
Drtttttt Drttt
Bunyi ponsel Bryan,semua melirik kearahnya dan Bryan mengangkat panggilan itu yang Ternyata dari Asst nya Ariel.....
"Baiklah aku akan kesana"
Tut.....
Sebuah kalimat yang diucapkan Bryan mengahiri panggilan telpon,lalu dia kembali mengalihkan tatapannya kearah Anatasya.....dia melangkah mendekat kearah gadisnya itu yang masih memangku bocah tampan tadi......
"Sayang aku ada rapat dadakan"Ucap Bryan tepat berada disamping Anatasya,dia membelai pucuk kepala gadisnya lalu pandangan Bryan beralih kearah Sean yang masih sesegukan.....
"Emhhh baiklah"Jawab Anatasya tanpa menatap Bryan dia masih fokus pada putranya itu yang sedang mengadu menginginkan seorang adik.....
"Aku titip Anatasya"Seru Bryan menatap Oskar dan Stev....
"Baik King"Serempak mereka dan membungkuk hormat.....
__ADS_1
Sebelum beranjak Bryan kembali mendekat dan menatap lekat Sean....
"Hai Boy panggil aku Daddy mulai sekarang"Seru Bryan mengelus kepala Sean.....semua menatap bingung terutama Anatasya...dia bingung kenapa Bryan secepat itu menerima Sean padahal dia belum memberi penjelasan......
"Daddy?"Bingung Sean yang saling tatap dengan Bryan.......
"Yes I'm your Daddy,and you are my little boy"Sean berbinar mendengar itu,dia memang selalu menginginkan sosok seorang Daddy lalu dia menatap Mommymya meminta jawaban yang dibalas anggukan bingung Anatasya.......
"Yeeeee....Daddy....Daddy....Daddy"Sean bersorak senang diatas pangkuan Anatasya yang membuat senyuman terbit dibibir mereka yang melihatnya.......
"Ok Boy Daddy harus kekantor karna ada rapat dadakan,So....setelah ini kita akan bermain bersama SElAMANYA"Seru Bryan lembut dengan menekan kata diakhir kalimat,Sean mengangguk patuh lalu kembali kepangkuan Mommynya.......
Cup......
Cup...
"Dahhhhh Sayang dan Boy...."Sebelum beranjak Bryan mengecup kepala Anatasya dan Sean,dia menatap keempat adik Anatasya itu yang sedari tadi tidak membuka suara saat dia ingin melewati pintu.........
__ADS_1
Dia tersenyum lalu mengelus kepala mereka satu persatu,dibalas senyuman hangat pula dari keempat adik Anatasya ini,dan sepertinya ini adalah kode berbaikan dan mengambil hati kekasihnya itu.......
"Hati-hati Dad"Teriak Sean yang melambaikan tangannya dengan wajah menggemaskan, Anatasya juga mengikuti Sean dia melambaikan tangan kepada Bryan dengan senyuman manis.....
Bryan yang sudah ingin pergi berbalik dan tersenyum dia terpaku dengan keadaan seperti ini,sungguh sangat membuat hatinya teduh,ini adalah impiannya selama dia bersama Anatasya dia selalu ingin mempunyai keluarga kecil,istri yang mengantarkannya dan anak-anak dipagi hari saat ingin bekerja dan sekolah,dan menyambutnya kala pulang bekerja untuk menghilangkan lelah......
Bryan tersenyum dan mengangguk lalu melangkah keluar,didalam ruangan medis Anatasya mereka semua mengobrol dengan hangat,Sean terus mencecar Mommynya dengan pertanyaan,yang membuat Anatasya sendiri bingung ingin menjawab apa. Bagaimana tidak Sean terus menanyakan apa benar Bryan itu adalah Daddynya dan kenapa Daddynya itu baru muncul sekarang..........
Anatasya hanya menjawab seadanya,dia juga tidak boleh memberi harapan kepada putranya mengenai seorang Daddy, Anatasya masih belum yakin Bryan akan menerima Sean belum lagi Anatasya belum memberi penjelasan kepada Bryan,entah pria itu menerima putranya entah tidak,mungkin sesudah urusan Bryan selesai mereka akan membicarakannya......Tapi jujur saja Anatasya akan mengakhiri hubungan mereka jika Bryan tidak menerima Sean sama sekali, apalagi jika Bryan meminta Anatasya untuk melepaskan putranya sungguh Anatasya tidak bisa. Bagaimanapun Sean adalah putranya,anaknya dan hidupnya....
Saat mereka tengah berbincang hangat tiba-tiba pintu ruangan medis kembali terbuka,tak lama masuklah Wiiliam dan Laudy yang baru saja pulang dari acara Bulan madu mereka yang sangat panjang itu saat diberi kabar bahwa Anatasya terkena luka tembak,semua adik-adik William tersenyum senang melihat kedatangan kakak pertama mereka itu bersama kakak ipar mereka saling sambut-sambutan dengan pelukan dan juga kecupan penuh kasih sayang......
"Miss you All"Ucap William sambil memeluk adik-adiknya tak lupa siponakan cadel Sean....
"Miss you to"Jawab mereka balik dengan senyum merekah......
Laudy,dan kedua Asst Anatasya beserta Sekretaris Wenny tersenyum haru melihat itu,sungguh ikatan keluarga yang kuat walaupun mereka tidak memiliki hubungan darah, Anatasya benar-benar hebat bisa membangun sebuah keluarga yang dipenuhi dengan cinta didalamnya.....
__ADS_1