
Lelaki mana yang tidak akan tertarik pada Pelangi , gadis yang memiliki paras cantik , kulitnya putih mulus , prilaku dan tutur bahasa yang lemah lembut ,
Menjelang magrib , Senja datang dengan teman Pria nya bernama yang berprofesi sebagai abdi negara , mengingat ini adalah malam minggu ,
" Sore Mas,,,,,! " sapa Pria berseragam loreng itu pada Joe seraya memberi hormat ,
" Sore,,,,,! " balas Joe , keduanya saling berjabat tangan ,
" Saya ijin kedalam dulu mas,,,,! " Pria itu meminta ijin ,
" Silahkan,,,,,! " Joe mempersilahkan ,
" Sore kak,,,,,! " sapa pria itu pada Mentari ,
" Sore,,,,,ayo silahkan masuk,,,,! " balas Mentari
Senja dan teman prianya pun masuk kedalam ,
" Duduk kak,,,,,! " Titah Senja pada teman prianya , yang diangguki oleh Pria tersebut , Pria itu pun mendudukkan dirinya disofa ,
" Saya tinggal kedalam dulu ya kak,,,,,! " Senja permisi masuk kedalam untuk membersihkan tubuhnya ,
Sementara Pelangi beranjak keruang tengah , duduk disana sembari menonton TV ,
" Pelangi,,,,,tolong bikinkan kopi untuk teman kakak ! " titah Senja ,
Pelangi pun beranjak kedapur membuatkan Kopi untuk tamu sang kakak ,
Selesai membuat kopi Pelangi menghantarkan kopinya kedepan ,
Pelangi menaruh kopinya dimeja ,
" Silahkan,,,,! " tawar Pelangi dengan ramah ,
" Terima kasih,,,,,! " ucap sang tamu ,
" Kak,,,,,kenalin ini adek aku Pelangi ! " Senja memperkenalkan Pelangi pada temannya ,
" Sabil,,,,,! " Pelangi,,,,! " keduanya memperkenalkan diri ,
" Permisi , saya tinggal kedalam " pamit Pelangi dan berlalu dari hadapan Senja dan Sabil ,
__ADS_1
Pelangi keluar melewati pintu samping , duduk diteras menemani Mentari , tak lama berselang Joe mengistirahatkan anak asuhnya , mereka pun duduk sambil meminum air yang tadi dibawa oleh Pelangi ,
Mereka berhincang dengan sesekali mengurai gelak tawa ,
" Om Joe , boleh ndak kita -kita kenalan sama si mbaknya " salah seorang anak asuhnya memberanikan diri meminta ijin untuk berkenalan dengan Pelangi ,
" Ya kalau dia mau kenalan sama kamu silahkan ! " ujar Joe dengan wajah datarnya ,
" Beneran om,,,,,jangan-jangan nanti malah dikasih serangan tendangan maut iki ! " celetuk salah seorang anak asuh Joe , sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal ,
" Kalo kamu macem-macem sama adekku , habislah kamu ! " ancam Joe ,
semua anak asuh Joe tersenyum meringis mendengar ucapan sang guru , namun bukanlah anak asuh Joe kalo tidak bisa memanfaatkan kesempatan , alhasil mereka pun berkenalan dengan Pelangi , satu persatu berjabat tangan sambil menyebutkan nama masing-masing ,
Mereka pun berbincang , obrolan mereka masih seputar seni bela diri juga seputar sekolah , karena kebanyakan dari mereka seumuran dengan Pelangi , sama-sama anak SMA ,
Ada salah satu anak asuh Joe yang diam-diam memperhatikan Pelangi , nampaknya pria itu menaruh hati pada Pelangi ,
Pria itu merupakan salah satu anak asuh yang paling dekat dengan Joe , ia seorang siswa di SMAN 1 kota C , dan menyimak dari obrolan mereka ternyata pria itu adalah vokalis sebuah grup band yang cukup terkenal dikota C , Pria itu adalah Surya ,
Hari sudah menunjukkan pukul 20.00 malam , Pelangi memutuskan untuk pulang , ia masuk kedalam kamar sang bunda ,
" Kakakmu sudah pulang ? " tanya Rahayu ,
" Belum sih bun , Pelangi ngantuk bun , pengen tidur " sahut Pelangi ,
" Ya sudah ! " ibu menyahuti ,
Pelangi keluar dari kamar sang bunda ,
" Kak Senja , aku pulang dulu , permisi kak,,,,! " pamit Pelangi pada senja dan Sabil ,
" Iya,,,,,! " sahut keduanya bersamaan ,
" Kak Tari , mas Joe , Pelangi pulang dulu ! " pamit pelangi pada sang kakak , yang diangguki oleh Mentari juga Joe ,
" Semuanya saya duluan ya,,,, ! " pamit Pelangi pada semua anak asuh sang kakak yang kini telah menjadi teman barunya ,
