
"Kak Ray"Teriak Anatasya dari ruang keluarga......Wanita itu tampaknya sangat kesal,sedari pagi mulutnya tidak berhenti menggerutu hanya karna hal kecil. Dan sekarang darah Anatasya mendidih saat melihat bekas cemilan sang suami yang sekarang berada dikamar mandi,berserakan dilantai......
"Sayang ada apa?"Tanya Bryan khawatir yang baru saja tiba dengan masih mengancingkan celana ponggolnya..... Dia menatap sang istri yang tengah duduk selonjoran didepan Televisi....
"Kak Ray Astaga,sudah berapa kali aku katakan,jangan makan berserakan seperti ini,kau tahukan para Maid itu sibuk,mereka bukan robot yang terus bekerja dan bekerja....Kau ini sudah menjadi Daddy tapi masih seperti anak-anak" Bryan menghela nafas panjang,dia hanya mendengar sang istri yang terus mengomel....Menurutnya ini sudah biasa Anatasya akan selalu seperti ini,mulutnya akan mengeluarkan suara yang sangat nyaring dan memekakkan telinga....
Para pelayan menahan nafas mereka mendengar sang nyonya yang tengah membela semuanya.....Pasti setelah ini Bryan sang Tuan akan menuduh mereka semua karna telah menghasut istrinya....sungguh pasangan yang aneh....
"Kak Ray apa kau tidak mendengarku?"Tanya Anatasya menyelidik menatap Bryan yang sedang melamun masih berdiri tepat disamping Anatasya....
"Ah...iya apa sayang....kau menginginkan sesuatu?"Tanyanya tersadar dari lamunan.... Anatasya melotot tak percaya,entah mengapa emosinya kembali diombang-ambing....dan entah kenapa pula hatinya sakit mendengar itu...dia ingin menangis.....
"Hikksss kau jahat kak,,,kau jahat....."Anatasya menumpahkan air matanya,dia melempar suami tampannya dengan bantal sofa....Pria itu menghindar dengan gesit kemarahan singa betina...Kaki jenjangnya dengan cepat melangkah mendekati sang istri.....
"Sayang tenanglah,maafkan aku....nanti akan aku bereskan" Bryan merengkuh tubuh yang selalu menjadi candunya,dia menenggelamkam wajah Anatasya didadanya.......
"Hiksss...tidak usa,nanti kau lelah" Bryan hanya mampu mengangguk bingung....Istrinya semakin aneh saja...apa kijawaan Anatasya semakin parah....
"Sayang kau istirahat dulu dikamar ya" Bujuk Bryan mengelus lembut pipi mulus tanpa celah sang istri..... Anatasya menggeleng lucu dia mengerucutkan bibir dengan mata berkaca-kaca serta ujung hidung kemerah-merahan.....
"Aku masih mau menonton" Rajuknya sambil menunjuk televisi....Bryan tersenyum hangat tangannya terangkat membelai rambut Anatasya....
"Jangan membantah.....Istirahatlah,aku akan kekantor sebentar...kau harus tidur. Kau pasti lelah sayang,seharian kau hanya menangis dan marah-marah" Bryan memberi pengertian....Tampak Anatasya yang tersenyum haru....Suaminya sabar sekali,walaupun dia selalu bertingkah aneh,yang menyusahkan semua orang terutama suaminya....
"Euummm temani aku sampai tidur ya?"Tawar Anatasya melingkarkan tangan dileher Bryan...Pria itu kembali tersenyum dan mengangguk....
"Baiklah ayo,waktunya gadis kecilku istirahat" Bryan menganggakat tubuh molek sang istri gaya koala....Dan berjalan menuju kamar...Para pelayan hanya mampu menggeleng melihat itu....
"Tidurlah sayang"Titah Bryan menyelimuti tubuh Anatasya...Dia ikut merebahkan tubuhnya disamping sang istri dan kembali menenggelamkan wajah Anatasya didadanya.....
Anatasya mengangguk patuh dia memeluk tak kalah erat,menghirup aroma tubuh suami tercinta yang begitu memabukkan barulah dia menutup matanya... menikmati belaian penuh cinta yang diberikan Bryan dipunggungnya....
__ADS_1
**********
"Eughhhh"...
Anatasya melengguh,dia menggeliat dan perlahan membuka mata dengan sepenuhnya.....Tangan Anatasya terangkat naik,guna meregangkan otot...Segar sekali setelah bangun tidur.....Tangan Anatasya meraih ponselnya diatas nakas....
Anatasya tersenyum membaca pesan yang dikirim Bryan...Pria itu mengatakan akan sedikit telat pulang dari kantor,karna meeting dadakan....Tak lupa foto bukti keberadaan pria itu....Dan jangan lupakan kata-kata cinta yang dia ucapkan walaupun terkesan kaku...Namun cukup romantis menurut Anatasya....
Sejenak Anatasya termenung masih diatas pembaringan. Jujur dia baru menyadari sikap anehnya ini...Menangis tanpa sebab, marah-marah tidak jelas...Dan terkadang dia sangat murka hanya dengan melihat wajah Bryan....
Seketika mata Anatasya membola,dia menutup mulut dengan tangannya,dia baru teringat sesuatu...sudah sebulan ini dia dan suami terus malakukan kegiatan panas dan dia belum mendapati kedatangan tamu bulanan.... Anatasya bukan orang bodoh,tentu dia bisa sedikit menyadari keanehan didirinya...Dengan cepat tangan Anatasya mengotak-atik ponsel mencari tanggal biasa dia datang bulan......
