
Tiga hari berlalu , hari ini adalah hari terakhir Reyhan berada di Indonesia nanti malam ia sudah harus terbang ke negara K untuk bertugas menjalankan misi garuda , setelah semua urusan di kantor dinasnya selesai Reyhan bersiap untuk pulang ,
Tiba di rumah Reyhan beristirahat sejenak lalu mempersiapkan segala sesuatunya , Reyhan mengemas semua barang juga pakaian yang dibutuhkan selama bertugas di negara K ke dalam ransel raider jumbonya , memastikan tak ada yang terlupa apa lagi tertinggal ,
Selesai packing , Reyhan duduk diatas ranjangnya , menyandarkan kepalanya dikepala ranjang , merogoh saku belakang celananya , meraih dompet lalu membukanya , ditatapnya gambar dirinya bersama gadis pujaan hatinya yang tersenyum layaknya sepasang pasutri yang tengah berbahagia ,
Entah kenapa Reyhan merasa berat harus terpisah dari Pelangi , di satu sisi Reyhan merasa tak rela meninggalkan gadis yang teramat dikasihinya itu , tapi di satu sisi dia harus patuh dan tunduk pada sumpahnya sebagai seorang abdi negara , apapun yang negara titahkan atas dirinya ia harus melaksanakannya dengan segenap jiwa raganya ,
" Dek,,,,,apa saya mampu berjauhan dengan kamu , apa saya mampu melewati hari tanpa bertemu kamu dek,,,,! " gumam Reyhan , di usapnya wajah cantik wanita dalam gambar itu , di ciuminya , di letakkan foto itu di dadanya , hingga tanpa sadar ia terlelap dengan foto dalam dekapannya ,
Tak lama kemudian ,
" Saya pulang dek,,,,! " ujarnya ketika turun dari pesawat dan menapakkan kaki di tanah air , dengan penuh suka cita Reyhan melangkahkan kakinya , dalam pelupuk matanya hanya ada wajah Pelangi , dalam setiap helaan nafasnya hanya nama Pelangi ,
Lelah yang dirasa oleh sekujur tubuhnya sirna , membayangkan Pelangi menyambut kedatangannya dengan senyum manis dan pelukan hangat , mata , hati serta fikirannya dibutakan oleh rasa cinta dan rindu yang membuncah ,
imaginasinya melanglang buana membayangkan dirinya melamar pelangi , mereka berdua mengucap janji hidup bersama bersanding di pelaminan , namun Reyhan merasa aneh saat melihat pengantin pria yang berada di samping Pelangi bukanlah dirinya melainkan orang lain ,
Senyumnya hilang seketika , dengan mata yang berkaca Reyhan menatap Pelangi , lalu mengalihkan pandangan , ditatapi dirinya yang masih berseragam militer lengkap , Reyhan merasa kakinya tak berpijak , tubuhnya lemas seketika , kekecewaan , kesedihan tergambar nyata di wajah tampannya ,
Reyhan berusaha menguatkan diri , perlahan ia melangkah hendak menghampiri Pelangi , karena tidak fokus pada langkah kakinya , kaki Reyhan tersandung hingga terjerembab ,
" Buugghh,,,,,! , aahh,,,,,! " Reyhan terjatuh dari ranjangnya , yang otomatis membangunkan Reyhan dari tidurnya sekaligus menyadarkan Reyhan dari mimpi buruknya ,
" Ya ampun,,,,,,ternyata aku ketiduran sampai mimpi , pake jatoh segala lagi ! " Reyhan merutuki dirinya sendiri , Reyhan kembali teringat mimpinya tadi ,
" Semoga ini cuma mimpi ! " Reyhan mengusap wajahnya ,
Reyhan melirik jam di pergelangan tangannya , waktu menunjukkan pukul enam petang , Reyhan bangkit menyambar handuknya melangkah menuju kamar mandi ,
Usai menunaikan shalat Reyhan kembali mengenakan pakaian militernya , Reyhan keluar dari dalam kamarnya dengan menggendong tas ransel fi punggungnya dan tas pulsak ditangannya ,
__ADS_1
Reyhan menghampiri bapak dan ibunya juga adik laki-laki dan perempuannya yang tengah duduk di ruang keluarga ,
" Kamu sudah mau berangkat Rey,,,,? " ujar sang bapak ,
" Iya pak,,,,! " angguk Reyhan , sambil menurunkan tas ransel dari pundaknya ,
