
Subuh hari , dering alarm menyadarkan Pelangi dari lelapnya , sebelum beranjak keluar dari kamarnya Pelangi lebih dulu merapihkan tempat tidurnya ,
Pagi ini ia kembali berjibaku dengan rutinitas rumahannya , ia mempercepat pekerjaannya mengingat hari ini adalah hari pertama Pelangi mengajar ,
Pelangi melangkahkan kakinya dengan penuh semangat , karena dia tidak harus duduk berlama-lama di rumah , dan mulai hari ini dia bukan lagi sebagai siswi PKL melainkan seorang guru honorer ,
Tiba di sekolah , para siswa yang mengenali Pelangi bersorak sambil menghambur menghampiri Pelangi ,
" Bu guru,,,,,! " seru para siswa yang pernah menjadi anak didiknya dulu ,
" Eh,,,,murid-murid ibu,,,,kalian sehat ,,,,! " Pelangi menyapa anak didiknya , meraih tangan murid-murid yang terulur padanya seraya mengusap pucuk kepala muridnya satu -persatu ,
" Sehat bu,,,,! , ibu ngajar lagi disini,,,,? " tanya murid- murid ,
" Iya,,,,,ibu mengajar lagi disini ! " sahut Pelangi ramah ,
" Ibu ngajar kelas kita lagi kan ? " celoteh mereka ,
" iya,,,,,,! " Pelangi menyahuti ,
" Hore,,,,,! , asik,,,,,! " sorak murid-murid girang ,
" Ya sudah , ibu permisi ke ruang guru dulu ya,,,,,! " pamit Pelangi , Yang diangguki oleh muridnya ,
Tiba di ruang guru Pelangi berucap salam menyapa dan menyalami semua guru seniornya yang sudah ada di ruang guru , para guru terkejut berikut senang mendapati keberadaan Pelangi ,
Suasana haru biru kembali memenuhi ruang guru , mereka senang melihat Pelangi kembali mengajar begitupun sebaliknya , Pelangi senang karena kembali bergabung dengan para guru yang telah banyak membimbingnya ketika masa PKL beberapa waktu lalu ,
Tak lama berselang bel berdering , pertanda upacara bendera akan di mulai , para siswa berhamburan menuju lapangan membentuk barisan begitu pun para guru ,
Satu- persatu sesi upacara telah terlaksana hingga tiba saatnya untuk ibu kepala memberikan wejangan , yang menyambut kedatangan siswa-siswi baru sekaligus menyambut kembali kehadiran Pelangi ,
Pelangi mengangguk hormat , mengulas senyum seraya menguncupkan kedua tangannya di depan dadanya , tatkala ibu kepala menyebutkan nama dirinya ,
__ADS_1
Setelah satu jam , upacara pun selesai , para siswa membubarkan barisan , memasuki kelas masing-masing , meskipun begitu kegiatan belajar mengajar belum di mulai ,
Bu kepala tengah melakukan breafing dengan para guru , membahas mengenai pembagian tugas , seperti tiap tahunnya akan dilakukan rolling wali kelas setiap awal tahun pelajaran baru ,
Semua tentunya berdasarkan pemantauan dan penilaian dari para pengawas yang dilakukan pada para guru tiap semesternya ,
" Bu Pelangi apa tidak keberatan bila anda kembali mengajar siswa kelas satu ? " tanya bu kepala ,
" Tidak sama sekali bu,,,,ini akan menjadi tantangan tersendiri buat saya ! " ujar Pelangi ,
" Disini saya melihat bu Pelangi mumpuni dalam mengajar anak baru , mengingat tahun lalu semua siswa kelas satu yang di pegang bu Pelangi pandai baca , tulis dan berhitung " ungkap bu kepala ,
" Baiklah,,,,kalo semua sudah jelas dan tidak ada lagi yang di pertanyakan , ibu-ibu boleh menuju ke kelasnya masing-masing ! " tutur bu kepala ,
Bu kepala berlalu meninggalkan ruang guru sementara para guru bersiap untuk menemui murid-muridnya , begitu pun Pelangi ia tengah mempersiapkan diri untuk tatap muka dengan murid barunya ,
" Huffhh,,,,,,bismillah,,,,,! " Pelangi menghela nafas panjang menghilangkaan kegugupannya ,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " ucap Pelangi begitu kakinya memasuki ambang pintu , nampak murid barunya yang imut dan lucu di dampingi oleh orang tuanya masing-masing ,
