Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 100


__ADS_3

Ketiganya turun dari mobil dan berjalan beriringan,Bryan menggendong Sean dengan sebelah lengannya,dan lengan satunya lagi dia lilitnya dipinggang ramping Anatasya....


"Selamat datang dirumah,tuan muda,nona muda"Hormat para pelayan yang menyambut ketiganya diambang pintu masuk,mereka mengangguk dan berjalan masuk kedalam Mansion.....


Ekhem.....


Bryan berdehem untuk menyadarkan mereka yang tengah duduk pasang-pasangan diruang keluarga sambil menonton Televisi......


"Anatasya sayang"Sapa Ny Robson dan Ny Emellie bersamaan saat melihat Anatasya yang baru berkunjung beberapa hari ini,keduanya berjalan mendekat lalu cipika cipiki dan menggiring Anatasya untuk duduk disofa.....


Keempat tetua itu menatap heran pria kecil tampan yang sedang dipangku oleh Bryan.....bukan hanya menatap heran tapi juga mereka menatap gemas, bagaimana tidak sikpanya yang sok cool dengan wajah datar pipi gembulnya yang kemerah-merahan dan juga Gadget ditangan seperti orang dewasa saja.....sungguh terlihat begitu lucu dan mengge maskan,keempat tetua itu tangannya sudah gatal ingin mengambil alih Sean tapi mereka juga masih bingung siapa anak kecil itu......


Anatasya menunduk,dia salah mengartikan Tatapan mereka pada putranya dia berpikir bahwa mereka tidak menyukai keberadaan sang putra dan berniat mengusirnya......


"Boy pergilah bermain sebentar ketaman belakang,ditemani oleh Bibik"Seru Bryan lembut,Sean menganguk dan mulai menjauh bersama dua pelayan menemaninya......lalu Bryan menarik Anatasya agar lebih dekat kearahnya dia menggenggam tangan mungil itu dengan erat.....


"Hufffft......terima atau tidak aku akan berkata jujur pada kalian semua"Bryan angkat suara,tetua itu memandang bingung tapi tetap menunggu sambungan perkataan Bryan...... Anatasya semakin mengeratkan genggamannya dia benar-benar gugup kali ini......


"Sebenarnya aku......"Bryan menceritakan semuanya dengan detail tak ada satupun yang tertinggal.....dan semuanya mendengar dengan seksama tak kala ekpresi mereka berubah-ubah menurut cerita Bryan......semua tampak syok saat Bryan menceritakan tentang Mafia...merasa kasihan dengan cerita Sean....dan juga keluarga Anatasya...... Anatasya dia hanya terus menggenggam erat tangan pria tampan itu dengan gugup,dia menunduk tak brani menatap mereka dan akan siap dengan apapun jawaban keempat tetua itu......


Anatasya terkejut saat tiba-tiba Ny Emellie merengkuhnya dengan erat dan juga dengan badan bergetar dapat dipastikan bahwa By Emellie tengah menagis.....dengan ragu Anatasya mengangkat tangannya untuk membalas dan juga perlahan menatap mereka yang lain....mereka terlihat bersedih dan juga menatap iba kearah Anatasya.....dan entah mengapa Anatasya tak menyukai setiap kali ada yang menatapnya seperti itu.........


Bryan melihat wajah tak suka kekasihnya saat anggota kelurganya memberi tatapan iba...dia tahu gadis ini sedikit angkuh....Bryan mendekat kearah Anatasya yang tengah direngkuh oleh ibunya.....


"Mereka bukan Iba kepadamu tapi ini bentuk kepedulian dan juga rasa kasih sayang"Anatasya tersenyum mendengar bisikan Bryan dia mengeratkan pelukannya pada Ny Emellie........


"Tak apa nak.....tak usah kau fikirkan...sekarang Kamilah keluargamu...kami menerimamu..."Ucap Ny Robson tersenyum kearah cucu menantunya..... Anatasya mengangguk.....


"Anggaplah aku sebagai Mommynya Anatasya....kami semua sekarang berada disisimu kami keluargamu sekarang...akan menerima apapun kekuranganmu...."Anatasya semakin mengeratkan pelukannya pada Ny Emellie dengan haru....tak terasa sebutir air matanya jatuh....kali ini dia merasa sangat bahagia sekaligus sedih.....bahagia karna ternyata keluarga Robsont menerimanya dan tidak seperti yang dia pikirkan.....sedih karna pelukan dari Ny Emellie mengingatkan pada pelukan Anna Hemilton Mommy Anatasya.........

