
Tiba di kostan Asri ,
" Masuk dulu yu mas " Pelangi menarik lengan Surya , Surya pun tak menolak permintaan Asri , bagaimana tidak sudah sejak dalam perjalanan dirinya membayangkan bermesraan dengan Asri ,
Keduanya duduk diatas hamparan karpet sambil bercengkrama ,
" Mas mau minum ? " tanya Asri manja ,
" Ngga , aku cuma mau kamu " Surya tersenyum menggoda ,
" Beneran mas cuma mau aku ? " ujar Asri dengan senyum genitnya , Surya balas tersenyum , senyuman yang penuh makna ,
Dikediaman Pelangi ,
Jam menunjukkan pukul 20.00 malam , Pelangi tengah menunggu kepulangan Surya , seburuk apapun perlakuan Surya terhadap dirinya , tapi Pelangi tetap mengkhawatirkan keselamatan Surya , bagaimanapun juga Surya adalah suaminya , ayah dari anak - anaknya , meskipun Surya sering menyakiti perasaannya , tapi Pelangi tak pernah sedikitpun membenci Surya ,
Satu jam sudah Pelangi menunggu Surya , namun Surya belum juga datang , hingga akhirnya Pelangi tertidur di sofa ,
Tepat pukul 22.00 malam Surya baru pulang , ketika ia masuk kedalam rumah dilihatnya Pelangi yang tertidur di sofa , Surya tidak berusaha membangunkan Pelangi , ia langsung masuk kedalam kamarnya berganti pakaian lalu tidur dengan senyum mengembang di bibirnya ,
Sepertinya kebersamaannya dengan Asri membuatnya bahagia , hingga melupakan Pelangi yang begitu setia menunggu kepulangannya ,
Pelangi terbangun dari tidurnya , ditatapnya jam dinding yang menunjuk ke angka 24.00 malam ,
" Ya ampun aku sampai tertidur disini " gumam Pelangi seraya merapihkan jepitan rambutnya ,
Pelangi bangkit dari sofa , melangkah menghampiri pintu dan memeriksanya , ia tertegun saat menyadari pintu telah terkunci ,
" Apa kak Surya sudah pulang ya ? atau anak - anak yang menguncinya , tapi kalau anak - anak mereka pasti membangunkan aku " gumamnya dalam hati ,
Pelangi melangkahkan kakinya menuju kamar tidurnya , saat pintu terbuka didapatinya Surya yang telah terlelap ,
Pelangi bisa memaklumi jika saat pulang tadi Surya tidak lantas membangunkan dirinya , mungkin dia masih marah padanya karena kejadian pagi tadi ,
Pelangi meraih mukena dan sajadah , ia berniat hendak mengerjakan shalat malam diruang tengah , ia tidak ingin Surya marah gegara suaranya ketika mengaji mengganggu tidur ,
__ADS_1
Pelangi pun melangkah keluar kamar , berjalan ke kamar mandi untuk mengambil wudhu setelah sebelumnya menggelar sajadah dan menaruh mukena diatasnya ,
Selepas mengucap dua salam Pelangi menadahkan tangannya , memohonkan ampunan atas segala dosa diri , suami dan ketiga buah hatinya , mensyukuri segala nikmat yang telah Tuhan berikan pada keluarga kecilnya , memohon pertolongan dan kekuatan untuk diri dan ketiga buah hatinya atas segala ujian yang Tuhan tetapkan atas mereka ,
@@@@@
Enam bulan berlalu , Perselingkuhan Surya dan Asri yang semakin intim belum diketahui oleh Pelangi , namun meskipun demikian naluri Pelangi mengatakan jika ada sesuatu yang sedang terjadi dengan suaminya , namun Pelangi tak ingin menaruh curiga apalagi menuduh Surya sebelum menemukan bukti kebenarannya ,
Minggu pagi ,
pagi - pagi sekali Pelangi sudah bangun , ia melakukan rutinitas rumahannya setelah menunaikan shalat subuh , sementara anak - anaknya masih tidur karena hari ini mereka tidak pergi ke sekolah ,
Saat Pelangi tengah membuat sarapan , dilihatnya Surya masuk ke dalam kamar mandi , terdengar suara gemericik air pertanda Surya tengah mandi ,
" Tumben , pagi - pagi dia sudah mandi , nggak biasanya " batin Pelangi , namun Pelangi pura - pura tidak ambil pusing , ia tak mau rasa penasarannya menimbulkan keributan seperti beberapa waktu lalu ,
