
Beberapa bulan berlalu , masa cuti Pelangi tersisa dua hari lagi , Pelangi mulai bimbang , ia bingung bila kelak ia sudah kembali mengajar siapa yang akan menjaga baby Dandi ,
Lagi pula bagaimana dengan Asi nya , karena ia masih menyusui Dandy secara eksklusif ,
Pelangi pun membicarakan hal ini dengan sang Bunda ,
Ya sudah Pelangi untuk sementara biar bunda aja yang menjaga dan merawat Dandi " Rahayu memberikan solusi ,
" Jangan Bun , ngga enak sama saudara - saudara Pelangi yang lain " Pelangi menolak secara halus , ia tidak ingin perkataannya menyinggung perasaan sang bunda ,
" Gapapa Pelangi , Bunda bisa membagi waktu dan menghandle semua pekerjaan rumah " sanggah Rahayu ,
" Pelangi ngga mau ibu kecapekan terus jatuh sakit , takutnya nanti semua saudara menyalahkan Pelangi " jelas Pelangi ,
" Udah , kamu nggak usah banyak mikir yang macem - macem , yang penting kamu bisa pergi mengajar , Dandi aman dan bunda juga sehat " ujar Rahayu ,
" Pelangi jadi malu selalu merepotkan bunda , maafin Pelangi ya Bun , bukannya bikin bunda senang tapi malah membebani bunda " ada nada penyesalan dari ucapan Pelangi ,
" Udah,,,,kamu jangan ngomong seperti itu " ujar Rahayu penuh penekanan , Pelangi pun tak bisa mengelak jika bunda sudah berkehendak ,
Senin pagi , Pelangi kembali disibukkan dengan rutinitas paginya , ia harus kembali mengajar dan meninggalkan Bayi Dandi bersama sang bunda ,
Setelah Pelangi , Surya , dan ketiga cucunya berangkat , Rahayu menemani bayi Dandi seraya berzikir ,
Tak lama berselang , Bayi Dandi bangun , Rahayu memberikan Asi yang sudah disiapkan oleh Pelangi sebelum berangkat ke sekolah ,
Setelah bayi Dandi menghabiskan susunya , Rahayu menyiapkan air hangat untuk memandikan Dandi ,
Usai mandi , Baby Dandi yang sudah tampan dan wangi diajak berjemur oleh sang nenek dengan botol susu di mulutnya ,
Tak lama berselang , baby Dandi tertidur dalam pangkuan Sang nenek , Rahayu pun membawa masuk Dandi lalu menidurkannya ,
Sambil menjaga baby Dandi yang tertidur Rahayu memotong sayuran , ia hendak memasak untuk makan siang anak serta cucunya ,
Disekolah , setelah memulangkan muridnya , Pelangi mulai sibuk menyiapkan pemberkasan , karena Minggu depan akan ada pemeriksaan penilik ,
mulai dari rekap nilai , metode pembelajaran harian , kurikulum , dan sebagainya ,
Selanjutnya menata ruang kelas , melengkapi pajangan di dinding seperti jadwal piket , struktur kelas , Mading dan sebagainya serta melengkapi peralatan kebersihan ,
Hari merambah siang , matahari pun begitu terik menyinari bumi , Pelangi , Rara dan Dimas baru saja meninggalkan sekolah , mereka tengah menunggu angkutan umum di depan sekolah ,
__ADS_1
satu jam berlalu , ketiganya telah sampai di rumah , kedatangan ketiganya disambut oleh Rahayu yang tengah menggendong baby Dandi ,
Pelangi membersihkan diri dan menunaikan shalat Dzuhur terlebih dahulu sebelum menggendong baby Dandi ,
Selesai mengerjakan shalat , Pelangi mengambil Dandi dari gendongan sang bunda , kini mereka tengah santap siang bersama ,
Selesai santap siang , Rara dan Dimas kembali ke kamar mereka , sementara Pelangi setelah menyerahkan Dandi kepada sang bunda , Pelangi merapihkan meja makan dan mencuci piring yang kotor ,
Sekembalinya dari dapur , Pelangi dan Rahayu berbincang - bincang sejenak ,
" Pelangi , kakakmu Mentari akan pulang dari Netherland " Rahayu memberitahukan berita kepulangan Mentari ke Indonesia ,
" Oh ya ? , kapan bun ? " tanya Pelangi ,
" Bulan depan " sahut Rahayu ,
" Syukurlah Bun " Pelangi menyahuti , sementara Rahayu hanya terdiam sambil menatap Pelangi , Pelangi yang menyadari mode diam dang bunda mengerutkan dahinya ,
