
" Kakak tinggal kedalam sebentar ya,,,,! " pamit Lestari dan berlalu masuk kedalam ,
Tak lama kemudian Lestari kembali dengan membawa sebuah nampan berisi dua buah gelas air beserta camilan ,
" Maaf kak,,,,,aku jadi merepotkanmu ! " tutur Rahayu ,
" Merepotkan apa,,,,cuma air minum saja ! " kilah Lestari ,
" Ayo diminum airnya , Pelangi sayang,,,,diminum airnya nak,,,,sekalian dicicipi camilannya ! " titah Lestari lembut ,
" Makasih wak,,,,! " ucap Pelangi dengan mata berbinar ,
Pelangi meraih gelasnya dan menyesap isinya hingga tandas ,
" Ahh,,,,,! " seru Pelangi sembari menyeka bibirnya dengan punggung tangannya ,
Lestari dan Rahayu mengulas senyum mendapati tingkah polos Pelangi ,
" Kasihan sekali kamu nak,,,,! " batin Rahayu lirih , Rahayu tidak menduga jika suaminya sampai hati mengabaikan putrinya , ia tidak sedikitpun memperhatikan wajah lelah putrinya ,
" Kalian sengaja datang kemari dari kota CL ? " selidkk Lestari ,
" Tidak kak , sebetulnya kami baru saja mengunjungi rumah ayah Pelangi , karena kabarnya beliau sedang sakit , dan kita sekalian mampir kesini ! " tutur Rahayu ,
" Suamimu sakit apa Yu,,,,? " selidik Lestari ,,
" Entahlah kak , aku belum sempat bertanya , karena kami terburu-buru meninggalkan kediaman ayahnya Pelangi , sanggah Rahayu ,
Melihat Bunda dan uwaknya tengah berbincang serius , Pelangi berinisiatif bermain diluar dan tidak menguping pembicaraan bunda dan uwaknya ,
" Ada apa sampai kamu pulang terburu-buru dati kediaman Adijaya ? " Selidik Lestari ,
Rahayu pun menceritakan semua dari awal ketidak hadiran sang suami yang audah dua bulan , kedatangannya yang disambut ketus oleh madunya hingga mendapat perlakuan yang menyakitkan dari suaminya ,
Lestari menggeleng-gelengkan kepalanya , ia turut prihatin atas apa yang menimpa Rahayu dan anak-anaknya ,
" Kasian kamu Pelangi ! " ujar Lestari seraya menatap Pelangi yang tengah duduk diteras ,
" Kamu yang sabar ya Yu,,,,kamu harus kuat demi anak-anakmu , Adijaya dan Wulan sungguh keterlaluan ! " dengus Lestari ,
" Kak,,,,,sepertinya aku harus pulang sekarang ! " pamit Rahayu ,
" Koq buru-buru amat Yu , kita makan dulu kasian Pelangi dia pasti lapar ! " Lestari berusaha mencegah Rahayu ,
" Makasih kak,,,bukannya aku menolak rejeki , tapi kasian anak-anak yang lain pasti sudah menunggu kepulanganku dirumah , ujar Rahayu ,
" Baiklah kalo begitu , tunggu sebentar ! " Lestari masuk kedalam lalu keluar dengan membawa satu buah tas plastik besar berwarna hitam yang entah apa isinya ,
" ini untuk anak-anakmu dirumah ! " Lestari menyerahkan tas plastik itu ketangan Rahayu ,
" Kak,,,,kenapa harus repot-repot begini ! " ujar Rahayu ,
" Sudah bawa saja , ini rejeki anak-anakmu Yu , jangan kau tolak " Lestari mengusap lembut punggung Rahayu ,
__ADS_1
" Makasih banyak kak,,,,semoga Allah membalas budi baik kakak dengan rejeki yang berlimpah ! " doa Rahayu untuk sang kakak ,
" Aamiin,,,,,! " Lestari mengaminkan doa adiknya ,
" Pelangi ayo kita pulang , salim dulu sama uwakmu ! " titah Rahayu pada putrinya ,
Pelangi bangkit dari duduknya menghampiri sang uwak , meraih dan mencium tangan uwaknya dengan takzim ,
" Kamu yang pintar ya sayang,,,,! " Lestari menyambut tangan Pelangi sembari menaruh sejumlah uang ketelapak tangan Pelangi ,
" Makasih banyak uwak,,,,,! " ucap Pelangi ,
" Sama -sama sayang,,,,,! " Lestari mengusap pucuk kepala Pelangi ,
" Aku permisi dulu kak,,,,assalamu' alaikum,,,,! " pamit Rahayu sembari menggamit tangan Pelangi ,
" Wa'alaikumsalam,,,,,hati-hati Yu,,,,! " balas Lestari , yang dibalas anggukan oleh Rahayu ,
" Bun,,,,,ini,,,,! " Pelangi menunjukkan sejumlah uang pada sang bunda ,
" Dari mana uang itu nak,,,,? " tanya Rahayu heran ,
" Tadi uwak yang kasih bun ! " ujar Pelangi ,
" Kamu simpan saja , itu kan uang pemberian uwak buat kamu " jelas Rahayu ,
