Lara Hati Pelangi

Lara Hati Pelangi
Episode 32


__ADS_3

Tiba dikediaman Jingga , Pelangi membukakan pintu ,


" Assalamu'alaikum,,,,,! " keduanya berucap salam , yang disahuti oleh Ismail juga Jingga ,


Pelangi masuk ke ruang tengah dengan Reyhan yang mengekor di belakangnya ,


" Rey,,,,,! " sapa sepasang suami istri itu


" Sore mbak,,,,mas,,,,,! " sapa Reyhan santun lalu menyalami keduanya ,


" Duduk Rey,,,,,! " Mentari mempersilahkan saudara sepupu suaminya itu ,


" Makasih mbak ! " Reyhan mendudukkan tubuhnya di sofa , sementara Pelangi masuk kedalam kamarnya untuk berganti pakaian ,


Pelangi menyapukan tipis bedak juga lipstik di wajahnya , sedang rambutnya dibiarkan tergerai ,


Sedangkan di ruang tengah , Reyhan tengah memberanikan diri meminta ijin pada Ismail juga Jingga untuk mengajak Pelangi keluar ,


" Anu mbak,,,,mas,,,,Rey mau ajak Pelangi keluar itu juga kalo mbak sama mas mengijinkan ! " Rey mengutarakan maksud kedatangannya ,


" Oh,,,,boleh,,,,,mau kamu langsung bawa ke KUA juga boleh,,,,! " goda Ismail ,


" iya nggak dek,,,,! " Ismail menoleh kearah Jingga yang ditanggapi senyuman oleh Jingga ,


" Lagian Pelangi juga udah gede , dia boleh pergi dengan siapa pun yang dia mau " tutur Ismail ,


" Gimana mbak,,,,? " Reyhan memastikan ,


" Boleh,,,,," Jingga memberi ijin ,


" Makasih mbak,,,,mas,,,,! " ucap Reyhan ,


" Pelangi,,,,,! " panggil Jingga ,


" Iya kak,,,,! " Pelangi keluar dari kamarnya menuju ruang tengah ,


Reyhan menoleh kearah Pelangi yang tengah berdiri , menatap Pelangi yang nampak anggun mengenakan celana jeans biru dipadu atasan warna merah dengan kerutan disekeliling pinggangnya , serta slimbag yang diselempangkan di bahunya , sementara tangannya menenteng jaket ,


" Kamu udah siap dek,,,,! " ujar Reyhan , yang diangguki oleh Pelangi ,


" Kalo gitu saya jalan dulu mbak,,,,mas,,,,! " pamit Reyhan ,


" Mbak,,,,mas,,,,Pelangi pamit pergi dulu ! " Pelangi berpamitan pada kakak juga kakak iparnya ,


" Iya,,,,hati-hati kalian ! " ujar Ismail yang diangguki oleh keduanya ,


keduanya berlalu meninggalkan kediaman Jingga ,


" Kamu cantik pake baju itu dek,,,,! " puji Reyhan ,


" Biasa aja kak,,,,! " Pelangi tersipu ,

__ADS_1


Tiba dikediaman Mentari , Reyhan juga Pelangi menghampiri Joe untuk berpamitan ,


" Mas saya jalan dulu ! , Mas Pelangi pergi dulu ! " pamit keduanya ,


" Oh iya , tolong jaga baik-baik Pelangi nya ! " seru Joe ,


" Siap mas,,,,! " tegas Reyhan


" Mari semuanya,,,,,! " pamit keduanya pada anak-anak asuh Joe , yang disahuti mereka bersamaan ,


Reyhan mengeluarkan motornya dari halaman , lalu menyalakan mesinnya ,


Melihat kepergian Pelangi dengan anggota TNI itu membuat Surya di bakar api cemburu ,


Pelangi memang bukanlah siapa-siapa Surya , hubungannya dengan Pelangi hanya sebatas persahabatan , namun kerap kali melihat kedekatan Pelangi dengan pria lain entah kenapa hatinya tidak suka ,


Di perjalanan ,


" Kita mau kemana Kak,,,,? " tanya Pelangi ,


" Saya mau ajak kamu kesuatu tempat dek ! " tutur Reyhan


Keduanya kembali terdiam , sibuk dengan fikirannya masing -masing ,


Setelah 40 menit perjalanan keduanya tiba disebuah kafe , kafe yang asri dan nyaman , rumput hijau yang terhampar diseputar kafe menyejukkan mata , taman bunga juga air terjun kecil yang alirannya bermuara di kolam ikan , lampu temaram yang menambah suasana romantis , serta banyak spot untuk berswafoto ,


" Tempatnya nyaman banget kak ! " Pelangi berujar kagum ,


" Heemm,,,,,! " angguk Pelangi ,


" Kakak sering kemari ? " selidik Pelangi ,


" Beberapa kali dengan kawan-kawan ,,,! " tutur Reyhan ,


" Pasti bawa pasangan masing-masing ! " tebak Pelangi ,


" Enggaklah,,,,,ini pertama kalinya saya bawa teman perempuan kesini " ujar Reyhan ,


