
Tak lama kemudian terdengar suara Jingga didepan rumah yang tengah berbincang dengan pengendara ojek ,
" Pelangi,,,,,! " pekik Jingga dari ruang tengah ,
" Iya kak,,,,,! " Pelangi bergegas melepas mukenanya dengan setengah berlari menghampiri sang kakak ,
" ini,,,,! , bawa belanjaannya kedapur , hari ini kakak mau masak sup , kamu bersihkan ayamnya , lalu iris sayuran dan siapkan bumbunya , biar nanti kakak tinggal memasak , kakak mau istirahat dulu,,,,! " titah Jingga seraya melenggang masuk kedalam kamarnya ,
" Baik kak,,,,! " sahut Pelangi , ia berjalan menuju dapur dan mengerjakan semua yang diperintahkan sang kakak , disela-sela pekerjaannya Pelangi merasakan perutnya yang sudah minta diisi , namun apa yang harus dimakan karena Pelangi tidak berani mengambil makanan dilemari tanpa seijin sang kakak ,
Selesai mengerjakan apa yang diperintahkan sang kakak , Pelangi memutuskan untuk menemui sang bunda dirumah Mentari karena jarak antara rumah Jingga dan Mentari hanya lima meter ,
" Assalamu' alaikum bun,,,,,,! " ucap Pelangi saat membuka pintu dapur , didapatinya sang bunda yang tengah merapihkan meja makan ,
" Wa'alaikumsalam,,,,! , kamu sudah makan nak,,,,,! " tanya Pelangi yang dibalas oleh gelengan kepala ,
" Ya sudah,,,,,kamu makan dulu , setelah makan kamu bantu bunda cuci piring ya,,,,! " titah sang bunda ,
" Baik bu,,,,! " Pelangi mendudukkan dirinya dimeja makan , menyantap makan siang yang ditemani sang bunda ,
" Kakakmu Jingga sudah pulang nak,,,,? " tanya Rahayu ,
" Sudah bun , kak Jingga sedang beristirahat dikamarnya " sahut Pelangi disela makannya , Rahayu menganggukkan kepalanya tanda mengerti ,
" Makannya jangan terburu-buru nanti kamu tersedak nak,,,,! " tegur Rahayu melihat cara makan Pelangi yang tergesa-gesa ,
" Biar makannya cepet selesai jadi Pelangi bisa bantu bunda cuci piring dan cepat-cepat pulang bantu kak Jingga masak bun,,,,! " ujar Pelangi dengan mulut yang penuh makanan ,
" Kasihan kamu nak,,,,maafin ibu ya nak,,,,karena ketidakmampuan bunda kamu harus seperti ini ! " batin Rahayu seraya menatap lekat wajah Pelangi ,
Lima belas menit berlalu , Pelangi pun telah seleaai menyantap makan siangnya , saat ini Pelangi tengah membantu sang bunda mencuci piring , dengan cekatan Pelangi mencuci semua piring kotor hingga merapihkannya dilemari piring ,
" Huuffhh,,,,,! , selesai,,,,! " gumam Pelangi ,
Bun,,,,Pelangi sudah selesai , sekarang Pelangi mau kembali kerumah kak Jingga , makasih buat makan siangnya ya bun,,,,,! " ucap Jingga seraya meninggalkan sang bunda dengan langkah tergesa-gesa ,
" Dasar anak itu,,,,! " gumam bunda ,
Dikediaman Jingga ,
Sesampainya dirumah Jingga , Pelangi langsung masuk kedapur , Jingga belum nampak disana ,
__ADS_1
" Haahh,,,,,syukurlah,,,,! " Gumam Pelangi ditrngah kekhawatirannya ,
Namun tiba-tiba ,
" Dari mana kamu,,,,? " tanya Jingga dengan ketus ,
" Kakak,,,,,,! , Pelangi habis menemui bunda kak,,,,! " Pelangi terkejut dengan kemunculan sang kakak yang tiba-tiba ,
" Ngapain ? , kamu habis ngadu sama bunda ? " tuding Jingga ,
" Enggak kak,,,,Pelangi nggak bilang apa- apa sama bunda , tadi disana Pelangi cuma bantu bunda cuci piring terus balik lagi kesini , kalo kakak nggak percaya kakak boleh tanya sama bunda " Pelangi berusaha mengatakan yang sejujurnya walau tidak sepenuhnya ,
karena kalau Jingga sampe tahu Pelangi makan ditempat Mentari , Jingga akan memarahinya dan menganggap Pelangi tidak menghargai dirinya , Jingga takut dituding kalo dirinya tidak memberi makan Pelangi dengan baik ,
" Awas saja kalo kamu mengadu yang macam-macam pada bunda juga mentari ! " ancam Jingga ,
Pelangi menelan salivanya mendengar ancaman Jingga ,
Selagi sang kakak memasak , Pelangi membersihkan kembali seisi rumah dan berakhir dihalaman , menyapu daun-daun kering yang bertebaran memenuhi halaman rumah , lalu membakarnya ,
