
Tiba dikediaman Jingga , Pelangi membukakan pintu ,
" Assalamu'alaikum,,,,,! " keduanya berucap salam , yang disahuti oleh Ismail juga Jingga ,
Pelangi masuk ke ruang tengah dengan Reyhan yang mengekor di belakangnya ,
" Rey,,,,,! " sapa sepasang suami istri itu
" Sore mbak,,,,mas,,,,,! " sapa Reyhan santun lalu menyalami keduanya ,
" Duduk Rey,,,,,! " Mentari mempersilahkan saudara sepupu suaminya itu ,
" Makasih mbak ! " Reyhan mendudukkan tubuhnya di sofa , sementara Pelangi masuk kedalam kamarnya untuk berganti pakaian ,
Pelangi menyapukan tipis bedak juga lipstik di wajahnya , sedang rambutnya dibiarkan tergerai ,
Sedangkan di ruang tengah , Reyhan tengah memberanikan diri meminta ijin pada Ismail juga Jingga untuk mengajak Pelangi keluar ,
" Anu mbak,,,,mas,,,,Rey mau ajak Pelangi keluar itu juga kalo mbak sama mas mengijinkan ! " Rey mengutarakan maksud kedatangannya ,
" Oh,,,,boleh,,,,,mau kamu langsung bawa ke KUA juga boleh,,,,! " goda Ismail ,
" iya nggak dek,,,,! " Ismail menoleh kearah Jingga yang ditanggapi senyuman oleh Jingga ,
" Lagian Pelangi juga udah gede , dia boleh pergi dengan siapa pun yang dia mau " tutur Ismail ,
" Gimana mbak,,,,? " Reyhan memastikan ,
" Boleh,,,,," Jingga memberi ijin ,
" Makasih mbak,,,,mas,,,,! " ucap Reyhan ,
" Pelangi,,,,,! " panggil Jingga ,
" Iya kak,,,,! " Pelangi keluar dari kamarnya menuju ruang tengah ,
Reyhan menoleh kearah Pelangi yang tengah berdiri , menatap Pelangi yang nampak anggun mengenakan celana jeans biru dipadu atasan warna merah dengan kerutan disekeliling pinggangnya , serta slimbag yang diselempangkan di bahunya , sementara tangannya menenteng jaket ,
" Kamu udah siap dek,,,,! " ujar Reyhan , yang diangguki oleh Pelangi ,
" Kalo gitu saya jalan dulu mbak,,,,mas,,,,! " pamit Reyhan ,
" Mbak,,,,mas,,,,Pelangi pamit pergi dulu ! " Pelangi berpamitan pada kakak juga kakak iparnya ,
" Iya,,,,hati-hati kalian ! " ujar Ismail yang diangguki oleh keduanya ,
keduanya berlalu meninggalkan kediaman Jingga ,
" Kamu cantik pake baju itu dek,,,,! " puji Reyhan ,
" Biasa aja kak,,,,! " Pelangi tersipu ,
__ADS_1
Tiba dikediaman Mentari , Reyhan juga Pelangi menghampiri Joe untuk berpamitan ,
" Mas saya jalan dulu ! , Mas Pelangi pergi dulu ! " pamit keduanya ,
" Oh iya , tolong jaga baik-baik Pelangi nya ! " seru Joe ,
" Siap mas,,,,! " tegas Reyhan
" Mari semuanya,,,,,! " pamit keduanya pada anak-anak asuh Joe , yang disahuti mereka bersamaan ,
Reyhan mengeluarkan motornya dari halaman , lalu menyalakan mesinnya ,
Melihat kepergian Pelangi dengan anggota TNI itu membuat Surya di bakar api cemburu ,
Pelangi memang bukanlah siapa-siapa Surya , hubungannya dengan Pelangi hanya sebatas persahabatan , namun kerap kali melihat kedekatan Pelangi dengan pria lain entah kenapa hatinya tidak suka ,
Di perjalanan ,
" Kita mau kemana Kak,,,,? " tanya Pelangi ,
" Saya mau ajak kamu kesuatu tempat dek ! " tutur Reyhan
Keduanya kembali terdiam , sibuk dengan fikirannya masing -masing ,
Setelah 40 menit perjalanan keduanya tiba disebuah kafe , kafe yang asri dan nyaman , rumput hijau yang terhampar diseputar kafe menyejukkan mata , taman bunga juga air terjun kecil yang alirannya bermuara di kolam ikan , lampu temaram yang menambah suasana romantis , serta banyak spot untuk berswafoto ,
" Tempatnya nyaman banget kak ! " Pelangi berujar kagum ,
" Heemm,,,,,! " angguk Pelangi ,
" Kakak sering kemari ? " selidik Pelangi ,
" Beberapa kali dengan kawan-kawan ,,,! " tutur Reyhan ,
" Pasti bawa pasangan masing-masing ! " tebak Pelangi ,
" Enggaklah,,,,,ini pertama kalinya saya bawa teman perempuan kesini " ujar Reyhan ,
" Oh ya,,,,,? " Pelangi sanksi ,
" Beneran dek,,,,! " Reyhan meyakinkan ,
" Makasih udah ajak Pelangi kesini , ini juga pertama kalinya Pelangi jalan keluar dengan Pria " ungkap Pelangi ,
