Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 51


__ADS_3

Saking senangnya melewati kebersamaan di acara pembinaan pra jabatan , tak berasa jika hari ini adalah hari terakhir berada di instansi tempat yang telah menggembleng mereka para calon guru ,


Hari ini dilalui dengan acara berfoto bersama seluruh peserta pembinaan beserta para pengawas , lanjut acara ramah tamah lalu penutupan acara pra jabatan yang di lakukan oleh ketua pelaksana dengan doa bersama


Di perjalan pulang Pelangi mulai merasakan tubuhnya yang penat setelah dua pekan melewati hari yang benar-benar menguras pikiran serta tenaga , yang mana saat itu mereka menghentikan aktifitasnya hanya di waktu makan dan shalat ,


Tiba di depan pintu pagar kediaman sang kakak Pelangi terperanjat melihat keberadaan Surya yang tengah membersihkan pekarangan rumah ,


" Surya,,,,! , kenapa dia yang menyapu pekarangan rumah ? , rasanya nggak mungkin kalo mas Ismail yang nyuruh , atau jangan-jangan kak Jingga yang suruh ! , batin Pelangi ,


Pelangi menaruh ranselnya di bangku lalu bergegas menghampiri Surya ,


" Surya,,,,kamu ngapain disini ? , kenapa kamu yang bersihin pekarangan rumah ? , siapa yang suruh ? " Pelangi memberondong Surya dengan pertanyaan ,


" Hai,,,,, kamu udah Pulang Pelangi ! " tegur Surya tanpa menghentikan aktifitasnya ,


Gimana semuanya lancarkan ? " tanya Surya ,


" Di jawab dulu pertanyaan aku Napa ! " dumel Pelangi ,


Oh,,,,,ini,,,, enggak kok , nggak ada yang nyuruh , ini semua kemauan aku , aku cuma lagi bantu gantiin tugas kamu aja sambil nunggu waktu latihan " jelas Surya dengan santainya ,


" Kamu setiap hari mengerjakan ini ? " selidik Pelangi ,


" Iya,,,,tapi cuma sore aja kok , kalo pagi- pagi mana sempet kali,,,,! " ujar Surya ,


" Mas Ismail sama kak Jingga apa nggak ngelarang kamu mengerjakan ini ? " Pelangi penasaran ,


" Mas Ismail pernah ngelarang aku , tapi karena aku bilang kalo aku cuma pengen bantu kerjaan kamu ya,,,,,,akhirnya mas Ismail kasih ijin " tutur Surya ,


" Makasih ya,,,,udah repot- repot bantuin kerjaan aku " ujar Pelangi ,


" Sama-sama , lagian aku nggak ngerasa di repotin kok , ya hitung- hitung pemanasan " celoteh Surya ,


" Iya,,,,kalo gitu aku permisi ke dalam dulu ya,,,,mau naro tas sekalian bersih-bersih " pamit Pelangi , yang diangguki oleh Surya ,


Pelangi membalikkan tubuhnya , ia meraih ranselnya yang tadi diletakkan di atas bangku lalu masuk melewati pintu belakang ,


Pelangi masuk sambil berucap salam , namun tidak ada siapapun yang menyahuti salam Pelangi ,

__ADS_1


Pelangi mengedarkan pandangan ke sekeliling ruang dapur yang sedikit berantakan , ia pun terhenyak saat melihat cucian kotor yang menumpuk di sudut ruang di samping mesin cuci ,


" Huuffhh,,,,! , Pelangi menghembuskan nafas kasar , apa saja yang di kerjakan kak Jingga di rumah , cucian kotor sampai menumpuk seperti itu ! " batin Pelangi ,


Pelangi melanjutkan langkahnya menuju kamar tidurnya , menaruh tas ransel juga tas Selempang nya di atas kursi merebahkan tubuhnya di atas pembaringan tuk melepas penat sejenak ,


" Haahh,,,,,, , akhinya aku sudah di rumah ! " gumam Pelangi ,


Tiga puluh menit berlalu Pelangi bangkit dari tempat tidurnya , melangkah keluar dari kamarnya , mengedarkan pandangannya ke seluruh ruang dan ia masih belum menemukan keberadaan sang kakak ,


" Tok,,,,tok,,,,kak,,,,,! " Pelangi memanggil Jingga sambil mengetuk pintu kamar sang kakak , namun tak ada sahutan dari dalam sana ,


" Apa kak Pelangi sedang ke rumah mertuanya ya ! " batin Pelangi ,


Pelangi kembali ke dapur mengambil alat bersih-bersih dan mulai merapihkan seluruh ruang di kediaman milik sang kakak ,


Menjelang magrib Jingga baru kembali ke rumah , ia terkejut saat melihat seisi rumahnya nampak tertata rapih dan bersih ,