Mata Anatasya semakin membola. Ternyata dia memang tidak ada tamu bulanan bulan ini.... Anatasya langsung turun dari ranjang lalu berjalan mencari sesuatu didalam laci nakas....Dia harus membuktikan sendiri....Dan untung saja ada sebuah alat tes kehamilan yang dulu sempat dia siapkan dan masih belum terpakai sampai sekarang....
Setelah menemukannya dengan cepat Anatasya berjalan kekamar mandi dan mencoba alat itu langsung.....
"Ohhh Good aku mohon,suamiku begitu menantikan seorang anak...aku mohon jangan sampai dia kecewa lagi" Anatasya berdiri didepan cermin sambil menunggu alat itu bekerja....Jantungnya berdetak cepat takut-takut semua tidak susuai harapan.....Dia terus merapalkan doa penuh harap....lima belas menit menunggu,perlahan Anatasya mengangkat alat itu dan mulai melihat dengan sangat perlahan...bisa saja kan hasilnya akan berubah jika benda itu terjatuh...sungguh pikiran yang aneh.....
Anatasya berteriak keras,dia menutup mulut tidak percaya,air mata menetes dengan deras tanpa izin....Jantungnya semakin cepat berdetak....disana dengan jelas garis dua terpampang didepan mata.......
Akhirnya yang ditunggu-tunggu...Tuhan mendengarkan doa seorang pendosa.....
Hiksss...
Tangis bahagia Anatasya pecah,dia menyentuh perut ratanya dan mengelusnya penuh cinta...Didalam sana sudah hadir buah cinta mereka yang selama ini dinantikan......
Tok...tok.....tok....
"Sayang kau didalam....kenapa kau menangis,apa terjadi sesuatu" Anatasya menghentikan tangisannya saat mendengar gedoran dari luar kamar mandi dan juga suara pria yang teramat dia cintai....
"Sayang,buka pintunya,jangan membuatku khawatir.... Anatasya...."
__ADS_1
Gedoran semakin kencang saja.... Anatasya dengan cepat membasuh wajah agar terlihat lebih fres sebelum membuka pintu dan menatap suaminya.....
Ceklek.....
"Sayang" Baru saja Anatasya membuka pintu,tubuh kekar Bryan langsung menubruknya dan memeluk dengan erat.....Badan pria itu bergetar,sepertinya dia sangat khawatir.....
"Sayang apa kau baik-baik saja?"Tanya Bryan penuh kekhawatiran,dia membolak-balikan tubuh mungil sang istri.....
"Kak Ray aku bisa pusing nanti"Protes Anatasya mengambil jarak......
"Mommy Daddy" Tiba-tiba pintu kamar terbuka..... Anatasya dan Bryan mengalihkan perhatian,kearah seorang bocah tampan yang masuk kedalam dengan gaya coolnya....
Anatasya memutar bola mata malas,saat melihat anak dan suaminya yang akan bertos ria setiap kali berjumpa....
"Hei kalian,berdiri disini Mommy akan beri kejutan" Anatasya menggiring tangan mereka dan membawa keduanya berdiri ditepi ranjang...Keduanya hanya menurut tanpa membantah.....
Taraaaaaa
Pekik Anatasya menunjukkan Tespeck tadi didepan mereka....Keduanya tampak bingung,mereka saling pandang kemudian menggaruk tengkuk tidak gatal.... Anatasya mendengus kesal,pasti mereka tidak tahu....Suaminya ini benar-benar bodoh,merek saja dia seorang pengusaha sukses,tapi benda seperti ini saja tidak dia mengerti....
"I'm Pregnant"Seru Anatasya dengan ketus,sekarang dia sudah tidak mood.....Bryan tampak membelalak,tidak Sean yang masih saja bingung....Bryan menyentuh kedua bahu sang istri....
"What?"Tanya Bryan memastikan.... Tiba-tiba saja jantungnya berdegup kencang menantikan jawaban yang keluar dari bibir mungil Anatasya.....
"Yes I'm Pregnant.....Kau akan menjadi seorang ayah" Yakin Anatasya dengan mata berbinar.....Bryan menganga tidak percaya apa dia tidak salah dengar...tapi bukti ditangan sang istri....jadi ini semua nyata....yang dia nantikan selama ini akhirnya terwujud....
"Arggggggg" Bryan berteriak keras dengan air mata yang sudah menetes,dia tertawa dan berteriak sangking senangnya......
"Kau akan menjadi kakak Boy"Bryan menganggakat Sean keudara...Sean mulai paham,dia juga tertawa seperti sang Daddy.... Anatasya tersenyum,dia merasakan kebahagiaan tiada tara sekarang. Senyuman kebahagian yang begitu jelas terukir diwajah Bryan sungguh membuat hati Anatasya meneduh....Tidak menyangka mereka bisa melangkah sejauh ini bahkan akan menjadi orang tua......
"Baik-baik ya anak Daddy.....Jangan menyusahkan Mommy....disini mommy,Daddy,dan kakak menunggumu sayang" Bryan mengelus perut rata sang istri dia meraba dengan sangat hati-hati takut sesuatu terjadi....Dia mengecupnya berkali-kali dengan penuh kasih sayang,tak lupa air mata yang menetes menandakan kebahagiaan yang begitu besar..... Anatasya tersenyum dia mengelus rambut lebat Bryan.....dia menatap Sean yang tengah menatap mereka bingung.... Anatasya merentangkan tangan,langsung saja putra tampannya itu memeluk perutnya mengikut sang Daddy......
__ADS_1