" Oh iya ,,,,,! , hati-hati ,,,,! , sampai ketemu,,,,! " ujar mereka bersahutan ,
Pelangi melangkah meninggalkan semua yang tengah berada diteras rumah Mentari ,
__ADS_1
" Om Joe , Pelangi nggak tinggal disini ? " tanya Surya ,
" Nggak , dia tinggal sama kakaknya yang lain , nggak jauh dari sini , itu,,,,,! , rumah yang cat temboknya warna putih ! " jelas Joe , yang diangguki oleh Surya ,
Sesampainya dirumah , Pelangi mengunci pintunya dari dalam dan masuk kedalam kamarnya , karena Jingga membawa kunci pintu sendiri ,
Pelangi merebahkan tubuhnya dan perlahan terlelap ,
*****
Pagi buta , Pelangi terbangun dari tidurnya , mengerjakan rutinitas rumahannya , kendati setiap pagi Pelangi dihadapkan pada pekerjaan yang menguras hampir seluruh tenaganya , namun Pelangi tetap pergi kesekolah dan belajar dengan penuh semangat , semua demi masa depannya ,
Setiap harinya Pelangi harus mencuci setelan jas milik sang kakak Ipar yang harus ekstra hati- hati saat mencuci agar kainnya tidak kusut dan mudah licin saat disetrika , sang kakak ipar memahami kerja keras Pelangi itu sebabnya ia sering memberi Pelangi uang saku tanpa sepengetahuan Jingga istrinya ,
Pagi Itu Pelangi tengah menjemur cuciannya , ia tidak menyadari jika ada seseorang yang tengah mengamatinya dari seberang jalan , seorang Pria yang tengah duduk diatas sepeda motornya memandang kearah Pelangi tanpa melepas helmnya , memperhatikan Pelangi yang saat itu mengenakan setelan piyama tanpa lengan dengan celana sebatas lutut , memperlihatkan sebagian tubuhnya yang nampak putih bersih tak bercela ,
Sejak berkenalan semalam , gadis itu berhasil menarik perhatian sang pria , mengusik jalan fikirannya , hingga sang pria tak mampu memejamkan matanya , fikirannya menerawang pada sang gadis ,
Dan benar saja saat pagi menjelang , Pria itu bergegas bangkit membersihkan tubuhnya dan meninggalkan rumah dengan kendaraan roda duanya , rasa ingin tahu akan kehidupan sang gadis tak mampu dibendungnya , membawanya ketempat dimana saat ini ia berada ,
Selesai menjemur pakaian , Pelangi lanjut membersihkan seluruh halaman rumah yang tak henti dihiasi dedaunan kering , sementara Pria bermotor yang mengawasi Pelangi pun masih stay dan belum beranjak dari sana ,
" Kamu memang gadis yang luar biasa , seandainya aku bisa aku ingin sekali membantumu , meringankan beban dipundakmu ! " gumam Pria itu ,
Saat tengah asik memperhatikan sang gadis , tiba-tiba seseorang menepuk bahu si pria bermotor
" Hai Surya,,,,,ngapain kamu pagi-pagi udah stay disini ! " tegur orang itu , ya pria bermotor yang mengamati Pelangi sedari tadi tiada lain dan tiada bukan adalah Surya , salah satu anak asuh Joe kakak ipar Pelangi ,
" Eh,,,,ini,,,,aku lagi mau latihan ngeband , cuma biasalah,,,,,cari udara pagi dulu ! " sahut Surya gelagapan , khawatir pengintaiannya diketahui oleh Pelangi yang saat ini jaraknya tidak terlalu jauh dengan keberadaan dirinya ,
Sekilas Pelangi menoleh kearah dua Pria yang tengah berbincang tersebut dan kembali fokus pada pekerjaannya ,
Satu jam sudah Pelangi berjibaku dengan dedaunan kering , kini saatnya Pelangi membersibkan tubuhnya yang bersimbah keringat ,
Usai berpakaian , Pelangi menghampiri Jingga sang kakak ,
" Kak,,,,semua pekerjaan rumah udah selesai , apa masih ada yang harus aku kerjakan ? " tanya Pelangi ,
" Belum ada , sana kamu sarapan dulu , sarapan kamu sudah kakak siapkan dimeja makan ! " titah Jingga pada Pelangi , yang diangguki oleh Pelangi ,
Pelangi berlalu dari hadapan sang kakak , melangkah menghampiri meja makan , diraihnya sepiring nasi goreng buatan sang kakak dari atas meja , membawanya kedapur dan menyantapnya disana ,
__ADS_1