" Oh ya,,,,,? " Pelangi sanksi ,


" Beneran dek,,,,! " Reyhan meyakinkan ,


" Makasih udah ajak Pelangi kesini , ini juga pertama kalinya Pelangi jalan keluar dengan Pria " ungkap Pelangi ,


" Oh ya,,,,! " goda Reyhan pura-pura tidak tahu , padahal Reyhan sudah tahu banyak perihal Pelangi dari Sabil ,


" Beneran kak,,,,! " ujar Pelangi ,


" Saya percaya dek,,,,,! " Ujar Reyhan lembut ,


" Kamu mau makan apa dek,,,,? " tanya Reyhan ,

__ADS_1


" Terserah kakak , Pelangi ngikut aja ! " tuturnya ,


" Kalo saya ajak ke KUA dek , jawabannya ngikut juga ? " goda Reyhan ,


" Kalo cita-cita Pelangi sudah terwujud dan kalo memang Pelangi layak untuk menjadi pendamping kakak " Pelangi mengangguk tak menampik ,


Mendengar penuturan Pelangi , Reyhan mengulas senyum matanya nampak berbinar ,


Reyhan pun memesan dua porsi makanan serta minuman ,


Tak lama berselang makanan pesanan mereka datang , pelayan kafe menyajikan makanannya dimeja ,


" Silahkan ,,,,,selamat menikmati,,,,,! " ujar pelayan kafe sopan ,


" Makasih,,,,,! " ucap keduanya bersamaan , mereka pun menyantap makanannya dalam keheningan , Sesekali pandangan mereka saling beradu , Reyhan menatap dalam kedua Manik mata Pelangi , Pelangi kikuk dibuatnya , ia menurunkan tatapannya pada makanan didepannya , menyendokkan makanan dan menyuapkan ke dalam mulutnya , berusaha menyembunyikan kegugupannya ,


Reyhan bisa melihat dengan jelas tangan Pelangi yang sedikit gemetar saat meraih sendoknya , Reyhan pun tersenyum gemas melihat reaksi gadis pujaan hatinya ,


Perempuan mana yang bisa tahan mendapat tatapan sedalam dan sedekat itu dari seorang pria tampan , baik , sopan dan berprofesi sebagai seorang abdi negara ,


disaat perempuan diluar sana berusaha keras untuk mengejar dan mendapatkan pasangan seperti Reyhan , namun lain halnya dengan Pelangi , pria itu datang dengan sendirinya , menawarkan pertemanan dan berusaha mendekatkan diri pada Pelangi dan Pelangi tinggal berkata " aku mau dan setuju " ,


Namun Pelangi bukan tipe perempuan yang mudah menerima cinta Pria begitu saja , ia harus benar-benar memastikan jika pria yang akan menjadi pasangannya adalah pria yang benar-benar tulus mencintainya dengan apa adanya , siap menerima segala kekurangannya , pria yang benar-benar mau memperjuangkan dirinya , menjaga perasaan serta harga dirinya sebagai perempuan ,


Pelangi berkaca pada sang bunda , ia tidak ingin kelak biduk rumah tangga yang di jalaninya seperti sang bunda hingga menyengsarakan keturunannya ,


Sesi makan telah selesai , keduanya menyantap makanannya hingga tandas ,


" Kenyang dek,,,,,? " Reyhan membuka suara ,,


" Alhamdulilaah kenyang ! " sahut Pelangi ,


" Dek,,,,gimana rencana kamu kedepannya setelah lulus sekolah ? " telisik Reyhan ,


" Sesuai dengan pendidikan yang Pelangi tekuni sekarang ini , Pelangi akan mengabdikan diri Pelangi untuk menjadi seorang pendidik kak ! " ungkap Pelangi ,


" Kamu mau ngajar di sekolah mana dek,,,,,? " tanya Reyhan lagi ,


" Untuk saat ini Pelangi belum tahu kak , yang pastinya , saat ini Pelangi nggak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah Pelangi dapatkan dari sekolah tempat Pelangi mengajar sekarang , karena untuk kedepannya semua tergantung dari hasil penilaian pihak sekolah juga pengawas atas kinerja Pelangi selama satu tahun kedepan , Pelangi harus berusaha keras untuk mendapatkan yang terbaik " ungkapnya lagi ,


" Saya bangga sama kamu dek,,,,! , meski ditengah keterbatasan orang tua juga kesibukan kamu dirumah mas Ismail kamu masih semangat dan gigih mewujudkan cita-cita kamu dan kamu nggak pernah menyerah dek,,,,! " Reyhan berusaha menunjukkan kekagumannya pada Pelangi ,


" Namanya juga hidup kak , nggak ada yang instan semuanya butuh proses dan perjuangan " tutur Pelangi ,


Reyhan menyimak perkataan Pelangi dengan tatapan yang sulit diartikan , Pelangi mengalihkan pandangannya berusaha menghindari tatapan Reyhan ,


" Dek,,,,! " panggil Reyhan ,


" Ya,,,,! " Pelangi menoleh ,


Pandangan keduanya saling beradu , senyum pun mengulas dari bibir keduanya ,

__ADS_1


__ADS_2