Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 55


__ADS_3

Keesokan harinya , seperti biasa Pelangi tengah melakukan aktifitas mengajarnya , kendati suasana hatinya sedang tak menentu namun Pelangi tetap bersikap profesional , menjadi guru yang terbaik untuk murid - muridnya ,


Tetap memprioritaskan kewajibannya sebagai seorang pengajar yang telah bersumpah untuk menjalankan tugas sebaik - baiknya saat pra jabatan beberapa waktu lalu ,


Sore hari , sepulang kerja Surya langsung menemui Pelangi , ia berniat menjemput Pelangi untuk menemui ibundanya ,


" Pelangi , apa semua pekerjaan kamu sudah selesai ? " tanya Surya ,


" Sudah , kenapa ? " selidik Pelangi ,


" Semalam saya sudah bicara dengan ibu , mengenai rencana pernikahan kita , ibu bertanya kenapa harus terburu - buru , ibu mengira jika kita melakukan kesalahan


" Awalnya ibu ragu tapi akhirnya ibu menerima , dan ibu meminta saya untuk membawa kamu ke rumah , ibu ingin bertemu dan mengenal calon mantunya , itu sebabnya sore ini aku mau ajak kamu bertemu ibu " jelas Surya ,


" Baiklah saya siap - siap dulu " Pelangi masuk ke dalam untuk berganti pakaian ,


Setelah meminta ijin pada Jingga , bunda dan juga Joe , keduanya pun pergi ke kediaman orang tua Surya ,


Jarak antara kediaman Pelangi dan Surya memang tidak terlampau jauh , hingga hanya dalam waktu tiga puluh menit mereka sudah sampai di kediaman Surya ,


Saat melangkah memasuki pintu gerbang , Pelangi mendapati sebuah rumah yang besar yang nampak berdiri kokoh dengan halaman yang sangat luas ,


" Ayo masuk ! " ajak Surya saat tiba di depan pintu ruang utama dari rumah besar itu ,


" Assalamu'alaikum,,,,,! " Pelangi mengucap salam yang di jawab oleh Surya ,


" Duduk dulu , saya mau memberitahu ibu kalo tamu yang dinantinya sudah datang " ujar Surya ,


yang di angguki oleh Pelangi ,


Pelangi pun mendudukkan dirinya di kursi yang terbuat dari kayu jati , Pelangi mengarahkan pandangannya ke seputar ruang tempat dirinya berada ,


Tak lama kemudian Surya muncul yang di ikuti seorang wanita paruh baya di belakangnya ,

__ADS_1


" Bu,,,,kenalin ini Pelangi , Pelangi,,,,kenalin ini ibu ! " Surya memperkenalkan keduanya ,


" Pelangi mengangguk hormat , mengulurkan tangannya , menyalami dan mencium tangan ibunda Surya ,


" Silahkan duduk nak ! " Ibunda Surya mempersilahkan Pelangi seraya mengulas senyum ,


Mereka pun duduk dan berbincang ,


" Nak Pelangi , Surya sudah menceritakan semuanya kepada ibu , hanya yang menjadi pertanyaan ibu , apa nak Pelangi sudah memikirkan matang - matang ingin bersanding dengan putra ibu Surya , apa nak Pelangi mau menerima keberadaan Surya yang begini adanya , Surya hanya seorang buruh pabrik sedangkan nak Pelangi seorang guru " Ibunda Surya kembali memastikan keputusan Pelangi ,


" Insyaallah Bu,,,,niat saya sudah bulat , saya tidak memandang Surya dari segi apapun , yang saya tahu Surya pria yang baik , dan santun ,


Mengenai pekerjaan Surya itu tidak masalah , yang penting Surya memiliki penghasilan tetap dan bisa bertanggung jawab , masalah rejeki kita bisa cari sama - sama memulai segalanya dari nol " tutur Pelangi ,


" Baiklah , ibu tidak bisa menghalangi niat baik kalian , ibu merestui kalian , semoga niat kalian dilancarkan hingga menjelang prosesi akad nanti " ujar ibunda Surya ,


" Terima kasih Bu ,,,,,! " Pelangi menatap ibunda Surya dan Surya bergantian ,


Setelah puas berbincang dan melihat - lihat sekeliling rumah Surya serta di perkenalkan pada seluruh saudara saudari Surya , mengingat hari pun sudah malam Pelangi pamit undur diri dari kediaman Surya ,


keduanya pun meninggalkan kediaman Surya , selama perjalanan menuju kediaman Pelangi , keduanya lebih banyak diam ,


