Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 109


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu , masa cuti Pelangi tersisa dua hari lagi , Pelangi mulai bimbang , ia bingung bila kelak ia sudah kembali mengajar siapa yang akan menjaga baby Dandi ,


Lagi pula bagaimana dengan Asi nya , karena ia masih menyusui Dandy secara eksklusif ,


Pelangi pun membicarakan hal ini dengan sang Bunda ,


Ya sudah Pelangi untuk sementara biar bunda aja yang menjaga dan merawat Dandi " Rahayu memberikan solusi ,


" Jangan Bun , ngga enak sama saudara - saudara Pelangi yang lain " Pelangi menolak secara halus , ia tidak ingin perkataannya menyinggung perasaan sang bunda ,


" Gapapa Pelangi , Bunda bisa membagi waktu dan menghandle semua pekerjaan rumah " sanggah Rahayu ,


" Pelangi ngga mau ibu kecapekan terus jatuh sakit , takutnya nanti semua saudara menyalahkan Pelangi " jelas Pelangi ,


" Udah , kamu nggak usah banyak mikir yang macem - macem , yang penting kamu bisa pergi mengajar , Dandi aman dan bunda juga sehat " ujar Rahayu ,


" Pelangi jadi malu selalu merepotkan bunda , maafin Pelangi ya Bun , bukannya bikin bunda senang tapi malah membebani bunda " ada nada penyesalan dari ucapan Pelangi ,


" Udah,,,,kamu jangan ngomong seperti itu " ujar Rahayu penuh penekanan , Pelangi pun tak bisa mengelak jika bunda sudah berkehendak ,


Senin pagi , Pelangi kembali disibukkan dengan rutinitas paginya , ia harus kembali mengajar dan meninggalkan Bayi Dandi bersama sang bunda ,


Setelah Pelangi , Surya , dan ketiga cucunya berangkat , Rahayu menemani bayi Dandi seraya berzikir ,


Tak lama berselang , Bayi Dandi bangun , Rahayu memberikan Asi yang sudah disiapkan oleh Pelangi sebelum berangkat ke sekolah ,


Setelah bayi Dandi menghabiskan susunya , Rahayu menyiapkan air hangat untuk memandikan Dandi ,


Usai mandi , Baby Dandi yang sudah tampan dan wangi diajak berjemur oleh sang nenek dengan botol susu di mulutnya ,


Tak lama berselang , baby Dandi tertidur dalam pangkuan Sang nenek , Rahayu pun membawa masuk Dandi lalu menidurkannya ,


Sambil menjaga baby Dandi yang tertidur Rahayu memotong sayuran , ia hendak memasak untuk makan siang anak serta cucunya ,


Disekolah , setelah memulangkan muridnya , Pelangi mulai sibuk menyiapkan pemberkasan , karena Minggu depan akan ada pemeriksaan penilik ,


mulai dari rekap nilai , metode pembelajaran harian , kurikulum , dan sebagainya ,


Selanjutnya menata ruang kelas , melengkapi pajangan di dinding seperti jadwal piket , struktur kelas , Mading dan sebagainya serta melengkapi peralatan kebersihan ,


Hari merambah siang , matahari pun begitu terik menyinari bumi , Pelangi , Rara dan Dimas baru saja meninggalkan sekolah , mereka tengah menunggu angkutan umum di depan sekolah ,

__ADS_1


satu jam berlalu , ketiganya telah sampai di rumah , kedatangan ketiganya disambut oleh Rahayu yang tengah menggendong baby Dandi ,


Pelangi membersihkan diri dan menunaikan shalat Dzuhur terlebih dahulu sebelum menggendong baby Dandi ,


Selesai mengerjakan shalat , Pelangi mengambil Dandi dari gendongan sang bunda , kini mereka tengah santap siang bersama ,


Selesai santap siang , Rara dan Dimas kembali ke kamar mereka , sementara Pelangi setelah menyerahkan Dandi kepada sang bunda , Pelangi merapihkan meja makan dan mencuci piring yang kotor ,


Sekembalinya dari dapur , Pelangi dan Rahayu berbincang - bincang sejenak ,


" Pelangi , kakakmu Mentari akan pulang dari Netherland " Rahayu memberitahukan berita kepulangan Mentari ke Indonesia ,


" Oh ya ? , kapan bun ? " tanya Pelangi ,


" Bulan depan " sahut Rahayu ,


" Syukurlah Bun " Pelangi menyahuti , sementara Rahayu hanya terdiam sambil menatap Pelangi , Pelangi yang menyadari mode diam dang bunda mengerutkan dahinya ,


