
Ternyata Joe dan Ismail menangkap gelagat Pelangi , apa yang di lihatnya membuat Ismail bertanya - tanya ,
" Joe , apa yang terjadi dengan Pelangi ? " selidik Ismail ,
" Ngomong apa kamu ini ! , Pelangi nggak kenapa - kenapa , kamu lihat sendiri kan kalo dia baik - baik aja ! " sahut Joe tenang ,
" Hari ini pernikahan Pelangi , tapi aku merasa Pelangi nggak bahagia dengan pernikahannya ! " ujar Ismail ,
" Itu hanya perasaan kamu aja ! , Pelangi sendiri yang meminta menikah dengan Surya , masa dia nggak bahagia ! " Joe berusaha menutupi kebenarannya ,
" Tanya sendiri sama istrimu Ismail , kamu tinggal satu rumah dengan Pelangi tapi kamu nggak tahu apa yang istri kamu lakukan sama Pelangi ! " umpat Joe dalam hati ,
Joe menyesalkan sikap Ismail yang tidak peka dengan situasi di dalam rumah tangganya sendiri ,
" Mungkin juga,,,,,! " gumam Ismail ,
namun Ismail yakin dengan perasaannya , jika telah terjadi sesuatu dengan Pelangi ,
Setahu Ismail Pelangi dan Reyhan sudah resmi berhubungan dan keduanya berjanji untuk saling menunggu , tapi kenapa Pelangi menikah dengan pria lain dan tanpa sepengetahuan Reyhan ,
" Baiklah,,,,,yang terjadi biarlah terjadi , aku akan tetap mencari tahu sendiri kebenarannya ! " batin Ismail ,
Menjelang magrib , Pelangi masuk ke dalam kamar membuka kebaya yang membalut tubuhnya , melepas sanggul dan membersihkan riasan di wajahnya lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya ,
Selepas mandi Pelangi mengenakan dress panjang sebatas mata kaki dan memoles tipis wajahnya , dress lengan pendek warna putih tulang yang membalut tubuhnya semakin memancarkan kulit tubuhnya yang putih mulus ,
Selesai merapihkan diri Pelangi membantu menyiapkan hidangan di meja prasmanan untuk seluruh kerabat yang telah hadir dan akan hadir selepas waktu isya nanti ,
" Pengantinnya duduk aja nggak usah repot - repot bantuin ! " ujar Lasmini adik dari bundanya ,
" Gapapa Wak , pegel badan Pelangi kalo duduk terus " sahut Pelangi ,
" Dia kan udah terbiasa kerja capek setiap harinya , jadi nggak bisa kalo di suruh duduk manis kaya tuan putri ,,,, ! " celoteh Joe ,
__ADS_1
Jingga yang merasa terpojokkan oleh perkataan Joe memilih mengalihkan perhatiannya dengan mengajak Lestari uwa nya berbincang , sementara Ismail merasakan ada maksud lain di balik perkataan Joe ,
Pelangi ingin melayangkan protes pada kakak iparnya yang comel tapi apa daya Pelangi tak memiliki keberanian , dia hanya bisa menelan kekesalannya sendiri ,
Adzan magrib pun berkumandang , semua orang tengah berbuka dengan menyantap hidangan yang telah di sajikan ,
" Buat yang mau makan silahkan , semua sudah tersaji di meja prasmanan ! " Rahayu mempersilahkan kepada seluruh kerabat dari kedua belah pihak ,
Acara tasyakuran pernikahan Pelangi telah usai , semua kerabat telah meninggalkan kediaman Joe , kecuali kerabat yang menginap , mereka semua tengah beres - beres ,
Hari merambah larut semua orang telah menghentikan aktifitasnya dan beristirahat , pekerjaan yang belum selesai akan dilanjutkan esok hari ,
Malam ini harusnya menjadi malam pertama bagi Pelangi dan Surya , namun itu tidak berlaku bagi keduanya , mengingat banyaknya kerabat Pelangi yang menginap , semua kamar penuh untuk tidur para wanita dan anak - anak sementara para pria tidur bersama di ruang tengah ,
Keesokan harinya , Surya meminta ijin pada Rahayu dan semua kakak - kakak Pelangi untuk memboyong Pelangi ke kediaman orang tuanya ,
