
Tiba-tiba terdengar suara tembakan dan juga dobrakan kuat dari pintu kelas Anatasya,yang membuat semuanya terlonjak kaget dan teriak histeris ketakutan.....
"Ada apa ini?"Guman Anatasya ikut tertarik bersama Nancy dan Allice yang ikut berlarian kepojok kelas bersama yang lain saat sekitar lima puluh orang pria berseragam hitam memasuki kelas mereka.....
Gebrak....
Gebrak....
Sekitar lima puluh pria masuk kedalam kelas Anatasya,mereka menghantam apapun yang ada didepan mereka....lalu menodongkan senjata kearah Anatasya dan kawan sekelas yang sedang mojok dengan gemetaran dibelakang......
"Nona Anatasya"Teriak salah satu dari mereka mendekat sambil melirik satu persatu yang ada dikelas ini dengan gaya sombongnya....
"sekali lagi....Nona Anatasya keluarlah...."Teriak pria itu lagi dengan gaya mengejek menodong mereka semua dengan senjatanya..... Anatasya mendengus malas....dia baru teringat bahwa tidak membawa senjata sama sekali.......bisa saja dia melawan mereka dengan tangan kosong...bahkan sangat mudah...hanya saja Anatasya terlalu malas memamerkan kekuatannya didepan banyak orang....
Liuuuuu....Liuuuuu......
"Ayo Nona Anatasya,sebelum polisi-polisi itu datang mengganggu"Teriak pria itu lagi.....
Anatasya semakin mendengus...apalagi terdengar suara serunai polisi dia paling malas jika masalah ini semakin ribet...pasti ada yang melapor karna keributan ini....
"Aku disini....ha...."Kesal Anatasya sambil menarik nafas...karna sedari tadi dia dijepit paling belakang oleh Nancy dan Allice.....
__ADS_1
"Bu....Bosssss"
"Sya....kami ikut...kami ikut"Anatasya menatap tajam kedua teman konyolnya itu,yang bisa-bisanya berkata begitu disaat genting.....
"Ada apa ayo tangkap aku"Ucap Anatasya dengan datar melihat para pria itu yang menatapnya tanpa berkedip,mereka terkesiap dengan bingung ada yang berkata seperti itu saat dia ingin diculik....
"Yakkkkk....."Teriak Anatasya kesal melihat mereka yang berebutan untuk menangkapnya dan mengikat tangannya....mereka semua terlonjak kaget,lalu pria yang berteriak tadi langsung datang mendekat dan mengikat tangan Anatasya dengan tali.....
"Jika sedikit saja kulitku tergores...matamu sebagai gantinya"Pria itu menelan ludahnya kasar saat mendengar ancaman Anatasya,dengan bodoh dia mengangguk lalu perlahan menarik Anatasya keluar dari gedung kampus dengan tangan diikat.....semuanya berteriak takut saat melihat primadona kampus mereka digiring bagai seorang tawanan.....mereka berteriak meminta tolong namun tak ada yang berani untuk maju melawan semua pria bersenjata ini,begitupula para polisi,mereka tidak berani maju karna melihat ngerinya senjata para pria itu.....
Tapi mereka semua menatap heran dan bingung saat melihat Anatasya yang hanya berwajah datar seperti biasa tanpa rasa takut sedikitpun....
Disisi Bryan.....
Bryan duduk manis diruangan rapat,dengan memainkan bolpoin ditangannya,salah satu dari bahwahannya terus menjelaskan namun Bryan tidak mendengar sama sekali,pikirannya terus tertuju pada kekasih hati yang entah kenapa membuat Bryan risau.....
Drttttt.....Drtttt
Suara ponsel Bryan membuyarkan lamunannya,tertera nama Oskar disana....dengan segera Bryan menganggakat dia juga mengangkat tangan memberi kode kepada para bahawahnya agar tidak bersuara....
"Salam King...."
__ADS_1
"Katakan"
"Lapor King...baru saja Lady diculik oleh sekelompok anggota Mafiso Crocodile....mereka berjumlah lima puluh orang...."Bryan menahan nafas saat mendengar ucapan Oskar....
Brak.......
"Katakan dimana dia sekarang"dengan emosi Bryan menggebrak meja yang membuat mereka yang ada disana ketakutan bukan main melihat kemarahan Bos singa itu.....
"Anggota sedang melacak keberadaan Lady diruang Monitor King,kita sedikit kesulitan karna Lady tidak membawa senjatanya yang memiliki GPS"
Nafas Bryan seakan berhenti mendengar penuturan Oskar,kakinya tiba-tiba lemas tak bisa digerakkan,takut....dia sangat takut terjadi sesuatu dengan gadisnya.....
"Aku....aku akan kesana"dengan gemetar Bryan menjawab,lalu menutup panggilan....
"Bos apa yang terjadi?"Tanya Ariel yang sedari tadi diam.....dengan khawatir dia mendekat mencoba menopang tubuh Bosnya.....
"Ariel siapkan mobil sekarang"
Ariel mengangguk lalu mngaktifkan ponselnya menghubungi sana-sini.....
"Rapat dibubarkan,kondisi Bos sedang tidak baik-baik saja sekarang,saya harap kalian mengerti"Ucap Ariel sebelum berlalu bersama Bryan.....
__ADS_1
"Arggggghhh lebih cepat lagi Ariel"Teriak Bryan frustasi...pikirannya benar-benar melayang memikirkan kekasih hatinya, lebih-lebih Anatasya yang tidak membawa senjata ..jujur saja Bryan sedikit tidak percaya dengan kemampuan bela diri dan juga membunuh Anatasya karna dia yang belum pernah melihat secara langsung.......
"Jalan ini menuju kemana Bos...kenapa saya baru tahu bahwa ada jalan disini?"Tanya Ariel bingung tapi tetap melajukan mobil sesuai arahan bosnya itu...Ariel memang tidak tahu sama sekali tantang siapa Bosnya itu sekarang....karna memang dia tidak mau ikut campur Privacy bosnya itu sekalipun dia Asst pribadi kecuali ada printah langsung dari Bryan...begitupulah cerita Sean dia cukup terkejut saat Bryan menceritakan bahwa bocah kecil itu adalah memang anaknya dan Anatasya dulu...dia sedikit ragu namun menepis itu dan memilih percaya... lebih-lebih watak dingin dan aura kepemimpinan pada bocah tampan itu sangat terlihat seperti kedua orang tuanya...