
beberapa bulan berlalu ,
Hari ini adalah hari yang berbahagia untuk Mentari juga suami karena hari ini putra pertama dari pernikahan mereka telah lahir kedunia , seorang bayi laki-laki yang diberi nama Ichwan Soejono ,
Tangis bayi laki-laki itu telah menambah ramai suasana di kediaman Mentari ,
" Selamat ya Kak , sekarang kakak sudah jadi seorang ibu , semoga kakak sama dedek bayinya sehat terus " ucap Pelangi pada sang kakak ,
" Makasih Pelangi ! " sahut Mentari ,
" Hai,,,,,keponakan ganteng,,,,,ini aunty,,,,kamu sehat-sehat ya,,,,! " Pelangi mengelus-elus pipi gembul sang baby ,
" Sebentar lagi cucu bunda yang keempat on the way ya bun,,,,! " tutur Pelangi ,
" Insyaallah,,,,,! " ibu menyahuti ,
Karena tak lama lagi Senja sang kakak akan di persunting oleh pria pujaan hatinya Sabil , dan saat ini mereka tengah mengurus surat-surat untuk melangsungkan pernikahan ,
*****
Tanpa terasa satu tahun sudah Pelangi menimba ilmu diaekolah favoritnya , dan hari ini Pelangi dinyatakan naik kelas dengan nilai terbaik , Pelangi bersyukur dan berbangga hati ditengah lelah dan perih yang menderanya ia masih mampu menjadi siswa yang berprestasi , semua guru memberikan dukungan penuh atas keberhasilannya ,
" Selamat Pelangi,,,,,berjuanglah lebih giat ! " ucap Pak Mirza menyemangati ,
" Selamat Pelangi,,,,jangan patah semangat ! " bu Erni
menimpali ,
" Makasih banyak pak,,,,bu,,,,! " tutur Pelangi pada kedua gurunya ,
Pelangi beserta kawan-kawan nya berpelukan sambil saling memberi ucapan selamat , nampak wajah -wajah bahagia dari para siswi , begitu pula para guru-guru pengajar ,
Begitu pun ditempat Surya bersekolah , hari ini diadakan acara pelepasan siswa siswi kelas 12 , dimana Surya termasuk salah satu dari siswa kelas 12 , Surya beserta kawan-kawannya tengah berbahagia karena mereka telah berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah tempat mereka menimba ilmu ,
Selesai pembagian rapot , Pelangi bergegas pulang ,, saking senangnya saat tiba dipintu gerbang , Pelangi tidak menyadari keberadaan Surya yang tengah menunggunya di dekat gerbang sekolah , pelangi pulang dengan menggunakan jasa ojek , ia sudah tidak sabar ingin memperlihatkan buku rapotnya pada sang bunda ,
Sementara Surya harus kembali menelan kekecewaan , bahkan akhir-akhir ini Pelangi semakin akrab sengan pria yang berprofesi sebagai abdi negara ,
Setibanya dikediaman Mentari , Pelangi masuk lalu menghampiri sang bunda yang tengah berkutat didapur ,
" Assalamu'alaikum Bun,,,,Pelangi naik kelas dengan nilai terbaik " Pelangi menghambur kepelukan sang bunda ,
" Syukurlah nak,,,,bunda ikut senang mendengarnya ! " tak terasa Rahayu menitikkan air matanya , Mentari pun turut bergembira atas prestasi sang adik ,
__ADS_1
" Syukurlah Pelangi , kamu bisa mewujudkan apa yang tidak bisa kakak lakukan " tutur Mentari penuh haru melihat bunda dan adiknya menangis bersama ,
" Doakan Pelangi terus ya bun , supaya Pelangi bisa mewujudkan cita-cita Pelangi , tutur Pelangi disela tangisnya ,
" Pasti,,,,,ibu akan selalu mendoakan kamu ! " ujar ibu ,
Sore hari dikediaman Jingga ,
" Pelangi,,,,mana,,,,! , kasih tunjuk hasil belajarmu selama satu tahun ! " Pekik Jingga dari ruang tengah ,
Pelangi pun bergegas mengeluarkan buku rapot dari dalam tasnya lalu menyerahkannya pada Jingga ,
" Ini kak,,,,! " Pelangi menyodorkan buku rapotnya pada
sang kakak , dan berdiri di hadapan sang kakak juga kakak iparnya sambil menundukkan kepalanya ,
Jingga membuka halaman yang disana tertera deretan mata pelajaran berikut nilai-nilai yang di dapat Pelangi ,
