lari ? " tanya Pelangi ,
" Itu ma , di depan ada ibu guru " ujar Dimas ,
" Bu guru siapa ? " Pelangi heran ,
" Bu guru teman - teman mama " jelas Dimas , Pelangi pun berjalan ke ruang tamu , sementara Dimas masuk kedalam kamarnya ,
Di depan pintu Pelangi menyambut kedatangan teman - temannya ,
" Assalamu'alaikum " ucap para guru bersamaan yang kemudian disahuti oleh Pelangi ,
Mereka pun bersalaman dan ber cipika - cipiki bergantian ,
" Silahkan masuk " Pelangi mempersilahkan para guru untuk masuk , rumah Pelangi pun mendadak ramai ,
" Duh,,,,, jadi ngerepotin semuanya ini " ujar Pelangi ,
" Engga kok Bu " ujar mereka bersahutan ,
" Mana baby nya Bu ? " tanya Bu Oki ,
" Ada Bu sedang tidur " sahut Pelangi ,
kebetulan Pelangi menidurkan Dandi di kamar tamu , sehingga memudahkan para guru melihat baby Dandi ,
" Wah,,,,ganteng ya,,,,mirip papanya " celoteh bu Tita ,
" Iyalah , masa mirip tetangga " timpal Bu Aning ,
Mereka pun tergelak , tanpa mereka sadari tawa mereka membangunkan baby Dandi ,
" Tuh,,,,kasian baby Dandi nya kebangun gara - gara kita berisik " ujar Bu Mar ,
Pelangi bergegas menggendong Dandi , semua guru keluar dari kamar di yang ikuti oleh Pelangi ,
Tak lama berselang , Ami datang membawa satu nampan cangkir yang berisi teh manis panas ,
" Ada Ami , Ami sehat ? " sapa Aning ,
" Iya , Alhamdulillah " Sahut Ami seraya menata cangkir di meja makan ,
Para guru pun menyalami Ami bergantian ,
" Silahkan di minum airnya " tawar Ami ,
" Iya Ami , makasih " sahut mereka bersamaan ,
__ADS_1
Ami pun kembali ke dalam untuk melanjutkan pekerjaan di dapur ,
" Bu , boleh saya gendong baby Dandi nya ? " Pinta Bu Bay yang masih melajang di usianya yang terbilang matang ,
" Tentu Bu Bay " Pelangi menyerahkan bayinya ke pada bu Bay ,
" Bu Bay lagi belajar gendong bayi , biar nanti punya bayi ngga kaku ya,,,," celoteh bu Dea ,
Semua nya tertawa , sementara Bu Bay hanya tersipu malu ,
" Tuh,,,,,udah cocok punya bayi loh Bu Bay " celoteh bu Aning ,
" Doain aja yang terbaik ya Bu , biar cepat dapet jodoh dan langsung dikasih baby " doa Bu Bay yang diaminkan oleh semua guru ,
" Saya tinggal ke dalam sebentar ya Bu " pamit Pelangi ,
Pelangi bergegas menuju dapur , ia hendak membantu sang bunda yang tengah memasak agar bisa menjamu teman - temannya ,
Satu jam berlalu semua masakan telah siap di meja makan ,
" Bu , kita makan dulu ya , su kedah saya siapkan " ujar Pelangi ,
" Ngga usah repot - repot Bu Pelangi " ujar Bu Oki ,
" Ngga kok Bu , kebetulan tadi Ami lagi masak jadi sekalian aja ,
" Duh,,,,Bu Pelangi ngertiin banget kalo kita udah pada lapar " celoteh bu Bay ,
" Iya dong,,,,,saya juga bisa ngerasain capeknya setelah seharian mengajar " Pelangi menyahuti dengan santai ,
" Maaf ya Ami kita semua jadi ngerepotin Ami " ujar Aning ,
" engga kok , silahkan dinikmati makanannya " sahut Ami ,
Mereka pun menyantap masakan yang telah dihidangkan oleh sang pemilik rumah ,
Usai santap siang , para guru kembali berbincang , tak lupa mereka berterima kasih atas jamuan Pelangi siang ini ,
Saking asiknya berbincang , tak terasa hari pun mulai sore , para guru pun mohon undur diri dari kediaman Pelangi ,
" Ibu - ibu , terima kasih sudah menyempatkan untuk menjenguk saya dan baby Dandi " Pelangi mengucapkan terima kasih kepada rekan - rekan seprofesinya ,
" Sama - sama Bu Pelangi , terima kasih sudah repot - repot menjamu kita " ujar Aning ,
