
Surya baru saja keluar dari kamar mandi , dia tersenyum saat melihat Pelangi yang terlelap disamping putrinya ,
" Sayang,,,,," panggil Surya ,
" Hemm ,,,,," gumam Pelangi ,
" Makasih untuk semalam , maaf aku udah bikin kamu kelelahan " bisik Surya ditelinga Pelangi , yang diakhiri dengan mengecup pipi Pelangi ,
" Hemm ,,,,,," gumam Pelangi yang ngantuk berat , Surya terkekeh ,
Tak tega membangunkan Pelangi , Surya pun memutuskan untuk membuat sarapan untuk dirinya juga Pelangi ,
Selesai sarapan Surya merapihkan meja , berpakaian lalu berangkat kerja tanpa berpamitan ,
" Ea ,,,,,eaa,,,,eaa,,,," suara tangis Kinan memecah kesunyian sekaligus menjadi alarm yang membangunkan Pelangi dari mimpinya ,
Pelangi mengerjapkan matanya , ditatapnya jam yang menggantung di dinding kamar , jarum jam menunjukkan pukul 08.00 pagi ,
" Ya ampun ,,,,," sontak Pelangi terduduk diatas tempat tidur , aku kesiangan , ngga sempet bikinin sarapan buat kak Surya , salah dia sendiri semalam udah bikin aku terus - terusan melayani hasratnya " gerutu Pelangi ,
" Sayang,,,,,Dede basah ya,,,,,,,popoknya kepenuhan ya,,,,, maafin mama ya,,,,mamanya ketiduran " ujar Pelangi , dengan mulut yang tak henti menguap ,
Pelangi beranjak dari tempat tidurnya berjalan menuju dapur hendak memasak air untuk memandikan Kinan , setibanya di dapur Pelangi melihat sudah ada panci berisi air dengan asap yang masih mengepul , rupanya Surya sudah memasakkan air untuk mandi putrinya ,
" Dede mandi dulu ya,,,,biar badannya seger,,,,,badannya sehat,,,wangi,,,," Pelangi melepas pakaian Kinan satu - persatu ,
Kinan sudah dimandikan , diberi ASI dan kembali terlelap ,
" Enaknya jadi kamu nak ,,,,udah kenyang bobo lagi " batin Pelangi ,
Pelangi merasakan perutnya lapar , ia pun hendak membuat sarapan , namun saat dirinya membuka tudung saji , sudah ada sepiring nasi goreng tersaji diatas meja ,
" Syukurlah,,,,kamu masih ingat membuatkan sarapan untuk aku kak , aku ngga perlu repot - repot membuat sarapan " Pelangi mulai menyantap nasi goreng buatan sang Suami yang rasanya tidak kalah dari nasi goreng buatannya sendiri ,
Selesai sarapan Pelangi pun mulai mengerjakan pekerjaan rumah tangganya , sesekali dia memeriksa Kinan yang masih tertidur dengan nyenyak ,
@@@@@
Hari terus berlalu , hari ini tanpa di duga saat Pelangi berkunjung kerumah Senja sang kakak , Pelangi bertemu dengan seorang anak gadis dari kerabatnya , dia baru saja lulus dari SMK ,
" Tante Pelangi , apa kabar lama ngga ketemu " sapa Wanti ,
" Alhamdulillah , baik , kamu sendiri apa kabar ? " Pelangi balik bertanya ,
" Alhamdulillah Tante aku baik " sahut Wanti ,
__ADS_1
" Halo,,,,baby cantik , siapa namanya ? " Wanti mencolek pipi bayi Kinan ,
" Nama aku Kinanti mbak , tapi biasa dipanggil Kinan "
" Nama yang cantik , secantik baby nya " puji Wanti ,
" oh iya , gimana sekolah kamu , sudah ada rencana mau lanjut kuliah kemana ? "
" Belum Tan , sepertinya aku mau stay dulu dirumah , mungkin tahun depan baru lanjut sekolah " ungkap Wanti ,
" gitu ya " gumam Pelangi ,
" Tan , Wanti denger dari Tante Senja , katanya Tante lagi cari orang buat jagain Kinan ya ? " selidik Wanti ,
" Iya , kenapa ? " tanya Pelangi ,
" Udah dapet belum Tan ? "
" Belum sih,,,,ini Tante masih nyari "
" Kalo aku yang jagain boleh ngga kak ? , itu juga kalo Tante sama Om Surya ngga keberatan dan percaya sama aku " Wanti menawarkan diri untuk menjadi penjaga bayi Kinan ,
" Ha,,,ha,,,,jangan bercanda kamu , apa kata bude kalo anaknya jagain anak Tante " ujar Pelangi ragu ,