" Bunda kenapa kok kayak lagi bingung ? " telisik Pelangi ,


" Bunda cuma bingung , kalo kakak mu pulang otomatis Bunda ngga bisa kemari untuk jagain Dandi " ungkap Rahayu ,


" Ya udah gapapa Bun , masalah Dandi biar nanti Pelangi pikirkan " Pelangi menenangkan sang bunda ,


Selepas kepergian sang bunda , Pelangi termenung , tidak di pungkiri Pelangi pun dilanda kegelisahan , karena mau tidak mau Pelangi harus memikirkan siapa yang akan menjaga Dandi saat kepulangan sang kakak nanti ,


Karena saat sang kakak pulang dari negeri tetangga , otomatis sang Bunda tidak bisa pergi kemana - mana ,


Malam hari selepas isya ,


" Kak , sewa rumah kita satu bulan lagi habis " Pelangi mengingatkan sang suami ,


" iya , terus kamu mau gimana , mau diperpanjang atau gimana ? " tanya Surya ,


" Kak , bulan depan kak Mentari pulang dari luar negeri " Pelangi memberitahukan kabar baik itu kepada Surya ,


" Ya terus kenapa kalo mba Mentari pulang , bagus kan ? " timpal Surya ,


" Kak , kalo kak Mentari pulang , otomatis bunda ngga bisa kemana - mana , terus siapa yang jagain Dandi kalo kita Kerja " ujar Pelangi ,


Surya terdiam sejenak ,

__ADS_1


" Ya mau nggak mau kita harus cari orang buat jagain Dandi " tutur Surya ,


" Kak , gimana kalo kita pindah rumah aja , gimana kalo kita cari rumah yang dekat dengan sekolah , dengan begitu aku bisa bolak balik memberikan Asi Dandi , Rara sama Dimas juga sekolahnya deket , dan jarak ke sekolah Kinanti juga ngga akan terlalu jauh " jelas Pelangi ,


" Ya sudah terserah , memang kamu sudah dapat rumahnya ? " telisik Surya ,


" Sudah kak , kebetulan Disamping sekolah ada kontrakan kosong " jelas Pelangi ,


" Ya , kamu atur aja kapan mau pindahan " Surya menyerahkan keputusan kepada Pelangi ,


" Gimana kalo Minggu depan kak , kalo kelamaan , takutnya nanti kontrakannya keburu diambil orang " Pelangi memutuskan ,


Akhirnya Surya dan Pelangi sepakat untuk pindah rumah ,


Keesokan harinya , sepulang sekolah Pelangi menceritakan rencana mereka untuk pindah rumah ,


" Ya sudah , kalo memang itu yang terbaik , bunda ikut aja keputusan kalian " ujar Rahayu ,


Rahayu mendukung rencana anak dan menantunya , walau sebenarnya Rahayu lebih senang jika Pelangi tinggal berdekatan dengan dirinya ,


Selain karena Pelangi bisa lebih dekat dengan anak dan cucunya , Pelangi juga bisa memantau , mengingat kejadian yang pernah di alami Pelangi beberapa waktu silam ,


Rahayu khawatir , Pelangi akan kembali mengalami kekerasan dari suaminya Surya ,


Semenjak memutuskan untuk pindah rumah , secara bertahap Pelangi mulai merapihkan perabotannya agar saat pindahan nanti Pelangi tidak terlalu kerepotan ,


Barang - barang yang jarang dipakai dipacking nya kedalam sebuah dus besar atau keranjang besar , begitu pula dengan pakaian ,


Kinan dan Rara pun membantu apa yang bisa mereka kerjakan untuk meringankan pekerjaan sang mama ,


Minggu pagi , waktu pindahan tiba , semua perabotan Pelangi sudah dinaikkan ke atas mobil truk , sebelum meninggalkan kontrakan Pelangi lebih dulu berpamitan pada pemilik rumah dan juga tetangga sekitar ,


Ada kesedihan yang dirasakan oleh Kinan , Rara dan Dimas , karena mereka harus berpisah dengan teman - teman bermain mereka ,


Pertemanan dan kebersamaan mereka yang sudah seperti saudara harus terpisah , entah kapan mereka akan kembali bersua ,


Satu jam berlalu Kendaraan yang membawa perabotan beserta Pelangi sekeluarga telah tiba dihalaman sekolah ,


Surya yang dibantu oleh sopir dan kenek , mulai membuka ikatan dan menurunkan barang - barang dari atas truk ,


lingkungan yang sudah tidak asing bagi Pelangi dan ketiga buah hatinya , lingkungan yang turut membesarkan Kinan , Rara dan Dimas selama menimba ilmu ,

__ADS_1


__ADS_2