Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
EPIODE 67


__ADS_3

Semenjak Reyhan mendatangi nya dalam mimpi , Pelangi merenungi setiap perkataan Reyhan , Pelangi pun mulai memahami maksud dari mimpinya ,


Reyhan tidak ingin Pelangi terus - menerus mengingat diri nya , hingga Pelangi mengabaikan kewajiban nya sebagai istri , Reyhan ingin melihat Pelangi hidup bahagia ,


" Baik lah kak Rey , demi kak Rey Pelangi akan memenuhi permintaan kak Rey , bukan kah cinta sejati tak harus bersatu , tapi walau pun begitu , kenangan kak Rey akan tetap hidup dalam hati Pelangi , selama nya ! " gumam Pelangi ,


Pelangi menatap jam dinding di kamarnya , jarum jam menunjukkan pukul sebelas malam , ia menatap ke samping tempat tidur nya , Pelangi terkejut karena tidak menemukan sosok Surya di sana ,


Pelangi turun dari tempat tidur nya , berjalan keluar dari kamarnya , ia berusaha mencari keberadaan Surya ,


Saat Pelangi membuka pintu belakang , Pelangi mendapati Surya yang tengah berlatih pernapasan , Surya tengah mempelajari ilmu tenaga dalam yang di berikan oleh Om Joe ,


Pelangi tidak ingin mengganggu aktifitas Surya , ia pun kembali ke dalam kamar nya dan melanjutkan tidur nya ,


@@@@@


Keesokan hari nya Pelangi bangun pagi - pagi sekali , Usai menunaikan shalat subuh ia membuat sarapan untuk Surya dan dirinya ,


Pelangi tidak pernah lagi menginjakkan kaki nya di dapur utama , karena di sana semua pekerjaan sudah di handle oleh kedua adik ipar nya yang super jutek ,


Selesai menyiapkan sarapan , Pelangi membangunkan Surya lebih dulu , barulah ia membersihkan tubuhnya dan bersiap - siap ,


Usai sarapan kedua nya berangkat beraktifitas setelah sebelumnya berpamitan pada bapak serta ibu Surya ,


Setibanya di sekolah , Pelangi langsung masuk ke dalam ruang guru , saat menghampiri meja kerjanya Pelangi tertegun , di sana sudah ada seikat bunga mawar merah segar yang di taruh di dalam vas bunga ,


" Bunga ini dari mana datangnya ? " Pelangi mengernyitkan dahi nya , karena bunga itu hanya ada di meja kerja nya , sementara di meja lain tidak ada ,


Para guru yang mengetahui bunga itu pemberian siapa lebih memilih diam ,


Tak lama berselang pak Darmin masuk membawa nampan berisi beberapa gelas teh untuk para guru ,


Pelangi pun tak melewatkan kesempatan untuk bertanya pada pak Darmin ,


" Permisi pak,,,,! " tegur Pelangi ,


" iya ada apa Bu ? " tanya Pak Darmin ,

__ADS_1


" Maaf pak , saya mau tanya , bunga,,,, ini dari siapa ya ? " tanya Pelangi ,


" Maaf Bu,,,,tadi asisten pak Lurah datang kemari menitipkan bunga ini , katanya bunga ini dari pak Lurah untuk Bu Pelangi " jelas pak Darmin ,


" Hem,,,,, begitu ya,,,,! , terima kasih ya pak ! " Pelangi mengucapkan terima kasih ,


" Sama - sama Bu ! " pak Darmin menyahuti ,


" Pasti pak lurah menduga kalo aku masih lajang " batin Pelangi ,


Beberapa menit berlalu , bel tanda masuk pun berbunyi , Pelangi bergegas menuju ruang kelasnya , membariskan muridnya dan melakukan pembiasaan , periksa gigi dan kuku jari tangan sebelum masuk kelas ,


Pelangi memindai jam di pergelangan tangan nya , jarum jam menunjukkan pukul sepuluh , sudah waktu nya ia memulangkan murid - murid nya ,


Baru saja Pelangi keluar dari ruang kelas , tiba - tiba ibu kepala memanggilnya ,