Pelangi tengah menaruh sarapan diatas meja , saat Surya melintas dengan pakaian rapih , mengenakan celana Levis dan T- shirt yang dipadu dengan jaket , penampilan Surya layaknya pria yang akan kencan dengan teman wanitanya ,
Selesai mengenakan sepatu , Surya bersiap untuk pergi ,
Pelangi menganggukkan kepalanya tanpa bersuara ,
" Kemana dia ? , apa hari ini dia lembur ? " tanyanya dalam hati ,
Usai menyiapkan sarapan , Pelangi melanjuykan sesi beres - beresnya ,
Sementara ditempat lain ,
Surya baru saja sampai di kediaman Asri , Baru saja ia menurunkan standar motornya , Asri sudah membuka pintu dan berdiri di ambang pintu menyambut kedatangan Surya dengan senyum manisnya ,
" Masuk mas " Asri mempersilahkan lelaki pujaan hatinya itu ,
Keduanya duduk bersebelahan nyaris tanpa sekat ,
" Udah selesai packing kopernya ? " tanya Surya ,
__ADS_1
" Udah " jawab Asri singkat ,
" Mau berangkat sekarang ? " tanya Surya lagi ,
Asri bukannya menjawab , ia malah memeluk tubuh Surya dan menyandarkan kepalanya di dada Surya ,
" Aku masih kangen kamu , dua pekan kita ngga akan ketemu , aku pasti merindukan saat - saat seperti ini mas " rajuk Asri ,
keduanya pun saling mendekap erat ,
Setelah puas berpelukan keduanya pun bergegas pergi , Surya membawakan koper Asri , rupanya hari ini Asri akan pulang ke kampung halamannya selama dua pekan , dan Surya akan mengantarnya hingga stasiun ,
Tiba di stasiun , keduanya langsung menuju loket penjualan tiket , setelah memesan tiket keduanya duduk di ruang tunggu , menunggu jadwal keberangkatan kereta yang akan di tumpangi oleh Asri ,
Asri terus bergelayut manja di lengan Surya , dengan kepalanya yang bersandar di bahu Surya , serasa dunia milik berdua , mereka tidak peduli dengan orang yang berlalu - lalang memperhatikan mereka ,
Pukul 09.45 , sayup terdengar pemberitahuan yang menguar dari pengeras suara yang , jika kereta jurusan kota Surabaya akan diberangkatkan dalam waktu 10 menit lagi ,
Asri dan Surya bergegas menaiki gerbong kereta , mencari tempat duduk sesuai nomor yang tertera di tiket , tak butuh waktu lama mereka pun menemukan kursinya , Surya menaruh koper Asri di bagasi yang terletak tepat diatas tempat duduk Asri ,
Asri kembali memeluk Surya sebagai salam perpisahan , Kereta perlahan melaju , Asri mengurai pelukannya Surya pun bergegas turun , Asri melambaikan tangannya dari balik kaca jendela kereta yang dibalas Surya dengan lambaian tangan pula ,
Kereta yang ditumpangi Asri telah menghilang dari pandangan mata , Surya pun berlalu meninggalkan peron melangkah menuju parkiran stasiun ,
Sekembalinya dari stasiun , Surya tidak langsung pulang ke rumahnya melainkan kerumah orang tuanya ,
Dikediaman Pelangi ,
Semua anak - anak Pelangi tengah bermain bersama teman - temannya , sementara Pelangi , ia tengah rebahan di sofa sembari menyaksikan sinema India yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi ,
sinema percintaan yang diperankan oleh aktor kawakan shahruk Khan dan aktris kawakan Rani Mukherjee yang berjudul kabhi alvida na kehna , dimana alur ceritanya menceritakan kisah rumah tangga yang hancur karena kehadiran orang ketiga ,
Entah itu suatu kebetulan atau memang sebuah petunjuk yang tidak Pelangi sadari , karena terbawa alur cerita Pelangi turut menangis menyaksikan kesedihan yang dialami oleh kedua pasang suami istri yang harus terpisah ,
Kebanyakan perpisahan disebabkan oleh faktor ekonomi , hadirnya orang ketiga atau Miss komunikasi yang menyebabkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga , yang biasanya dipicu karena adanya keegoisan dari salah satu pasangan atau bahkan keduanya yang sama - sama memiliki ego yang besar ,
__ADS_1
Pelangi selalu berharap bahtera rumah tangganya akan baik - baik saja tidak diterpa prahara yang berarti ,