
Semenjak Reyhan mendatangi nya dalam mimpi , Pelangi merenungi setiap perkataan Reyhan , Pelangi pun mulai memahami maksud dari mimpinya ,
Reyhan tidak ingin Pelangi terus - menerus mengingat diri nya , hingga Pelangi mengabaikan kewajiban nya sebagai istri , Reyhan ingin melihat Pelangi hidup bahagia ,
" Baik lah kak Rey , demi kak Rey Pelangi akan memenuhi permintaan kak Rey , bukan kah cinta sejati tak harus bersatu , tapi walau pun begitu , kenangan kak Rey akan tetap hidup dalam hati Pelangi , selama nya ! " gumam Pelangi ,
Pelangi menatap jam dinding di kamarnya , jarum jam menunjukkan pukul sebelas malam , ia menatap ke samping tempat tidur nya , Pelangi terkejut karena tidak menemukan sosok Surya di sana ,
Pelangi turun dari tempat tidur nya , berjalan keluar dari kamarnya , ia berusaha mencari keberadaan Surya ,
Saat Pelangi membuka pintu belakang , Pelangi mendapati Surya yang tengah berlatih pernapasan , Surya tengah mempelajari ilmu tenaga dalam yang di berikan oleh Om Joe ,
Pelangi tidak ingin mengganggu aktifitas Surya , ia pun kembali ke dalam kamar nya dan melanjutkan tidur nya ,
@@@@@
Keesokan hari nya Pelangi bangun pagi - pagi sekali , Usai menunaikan shalat subuh ia membuat sarapan untuk Surya dan dirinya ,
Pelangi tidak pernah lagi menginjakkan kaki nya di dapur utama , karena di sana semua pekerjaan sudah di handle oleh kedua adik ipar nya yang super jutek ,
Selesai menyiapkan sarapan , Pelangi membangunkan Surya lebih dulu , barulah ia membersihkan tubuhnya dan bersiap - siap ,
Usai sarapan kedua nya berangkat beraktifitas setelah sebelumnya berpamitan pada bapak serta ibu Surya ,
Setibanya di sekolah , Pelangi langsung masuk ke dalam ruang guru , saat menghampiri meja kerjanya Pelangi tertegun , di sana sudah ada seikat bunga mawar merah segar yang di taruh di dalam vas bunga ,
" Bunga ini dari mana datangnya ? " Pelangi mengernyitkan dahi nya , karena bunga itu hanya ada di meja kerja nya , sementara di meja lain tidak ada ,
Para guru yang mengetahui bunga itu pemberian siapa lebih memilih diam ,
Tak lama berselang pak Darmin masuk membawa nampan berisi beberapa gelas teh untuk para guru ,
Pelangi pun tak melewatkan kesempatan untuk bertanya pada pak Darmin ,
" Permisi pak,,,,! " tegur Pelangi ,
" iya ada apa Bu ? " tanya Pak Darmin ,
__ADS_1
" Maaf pak , saya mau tanya , bunga,,,, ini dari siapa ya ? " tanya Pelangi ,
" Maaf Bu,,,,tadi asisten pak Lurah datang kemari menitipkan bunga ini , katanya bunga ini dari pak Lurah untuk Bu Pelangi " jelas pak Darmin ,
" Hem,,,,, begitu ya,,,,! , terima kasih ya pak ! " Pelangi mengucapkan terima kasih ,
" Sama - sama Bu ! " pak Darmin menyahuti ,
" Pasti pak lurah menduga kalo aku masih lajang " batin Pelangi ,
Beberapa menit berlalu , bel tanda masuk pun berbunyi , Pelangi bergegas menuju ruang kelasnya , membariskan muridnya dan melakukan pembiasaan , periksa gigi dan kuku jari tangan sebelum masuk kelas ,
Pelangi memindai jam di pergelangan tangan nya , jarum jam menunjukkan pukul sepuluh , sudah waktu nya ia memulangkan murid - murid nya ,
Baru saja Pelangi keluar dari ruang kelas , tiba - tiba ibu kepala memanggilnya ,
" Ibu Pelangi , bisa keruangan saya sebentar ! " pinta ibu kepala ,
" Baik Bu,,,,! " Pelangi mengikuti langkah ibu kepala menuju ruangan nya ,
Pelangi pun duduk di sofa tepat di hadapan ibu kepala ,