Saat Pelangi tengah menyapu halaman , nampak sang kakak ipar membuka pintu pagar , ia baru saja kembali dari aktifitasnya ,
" Kamu sedang bersih- bersih Pelangi ! " tegur sang kakak ipar seraya mengusap puncak kepala Pelangi ,
Sang kakak ipar pun masuk kedalam rumah ,
Usai membersihkan halaman , Pelangi kembali kedapur mencuci semua piranti kotor yang baru saja digunakan Jingga , dan membersihkan ruang dapur
dari sisa-sisa bumbu maupun sampah yang tercecer dilantai ,
Menjelang senja ,
Pelangi baru saja selesai merapihkan dapur , barulah Pelangi membersihkan tubuhnya , ia kini tengah duduk dibibir ranjangnya menunggu waktu magrib tiba ,
Selepas magrib Sang kakak dan suaminya hendak santap malam ,
" Pelangi,,,,,! " panggil Jingga ,
" Iya kak,,,,,! " Pelangi keluar dari kamarnya , mrnghsmpiri sang kakak ,
" Kamu jagain dulu Abimana , kakak mau makan dulu ! " titah Jingga ,
__ADS_1
" Baik kak,,,,,! " sahut Pelangi , lalu menemani Abimana bermain , mengajarkan Abimana layaknya guru TK yang sedang mengajar anak didiknya ,
Setelah kedua suami istri itu selesai santap malam , Jingga akan mengalas lauk makan untuk Pelangi , Pelangi pun baru akan menyantap makan malamnya didapur selepas merapihkan meja makan dan mencuci piranti makan yang kotor ,
Pelangi sadar sepenuhnya jika perlakuan sang kakak pada dirinya kelewatan , namun Pelangi bisa apa , ia harus menerimanya dengan lapang dada demi meraih cita-cita , juga demi membantu meringankan beban sang bunda ,
Usai santap malam dan menunaikan shalat isya , Pelangi baru mengerjakan tugas-tugas sekolahnya dengan tubuh yang penat dan tenaga yang tersisa ,
Pelangi merasakan matanya mulai mengantuk dan mulutnya pun tak henti menguap , ditatapnya Jarum Jam yang terpancang didinding kamarnya ,
" Hooaammhh,,,,,! , Pantas saja aku mengantuk sekali , ternyata sudah pukul sebelas " batin Pelangi ,
Pelangi pun merapihkan buku-buku pelajarannya , ia lalu beranjak ketempat tidur membaringkan tubuhnya disana dan perlahan Pelangi pun mulai terlelap ,
keesokan hari ,
Waktu menunjukkan pukul 04.00 pagi saat Jingga masuk kedalam kamar Pelangi untuk membangunkan nya ,
" Pelangi ayo bangun,,,,! , jangan malas-malasan ! " Jingga menarik selimut yang membalut tubuh Pelangi ,
" Ya ampun,,,,kakak,,,,,! " Pelangi terkejut mendapati sang kakak yang sudah berada didalam kamarnya , masih dengan mata yang mengantuk Pelangi bangkit dari tidurnya merapihkan tempat tidurnya lalu keluar dari kamarnya menuju dapur dan mengawali hari dengan rutinitas rumahannya ,
Seperti biasa , Pelangi akan menyantap sebagian lauk yang sudah disiapkan oleh sang kakak , dan membawa sebagiannya lagi untuk bekal , saat Pelangi hendak berangkat kesekolah tiba-tiba mas Ismail suami dari Jingga menghampiri Pelangi didapur , ia memberikan sejumlah iang pada Pelangi tanpa sepengetahuan Jingga ,
" Pelangi,,,,,ini uang jajan buat kamu ! " Ismail menyodorkan uang ketangan Pelangi ,
" Tapi mas,,,,,! " Pelangi hendak menolak ,
" Sshhtt,,,,,,! , sudah kamu ambil ya,,,,,! " Ismail menaruh jari telunjuk didepan bibirnya ,
" Terima kasih mas,,,,,! " Pelangi berterima kasih pada Ismail , yang dibalas anggukan oleh Ismail ,
" Alhamdulillaah,,,,,aku akan menyimpan uang ini untuk keperluan sekolahku " gumam Pelangi seraya memasukkan uang kedalam tasnya ,
Pelangi bergegas menujubrumah Mentari untuk berpamitan pada sang Bunda , lalu pergi kesekolah ,
Hari ini keberuntjngan tengah berpihak kepada Pelangi dan kedua kawannya , saat Pelangi tengah berdiri ditepi jalan menunggu kendaraan umum, tiba-tiba sebuah kendaraan besar milik TNI berhenti didepan mereka ,
" Kalian ayo naik,,,,! " titah salah satu Pria yang berseragam Loreng ,
Pelangi dan kedua kawannya pun bergegas menaiki kendaraan tersebut , disana sudah nampak anak-anak sekolah lain yang turut serta dalam kendaraan yang Pelangi tumpangi ,
__ADS_1
Rupanya kendaraan yang ditumpangi Pelangi adalah kendaraan khusus untuk antar jemput anggota TNI yang hendak dinas ,