
Hari merambah siang , Pelangi hendak meninggalkan sekolah tiba didepan gerbang sekolah tiba-tiba seorang anak memanggilnya sambil berjalan mendekat kearahnya ,
" Ibu guru,,,,! " panggil anak itu , berjalan menghampiri Pelangi setengah berlari ,
" Ira,,,,,! , ada apa ? " tanya Pelangi ,
" Bu guru ini ada sayuran dari emaknya Ira buat bu guru ! " Ira menyerahkan satu tas plastik berisi sayuran ,
" Wah,,,,kenapa repot-repot dikasih ke ibu , ini kan bisa dimasak untuk makan kalian dirumah ! " Pelangi merada tak enak hati ,
" Banyak koq bu guru , kita baru aja panen , diterima ya bu guru,,,,! " tutur Ira ,
" Baiklah,,,,,ibu terima , sampaikan ucapan terima kasih ibu sama orang tua Ira ya,,,,! " ucap Pelangi mengusap puncak kepala Ira ,
" Ira balik lagi ke kebun ya bu,,,,! " pamit Ira ,
" Iya , hati-hati Ira,,,,! " ujar Pelangi yang dibalas anggukan oleh anak didiknya itu ,
Ira berlari meninggalkan Pelangi , setelah tubuh Ira menghilang , Pelangi melanjutkan perjalanannya ,
" Alhamdulillaah ya Allah,,,,,atas rizki-Mu hari ini " Pelangi berucap syukur ,
Setelah berjalan selama 30 menit , Pelangi tiba di pelataran Stasiun P , nampak kereta sudah datang , Pelangi bergegas membeli tiket dan masuk kedalam kereta , siang ini Pelangi hendak pulang dengan menaiki kereta ,
Sudah beberapa hari ini Pelangi selalu pulang naik kereta , karena ia lelah perjalanan pulangnya selalu terjebak kemacetan membuat Pelangi terlambat satu jam lebih tiba di rumah hingga kepulangan Pelangi selalu disambut oleh wajah sang kakak yang memberengut ,
Tidak peduli dengan rasa lelah yang dirasanya , setibanya di rumah Pelangi berganti pakaian dan langsung melakukan rutinitasnya , Pelangi tidak ingin kakaknya mempunyai fikiran jika dirinya besar kepala setelah menjadi seorang pengajar , ia tidak ingin dianggap sebagai adik yang tidak tahu diri bagaikan kacang yang lupa kulitnya ,
Sore hari , usai mengerjakan rutinitasnya , Pelangi menyambangi rumah Mentari dengan membawa banyak sayuran dalam tas yang ditentengnya , dilihatnya kedua kakak juga kakak iparnya tengah duduk diteras ,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " sapa salam Pelangi pada kedua kakak dan kakak iparnya , yang disahuti oleh keempatnya bersamaan ,
" Bawa apa kamu Pelangi ? " tegur Mentari ,
" Biasa kak , bawa sayuran " sahut Pelangi ,
" Dek,,,,kamu ini guru apa bandar sayuran toh,,,,setiap pulang pasti bawa sayuran ! " protes sang kakak ,
" Pelangi nggak pernah minta mas,,,,,mereka yang sudah berbaik hati kasih ke Pelangi , Pelangi sudah sering nolak pemberian mereka karena merasa nggak enak hati , takut dikira sogokan , tapi mereka bilang mereka kecewa kalo Pelangi nggak terima hasil panen mereka " jelas Pelangi ,
" Ya baguslah,,,, meski pun Pelangi cuma guru PKL tapi mereka menghargai Pelangi " timpal Sabil ,
" Pelangi Masuk kedalem dulu ya kak , mau taruh sayurannya " pamit Pelangi lalu melenggang masuk kedalam ,
" Bunda belum pulang kak,,,,,? " tanya Pelangi saat sudah kembali ke teras dan mendudukkan dirinya disamping Senja ,
__ADS_1
" Belum paling sebentar lagi " sahut Mentari ,
Tak lama berselang dari kejauhan sayup terdengar suara sekelompok anak muda yang berbincang sesekali mengurai tawa , suara gaduh itu semakin lama semakin terdengar jelas ,
" Tuh mas,,,,,anak-asuh mu dari kejauhan aja suaranya udah rame " ujar Mentari pada Joe sang suami ,
" Biar aja , asal jangan gaduh bikin onar ! " sahut Joe ,
" Assalamu'alaikum ,,,,,! " salam anak-anak asuh Joe dengan santun , yang dijawab oleh semua yang tengah berada di teras ,
