Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 94


__ADS_3

"Hemm....jadi bagaimana rencana kedepannya?"Tanya William yang duduk didepan Anatasya bersama keempat adik kecilnya,dengan Laudy yang berada didapur Markas untuk memantau makanan karna mereka yang akan makan malam diMarkas ,dan juga Sean yang duduk dipangkuan Anatasya sambil bermain robot-robot.....


"Dia berencana membuat penyerangan dan aku.....ya harus melayaninya.....lagipula Grandma harus diselamatkan"Ucapan Anatasya membuat kelimanya membulatkan mata terkejut dan mereka menatap Anatasya meminta jawaban.....


"Hufffftttt......ya Grandma ternyata masih hidup,seperti yang aku ceritakan sebelumnya,aku kira setelah pemakaman Mommy saat dia menghilang dia memang sudah tiada,mengingat tidak ada jejak sama sekali yang ditinggalkan, berbeda dengan Uncle"Jelas Anatasya dan mereka tampak berpikir......


"Jadi maksudmu......Grandma selama ini masih hidup,lalu dimana dia?"Seru William


"Dia disekap Rogers"


"APA"William berteriak terkejut dia juga reflek berdiri,tangannya mengepal kuat,rahangnya mengeras dengan wajah memerah menahan amarah....tentu dia mengenali siapa sosok Grandma ini,karna dia dan keluarga tahu tentang seluk beluk kehidupan Anatasya,jadi itu Grandma Anatasya berarti Grandmanya juga.....


"Kakak"Lirih Anatasya memanggil kakak pertamanya itu yang tengah marah menggebu-gebu,dia memerintahkan Wenny untuk membawa Sean menjauh dia tidak mau anaknya itu melihat kemarahan mengerikan Unclenya.....


"Kakak tenanglah"Ucap Anatasya lagi dia memeluk tubuh kekar William yang tengah dipenuhi emosi....


"Kakak aku mohon,mereka ketakutan"Lirih Anatasya lagi,karna William tidak menyahut......William pun menunduk untuk melihat wajah adiknya itu....


Terdengar helaan nafas William lalu dia mengedarkan pandangan terlihat keempat adiknya tengah menunduk ......

__ADS_1


Cup.....


"Maafkan aku"Kecupan pada kening Anatasya dan keduanya kembali duduk seperti posisi semula....


Jangan tanyakan para penghuni Markas,mereka tengah menjauh dari ruang berkumpul atau ruang keluarga karna memang Anatasya dan yang lain sekarang tengah mengobrol diruang itu,jadi yang lain memberi Privacy pada Ladynya.....


Tak berselang lama,terdengar suara langkah kaki cepat mendekat kearah mereka,dan dari balik dinding muncullah Elle dengan perut buncitnya bersama Max suami yang selalu menempel bagaikan perangko.....


"Baby"Keduanya mendekat kearah Anatasya dan langsung memberi pelukan juga kecupan.....


"Wah sepertinya ini peluru beracun"Duga Maxim yang tengah memeriksa bekas tembak Anatasya dengan berjongkok,dia melihat dengan teliti kaki adiknya itu yang sudah diperban......


"Aku kan kuat"Bela Anatasya,Elle menatap adik nakalnya itu tajam,yang membuat nyali Anatasya menciut dan menunduk bagai anak kecil....


"Huhhh terpenting kau baik-baik saja"Elle mendekap erat adiknya,dibalas hal serupa Anatasya,sungguh sangat nyaman didekapan Elle yang selalu memberi kasih sayang bagaikan seorang ibu,Elle selalu bersikap galak,tegas namun penuh cinta dan kasih sayang....


"Kakak kami ikut"Serempak keempat adik Anatasya yang merasa iri dengan acara peluk-pelukan itu,Elle merentangkan tangan dan keempatnya memeluk kedua kakak mereka dengan erat,mereka sudah seperti Teletubbies saja.......


"Eh...."Laudy terkejut saat dia yang baru bergabung tiba-tiba ditarik untuk ikut berpelukan bersama kakak adik itu.....

__ADS_1


Elle tersenyum haru,sungguh dia tidak menyangka mereka yang terlihat dingin dan elegan ternyata bersikap sangat baik padanya,mereka juga tidak pernah sekalipun membeda-bedakan status Laudy yang baru bergabung dengan Lowhen Big Family....


...__________...


Kini semua keluarga Lowhen yang tengah berkumpul diMarkas disibukkan dengan kegiatan masing-masing,Elle dan Laudy berada didapur,keempat adik Anatasya yang berpencar untuk bermain disekitar Markas,Sean tengah bermain bersama para Mafiso dilapangan Basket samping,untuk Anatasya sendiri,dia tengah berjalan-jalan dilorong ruangan kesukaannya ditemani kedua kakaknya William dan Max,serta kedua Asst dan kedua Algojo,ya...mereka dilorong ruang Eksekusi untuk mengecek Jessica,setelah memberi penjelasan pada Will dan Max tentang Jessica keduanya mengeram kesal dan sangat ingin memberi pelajaran begitupula Anatasya sendiri......


Saat melewati sebuah pintu ruang Eksekusi dari balik peephole samar-samar Anatasya melihat dua orang tawanan dan sepertinya mereka sangat Familiar...... Anatasya mengintip sedikit....


"Kak kalian duluan saja,aku ingin mampir sebentar untuk menjenguk"Keduanya mengangguk,dan merinding bersamaan,menjenguk kata Anatasya itu adalah kata paling Sakral menurut mereka karna bukan menjenguk pada umumnya tapi menjenguk dalam artian mendatangi dan menyiksa.....


Kedua Algojo tadi berpencar mengikut Ladynya,mereka membukakan pintu ruang Eksekusi itu dan Anatasya pun masuk kedalam....


Hahahaha


baru saja masuk Anatasya sudah tertawa ngakak melihat tawanannya yang tengah diikat dikursi besi,dengan baju compang-camping dan wajah mengerikan yang tak terbentuk lagi,yang paling menjijikan lagi kedua orang itu sama-sama sudah tidak memiliki tangan......


Hahahaha.....


Anatasya semakin tertawa dengan keras,kedua algojo yang menemani Anatasya menjadi merinding seketika, bisa-bisa hal mengerikan seperti ini menjadi lucu Dimata Lady mereka..... Anatasya tertawa sampai air keluar dari sudut matanya sepertinya itu benar-benar lucu.....kedua orang yang tengah menutup mata itupun dikejutkan dengan suara tawa dan mereka pun terbangun melihat keasal suara,saat sudah menemukan pelakunya kedua orang itupun membulatkan mata terkejut syok

__ADS_1


__ADS_2