Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 11


__ADS_3

Lelaki mana yang tidak akan tertarik pada Pelangi , gadis yang memiliki paras cantik , kulitnya putih mulus , prilaku dan tutur bahasa yang lemah lembut ,


Menjelang magrib , Senja datang dengan teman Pria nya bernama yang berprofesi sebagai abdi negara , mengingat ini adalah malam minggu ,


" Sore Mas,,,,,! " sapa Pria berseragam loreng itu pada Joe seraya memberi hormat ,


" Sore,,,,,! " balas Joe , keduanya saling berjabat tangan ,


" Saya ijin kedalam dulu mas,,,,! " Pria itu meminta ijin ,


" Silahkan,,,,,! " Joe mempersilahkan ,


" Sore kak,,,,,! " sapa pria itu pada Mentari ,


" Sore,,,,,ayo silahkan masuk,,,,! " balas Mentari


Senja dan teman prianya pun masuk kedalam ,


" Duduk kak,,,,,! " Titah Senja pada teman prianya , yang diangguki oleh Pria tersebut , Pria itu pun mendudukkan dirinya disofa ,


" Saya tinggal kedalam dulu ya kak,,,,,! " Senja permisi masuk kedalam untuk membersihkan tubuhnya ,


Sementara Pelangi beranjak keruang tengah , duduk disana sembari menonton TV ,


" Pelangi,,,,,tolong bikinkan kopi untuk teman kakak ! " titah Senja ,


Pelangi pun beranjak kedapur membuatkan Kopi untuk tamu sang kakak ,


Selesai membuat kopi Pelangi menghantarkan kopinya kedepan ,


Pelangi menaruh kopinya dimeja ,


" Silahkan,,,,! " tawar Pelangi dengan ramah ,


" Terima kasih,,,,,! " ucap sang tamu ,


" Kak,,,,,kenalin ini adek aku Pelangi ! " Senja memperkenalkan Pelangi pada temannya ,


" Sabil,,,,,! " Pelangi,,,,! " keduanya memperkenalkan diri ,


" Permisi , saya tinggal kedalam " pamit Pelangi dan berlalu dari hadapan Senja dan Sabil ,

__ADS_1


Pelangi keluar melewati pintu samping , duduk diteras menemani Mentari , tak lama berselang Joe mengistirahatkan anak asuhnya , mereka pun duduk sambil meminum air yang tadi dibawa oleh Pelangi ,


Mereka berhincang dengan sesekali mengurai gelak tawa ,


" Om Joe , boleh ndak kita -kita kenalan sama si mbaknya " salah seorang anak asuhnya memberanikan diri meminta ijin untuk berkenalan dengan Pelangi ,


" Ya kalau dia mau kenalan sama kamu silahkan ! " ujar Joe dengan wajah datarnya ,


" Beneran om,,,,,jangan-jangan nanti malah dikasih serangan tendangan maut iki ! " celetuk salah seorang anak asuh Joe , sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal ,


" Kalo kamu macem-macem sama adekku , habislah kamu ! " ancam Joe ,


semua anak asuh Joe tersenyum meringis mendengar ucapan sang guru , namun bukanlah anak asuh Joe kalo tidak bisa memanfaatkan kesempatan , alhasil mereka pun berkenalan dengan Pelangi , satu persatu berjabat tangan sambil menyebutkan nama masing-masing ,


Mereka pun berbincang , obrolan mereka masih seputar seni bela diri juga seputar sekolah , karena kebanyakan dari mereka seumuran dengan Pelangi , sama-sama anak SMA ,


Ada salah satu anak asuh Joe yang diam-diam memperhatikan Pelangi , nampaknya pria itu menaruh hati pada Pelangi ,


Pria itu merupakan salah satu anak asuh yang paling dekat dengan Joe , ia seorang siswa di SMAN 1 kota C , dan menyimak dari obrolan mereka ternyata pria itu adalah vokalis sebuah grup band yang cukup terkenal dikota C , Pria itu adalah Surya ,


Hari sudah menunjukkan pukul 20.00 malam , Pelangi memutuskan untuk pulang , ia masuk kedalam kamar sang bunda ,


" Kakakmu sudah pulang ? " tanya Rahayu ,


" Belum sih bun , Pelangi ngantuk bun , pengen tidur " sahut Pelangi ,


" Ya sudah ! " ibu menyahuti ,


Pelangi keluar dari kamar sang bunda ,


" Kak Senja , aku pulang dulu , permisi kak,,,,! " pamit Pelangi pada senja dan Sabil ,


" Iya,,,,,! " sahut keduanya bersamaan ,


" Kak Tari , mas Joe , Pelangi pulang dulu ! " pamit pelangi pada sang kakak , yang diangguki oleh Mentari juga Joe ,


