
...Warning ...
...Bagi yang gak kuat baca,bisa diskip aja,terdapat adegan kekerasan.......tidak untuk ditiru.........
Anatasya masih sibuk dengan tawa menyeramkannya,dia terus tertawa tanpa memperdulikan ekpresi dua orang tawanan itu yang tampak terkejut juga heran.....
"Anatasya.....nak kenapa kau disini?"Tanya wanita paruhbaya itu dengan ringisan menahan sakit akibat tangannya yang terpotong sampai bahu dan dagingnya dibiarkan terbuka hingga lalat-lalat datang menghingggap disana.....
"Wah lihatlah nyonya hahahhaah.....daging mu bau busuk"Ejek Anatasya kembali tertawa menyaksikan mereka berdua yang menahan sakit dibagian lukanya...
"Nak tolong Hiksss....tolong selamatkan kami"Lirih pria paru baya disebalahnya,dia menangis dengan sesegukan sungguh sangat sakit rasanya dagingnya yang terbuka dan darah dibiarkan bercucuran ditambah lagi gigitan kecil dari lalat-lalat......
"Siapa yang menaruh kedua tetua busuk itu disini?"Tanya Anatasya dengan sisa-sisa tawanya kepada kedua algojo.....
"Mereka tawanan King,Lady"Jawab keduanya serempak Anatasya mengangguk lalu menyunggingkankan senyum,kedua parubayah itu mendengar jelas percakapan Anatasya,mereka terheran-heran mengapa Anatasya tidak takut sama sekali malah dia kelihatan begitu akrab.....
"Wah,maaf Uncle dan Aunty kalian milik King jadi aku hanya bisa angkat tangan"Jawab Anatasya dengan tersenyum remeh kearah keduanya yang tampak tidak fokus karna menahan rasa sakit yang teramat, Anatasya mendengus kesal melihat keduanya yang sepertinya akan meregang nyawa,sepertinya dia harus melakukan sesuatu persetan nanti dengan Bryan yang akan marah.....dari pada dua tawanannya ini mati dengan mudah......oh tidak bisa.....
"Kalian berdua cepat pindahkan mereka keatas pembaringan"
"Baik Lady"
Anatasya tersenyum menyaksikan mereka yang tengah dibaringkan diranjang besi,kaki mereka dirantai begitupulah badannya......
"Sudah Lady"
Anatasya mengangguk lalu berjalan kepojok ruangan dimana terdapat berbagai macam senjata untuk mengeksekusi korbannya.......
Anatasya memilih sebuah gergaji besi yang berkarat,dia membelainya sebentar lalu mulai berjalan mendekati mereka.....
__ADS_1
Hahahahah.....
Hahahaha.....
Aha hahahahah...
Anatasya terus tertawa iblis mendekat kearah wanita paruh baya itu terlebih dahulu,dia tepat berada di kepala wanita itu.....
"Ayo Nyonya Jeson terhormat,kau akan kupertemukan dengan anakmu.....hahahahah...."Ya ternyata itu adalah Tuan Jeson dan Ny Jeson orangtua Almarhum Jiyeon,seperti perkataan Bryan sebelumnya bahwa dia akan membasmi mereka dan ternyata sudah berada diruang Eksekusi sendiri hanya meninggal waktu penyiksaan saja
"Jangan nak aku mohon jangan sakiti istriku"Tangis pilu tuan Jeson yang teramat menyayat hati dia hanya meronta lemah didalam ikatannya,begitupula Ny Jeson dia hanya mampu menangis dalam diam dengan rasa sakit yang selalu menyiksa......
Hahahahaha
Anatasya hanya terus tertawa senang.....
"Nak.....kenapa kau seperti ini kepada kami,memangnya apa salah kami,tolong......tolong ampuni kami Hiks.......aku Mohon"Seru tuan Jeson lagi saat melihat Anatasya yang sudah mengarahkan gergajinya kebagian kepala atas istrinya, Anatasya berhenti tertawa dia menatap datar tuan Jeson lalu menulurkan lidahnya mengejek......
Akhhhhhhhhh
"Sakit......sakit.....hentikan.....Akhhhhh"
"Hentikannnnn....akhhhh......"
"Hentikan jangan sakiti istriku aku mohon......hentikan"
Anatasya tidak memperdulikan ucapan Tuan Jeson dan teriakan kesakitan Ny Jeson,dia masih sibuk menggergaji kepala Ny Jeson hingga bagian kepalanya perlahan mengeluarkan darah,terkoyak dan saat mentok ditulang suaranya semakin nyaring......
Griiiieeet Griiiieeet......
__ADS_1
Akhhhhh.........
sakit.....akhhhhh....sa....sakit.....
"Akhhhhhh....jangan sakiti istriku"
Anatasya menjulurkan lidahnya pada tuan Jeson yang terus berteriak......dia tidak memberhentikan aksinya terus mengoyak daging kepala Ny Jeson,ibunya Ji itu meliuk-liukkan badannya sangking sakitnya,kepala Ny Jeson sudah terlihat terbelah dua tapi wanita tua itu masih belum mati yang membuat Anatasya semakin bersemangat......dia menggergaji terus-terusan hingga sudah batas bagian hidung Ny Jeson menghembuskan nafas terakhirnya dengan keadaan yang begitu mengenaskan,bagian kepala atasnya benar-benar sudah pisah dan terbelah dua.....
Hahahahaha
Anatasya kembali tertawa melihat hasil karyanya,dia melempar gergaji tadi kesembarang arah.....
"Kau dasar gadis gila.....kau benar-benar gila"Teriak Tuan Jeson menggebu-gebu.....
Wlek......
Anatasya menjulurkan lidahnya lalu kembali tertawa bahagia bahkan dia sampai melompat kegirangan....
"Oh iya aku lupa Uncle,karna kau tidak terlalu jahat,jadi hukumanmu sedikit berkurang"Cicit Anatasya dengan wajah polos,dia beranjak membawa pistol ciri khasnya lalu dia arahkan kedada kiri tuan Jeson......
"Racun ini bisa bertahan setidaknya dua jam"
DOR.....
Akhhhh.......
Anatasya kembali tersenyum saat melesatkan sebuah peluru dibadan tuan Jeson,dia menatap kedua Algojo tadi yang ternyata menutup mata tak brani melihat aksinya tadi,walaupun dalam hal Mengeksekusi itu biasa bagi mereka tapi kekejaman Anatasya masih terlalu mengerikan.....
"Bye Bye Uncle selamat menikmati"
__ADS_1
Ucap Anatasya mengejek,melihat tuan Jeson yang mulai merintih kesakitan akibat racun itu.... Anatasya beranjak keluar menyusul kedua kakaknya diruang Eksekusi Jessica....