semua mata pelajaran mendapatkan nilai sembilan ,
" Baguslah,,,,,tidak sia-sia aku membiayai sekolahnya ! " batin Jingga ,
" Coba mas lihat,,,,! " Ismail meraih buku rapot dari tangan sang istri , lalu mengamatinya ,
" Bagus Pelangi,,,,,! " Ismail memuji Pelangi sambil mengacungkan jempolnya , Pelangi hanya menatap sepasang suami istri itu dengan datar ,
Jingga melempar buku rapotnya keatas meja , Pelangi meraihnya dan membawa buku rapot itu kembali ke kamarnya ,
" Apapun yang aku lakukan nggak ada bagus-bagusnya dimata kak Jingga , huuffhh,,,,,! " Pelangi menghela nafas panjang ,
Pelangi keluar dari kamarnya berniat hendak menyapu pekarangan rumah , Tiba-tiba Ismail sang kakak ipar menghampirinya ,
" Pelangi,,,,nih ! " Ismail meyodorkan beberapa lembar uang kertas ,
" Untuk apa kak ! " tanya Pelangi heran ,
" Itu uang jajan buat kamu ! " tutur Ismail ,
" Tapi Mas,,,,Pelangi nggak bisa terima uang pemberian mas ! " tolak Pelangi ,
" Kamu nggak usah denger omongan kakak kamu , anggap saja itu hadiah dari mas untuk nilai rapotmu ! " ungkap Ismail sembari menaruh paksa uang ke tangan Pelangi kemudian berlalu meninggalkan Pelangi yang masih mematung di dapur ,
" Makasih mas,,,,,! " ujar Pelangi pelan , khawatir sang kakak mengetahuinya , mengingat tudingan Jingga yang ditujukan padanya beberapa waktu yang lalu ,
__ADS_1
Malam minggu ,
Surya beserta anak asuh Joe lainnya sudah berkumpul di halaman rumah Joe , mereka duduk beralaskan rumput hijau , mereka tengah asik berbincang dengan sesekali mengurai gelak tawa ,
" Hai,,,,,! " sapa Pelangi pada Surya juga teman-temannya saat tiba diteras sambil membawa minum untuk mereka ,
" Hai,,,,,,! " sahut mereka bersamaan ,
" Selamat ya,,,,atas kelulusan kalian ! " ucap Pelangi ramah ,
" Selamat juga kamu udah naik kelas ! " timpal Dito ,
Pelangi pun turut bergabung dan berbincang dengan mereka hingga latihan bela diri dimulai ,
Saat Pelangi tengah asik melihat anak asuh joe berlatih , tiba tiba sebuah kendaraan roda dua yang dikendarai oleh dua orang berseragam loreng yang berboncengan berhenti dihalaman rumah ,
Dengan gagah keduanya melangkah memasuki halaman , Pelangi menatap kedua pria berseragam loreng itu dengan kagum ,
" Sore mas,,,,,! " Keduanya menyapa Joe sembari memberi hormat ,
" Sore,,,,,! " balas Joe ,
Mereka adalah Sabil dan Reyhan , sontak saja kehadiran kedua pria berseragam itu menyita perhatian seluruh anak asuh Joe termasuk Surya ,
" Sore dek,,,,! " sapa Reyhan dengan ramah ,
" Sore kak,,,,,! " sahut Pelangi dengan sikap yang sama ,
Semenjak perkenalannya dengan Pelangi , Reyhan jadi sering menemui Pelangi dirumah Mentari dengan alih-alih menemani Sabil , tentu saja hal itu membuat Surya semakin dilanda cemburu , namun Surya tak bisa berbuat apa-apa karena saat ini antara dirinya dan Pelangi tidak ada ikatan apapun selain pertemanan ,
Reyhan duduk di kursi tepat di sebelah Pelangi , sedang Sabil masuk kedalam setelah disambut Senja ,
" Dek,,,,,! , selamat ya,,,,,! " ucap Reyhan memulai perbincangan ,
" Selamat untuk apa kak ? " tanya Pelangi ,
" Kakak dengar kamu naik kelas dengan nilai terbaik " tutur Reyhan ,
" Biasa aja kali kak , itu nggak seberapa " Pelangi merendah ,
" Kamu memang wanita idaman dek,,,,sudah cantik , baik , pinter , penurut pula ! " batin Reyhan , sambil menatap wajah wanita dihadapannya ,
Surya sesekali menatap kearah dimana Pelangi dan Reyhan tengah duduk bersama sambil berbincang , Joe menangkap gelagat Surya ,
__ADS_1
" Ayo fokus,,,,,! , tunjukkan kemampuanmu , jadilah yang terbaik,,,,! " pekik Joe ,
" Siap,,,,,! " sahut anak asuhnya bersamaan ,