Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 68


__ADS_3

Melihat kesungguhan serta kerja keras Surya akhir - akhir ini , Pelangi berharap Surya bisa menjadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab ,


Perlahan Pelangi menutup kenangan lamanya bersama Reyhan dan memulai lembaran baru bersama Surya ,


Pelangi akan memberikan hak nya pada Surya menjadi istri yang sesungguhnya , ia sudah melakukan kesalahan dengan melukai perasaan Reyhan ,


Pelangi tidak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kali dengan melukai perasaan Surya ,


Malam pun tiba , usai menunaikan shalat isya Pelangi duduk di bibir ranjang , ia ingin mengajak Surya bicara mengenai hubungan mereka namun Pelangi bingung harus memulainya dari mana ,


Surya yang tengah menonton televisi diam - diam memperhatikan gelagat Pelangi ,


" Kamu kenapa Pelangi ? " tanya Surya ,


" Apa,,,,? , aku,,,,? , aku nggak gapapa ! " ujar Pelangi gugup ,


Surya bangkit dari duduknya , berjalan menghampiri Pelangi ,


" Apa ada masalah ? , apa kamu sakit ? " Surya duduk di samping Pelangi , ia berusaha mencari tahu jawaban nya dengan menyentuh kening Pelangi ,


" Aku,,,,aku nggak sakit Surya , aku cuma,,,,aku cuma ingin mengatakan sesuatu , hanya,,,,aku tidak tahu harus mulai dari mana ? " ujar Pelangi terbata ,


" Apa yang mau kamu katakan , aku siap menjadi pendengar yang baik ! " Surya menatap Pelangi seraya mengulas senyum ,


" Apa,,,,kamu tidak menyesal menikah denganku ? , apa kamu tidak marah dengan sikap aku selama ini ? " tanya Pelangi hati - hati , Surya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban ,


" Saya nggak pernah menyesal menikahi kamu , dan nggak ada alasan buat saya untuk marah sama kamu , kenapa kamu tanyakan itu ? " Surya membalikkan pertanyaan pada Pelangi ,


" Karena semenjak kita menikah , aku belum melakukan kewajiban ku sebagai seorang istri sepenuhnya , dan kamu belum mendapatkan hak mu sebagai seorang suami " ungkap Pelangi ,


" Kamu jangan pikirkan itu Pelangi , aku menikahi kamu bukan hanya semata - mata ingin membantu kamu keluar dari permasalahan mu , tapi juga karena aku mencintai kamu dan kamu tahu itu sejak dulu ,


Dan mengenai hak ku atau pun kewajiban mu , aku tidak akan memaksa , aku akan menunggu sampai kamu benar - benar siap ! " jelas Surya ,


" Surya,,,,,,aku sudah siap untuk,,,," Pelangi menjada ucapan nya ,


" Siap untuk apa ? " Surya mengernyitkan keningnya ,


" Aku,,,,,sudah siap untuk melakukannya " Pelangi merunduk malu ,


" Melakukan apa ? , maksudnya,,,, kamu sudah siap melakukan apa ? " tanya Surya penasaran ,


" Aku sudah siap melakukan kewajiban ku memberikan hak mu sebagai seorang suami " Pelangi merona ,


" Benarkah,,,,? " Surya memastikan ,

__ADS_1


" Hemmmm ,,,, ! " Pelangi mengangguk membenarkan ,


" Alhamdulillah,,,,,aku senang mendengar nya ! " ujar Surya seraya bangkit dari duduknya ,


" Kamu mau kemana ? " tanya Pelangi , mendapati Surya yang hendak mencapai pintu kamar ,


" Apa kamu mau kita melakukan nya dengan pintu yang tidak terkunci ! " ujar Surya ,


" Oh,,,,,! " Pelangi membulatkan bibirnya ,


" Surya menekan handle pintu lalu memutar anak kunci dan memadamkan lampu kamar ,


Surya kembali ke peraduan tempat dimana Pelangi tengah terduduk ,


Pelangi merasakan jantungnya berdebar kencang , ia menautkan kedua jemari tangan nya yang gemetar ,


Malam ini ia dan Surya akan melakukan malam pertama yang tertunda selama satu bulan lamanya ,


" Kamu sudah siap ? " Surya mengusap pipi Pelangi yang diangguki oleh Pelangi ,


Surya menatap lekat wajah Pelangi , mendekatkan wajahnya hingga keduanya bisa saling merasakan hembusan nafas satu sama lain ,