" Om,,,,tante,,,,! " anak-anak asuh Joe menyalami mereka bergantian ,
" Sore bu guru,,,,,! " sapa Dito sambil menyalami Pelangi yang dibalas senyuman oleh Pelangi ,
Sabil dan Senja masuk kedalam rumah sedang Pelangi dan Mentari masih duduk diteras sambil berbincang dengan anak-anak asuh Joe ,
" Ayo,,,,,ayo,,,,,sigap,,,,,! " seru Joe pada anak asuhnya ,
anak-anak asuhnya pun sigap berdiri lalu membentuk barisan ,
" Pemanasan , lari keliling rumah 10 putaran ! " titah Joe ,
Mereka pun berlari mengitari kediaman Joe , yang dibelakang rumahnya dipenuhi tanaman kopi ,
Surya memetik sejumput bunga kopi , saat melintas diteras rumah , Surya memberikan bunganya pada Pelangi ,
" Pelangi,,,,,! " seru Surya menyulurkan tangannya yang menggenggam bunga kepada Pelangi , dengan sigap Pelangi meraih bunga dari tangan Surya ,
" Heehh,,,,,,! , kalo mau romantis-romantisan nanti ada waktunya ! " seru Joe dengan suara bass nya ,
" Surya terkekeh seraya menoleh kearah Joe , anak asuhnya yang lain pun cekikikan disela larinya , sedang Pelangi mengulum senyum menahan tawa ,
10 putaran sudah mereka lewati , mereka kembali mrmbentuk barisan masing-masing berjarak satu meter untuk menghindari benturan fisik ,
Joe mulai memberikan aba-aba pertama , dengan sigap anak asuhnya melakukan gerakan sikap sempurna , lanjut aba-aba kedua gerakan memasang kuda-kuda , dari pergerakan yang ditujukan sepertinya
mereka akan memperdalam jurus tendangan yang diawali dengan tendangan bawah , tendangan atas , tendangan lurus dan tendangan memutar ,
Dalam setiap pertunjukkan bela diri jurus tendangan merupakan gerakan yang paling banyak menciptakan decak kagum para penikmat seni bela diri , melepas tendangan di sertai lompatan dan menarik kembali tungkai kaki secepat kilat di butuhkan konsentrasi dan ketangkasan yang mumpuni ,
Pelangi yang antusias melihat mereka berlatih , tanpa sadar bibirnya berdecak kagum saat Surya melakukan gerakan tendangan ,
Tak lama berselang , Reyhan datang ,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " Reyhan mengucap salam ,
__ADS_1
" Wa'alaikumsalam,,,,,! " balas semua
" Sore mas,,,,,! ": sapa Reyhan pada Joe ,
" Sore,,,,! " sahut Joe
" Sore mbak,,,,sore Pelangi ! " dapa Rey pada kedua kakak beradik itu , yang disahuti oleh keduanya ,
" Duduk Rey,,,,! " Mentari mempersilahkan ,
" Makasih mbak,,,,,! " Reyhan mendudukkan dirinya disamping Pelangi ,
" Gimana kabar kamu dek,,,,! " tanya Reyhan ,
" Baik kak,,,,! " sahut Pelangi ,
" Tadinya saya mau kerumah mas Is , tapi kebetulan kamu ada disini dek,,,,! " tutur Reyhan ,
" Kakak ada perlu sama mas Is ? " tanya Pelangi ,
" Enggak,,,,,! , saya ada perlu sama kamu dek,,,,! " tutur Reyhan ,
" Kak Rey ada perlu sama Pelangi ? " Pelangi mengerutkan dahinya ,
Melihat keakraban Pelangi dengan Reyhan tentu saja membuat Surya jèlès , fikirannya ambyar , gerakan tubuh dan fokusnya tak lagi seirama , melihat gelagat Surya Joe pun mengistirahatkan anak-anak asuhnya ,
" Kamu nggak lagi sibuk dek ? " selidik Reyhan
" Kebetulan enggak kak,,,,! " sahut Pelangi ,
" Kalo gitu bisa kita keluar sebentar , ada yang ingin saya obrolin sama kamu ! " ujar Reyhan ,
" Kalo gitu kak Rey minta ijin dulu sama kak Jingga juga mas Is " Pinta Pelangi ,
" Ya udah , ayo,,,,,! " ajak Rey ,
" Mas , saya permisi mau ke rumah mas Is dulu " pamit Reyhan pada Joe ,
" Oh iya,,,,,silahkan,,,,! " Ujar Joe ,
" Ayo dek,,,,! " Reyhan berlalu dari kediaman Joe diikuti oleh Pelangi dan tatapan Surya ,
Keduanya berjalan berdampingan menuju kediaman Jingga ,
" Jangan lupa pake jaket dek,,,,! " ujar Reyhan , yang diangguki oleh Pelangi ,
__ADS_1