" Oh ya,,,,! " goda Reyhan pura-pura tidak tahu , padahal Reyhan sudah tahu banyak perihal Pelangi dari Sabil ,
" Beneran kak,,,,! " ujar Pelangi ,
" Saya percaya dek,,,,,! " Ujar Reyhan lembut ,
" Kamu mau makan apa dek,,,,? " tanya Reyhan ,
__ADS_1
" Terserah kakak , Pelangi ngikut aja ! " tuturnya ,
" Kalo saya ajak ke KUA dek , jawabannya ngikut juga ? " goda Reyhan ,
" Kalo cita-cita Pelangi sudah terwujud dan kalo memang Pelangi layak untuk menjadi pendamping kakak " Pelangi mengangguk tak menampik ,
Mendengar penuturan Pelangi , Reyhan mengulas senyum matanya nampak berbinar ,
Reyhan pun memesan dua porsi makanan serta minuman ,
Tak lama berselang makanan pesanan mereka datang , pelayan kafe menyajikan makanannya dimeja ,
" Silahkan ,,,,,selamat menikmati,,,,,! " ujar pelayan kafe sopan ,
" Makasih,,,,,! " ucap keduanya bersamaan , mereka pun menyantap makanannya dalam keheningan , Sesekali pandangan mereka saling beradu , Reyhan menatap dalam kedua Manik mata Pelangi , Pelangi kikuk dibuatnya , ia menurunkan tatapannya pada makanan didepannya , menyendokkan makanan dan menyuapkan ke dalam mulutnya , berusaha menyembunyikan kegugupannya ,
Reyhan bisa melihat dengan jelas tangan Pelangi yang sedikit gemetar saat meraih sendoknya , Reyhan pun tersenyum gemas melihat reaksi gadis pujaan hatinya ,
Perempuan mana yang bisa tahan mendapat tatapan sedalam dan sedekat itu dari seorang pria tampan , baik , sopan dan berprofesi sebagai seorang abdi negara ,
disaat perempuan diluar sana berusaha keras untuk mengejar dan mendapatkan pasangan seperti Reyhan , namun lain halnya dengan Pelangi , pria itu datang dengan sendirinya , menawarkan pertemanan dan berusaha mendekatkan diri pada Pelangi dan Pelangi tinggal berkata " aku mau dan setuju " ,
Namun Pelangi bukan tipe perempuan yang mudah menerima cinta Pria begitu saja , ia harus benar-benar memastikan jika pria yang akan menjadi pasangannya adalah pria yang benar-benar tulus mencintainya dengan apa adanya , siap menerima segala kekurangannya , pria yang benar-benar mau memperjuangkan dirinya , menjaga perasaan serta harga dirinya sebagai perempuan ,
Pelangi berkaca pada sang bunda , ia tidak ingin kelak biduk rumah tangga yang di jalaninya seperti sang bunda hingga menyengsarakan keturunannya ,
Sesi makan telah selesai , keduanya menyantap makanannya hingga tandas ,
" Kenyang dek,,,,,? " Reyhan membuka suara ,,
" Alhamdulilaah kenyang ! " sahut Pelangi ,
" Dek,,,,gimana rencana kamu kedepannya setelah lulus sekolah ? " telisik Reyhan ,
" Sesuai dengan pendidikan yang Pelangi tekuni sekarang ini , Pelangi akan mengabdikan diri Pelangi untuk menjadi seorang pendidik kak ! " ungkap Pelangi ,
" Kamu mau ngajar di sekolah mana dek,,,,,? " tanya Reyhan lagi ,
" Untuk saat ini Pelangi belum tahu kak , yang pastinya , saat ini Pelangi nggak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah Pelangi dapatkan dari sekolah tempat Pelangi mengajar sekarang , karena untuk kedepannya semua tergantung dari hasil penilaian pihak sekolah juga pengawas atas kinerja Pelangi selama satu tahun kedepan , Pelangi harus berusaha keras untuk mendapatkan yang terbaik " ungkapnya lagi ,
" Saya bangga sama kamu dek,,,,! , meski ditengah keterbatasan orang tua juga kesibukan kamu dirumah mas Ismail kamu masih semangat dan gigih mewujudkan cita-cita kamu dan kamu nggak pernah menyerah dek,,,,! " Reyhan berusaha menunjukkan kekagumannya pada Pelangi ,
" Namanya juga hidup kak , nggak ada yang instan semuanya butuh proses dan perjuangan " tutur Pelangi ,
Reyhan menyimak perkataan Pelangi dengan tatapan yang sulit diartikan , Pelangi mengalihkan pandangannya berusaha menghindari tatapan Reyhan ,
" Dek,,,,! " panggil Reyhan ,
" Ya,,,,! " Pelangi menoleh ,
Pandangan keduanya saling beradu , senyum pun mengulas dari bibir keduanya ,
__ADS_1