" Kamu yakin ? " ujar Surya setengah berbisik ,


" Hemmmm ,,,,,! " Ujar Pelangi lemah ,


Pelangi melenguh manja kala Surya melakukan penyatuan , alhasil kedua nya tenggelam dalam buai asmara , membawa mereka melambung tinggi ke angkasa , mereguk manisnya madu cinta , menggapai indahnya surga dunia ,


Menjelang subuh , Pelangi terbangun dari lelapnya , menatap Surya yang masih terlelap ,


" Akhirnya,,,,,aku telah menjadi istri yang sesungguhnya , aku telah menjadi milik Surya seutuhnya " batin Pelangi ,


Pelangi turun dari tempat tidurnya , berjalan menuju kamar mandi dengan langkah yang tertatih , merasakan ngilu dibawah sana ,


Bagaimana tidak , semalam Surya menunjukkan keperkasaan nya , stamina nya benar - benar menunjukkan seseorang yang rajin menjaga kebugaran tubuhnya dengan berlatih bela diri ,


Usai membersihkan tubuhnya , Pelangi menunaikan shalat subuh , setelah sebelumnya membangunkan Surya ,


Usai shalat Pelangi lanjut membuat sarapan , kebetulan hari ini ia tidak mengajar karena sekolah libur di hari Sabtu , Pelangi akan menghabiskan harinya untuk beristirahat ,


Saat Pelangi tengah menata makanan di meja , Surya yang baru keluar dari kamar mandi langsung menghampiri Pelangi dan memeluknya dari belakang ,


" Terima kasih untuk semalam ! " ujar Surya di telinga Pelangi ,


" Hem,,,,! " gumam Pelangi ,

__ADS_1


Namun sepertinya niat Pelangi untuk beristirahat batal , karena hari ini Surya pun memutuskan untuk tidak bekerja dan memilih menghabiskan harinya bersama Pelangi di dalam kamar mereka ,


Pelangi hanya bisa pasrah , memenuhi permintaan sang suami , sarapan yang telah tersaji di atas meja pun tak mereka sentuh , karena keduanya kembali bergumul di bawah selimut ,


karena lelah dan rasa kantuk yang mendera , kedua nya pun kembali terlelap , saking lelap nya hingga keduanya melewatkan waktu shalat dzuhur dan makan siang ,


" Surya,,,,,! , Pelangi,,,,,! " Tante Rima mengetuk pintu berulang kali namun tak ada sahutan dari dalam kamar ,


" Sepertinya mereka sedang tidur , nyenyak banget tidurnya , apa jangan - jangan semalam mereka kerja lembur ya,,,,! " gumam Rima seraya berlalu dari kamar Pelangi ,


Pelangi baru terjaga dari tidurnya saat merasakan tubuhnya yang kegerahan , ia me-ngerjapkan matanya berulang kali , menatap jam dinding di dalam kamar ,


" Ya ampun,,,,,! " pekik Pelangi saat mendapati jarum jam dinding menunjukkan pukul empat sore ,


Pelangi bergegas bangkit dari tempat tidurnya , menyambar kain penutup dan berjalan menuju kamar mandi , membersihkan tubuhnya ,


Sekembali nya dari kamar mandi , Pelangi membangunkan Surya ,


" Surya,,,,,bangun sudah sore " Pelangi menepuk lembut lengan Surya ,


" Hemmmm ,,,,,,! " Surya menggeliatkan tubuhnya ,


" Kamu sudah mandi Pelangi ? " tanya Surya ,


" Sudah barusan ! " sahut Pelangi ,


Surya menatap Pelangi yang tengah mengeringkan rambutnya ,


" Kenapa liatin aku seperti itu ? " tegur Pelangi yang merasa risih dengan tatapan Surya ,


Sedang Surya tak lepas menatap Pelangi seraya mengulas senyum ,


" Mandi sana ! " seru Pelangi ,


" Baik Bu guru,,,,,! " Surya meraih handuk nya dan melenggang ke kamar mandi ,


Pelangi meraih makanan yang tadi pagi di buatnya untuk sarapan lalu menghangatkan nya ,


" Kita makan ini aja ya,,,,sayang tadi pagi nggak kemakan ' ujar Pelangi ,


" Iya gapapa , apalagi makan nya di temenin sama istri yang cantik " goda Surya ,


" Nggak usah gombal ! " seru Pelangi ,


Kini keduanya tengah menyantap makanan nya dengan lahap , secara dari pagi mereka belum makan apa pun di tambah lagi tenaga mereka yang sudah habis terkuras selepas perhelatan panas ,

__ADS_1


Malam harinya pun Surya tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan kembali melancarkan aksinya ,


Semenjak peristiwa malam pertama , Pelangi seolah menjadi candu yang memabukkan bagi Surya , sementara Pelangi hanya bisa pasrah ,


__ADS_2