" Siapa yang bersih- bersih rumah ya,,,,? , apa Pelangi sudah pulang ? " gumam Jingga dalam hati , baru saja Jingga hendak melangkahkan kakinya menuju kamar Pelangi , sayup terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi , Jingga akhirnya membawa langkahnya menuju dapur , menghampiri pintu kamar mandi ,


" Tok,,,tok,,,! , Pelangi,,,,,apa kamu di dalam ? " seru Jingga ,


" Syukurlah,,,,,kalo kamu sudah pulang ! " jingga berlalu dari dapur dengan senyum menyeringai di bibirnya ,


" Hadeeuuhh,,,,,punya kakak lempeng banget sih jadi orang ! " batin Pelangi ,


akhirnya Jingga bisa bernafas lega karena tidak perlu lagi direpotkan dengan urusan pekerjaan rumah ,


Malam hari usai menunaikan shalat magrib , Pelangi pamit pada Jingga hendak pergi menemui sang bunda , orang yang paling ia rindukan ,


Tiba di kediaman Mentari


" Assalamu'alaikum,,,,,! " Pelangi mengucap salam sembari menekan handle pintu ,


" Wa 'alaikumsalam Bu guru,,,,,! " Joe membalas salam Pelangi dengan suara bass nya ,


" Lancar dek,,,,! , sehat kamu Pelangi,,,,! " tegur Mentari dan Joe bersamaan ,


" Alhamdulillah , mas,,,,kak,,,,! " sahut Pelangi sembari menghampiri dan menyalami keduanya ,

__ADS_1


" Pelangi permisi ke kamar bunda ya kak , mas ! " pamit Pelangi ,


" Ya sungkeman dulu sana sama bundanya ! " titah Joe yang di tanggapi oleh Mentari dengan senyuman ,


Pelangi pun berlalu dari hadapan keduanya , membawa langkahnya ke kamar sang bunda tercinta ,


" Assalamu'alaikum Bun,,,,! " salam Pelangi saat mendapati sang bunda yang masih berbalut mukena tengah duduk bersimpuh di atas sajadahnya ,


" Kamu sudah pulang Pelangi ? " Rahayu menoleh ke arah Pelangi ,


Pelangi menghampiri bundanya duduk dihadapan sang bunda


" Udah bun , bunda sehat ? " Pelangi meraih dan mencium tangan sang bunda ,


" Alhamdulillah,,,,,! , kamu sehat nak,,,,? " Rahayu mencium kening Pelangi ,


" Alhamdulillah bun,,,,,Pelangi kangen bunda ! " Pelangi menghamburkan tubuhnya memeluk sang bunda , Rahayu pun membalas pelukan puteri nya ,


" Gimana acara pra jabatannya , semuanya lancar ? " tanya Rahayu sembari mengelus punggung puteri nya ,


" Alhamdulillah bun , semuanya baik dan lancar " sahut Pelangi ,


" Syukurlah,,,, bunda seneng dengernya " tutur Pelangi ,


" Ini semua berkat dukungan dan doa dari bunda juga kakak-kakak semua " Pelangi mengurai pelukannya , yang di angguki oleh sang bunda ,


" Bunda lanjut dulu jikirnya ya nak,,,,! " tutur Rahayu yang diangguki oleh Pelangi ,


Sementara Rahayu melanjutkan ibadahnya , Pelangi beranjak naik ke tempat tidur sang bunda , merebahkan tubuhnya tubuhnya yang teramat penat hingga tanpa sadar ia telah terlelap ,


Usai melipat sajadah dan mukenanya , Rahayu menghampiri Pelangi , duduk di samping Puteri nya yang tergolek seperti bayi , di tatapnya wajah lelah Puteri nya itu ,


" Maafin bunda nak,,,,karena kondisi rumah tangga ayah dan bunda , kamu harus melewati semua penderitaan , meskipun kamu tidak pernah bercerita dan mengeluh tapi bunda bisa menangkapnya dari bahasa tubuhmu ,


Bunda mengenal kamu melebihi siapa pun , bunda tahu jika kamu anak yang berhati mulia , sesakit apapun derita yang disebabkan oleh kami selaku orang tua yang melahirkanmu dan Jingga kakakmu , kamu menyimpannya dan menutupnya rapat-rapat dari semua orang ,


Dan hanya orang yang mengenal dan menyelami hatimu lah yang bisa melihat dan merasakan beban yang kamu pikul , maafin bunda yang tidak bisa membahagiakan dan memenuhi hajat hidupmu nak " batin Rahayu , bulir bening pun meluncur bebas membelai pipi Rahayu yang mulai menampakkan kerutan halusnya di sana ,


Semoga kelak kamu menemukan kebahagiaan dalam hidupmu nak " Pelangi mengusap pucuk kepala Puteri nya ,

__ADS_1


__ADS_2