" Bunda kenapa kok kayak lagi bingung ? " telisik Pelangi ,
" Bunda cuma bingung , kalo kakak mu pulang otomatis Bunda ngga bisa kemari untuk jagain Dandi " ungkap Rahayu ,
" Ya udah gapapa Bun , masalah Dandi biar nanti Pelangi pikirkan " Pelangi menenangkan sang bunda ,
Selepas kepergian sang bunda , Pelangi termenung , tidak di pungkiri Pelangi pun dilanda kegelisahan , karena mau tidak mau Pelangi harus memikirkan siapa yang akan menjaga Dandi saat kepulangan sang kakak nanti ,
Karena saat sang kakak pulang dari negeri tetangga , otomatis sang Bunda tidak bisa pergi kemana - mana ,
Malam hari selepas isya ,
" Kak , sewa rumah kita satu bulan lagi habis " Pelangi mengingatkan sang suami ,
" iya , terus kamu mau gimana , mau diperpanjang atau gimana ? " tanya Surya ,
" Kak , bulan depan kak Mentari pulang dari luar negeri " Pelangi memberitahukan kabar baik itu kepada Surya ,
" Ya terus kenapa kalo mba Mentari pulang , bagus kan ? " timpal Surya ,
" Kak , kalo kak Mentari pulang , otomatis bunda ngga bisa kemana - mana , terus siapa yang jagain Dandi kalo kita Kerja " ujar Pelangi ,
Surya terdiam sejenak ,
__ADS_1
" Ya mau nggak mau kita harus cari orang buat jagain Dandi " tutur Surya ,
" Kak , gimana kalo kita pindah rumah aja , gimana kalo kita cari rumah yang dekat dengan sekolah , dengan begitu aku bisa bolak balik memberikan Asi Dandi , Rara sama Dimas juga sekolahnya deket , dan jarak ke sekolah Kinanti juga ngga akan terlalu jauh " jelas Pelangi ,
" Ya sudah terserah , memang kamu sudah dapat rumahnya ? " telisik Surya ,
" Sudah kak , kebetulan Disamping sekolah ada kontrakan kosong " jelas Pelangi ,
" Ya , kamu atur aja kapan mau pindahan " Surya menyerahkan keputusan kepada Pelangi ,
" Gimana kalo Minggu depan kak , kalo kelamaan , takutnya nanti kontrakannya keburu diambil orang " Pelangi memutuskan ,
Akhirnya Surya dan Pelangi sepakat untuk pindah rumah ,
Keesokan harinya , sepulang sekolah Pelangi menceritakan rencana mereka untuk pindah rumah ,
" Ya sudah , kalo memang itu yang terbaik , bunda ikut aja keputusan kalian " ujar Rahayu ,
Rahayu mendukung rencana anak dan menantunya , walau sebenarnya Rahayu lebih senang jika Pelangi tinggal berdekatan dengan dirinya ,
Selain karena Pelangi bisa lebih dekat dengan anak dan cucunya , Pelangi juga bisa memantau , mengingat kejadian yang pernah di alami Pelangi beberapa waktu silam ,
Rahayu khawatir , Pelangi akan kembali mengalami kekerasan dari suaminya Surya ,
Semenjak memutuskan untuk pindah rumah , secara bertahap Pelangi mulai merapihkan perabotannya agar saat pindahan nanti Pelangi tidak terlalu kerepotan ,
Barang - barang yang jarang dipakai dipacking nya kedalam sebuah dus besar atau keranjang besar , begitu pula dengan pakaian ,
Kinan dan Rara pun membantu apa yang bisa mereka kerjakan untuk meringankan pekerjaan sang mama ,
Minggu pagi , waktu pindahan tiba , semua perabotan Pelangi sudah dinaikkan ke atas mobil truk , sebelum meninggalkan kontrakan Pelangi lebih dulu berpamitan pada pemilik rumah dan juga tetangga sekitar ,
Ada kesedihan yang dirasakan oleh Kinan , Rara dan Dimas , karena mereka harus berpisah dengan teman - teman bermain mereka ,
Pertemanan dan kebersamaan mereka yang sudah seperti saudara harus terpisah , entah kapan mereka akan kembali bersua ,
Satu jam berlalu Kendaraan yang membawa perabotan beserta Pelangi sekeluarga telah tiba dihalaman sekolah ,
Surya yang dibantu oleh sopir dan kenek , mulai membuka ikatan dan menurunkan barang - barang dari atas truk ,
lingkungan yang sudah tidak asing bagi Pelangi dan ketiga buah hatinya , lingkungan yang turut membesarkan Kinan , Rara dan Dimas selama menimba ilmu ,
__ADS_1