Tiba di kediaman Jingga , Surya langsung pamit pulang mengingat hari sudah larut , Pelangi pun masuk kedalam dan langsung menuju kamarnya ,


Setelah berganti pakaian , Pelangi merebahkan tubuhnya di pembaringan , matanya menatap langit - langit kamar pikirannya kembali menerawang ,


Pelangi kembali bertanya pada dirinya sendiri , apakah keputusan menikah dengan Surya sudah benar , apakah Pelangi gamang ? , tentu saja ! ,


Bukan hal yang mudah bagi Pelangi untuk berpaling dari cinta Reyhan , meskipun Pelangi menyukai Surya dan merasa nyaman saat bersama Surya ,


" Kak Rey , maafkan Pelangi , sesungguhnya Pelangi sanggup untuk setia dan menunggu kakak ,


Ketidakberdayaan Pelangi , memaksa Pelangi untuk mengambil langkah ini " Batin Pelangi ,

__ADS_1


Tanpa sadar bulir air mata telah meluncur bebas dari kedua kelopak mata Pelangi ,


Ternyata bukan hanya kebebasan di masa muda nya saja yang harus di korbankan , kehidupan dan percintaannya pun turut di pertaruhkan ,


keesokan harinya , di kediaman Joe semua penghuninya tengah di sibukkan dengan persiapan acara lamaran , Malam ini Surya beserta keluarganya akan datang melamar Pelangi


Ini tentu saja menjadi kabar yang menyenangkan bagi Joe , karena sedari awal Joe memang sudah berniat untuk mempersatukan keduanya , hanya saja niatnya harus kandas karena Pelangi telah menjatuhkan pilihannya pada Reyhan ,


Reyhan selain mapan , ia juga pria yang baik , sopan dan pandai mengambil hati Pelangi dengan karakternya yang bersahaja , sedangkan Surya ia sedikit keras dan mudah emosi ,


Selepas Isya , Surya beserta kedua orang tua dan beberapa orang kerabatnya telah tiba di kediaman Joe , saat ini kedua keluarga besar tengah berkumpul ,


Ayahanda Surya mengutarakan maksud dari kedatangan mereka dan disambut baik oleh keluarga Pelangi yang di wakilkan kepada Joe selaku kakak yang di tuakan ,


Satu jam berlalu , prosesi lamaran telah usai , kini kedua kelurga tengah berembug menetapkan hari dan tanggal baik untuk prosesi akad ,


Setelah perbincangan yang cukup alot , akhirnya memaksa keluarga besar Pelangi untuk mengalah dan berbesar hati menerima keputusan ayahanda Surya , mengingat ayahanda Surya yang sedikit jumawa dan lebih dituakan ,


Alhasil hari dan tanggal pun telah di sepakati , keduanya akan menikah satu Minggu setelah perayaan idul Fitri , mengingat di saat itu masih suasana hari raya dan sekolah Pelangi masih libur ,


Setelah semua selesai di bicarakan dan di sepakati , keluarga Surya pun pamit undur diri dari kediaman Joe , mengingat malam pun sudah mulai larut ,


Kini tinggal keluarga besar Pelangi yang tengah berkumpul , mereka tengah membicarakan mengenai perilaku ayah Surya yang tidak mau terbantahkan ,


" Jangan - jangan kalo Pelangi sama Surya sudah nikah , kehidupan mereka di atur sama bapaknya si Surya ! " Celoteh Sabil ,


" Ya jangan maulah,,,,si Surya nya harus punya prinsip ! " timpal Joe ,


Sementara Pelangi , selama prosesi lamaran.ia lebih banyak diam , ia hanya membuka suara saat diminta , ia lebih banyak mengangguk atau menggelengkan kepalanya saat dimintai jawaban , memaksakan dirinya untuk tersenyum manis ,


Bagi yang lain mungkin saja bisa tertipu oleh sikap manis Pelangi , tapi tidak bagi Rahayu , sebagai seorang ibu yang telah mengandung dan melahirkan Pelangi , Rahayu tahu persis kesedihan yang tengah dirasakan putrinya ,


Rahayu sadar betul jika ini semua tidak benar adanya , tapi mau bagaimana lagi , Jika saat ini Reyhan ada di tanah air sudah pasti semua keluarga besar Pelangi akan meminta Reyhan yang mempersunting Pelangi bukan Surya ,

__ADS_1


Inilah suratan takdir , tidak pernah ada yang tahu seperti apa dan bagaimana takdir yang akan kita hadapi di esok hari ,


__ADS_2