" Engga sama sekali , saya ngga merasa di repotkan , malah saya seneng ibu - ibu mau mampir dan makan disini " ungkap Pelangi ,
Setelah bersalaman , para rekan guru pun satu persatu meninggalkan kediaman Pelangi ,
Setelah semua pekerjaan dapur selesai Ami pamit pulang kepada Pelangi ,
" Pelangi , bunda pulang dulu " pamit Rahayu ,
" Bun makasih banyak udah bantu Pelangi , maaf ya Bun Pelangi selalu merepotkan bunda " keluh Pelangi ,
__ADS_1
" Ngga , bunda ngga merasa direpotkan , justru bunda senang bisa bantu kamu " ungkap Rahayu ,
Sesungguhnya Pelangi tidak mau saat berada di rumah nya , bunda mengerjakan pekerjaan rumah , ia tidak mau dituding mempekerjakan bundanya ,
Pelangi sering melarang bunda bekerja tapi bunda selalu beralasan kalo duduk manis terus bunda jenuh , dan memang sudah pembawaan Rahayu yang orangnya tidak bisa diam , lebih suka menyibukkan diri , jarinya gatal bila melihat sesuatu yang berantakan ,
Karena tidak hanya di kediaman Pelangi saja , di kediaman kakak - kakak nya pun Bunda selalu seperti itu ,
Tapi jangan salah , kalo sedang menonton acara sinetron kesayangannya , bunda tidak mau di ganggu kecuali untuk menunaikan shalat , bahkan saluran televisi pun tidak ada yang berani memindahkannya ,
" Ya sudah , bunda pulang dulu " Rahayu berlalu dan meninggalkan kediaman Pelangi ,
Saat Pelangi masuk ke ruang tengah ,
" Ami mana ma ? " tanya Rara , saat melihat mamanya masuk tanpa dtsertai Ami nya ,
" Ami pulang dulu , udah sore , lagian kasihan Ami dari pagi beliau bantu mama cuci pakaian baby Dandi " jelas Pelangi ,
Rara pun mengangguk mengerti ,
" Ra ,,,," Panggil Pelangi " ,
" Iya ma " sahut Rara ,
" Besok kan sekolah libur , kamu bantu mama cuci pakaian baby Dandi ya nak " Pelangi meminta bantuan putri keduanya itu ,
" Kenapa mama ngga minta ka Kinan aja yang cuci baju Dede Dandi ? , kenapa mama nyuruh rara ? , ka Kinan kan anak mama yang paling besar " batin Rara ,
" Rara , kita bagi - bagi tugas Kinan membersihkan rumah , mama masak , Dimas jagain Dede , kamu nyuci baju Dede , Rara paham kan ? " Pelangi mencoba menjelaskan agar Rara mengerti ,
" Iya ma " Rara mengangguk ,
" Ya sudah mama mau lihat Dede Dandi dulu di kamar " Pelangi berlalu meninggalkan Rara ,
Keesokan harinya , Rara melakukan tugas yang diberikan sang mama yaitu mencuci pakaian adik bayinya ,
Disaat teman - teman seusianya tengah asik bermain , justru Rara tengah membantu sang mama mengerjakan pekerjaan rumah ,
Sesekali Rara mengarahkan pandangannya pada teman - temannya yang tengah bermain petak umpat ,
Mengetahui Rara yang tengah mencuci popok bayi , teman - temannya mengolok - olok sambil mentertawakan Rara ,
" Ihh,,,,, Rara nyuci popok yang ada taiknya " ,
" ihh ,,,,Rara bau,,,,," celoteh mereka bersahutan ,
Rara hanya menunduk sambil membersihkan kotoran yang terdapat pada popok bayi ,
Dalam hatinya Rara pasti membatin saat di kata - Katai oleh temannya , meskipun mereka hanya bercanda tapi tetap saja itu membuat Rara tak enak hati ,
Pelangi yang mengetahui hal itu langsung menghampiri Rara ,
" Ra , ucapan teman - teman kamu nggak usah dimasukkan ke dalam hati , dengar baik - baik apa yang kamu lakuin sekarang ini adalah perbuatan mulia ,
__ADS_1
Selain Kamu akan mendapat pahala kamu juga masuk ke dalam golongan anak - anak yang Soleh yang berbakti pada orang tua ," Pelangi mencoba memberi pengertian pada putri keduanya itu ,