" Gapapa Tante , ibu pasti ngga akan larang aku , ya hitung - hitung aku belajar ngurus bayi sekaligus cari uang buat jajan sama kebutuhan aku , secara aku ngga mau ngerepotin ibu " ungkap Wanti ,
" Bener Tan , malah aku udah ngobrol sama ibu , malah ibu mau bantuin aku ,
" Ya udah , kalo gitu Tante bicara dulu sama Om Surya "
" Tapi,,,,,kalo aku jadi jagain Kinan , aku mau nya disini Tan , aku ngga mau dirumah mertua Tante " keluh Kinan ,
" Kenapa kamu nggak pindah kesini aja Pelangi , tuh kamar sebelah masih kosong belum ada yang ngisi " tiba - tiba Senja muncul sambil mengutarakan ide nya ,
" Nah,,,,,bener tuh yang dibilang Tante Senja " celetuk Wanti antusias ,
" iya,,,,nanti aku coba ngomong sama ka Surya " sahut Pelangi ,
Malam harinya , Pelangi membicarakan apa yang dibicarakannya tadi siang dengan Wanti dan juga Senja ,
" Gimana kak , apa kita ikutin aja sarannya kak Senja ? " tanya Pelangi ,
" ya sudah , kalo memang itu yang terbaik " Surya menyetujui ,
" Tapi gimana dengan Ama sama Aba , apa mereka mengijinkan kita pindah dari sini , apalagi ini menyangkut kepindahan cucu mereka " Pelangi meragu ,
__ADS_1
" Biar nanti aku yang bicara sama Aba juga Ama , semoga saja mereka memahami kondisi kita " Surya berusaha meyakinkan Pelangi ,
@@@@@
" Hari ini Pelangi dan Surya tengah mengepak barang - barang milik mereka , mereka hendak pindah rumah setelah mengantongi ijin dari kedua orang tua Surya ,
Dengan berat hati kedua orang tua Surya mengijinkan Surya membawa menantu dan cucu mereka pindah dari rumah besar mereka ,
Tapi demi masa depan ketiganya , kedua orang tua Surya merelakan , lagi pula baik orang tua Surya maupun adik - adik Surya tidak bisa berbuat banyak perihal pengasuhan Kinan ,
Pukul 09.00 , barang - barang milik Pelangi juga Surya sudah sampai di kontrakan yang akan mereka tempati , kepindahan Pelangi tentu saja disambut baik oleh keluarga besar Pelangi terutama sang Bunda ,
Rahayu senang bisa dekat dengan putri dan cucunya , Rahayu juga bisa ikut mengawasi keadaan Kinan dalam penjagaan wanti nantinya. ,
" Selamat datang dirumah dikediaman baru Tante , om , Kinan semoga kalian betah tinggal disini ,,,,," Wanti menyambut kedatangan keluarga kecil Pelangi ,
" Sementara Tante sama Om beres - beres , Dede Kinan nya biar Wanti yang jagain ya " pinta Kinan yang di angguki oleh Pelangi ,
" sini sayang,,,,,, kita main sama mbak " Wanti mengambil Kinan dari gendongan Pelangi ,
" Makasih ya Wanti " ucap Pelangi sambil menyerahkan Kinan pada Wanti ,
" Siap,,,, Tante ! " ujar Wanti bersemangat ,
Wanti bergegas membawa Kinan ke rumahnya ,
" Assalamu'alaikum ,,,," Rahayu masuk kekediaman Pelangi , yang disahuti oleh Pelangi ,
" Bunda " Pelangi menghampiri bundanya mencium punggung tangan sang bunda yang diikuti oleh Surya ,
" Ini , bunda bawain makan siang buat kalian , kamu pasti ngga sempat masak kan ? " Rahayu menyerahkan rantang susun kepada Pelangi ,
" Makasih Bun , jadi ngerepotin " ujar Surya ,
" Engga,,,,kebetulan bunda masak jadi sekalian bunda masakin buat kalian " tutur Rahayu ,
" Makasih banyak Bun " ucap keduanya ,
" Ngomong - ngomong Kinan mana ? " Rahayu menengok kesana kemari mencari keberadaan cucunya ,
" Di bawa Wanti ke rumah bude Bun " sahut Pelangi ,
" Ya sudah , kalian lanjut beres - beresnya , bunda mau lihat Kinan dulu " Rahayu berlalu dari hadapan anak dan menantunya ,
Sepeninggal Rahayu , Pelangi dan Surya melanjutkan sesi beres - beresnya ,
__ADS_1
Pelangi memindai jam dipergelangan tangannya , jarum jam sudah mengarah ke angka 12 , Surya dan Pelangi pun mengakhiri aktifitasnya untuk menunaikan shalat lanjut santap siang bersama ,