" Bunda aja yang pegang buat ongkos kita pulang " ujar Pelangi ,
" Ya sudah , bunda ambil ya,,,,,! " Rahayu meraih sejumlah uang dari tangan Pelangi ,
*****
" Assalamu'alaikum,,,,,! " Rahayu unjuk salam , keduanya baru saja tiba dirumah ,
" Wa'alaikumsalam,,,,,sahut anak-anaknya bersamaan ,
" Bunda,,,,,! " pekik Bayu seraya memeluk tubuh bundanya ,
" Jagoannya bunda,,,,,! " Rahayu balas memeluk putra bungsunya ,
" Bayu nggak rewel kan,,,,? " tegur Rahayu ,
" Enggak bunda ! " sahut Bayu ,
" Anak pintar,,,,,! " sanjung Rahayu pada putra bungsunya ,
" Bunda bawa apa ? , itu dari ayah ya bun,,,,? " tebak Bayu ,
" Bukan sayang,,,,,ini dari uwak Lestari ! " ujar Rahayu seraya menaruhnya dimeja makan ,
Sementara Pelangi memilih masuk kedalam kamar , beristirahat sembari merebahkan tubuhnya ,
Sementara Rahayu masih berkutat dengan barang bawaan pemberian sang kakak , mengeluarkan semua isi tas menaruhnya diatas meja makan ditemani Bayu ,
__ADS_1
Didalam kamar ,
Anak-anak gadis Rahayu tengah berkumpul didalam kamar , mereka bermaksud hendak menanyai Pelangi perihal kondisi ayah mereka ,
" Pelangi,,,,,! " panggil Mentari ,
" Iya kak,,,,,! " Pelangi bangkit dari tidurnya , duduk menghadap kakak-kakaknya ,,
" Gimana kamu tadi ketemu sama ayah ? " selidik Jingga ,
" iya kak,,,,! " angguk Pelangi ,
" Apa benar ayah sakit ? " kali ini Mega yang bertanya ,
" Kalo dari tubuhnya sepertinya ayah baik-baik saja , tapi ibu bilang ayah sedang menyembunyikan rasa sakitnya supaya kita nggak khawatir " ungkap Pelangi ,
" Apa bunda bertanya kalo ayah sakit apa ? " tanya Mentari ,
" Enggak,,,,! " Pelangi menggelengkan kepalanya ,
" Apa ayah ada kasih uang buat kita ke bunda ? " tanya Mega lagi ,
" Enggak,,,,,! " Pelangi menggelengkan kepalanya lagi ,
" Ayah bilang ayah akan datang kemari menemui kita secepatnya " jelas Pelangi ,
" Ayah benar-benar sakit atau hanya berpura-pura sakit untuk mengelabui bunda karena desakan ibu wulan ! " tebak mega curiga ,
Tak lama kemudian Rahayu muncul diambang pintu kamar mereka ,
" Kalian sedang apa ? " tanya Rahayu pada putri-putrinya ,
" Kami sedang bertanya perihal ayah pada Pelangi bun ! " tutur Mega ,
" Kenapa harus bertanya pada Pelangi , kalian kan bisa tanya langsung sama bunda ! " Rahayu menatap putrinya satu- persatu ,
" Nak,,,,,kalian sabar ya,,,,doakan semoga ayah kalian lekas membaik dan bisa secepatnya menemui kita disini " Rahayu berusaha memberi pengertian pada putri-putrinya ,
" Tapi bun , ayah kan bisa menitipkan uang untuk kebutuhan sekolah kita pada bunda tadi ! " telisik Mega ,
" ayah kalian kan sedang sakit , ayah kalian pasti lebih membutuhkannya untuk berobat " Rahayu berusaha menutupi kekurangan sang ayah dimata putri-putrinya ,
" Sudah-sudah,,,,,hari sudah sore , ayo kalian sekarang bersih-bersih lalu shalat ! " Rahayu menyudahi perbincangan mereka , dan berlalu meninggalkan putri-putrinya ,
" Bunda terlalu baik , selalu patuh apa kata ayah , makanya ayah dan ibu Wulan selalu bersikap sesuka hatinya pada bunda " ujar Jingga ketus ,
*****
Malam hari , Rahayu dan keenam buah hatinya tengah santap malam , suasana dimeja makan hening tak satu pun dari mereka yang membuka suara , hanya suara dentingan sendok dan piring yang bersahutan ,
Selepas makan malam anak -anak masuk kedalam kamar mereka , mempersiapkan perlengkapan sekolah untuk esok hari ,
bahkan saat Rahayu memeriksa mereka kekamar , mereka telah terlelap diranjangnya masing-masing ,
__ADS_1
Rahayu pun beranjak menuju kamarnya , merebahkan tubuhnya diatas pembaringan , kesepian kembali menyergapnya , kejadian siang tadi kembali terbersit dibenaknya , kata-kata sang suami yang melukai perasaannya kembali terngiang diindera pendengaran Rahayu , air matapun berurai tak terbendung , hingga membawanya terlelap dalam kesedihan ,