Kedatangan Pelangi di kediaman Surya di sambut hangat oleh keluarga Surya , kecuali dua saudara perempuan Surya yang bersikap dingin pada Pelangi ,
entah kenapa kesialan selalu menghampiri hidup Pelangi , lepas dari cengkraman sang kakak kini ia harus di hadapkan dengan Jingga - Jingga lainnya ,
" Pelangi permisi ke kamar dulu pak , Bu , ! " pamit Pelangi , yang diangguki oleh keduanya ,
Pelangi pun bangkit berjalan mengekor di belakang Surya ,
" Ini kamar aku ! " unjuk Surya ,
Pelangi mengedarkan pandangannya ke seputar ruangan tempatnya kini berdiri ,
" Kamar ini besarnya dua kali lipat kamarku di rumah kak Jingga " batin Pelangi ,
" Mulai hari ini , kamar ini menjadi kamar kita berdua " ujar Surya yang diangguki oleh Pelangi ,
" Taruh saja semua pakaian kamu di lemari baju ku , lakukan apa yang ingin kamu lakukan di kamar ini supaya kamu merasa nyaman " titah Surya ,
__ADS_1
" Aku ijin ingin merebahkan tubuhku dulu barang sebentar , nanti baru aku rapih kan bajunya " Pinta Pelangi ,
" Istirahatlah , aku mau keluar dulu " ujar Surya ,
" Hemm ,,,,,! " gumam Pelangi ,
Tak lama kemudian terdengar suara dengkuran halus Pelangi , pertanda ia telah tertidur ,
Sore hari , setelah membersihkan tubuhnya , Pelangi berniat membantu pekerjaan di dapur , saat itu di dapur sudah ada dua tiga adik perempuannya yang tengah memotong sayuran , Pelangi pun menghampiri ketiganya ,
" Apa ada yang bisa saya bantu ? " tanya Pelangi sopan ,
" Nggak usah kak , sudah hampir selesai kok ! " ujar Kartika salah satu adik Surya , sementara Hanung dan Titi tak bersuara , mereka hanya menatap sinis ke arah Pelangi ,
" Pengantin baru nggak perlu repot - repot ke dapur , diam dan duduk manis aja di dalam kamar ! " celoteh Titi ,
Pelangi berusaha mengulas senyum dan bersikap biasa saja , walau dalam hati Pelangi merasa tidak enak hati ,
Pelangi membalikkan tubuhnya meninggalkan area dapur dengan wajah di tekuk , ia hendak kembali menuju kamarnya , namun tiba - tiba Tante Rima adik ipar dari Ibunda Surya memanggilnya ,
Pelangi pun berbalik menghampiri Tante Rima , keduanya berjalan kesamping rumah , tante Rima dan suaminya om Herman tinggal di paviliun kediaman Surya ,
" Duduk Pelangi ! " Rima mempersilahkan ,
Pelangi pun menghempaskan dirinya di sofa ,
" Pelangi , tante tahu kamu pasti merasa tidak enak hati dengan sikap kedua adik ipar mu itu , mereka memang seperti itu , jangan kan terhadap kamu terhadap Tante saja yang lebih tua mereka bersikap seperti itu , jadi jangan terlalu di ambil hati ,
Kamu seorang guru , tentunya kamu lebih tahu bagaimana menyikapi orang seperti kedua adik ipar mu itu , lagi pula kamu adalah menantu dari anak tertua di rumah ini , kamu harus bisa memberi pelajaran kepada seluruh adik - adik suami mu cara bagaimana menghargai orang lain tanpa merendahkan harga diri mu ! " Rima mencoba menasehati Pelangi ,
" Terima kasih untuk nasehatnya Tante , Pelangi akan mengingat apa yang Tante katakan pada Pelangi hari ini " ucap Pelangi sopan ,
" Kalo begitu Pelangi permisi mau ke kamar dulu ya Tante ! " pamit Pelangi yang diangguki oleh Surya ,
__ADS_1
Pelangi pun beranjak menuju kamar Surya , ia duduk di sofa yang terletak di dekat jendela , mengarahkan pandangannya keluar jendela ,
" Ya Tuhan , kenapa aku selalu di pertemukan dengan orang - orang yang selalu bersikap tidak ramah padaku , di sana ada kak Jingga dan di sini ada kedua adik Surya , se hina apakah aku sampai mereka begitu membenciku " batin Pelangi ,