
" Maria, aku rasa penyerangan ini ada yang mendalangi karena tidak mungkin mereka dengan penuh keberanian mengusik keluarga nona" ucap Priston tiba tiba teringat
" kau benar juga Pris" sambung Lorus yang tengah fokus memberi makan jaguar kesayangan sang nona
" Maria coba kau selidiki lebih detail, kita harus ambil bagian sebelum semua di bantai habis oleh keluarga nona". perintah Priston
" Pris saya mendapat kabar bahwa kembaran nona sedang menggerakkan anak buahnya untuk memburu dalang di balik ini semua" Ethan datang memberi kabar
saat mereka sedang saling membicarakan, meraka di kagetkan dengan pekikan Maria dari ujung sana, segera mereka mmberempat berlari ke arah Maria.
" ada apa Maria?." tanya Resan
" Charles" satu kata yang Maria sebut langsung membuat keempat mata orang itu menajam
" kurang ajar, berani sekali dia mencari masalah dengan kita cihh" decih Lorus
" ayo kita harus bergerak cepat" ajak Maria
" bawa masing masing dua orang terbaik dari kalian, malam ini kita akan berburu mangsa!". Perintah Priston.
dan malam itu mereka berlima dengan masing masing membawa dua anggota berangkat menuju kediaman Charles yang ada di kota B.
setelah menempu perjalanan tercepat kurang lebih sejam meraka telah mendarat di landasan pribadi milik sang Nona, yang mana di sanapun terdapat keamanan yang tidak main main. " cepat bersiaplah waktu kita tidak banyak karna anak buah kembaran Nona baru juga sampai".
mereka berlima mengganti pakaian tempur dengan senjata kesayangan masing masing " ayo berangkat" perintah Pris sebagai Ketua menggantikan sang Nona.
" Rumah Charless tampak sepi Priston" celetuk Maria. ya mereka sedang mengintai kediaman orang yang membuat Nona mereka sampai koma. " jangan tertipu Maria, lihatlah ini ada banyak sekali jebakan tersembunyi di sini" ujar Priston memperlihatkan alat yang mampu mendeteksi semua hal tersembunyi dan tentu saja itu ciptaan Nona mereka.
" aku akan membagi tugas kalian, Maria kamu bertugas mengamankan semua CCTV yg ada dan ingat jangan dulu menimbulkan kekacauan, aku sudah mengatur jalanmu kau akan lewat dri arah selatan dan masuk ke pintu nomor tiga setelahnya masuk lagi ke ruangan sebelah kanan, habisi saja jika mereka melawan, mengerti.". " mengerti pris, ayo jalan" ajak Maria pada dua orang anggotanya
" kemudian Lorus, kau masuk dari arah pintu belakang, di sana terdapat sebuah pintu berwarna hitam masuk ke dalam lalu selamatkan para anak anak juga wanita yang mereka sekap. Dan seperti biasa jika melawan maka habisi saja" " ayo jalan" ajk Lorus
" Ethan dan Resan kalian beserta anak buah kalian masuklah dari pintu sebelah timur namun tajamkan penglihatan serta pendengaran kalian, karna di sana ada lumayan banyak orang berjaga habisi tanpa menimbulkan keributan paham" ucap Priston. " paham Pris" sahut Lorus juga Resan
__ADS_1
" dan aku sendiri yang akan masuk dari arah depan, ingat aktifkan Aerphone kalian dan perhatikan sekeliling kalian jangan sampai terluka karna Nona paling benci orang yang lemah paham".
" Paham". teriak mereka masing masing dri balik aerphone yang terpasang di telinga.
saat menunggu beberapa saat untuk teman temannya menyelamatkan sandera juga mematikan segala CCTV juga penyadap barulah Priston mulai membuat kekacauan.
Dor
Dor
Dor
Dor
" empat buah timah panas itu melayang menembus empat kepala penjaga yang tengah berjaga di pintu masuk, begitu mendengar suara senjata api maka keluarlah semua anggota yang di miliki oleh Charles. Charles pun yang sementara bermain dengan beberala wanita nampak mengerutkan dahinya mendengar suara senjata api, namun karna tak mau melewatkan kenikmatan itu ia membiarkan saja anak buahnya yang menghadapi."
" setelah kurang lebih tiga puluh menit semua anggota Charles beres oleh mereka berlima"
" sekarang tinggallah Charles sendiri, aku tidak sabar untuk membunuhnya" sahut Maria dengan aura membunuh yang begitu kental terlihat.
mereka berlima mencari ruangan Charles dan setelahnya mereka menemukan, Priston langsung mendobrak pintu tersebut dan membuat Charles beserta wanitanya terkejut.
" iyuuhh menjijikan" sahut Maria
" siapa kalian berani sekali kalian mengacau di kediamanku, PENJAGA" teriak Charles
" penjaga yang mana Tuan Charles yang terhormat" sahut Lorus
" semua penjagamu telah kami musnahkan jadi jangan harap mereka masih ada" ejek Maria
" siapa kalian sebenarnya aku tidak mempunyai masalah dengan kalian." ucap Charles dengan tenang dan mengambil handuk kimononya.
" kami berlima adalah orang orang dari satu wanita yang kau buat koma sekarang Charles. dan kami tidak terima akan hal itu makanya kami mendatangimu dan ingin membalasnya paham" garang Priston dengan aura mengintimidasi
__ADS_1
" wanita mana maksud kalian?" tanya Charles kebingungan.
"banyak bertanya kau..aaaaaa"
Brakk
Brukkk
Bammmn
Charles terlempar ke atas meja yang berisi minuman alkohol. " kurang ajar berani sekali kau"
Charles bangkit dan balas menyerang maria keempat pria itu membiarkan maria yang bermain dulu barulah mereka akan mengambil bagian.
Krakkk
Brak
Bruukkk
plentang
Maria tergeletak saat tubuhnya terlempar begitu keras ke arah dinding, saat Charles hendak mengapai rambut Maria Resan dengan cepat menarik bajunya.
" kenapa kau hanya menyerang seorang wanita tuan" ucap Resan
"kalian terlalu banyak membuang waktu" ucap dingin Priston
dia langsung mengeluarkan belatinya dan langsung menyayat sedikit demi sedikit leher Charles yang telah di pegang erat oleh Lorus dan juga Resan.
" kami akan membocorkan siapa kami. Kami adalah anak buah dari Nona Rose" ucap resan dan mata Charles langsung terbuka lebar begitu Panggilan kesayangan itu keluar siapa yang tidak mengenal Nona Rose yang mempunya satu organisasi terkuat di negaranya.
"namun sayangnya sudah terlambat untuk menyesalinya Charles Nona kami sekarang koma dan itu di sebabkan olehmu maka terimalah neraka ini. " ssraaakkkkk, Aarrrkkkhhhhh".
__ADS_1
"ayo pulang" ajk Priston dan setelah mobil mereka bergerak terlihat banyak sekali mobil lain berdatangan yang tak lain adalah Aiden beserta anak buahnya sendiri.