" Bu Pelangi , mohon maaf sebelum nya , saya tidak bermaksud mencampuri kehidupan pribadi Bu Pelangi ,
Ini hanya salah satu bentuk kepedulian saya pada Bu Pelangi , seperti yang ibu ketahui hari ini ibu mendapat kiriman bunga dari seseorang , dan ibu mungkin sudah tahu siapa pengirim nya ,
Dari awal saya sudah menduga jika ini akan berkelanjutan , sepertinya pak lurah menaruh hati pada Bu Pelangi , dan sepertinya pak lurah belum mengetahui status ibu ,
Kami semua di sini tidak memiliki wewenang untuk berbicara atau menjelaskan kepada pihak yang bersangkutan ,
Tapi ada baik nya jika Bu Pelangi meluruskan nya agar tidak ada hal - hal yang tidak diharapkan terjadi untuk ke depan nya ,
mengingat sekolah kita sangat membutuhkan bantuan beliau " ibu kepala mencoba menjelaskan dengan hati - hati ,
" Saya mengerti Bu , tapi saya tidak mau gegabah dalam mengambil sikap , siapa tahu beliau hanya sebatas mengagumi saya dan tidak ada niat lebih ,
Jika pak lurah benar - benar menaruh hati pada saya , barulah saya akan coba menemui asisten pak lurah dan berbicara dengan beliau , saya juga tidak mau bila saya menjadi pusat perhatian serta bahan gunjingan guru - guru lain , itu membuat saya tidak nyaman " tutur Pelangi ,
__ADS_1
" Baik lah kalo Bu Pelangi memahami apa yang saya sampaikan , sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih atas pengertian nya " ujar ibu kepala ,
" Terima kasih juga karena ibu sudah mengingatkan saya ! " ucap Pelangi santun ,
" Kalo begitu saya permisi ke ruang guru Bu ! " pamit Pelangi ,
" Silahkan ! " ibu kepala mempersilahkan ,
" Pelangi keluar dari ruang ibu kepala , sambil memikirkan cara untuk bertemu dan berbicara dengan asisten pak lurah , tapi dari mana ia harus memulai nya ,
Setiba nya di ruang guru , Pelangi menghempaskan bokong nya di kursi , ia berusaha fokus pada pekerjaan nya , di tatap nya bunga mawar yang menjadi penyebab pikiran nya terpecah ,
Hari merambah siang , jam sekolah pun telah usai , Pelangi tengah menyusuri jalanan yang nampak ramai , sinar matahari pun begitu terik membuat kulit terasa terbakar ,
Angin segar berhembus kencang menerpa tubuh nya , memberikan sensasi segar untuk sesaat ,
Pukul dua siang Pelangi baru sampai di rumah , saat ia memasuki pintu gerbang kediaman Surya , ia terkejut melihat Surya yang tengah membantu menurunkan beras dari truk , memikul nya dan membawa nya masuk ke dalam gudang ,
* Apa Surya nggak kerja ya ! , jam segini sudah ada di rumah ? " gumam nya dalam hati ,
Pelangi langsung menuju paviliun , ia mengganti pakaian lalu bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu ,
Usai mengerjakan shalat Pelangi pergi ke dapur kecil nya dan mulai memasak untuk makan dirinya dan Surya ,
Beberapa saat kemudian Surya memasuki paviliun mendapati Pelangi yang tengah memasak ,
Pelangi memutuskan untuk pisah dapur karena ia tidak ingin menggantungkan perutnya pada mertua nya , selain itu Pelangi ingin menghindar dari kedua adik ipar nya yang selalu membuatnya merasa tidak nyaman ,
" Kamu sudah Pulang Pelangi ? " tanya Surya ,
" Sudah dari satu jam yang lalu ! " ujar Pelangi yang tengah menggoreng ikan ,
" Kamu nggak kerja ? " Pelangi balik bertanya ,
" Kerja , tapi hanya setengah hari " ujar Surya yang diangguki oleh Pelangi ,
Selesai memasak dan merapihkan dapur , Pelangi menaruh semua masakan nya di atas meja , lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya ,
__ADS_1