" Pak,,,,buk,,,,,Reyhan pamit , tolong doakan Reyhan , agar Reyhan tidak menemui kendala selama bertugas disana dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat , sehat tanpa kurang suatu apapun " Reyhan bersimpuh dipangkuan kedua orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan dirinya , yang telah menghantarkan dirinya menjadi seperti sekarang ini ,
" Iya Rey,,,,ibu akan selalu mendoakan kamu nak,,,, , selama disana jangan pernah tinggalkan shalat , jaga kesehatanmu , jaga diri baik-baik! " tutur ibu penuh kelembutan , dikecupnya pucuk kepala dan kedua pipi putra kebanggaannya itu , air mata ibunda Reyhan pun turut melepas kepergian sang putra ,
" Jaga diri baik-baik Rey , jadilah prajurit tangguh , selalu berserah diri pada yang maha kuasa ! " tutur sang ayah seraya memeluk Reyhan ,
" Iya pak,,,,bu,,,,! , Reyhan akan selalu mengingat pesan bapak sama ibu " Reyhan berujar ,
" Mas,,,,,! " sapa kedua adik Reyhan bersamaan ,
" Mas berangkat dulu dek,,,,! , mas titip bapak juga ibu sama kalian , tolong jaga bapak sama ibu ! " ujar Rey pada kedua adiknya ,
" Mas juga jaga diri baik-baik selama disana , jaga kesehatan , kami semua disini menunggu kepulangan mas Rey ! " tutur adik lelaki.Reyhan , mereka pun saling berpelukan bergantian ,
Kali ini Reyhan diantar oleh adiknya dengan menggunakan motornya ,
" Kalian hati-hati di jalan ! " pesan ibunda Reyhan yang diangguki oleh keduanya ,
Dari kediamannya Reyhan akan diantar ke batalyon untuk menaruh kedua tasnya , dan meminta afiknya mengantarnya ke kediaman Pelangi ,
Tiba di kediaman Joe , Reyhan turun dari motornya ,
" Kamu langsung pulang aja dek , biar dari sini mas naik ojeg ke batalyon " titah Reyhan ,
" Iya mas , kalo gitu adek pulang dulu ! " pamit sang adik yang diangguki oleh Reyhan ,
__ADS_1
adik lelaki Reyhan pun melajukan motornya , meninggalkan Reyhan ,
" Tok,,,,tok,,,,tok,,,,! , Assalamu'alaikum,,,,,! " Reyhan mengetuk pintu seraya berucap salam ,
" Wa'alaikumsalam,,,,,! " suara sahutan terdengar dari dalam sana , suara yang sudah sangat familiar di indera pendengaran Reyhan ,
Pintu pun terbuka , nampak sosok sabil berdiri fi ambang pintu ,
" Kamu Rey,,,,,ayo masuk,,,,! " Sabil mempersilahkan Reyhan untuk masuk ,
Saat Rey membungkuk hendak membuka sepatu cekonya ,
" Udah,,,,,nggak usah dibuka sepatunya Rey , pake aja ! " sergah Sabil ,
Rey pun membatalkan niatnya , ia langsung masuk dan mendudukkan dirinyabdi sofa ,
" Aku kesini mau pamit , keberangkatan ku ke negara K malam ini " Reyhan mencoba menjelaskan maksud kedatangannya ,
Sabil dan Reyhan memang satu letting , tapi Sabil tidak di ikut sertakan dalam tim garuda ,
" Kamu jaga diri baik-baik Rey , jaga kesehatanmu selama disana " ujar Sabil ,
" Bil,,,,,aku titip Pelangi , tolong jaga dia selama aku bertugas " pinta Reyhan pada Sabil ,
" Pasti Rey,,,,semua orang disini pasti bakal jagain Pelangi , kamu yang tenang di sana fokus dengan tugasmu , ! " ujar Sabil ,
Sabil pun bangkit dari duduknya , ia memanggil Senja , Mentari , Joe dan juga bunda , setelah semua berkumpul di ruang tamu , Sabil menjelaskan kepada semua tentang keberangkatan Reyhan ke negara K , Reyhan pun berpamitan sambil menyalami mereka satu- persatu ,
Doa serta dukungan pun terucap dari bibir mereka semua yang berada di ruang tamu , doa serta dukungan yang sama seperti yang diucapkan oleh kedua orang tua Reyhan ,
" Semoga kamu selamat sampai tujuan dan kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat ! " tutur Joe ,
__ADS_1
" Terima kasih semuanya , kalo gitu saya permisi mau menemui mas Ismail , mbak Jingga juga Pelangi " pamit Reyhan ,
" iya,,,,,silahkan,,,,,! " ujar mereka bersahutan ,