" Selamat pagi bapak ibu juga murid-murid , perkenalkan nama saya Pelangi , saya guru yang akan mengajar putra-putri bapak ibu ,
saya mohon kerja samanya demi kelangsungan belajar mengajar putra putri bapak ibu dan tolong ingatkan bila ada kesalahan atau kekurangan saya dalam mengajar putra putri bapak ibu ,
Mohon maaf sebelumnya bapak ibu , untuk langkah awal boleh saya minta bapak ibu meninggalkan putra-putrinya untuk melatih kemandirian dan pembiasaan sejak dini " pinta Pelangi penuh hormat ,
Para orang tua pun meninggalkan ruang kelas , setelah membujuk putra-putrinya dengan susah payah , untuk murid-murid yang menangis dan merengek Pelangi turut serta membujuk muridnya menggunakan naluri keibuannya yang penuh kelembutan ,
" Sudah siap belajar sama ibu ? " tanya Pelangi pada muridnya ,
" Sudah bu guru,,,,,! " sahut murid-murid serempak ,
" Baik ibu akan mengabsen nama kalian , yang namanya ibu sebut tolong acungkan tangannya ya,,,,! " titah Pelangi ,
__ADS_1
Pelangi pun mulai mengenali murid-muridnya menyebut nama mereka dan menghafal wajahnya satu-persatu ,
Pelangi sempat terdiam sejenak saat menyebut nama murid prianya yang memiliki nama yang sama dengan pria yang tengah di rindukannya ,
Ya,,,,,siapa lagi kalau bukan Reyhan lengkapnya Muhammad Reyhan ,
selesai mengabsen muridnya Pelangi meminta mereka untuk menghafal nama teman-temannya untuk memudahkan mereka dalam berkomunikasi ,
Pelangi pun meminta muridnya untuk membaca surat alfatihah lanjut membaca doa sebelum belajar bersama-sama , yang di dahului oleh Pelangi ,
Karena kebanyakan para murid berasal dari taman kanak-kanak , mereka sudah hafal surat alfatihah dan doa sebelum belajar sehingga Pelangi tidak perlu lagi repot-repot mengajarkan mereka ,
Usai membaca doa bersama , Prlangi pun mulai memberikan pelajaran pertama yaitu belajar mengenal huruf dan angka ,
untuk memastikan muridnya menykmak dan memahami pelajaran yang di sampaikan Pelangi meminta muridnya berhitung dari satu sampai sepuluh hingga mereka mengetahui betul nama serta bentuk angka yang mereka sebutkan ,
Pelangi akan terus mengulang pelajarannya pada siswa yang masih minim pemahamannya dalam mengenal angka juga huruf ,
Pelangi akan meminta muridnya menuliskan angka satu hingga sepuluh di buku mereka sebanyak setengah halaman dan setengahnya lagi dijadikan pekerjaan rumah ,
Pelangi tidak merasa kerepotan karena dari sekian banyak murid hanya ada beberapa anak yang buta huruf juga buta aksara ,
Itulah pentingnya anak diajarkan mengenal huruf dan angka semenjak usia dini , itu sebabnya dunia pendidikan mulai membuat program pendidikan anak usia dini , selain mempersiapkan anak-anak yang hendak bersekolah ke jenjang sekolah dasar juga melatih motorik anak dalam menerima dan menyerap pelajaran , belajar berinteraksi serta mengekspresikan diri ,
" Anak- anak tolong PR nya dikerjakan ya,,,jika ada yang tidak tahu boleh bertanya pada orang tua atau kakak ya,,,,! " Pelangi kembali mengingatkan murid-muridnya sebelum memulangkan mereka ,
" Iya bu guru,,,,,! " sahut murid-murid serempak ,
Di hari pertama mengajar Pelangi cukup puas , karena semua muridnya mampu menerima dan memahami pelajaran yang Pelangi berikan ,
Setelah memulangkan muridnya , Pelangi disibukkan dengan membuat laporan harian agar memudahkan dirinya memantau perkembangan anak didiknya ,
Dua jam terlewati sudah , tiba saatnya Pelangi untuk pulang , ia pun merapihkan buku-buku di atas mejanya kemudian meninggalkan ruang guru bersamaan dengan guru-guru lainnya ,
__ADS_1
Bukan hal mudah mengajarkan anak-anak baru , namun Pelangi menikmati kebersamaan dengan murid-murid barunya dengan wajah imut serta celotehannya yang lucu ,