__ADS_1


"Mommy Syasya merindukanmu"Guman Anatasya pelan dengan sangat Lirih....tapi masih didengar Ny Emellie....hati Anatasya pedih...dia sangat merindukan pelukan penuh kasih sayang dari Mommynya,tangan yang selalu mengadah saat Anatasya mengaduh,dan tubuh yang selalu siap menopang saat dia kelelahan....kasih sayang yang selalu diberikan tanpa harus diminta...dan cinta yang terpancar disetiapkapi tarikan nafas......


Bryan mengerjit kearah gadisnya itu,yang tampak semakin erat memeluk sang Ibu...apalagi dia melihat tubuh bergetar Anatasya....perasaan tadi Anatasya tidak menangis separah itu....Ny Emellie yang tadi mendengar Gumanan calon menantunya kini melonggarkan pelukan untuk dapat melihat wajah cantik Anatasya langsung...


"Nak apa kau baik-baik saja?"Tanya Ny Emellie khawatir melihat Anatasya yang hanya terdiam dengan tatapan kosong tapi tubuhnya terus bergetar dan matanya yang menangis.....


"Sayang"Bryan ikut panik,dia mendekat dan mencoba menggoyangkan lembut tubuh Anatasya namun tak ada respon sama sekali....semua yang ada disitu panik bukan main.....


"Sayang.....hey" Bryan terus mencoba menyadarkan Anatasya namun masih tidak ada respon.....yang mana membuat jantungnya bergedup kencang.....keringan membasahi pelipis Bryan sangking panik dan takut terjadi sesuatu.....


"Nak apa yang terjadi?"para tetua itu ikut panik......


"Dad Hubungi Dokter.....aku akan membawanya kekamar...."Bryan dengan segera menggendong Anatasya yang masih diam seperti tadi...dengan tergesa dia membawa gadis kesayangannya kekamar mereka.....lalu membaringkannya dengan perlahan....ditengah kepanikannya Bryan juga bingung apa yang terjadi kenapa tiba-tiba Anatasya seperti ini......


Bryan duduk ditepi ranjang,sambil mengusap-usap pucuk kepala Anatasya....dia terus melapalkan doa agar semua baik-baik saja....kini mata Anatasya perlahan tertutup yang mana semakin membuat Bryan menggila.....


"Sayang apa yang terjadi.....ayo buka matamu....jangan membuatku takut...."Sergah Bryan lagi.........


"Son tenanglah"Seru Tuan Hamid yang baru masuk bersama yang lain......


"Dad....apa yang terjadi...dia menutup matanya....."Panik Bryan lagi......Tuan Hamid mencoba menenangkan putarnya.....


"Tuan Besar....Nyonya Besar....."Sapa seorang pria dengan baju putih Dokternya yang baru tiba dia membungkuk hormat kepada semuanya....


"Arggggg sialan kenapa kau lama sekali ha.....?"Bentak Bryan menarik kerah baju Dokter itu yang terlihat sangat ketakutan.....


"Nak tenanglah...biarkan Dokter memeriksa cucu menantu"Seru Ny Robson mencoba menenangkan......


"Silahkan Dokter"Ucap Tuan Robsont mempersilahkan....dengan takut-takut Dokter itu melangkah mendekat kearah ranjang lalu memulai pemeriksaan....

__ADS_1


"Akan kubunuh kau jika berani menyentuhnya"Sentak Bryan tak suka saat Dokter pria itu yang ingin memeriksa denyut nadi Anatasya......


"Ma....maaf...tu...."


"Lanjutkan saja Dokter"Ucap Tuan Hamid yang bosan melihat tingkah posesif putranya.....Dokter itu kembali melakukan tugasnya dengan Bryan yang terus menatapnya tajam untuk mengawasi.....


"Maaf sebelumnya....Tuan dan Nyonya....saya sudah selesai dan ingin menyampaikan hasil pemeriksaan....."Seru Dokter itu dengan Hormat setelah melakukan tugasnya.....Tuan Robsont mengangguk mempersilahkan......


"Nona ini menga...."


"Hei kau berani sekali mulut mu itu memanggil tak sopan pada calon Istriku...."Bentak Bryan,Dokter itu menelan ludahnya kasar dia menunduk tak berani menyahut ucapan pengusaha sukses didepannya ini....


"Lanjutkan Dokter"Seru Ny Robson...


_______________


Bersambung.....


ha.....maaf semuanya kalau Author telat banget Upnya ditambah cuma satu bab Doang..... akhir-akhir ini banyak banget tugas skolah yang numpuk semasa daring,jadi dimaklumi lah ya....tapi Author usahakan kedepannya bakal rajin Up lagi....tapi sebelumnya jangan lupa .....dukungannya....biar makin semangat buat Ngetik......


#Like


#Komen


#Vote


#Hadiah....


#Favorit.....

__ADS_1


__ADS_2