" Ibu Pelangi , bisa keruangan saya sebentar ! " pinta ibu kepala ,


" Baik Bu,,,,! " Pelangi mengikuti langkah ibu kepala menuju ruangan nya ,


Pelangi pun duduk di sofa tepat di hadapan ibu kepala ,


" Bu Pelangi , mohon maaf sebelum nya , saya tidak bermaksud mencampuri kehidupan pribadi Bu Pelangi ,


Ini hanya salah satu bentuk kepedulian saya pada Bu Pelangi , seperti yang ibu ketahui hari ini ibu mendapat kiriman bunga dari seseorang , dan ibu mungkin sudah tahu siapa pengirim nya ,


Dari awal saya sudah menduga jika ini akan berkelanjutan , sepertinya pak lurah menaruh hati pada Bu Pelangi , dan sepertinya pak lurah belum mengetahui status ibu ,


Kami semua di sini tidak memiliki wewenang untuk berbicara atau menjelaskan kepada pihak yang bersangkutan ,


Tapi ada baik nya jika Bu Pelangi meluruskan nya agar tidak ada hal - hal yang tidak diharapkan terjadi untuk ke depan nya ,


mengingat sekolah kita sangat membutuhkan bantuan beliau " ibu kepala mencoba menjelaskan dengan hati - hati ,


" Saya mengerti Bu , tapi saya tidak mau gegabah dalam mengambil sikap , siapa tahu beliau hanya sebatas mengagumi saya dan tidak ada niat lebih ,


Jika pak lurah benar - benar menaruh hati pada saya , barulah saya akan coba menemui asisten pak lurah dan berbicara dengan beliau , saya juga tidak mau bila saya menjadi pusat perhatian serta bahan gunjingan guru - guru lain , itu membuat saya tidak nyaman " tutur Pelangi ,

__ADS_1


" Baik lah kalo Bu Pelangi memahami apa yang saya sampaikan , sekali lagi saya mohon maaf dan terima kasih atas pengertian nya " ujar ibu kepala ,


" Terima kasih juga karena ibu sudah mengingatkan saya ! " ucap Pelangi santun ,


" Kalo begitu saya permisi ke ruang guru Bu ! " pamit Pelangi ,


" Silahkan ! " ibu kepala mempersilahkan ,


" Pelangi keluar dari ruang ibu kepala , sambil memikirkan cara untuk bertemu dan berbicara dengan asisten pak lurah , tapi dari mana ia harus memulai nya ,


Setiba nya di ruang guru , Pelangi menghempaskan bokong nya di kursi , ia berusaha fokus pada pekerjaan nya , di tatap nya bunga mawar yang menjadi penyebab pikiran nya terpecah ,


Hari merambah siang , jam sekolah pun telah usai , Pelangi tengah menyusuri jalanan yang nampak ramai , sinar matahari pun begitu terik membuat kulit terasa terbakar ,


Angin segar berhembus kencang menerpa tubuh nya , memberikan sensasi segar untuk sesaat ,


Pukul dua siang Pelangi baru sampai di rumah , saat ia memasuki pintu gerbang kediaman Surya , ia terkejut melihat Surya yang tengah membantu menurunkan beras dari truk , memikul nya dan membawa nya masuk ke dalam gudang ,


* Apa Surya nggak kerja ya ! , jam segini sudah ada di rumah ? " gumam nya dalam hati ,


Pelangi langsung menuju paviliun , ia mengganti pakaian lalu bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu ,


Usai mengerjakan shalat Pelangi pergi ke dapur kecil nya dan mulai memasak untuk makan dirinya dan Surya ,


Beberapa saat kemudian Surya memasuki paviliun mendapati Pelangi yang tengah memasak ,


Pelangi memutuskan untuk pisah dapur karena ia tidak ingin menggantungkan perutnya pada mertua nya , selain itu Pelangi ingin menghindar dari kedua adik ipar nya yang selalu membuatnya merasa tidak nyaman ,


" Kamu sudah Pulang Pelangi ? " tanya Surya ,


" Sudah dari satu jam yang lalu ! " ujar Pelangi yang tengah menggoreng ikan ,


" Kamu nggak kerja ? " Pelangi balik bertanya ,


" Kerja , tapi hanya setengah hari " ujar Surya yang diangguki oleh Pelangi ,


Selesai memasak dan merapihkan dapur , Pelangi menaruh semua masakan nya di atas meja , lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya ,

__ADS_1


__ADS_2