
Seorang bawahan membukakan pintu untuk Bryan,dengan gagah dan gaya Coolnya Bryan keluar dari mobil tak lupa kaca mata hitam bertengger Dimata Hanzelnya.....
Cekrek....Cekrek....Cekrek....
Para wartawan berlomba-lomba mengambil foto sang pengusaha sukses disetiap dia melangkahkan kaki,kaki jenjangnya dengan tegas berjalan masuk kearah restoran,sampai disana para pengusaha kelas dunia yang akan berkerjasama sudah berdiri menyambut sang pengusaha besar........
"Salam Tuan Bryan"Para pengusaha itu memberikan hormat dengan membungkukkan badan,dengan gaya Arogantnya Bryan hanya mengangguk lalu duduk pada kursi yang sudah disediakan.......
Semua kegiatan mereka yang dimulai dengan makan malam,dan ditutup dengan minum bersama,tak luput barang sedetikpun dari pantauan para pemburu berita,semuanya didokumentari dengan cekrekan kamera dan video......
Untuk Anatasya dan para sahabatnya,setelah mobil Bryan dengan para pengawalnya sampai pada parkiran restoran, Anatasya dan yang lain kembali melajukan kendaraan,namun bukan untuk melanjutkan perjalan mereka,tapi untuk pulang kerumah masing-masing.... Anatasya tidak ingin pulang terlalu larut malam,dia sadar kini posisinya adalah seorang istri bukan gadis lajang yang dengan bebas berkeliaran sesuka hati.....
Sampai dirumah dan sebelum beranjak kekamar. Anatasya menyempatkan mengecek putranya yang ada dikamar,lalu kembali melangkah lurus kearah kamar.....
"Hahahah tenang saja Mom,Istri Bryan yang sok cantik itu,sangat mudah untuk aku singkirkan"Anatasya menghentikan langkah kakinya saat dia melewati kamar tamu dan mendengar suara seorang wanita,dia yakini itu pasti Laura. Dengan perlahan Anatasya mendekat,dia menempelkan telinga pada daun pintu agar suara semakin jelas masuk telinganya....
"Iya Mom,dia hanya wanita lemah tak berdaya,setelah berhasil menyingkirkannya,aku pasti akan langsung menikah dengan pangeranku dan menjadi nyonya Bryan"
Anatasya mendengus,kan benar tebakan Anatasya,bahwa wanita rubah ini mempunyai pikiran buruk tentangnya ...
"Mommy tenang saja,setelah aku menyingkirkan wanita tak berdaya itu,baru nanti putra tak bergunanya itu yang aku singkirkan"
__ADS_1
Mata Anatasya yang kali ini tidak terbalut Soflen dan dengan jelas menampakkan warna galaxi unik dan mengerikan itu kini memancarkan aura dingin,dia sangat tidak suka saat mendengar wanita rubah itu menyebut dan menghina putranya.....
"Ckkk,jika bukan karna sahabat suamiku,akan aku bunuh kau dengan besi panas"Umpat Anatasya dengan kesal dan memilih berjalan menjauh kekamarnya,dia tidak terlalu memikirkan wanita rubah itu,karna menurutnya itu hanya kuman pengganggu berukuran kecil......
Saat sampai dikamar,gadis berstatus istri itu memilih langsung membersihkan badan dikamar mandi,dan setelah itu dia akan berselonjoran dipembaringan sambil menunggu pak suami datang.....
Krieeeet....
Akhirnya pak suami yang ditunggu-tunggu telah tiba. Anatasya langsung berbinar dia langsung melompat dari pembaringan dan menaiki tubuh kekar Bryan....
"Lama sekali"Keluh Anatasya yang sudah bergelantungan pada tubuh suaminya. Bryan tersenyum tangannya dia lingkarkan dibokong besar sang istri,kakinya dia gunakan untuk mendorong pintu,dengan menggendong Anatasya,dia melangkah kearah kamar mandi.....
"Ayo sayang,adik kecilku ingin kembali dimanjakan"Bisik Bryan sensual,dia mengecup bibir sexsi milik sang Istri. Anatasya mengangguk malu-malu dia juga sebenarnya....ehem ehem lah sama basoka besi....