" Semuanya saya duluan ya,,,, ! " pamit Pelangi pada semua anak asuh sang kakak yang kini telah menjadi teman barunya ,


" Oh iya ,,,,,! , hati-hati ,,,,! , sampai ketemu,,,,! " ujar mereka bersahutan ,


Pelangi melangkah meninggalkan semua yang tengah berada diteras rumah Mentari ,

__ADS_1


" Om Joe , Pelangi nggak tinggal disini ? " tanya Surya ,


" Nggak , dia tinggal sama kakaknya yang lain , nggak jauh dari sini , itu,,,,,! , rumah yang cat temboknya warna putih ! " jelas Joe , yang diangguki oleh Surya ,


Sesampainya dirumah , Pelangi mengunci pintunya dari dalam dan masuk kedalam kamarnya , karena Jingga membawa kunci pintu sendiri ,


Pelangi merebahkan tubuhnya dan perlahan terlelap ,


*****


Pagi buta , Pelangi terbangun dari tidurnya , mengerjakan rutinitas rumahannya , kendati setiap pagi Pelangi dihadapkan pada pekerjaan yang menguras hampir seluruh tenaganya , namun Pelangi tetap pergi kesekolah dan belajar dengan penuh semangat , semua demi masa depannya ,


Setiap harinya Pelangi harus mencuci setelan jas milik sang kakak Ipar yang harus ekstra hati- hati saat mencuci agar kainnya tidak kusut dan mudah licin saat disetrika , sang kakak ipar memahami kerja keras Pelangi itu sebabnya ia sering memberi Pelangi uang saku tanpa sepengetahuan Jingga istrinya ,


Pagi Itu Pelangi tengah menjemur cuciannya , ia tidak menyadari jika ada seseorang yang tengah mengamatinya dari seberang jalan , seorang Pria yang tengah duduk diatas sepeda motornya memandang kearah Pelangi tanpa melepas helmnya , memperhatikan Pelangi yang saat itu mengenakan setelan piyama tanpa lengan dengan celana sebatas lutut , memperlihatkan sebagian tubuhnya yang nampak putih bersih tak bercela ,


Sejak berkenalan semalam , gadis itu berhasil menarik perhatian sang pria , mengusik jalan fikirannya , hingga sang pria tak mampu memejamkan matanya , fikirannya menerawang pada sang gadis ,


Dan benar saja saat pagi menjelang , Pria itu bergegas bangkit membersihkan tubuhnya dan meninggalkan rumah dengan kendaraan roda duanya , rasa ingin tahu akan kehidupan sang gadis tak mampu dibendungnya , membawanya ketempat dimana saat ini ia berada ,


Selesai menjemur pakaian , Pelangi lanjut membersihkan seluruh halaman rumah yang tak henti dihiasi dedaunan kering , sementara Pria bermotor yang mengawasi Pelangi pun masih stay dan belum beranjak dari sana ,


" Kamu memang gadis yang luar biasa , seandainya aku bisa aku ingin sekali membantumu , meringankan beban dipundakmu ! " gumam Pria itu ,


Saat tengah asik memperhatikan sang gadis , tiba-tiba seseorang menepuk bahu si pria bermotor


" Hai Surya,,,,,ngapain kamu pagi-pagi udah stay disini ! " tegur orang itu , ya pria bermotor yang mengamati Pelangi sedari tadi tiada lain dan tiada bukan adalah Surya , salah satu anak asuh Joe kakak ipar Pelangi ,


" Eh,,,,ini,,,,aku lagi mau latihan ngeband , cuma biasalah,,,,,cari udara pagi dulu ! " sahut Surya gelagapan , khawatir pengintaiannya diketahui oleh Pelangi yang saat ini jaraknya tidak terlalu jauh dengan keberadaan dirinya ,


Sekilas Pelangi menoleh kearah dua Pria yang tengah berbincang tersebut dan kembali fokus pada pekerjaannya ,


Satu jam sudah Pelangi berjibaku dengan dedaunan kering , kini saatnya Pelangi membersibkan tubuhnya yang bersimbah keringat ,


Usai berpakaian , Pelangi menghampiri Jingga sang kakak ,


" Kak,,,,semua pekerjaan rumah udah selesai , apa masih ada yang harus aku kerjakan ? " tanya Pelangi ,


" Belum ada , sana kamu sarapan dulu , sarapan kamu sudah kakak siapkan dimeja makan ! " titah Jingga pada Pelangi , yang diangguki oleh Pelangi ,


Pelangi berlalu dari hadapan sang kakak , melangkah menghampiri meja makan , diraihnya sepiring nasi goreng buatan sang kakak dari atas meja , membawanya kedapur dan menyantapnya disana ,

__ADS_1


__ADS_2