"Jangan digigit sayang"Bryan menggeram,karna dengan jahil Anatasya menggigit-gigit kecil ujung adik kecilinya,sehingga menimbulkan rasa ngilu dan nikmat pastinya....
"Terus sayang,lebih cepat"Bryan mulai meracau,dia sangat suka permainan mulut dan lidah lembab Anatasya,tangannya bergerak mengikat rambut Anatasya yang berjatuhan mengenai pahanya....
"Emhhhh"Bryan melengguh keras,cairan lava berwarna putih itu kembali keluar memenuhi mulut Anatasya. Cairan kental itu menyembur hingga kewajah cantiknya,dan juga sedikit muncrat kearea dadanya....
Glek...Glekkk
__ADS_1
Cairan itu kembali melewati tenggorokan Anatasya untuk kedua kalinya,kali ini dia tidak terlalu mual,namun terasa begitu lengket dilidahnya dan menimbulkan rasa yang sedikit asin dan berbau. Anatasya membasuh mulutnya pada wastafel
"Kerjamu selalu memuaskan sayang"Bisik Bryan,dia menggendong tubuh mungil itu dan membawanya kepembaringan......
Anatasya hanya mampu terdiam,wajahnya kembali memerah,dia merasa aneh sekali,saat melakukan kegiatan itu,dia seperti lupa jati dirinya,dia hanya mengikuti alur nafsu.....Setelah membaringkan istri cantiknya. Bryan juga ikut terbaring dia membawa Anatasya kedalam pelukannya,dia tidak ingin banyak bicara,dia tahu kini gadis cantik itu sedang menahan malu.....
Pagi harinya,setelah sibuk mengurus anak dan suami. Anatasya dan keluarga kecil sekarang tengah menikmati sarapan pagi bersama,ya bersama Laura sinenek lampir,yang terus saja bersikap anggun didepan Bryan,bahkan dengan tidak sopan dia mencela Anatasya untuk membawakan makan untuk Bryan. Tapi pria itu jelas menolak,dia hanya ingin makan yang diambil langsung oleh tangan mungil istri tercinta....
Tepat hari ini,sepekan sudah umur pernikahan Bryan dan Anatasya,selama itu juga Laura tinggal dirumah mereka,dan selalu mencari celah agar bisa mendekati Bryan,sahabat sekaligus laki-laki pujaannya.....Setelah mengantar Bryan sampai didepan pintu rumah untuk berangkat bekerja sekaligus mengantar Sean sekolah, karna memang sudah habis masa cutinya. Anatasya kembali masuk kedalam rumah,dia ingin membersihkan tubuh,karna sekarang dia masih mengenakan piyama.....
Laura yang tengah duduk didepan televisi layaknya seorang ratu dirumah ini,memandang sinis Anatasya yang berlalu lalang didepannya,dia sangat kesal sekarang. Anatasya gadis tak berdaya itu selalu menggagalkan segala rencana dalam mendekati Bryan. Sekarang Laura harus mengambil jalan cepat dan tepat.....
Anatasya yang menyadari tatapan permusuhan Laura,dia tak memperdulikan melainkan langsung berjalan kearah kamar. Anatasya membiarkannya saja,toh selama ini. Laura tidak pernah melewati batasannya....
Laura yang melihat Anatasya melewatinya dengan pakaian simple namun begitu memukau ditubuh Anatasya,menganga merasa Syok,gadis ini selalu menang darinya walaupun dia tak melakukan apa-apa.....
"Sya kau mau kemana?"Tanya Laura dengan nada seramah mungkin. Anatasya berhenti tepat didepan Laura,dia menatap datar wanita itu....
"Menghabiskan uang suamiku"Jawab Anatasya dengan cuek,tampak Laura mengeram kesal tertahan,lalu dia kembali memasang Fake smile....
__ADS_1
"Aku ikut ya,aku sudah bosan dirumah terus"Rengek Laura dengan begitu manja. Anatasya ingin mual saja rasanya melihat kelakukan wanita rubah ini,dia mengangkat bibirnya keatas merasa jijik....
"Terserah kau saja"Cuek Anatasya lagi dan berlalu keluar dari rumah,walaupun perasaan Anatasya sedikit tidak enak....Laura tampak berlonjak senang,dengan semangat 45 dia naik kekamarnya untuk bersiap-siap...