Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps: 13


__ADS_3

pagi hari di rumah sakit Abraham terlihat dua insan yg masih terlelap.


"hoaammm" alexsa lebih dulu bangun dan melihat ke arah pria itu, ternyata pria itu masih terlelap


alexsa langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai alexsa keluar dan ternyata pria itu sudah bangun dan sudah ada seorang dokter wanita yg memeriksanya berbeda dengan dokter yg semalam.


"kheemmm" deheman alexsa membuat dua orang itu terkejut


"hay selamat pagi" sapa pria itu pada alexsa, alexsa pun hanya tersenyum tipis lalu beralih menatap dokter wanita yg melihat tidak suka kepada alexsa.


ternyata dokter wanita itu adalah dokter yg baru magang di rumah sakit Abraham dan dia tidak tau berhadapan dengan siapa


"maaf saya harus memeriksa pasien ini" ucap sang dokter


"siapa yg menyuruhmu mengganti dokter ridwan?" tanya alexsa dengan aura dingin


"dokter ridwan sendiri yg menyuruh saya memeriksa pasien di sini" jawab dokter wanita itu dengan sombongnya


"tapi saya mau dokter ridwan lah yg memeriksa dia" kata alexsa sembari menunjuk pria itu


"apa hak mu gadis miskin kenapa kau yg menentukannya" kata dokter wanita itu dengan tidak tau malu

__ADS_1


"aku berhak, karna aku yg akan merawatnya di rumahku" tutur alexsa yg masih setenang air


"jangan sembarang membawa pasien karna dia butuh perawatan yg terbaik" kata dokter itu lagi


"siapa anda yg mengatur saya dan pasien ini hah?" sentak alexsa


"saya, perkenalkan saya amora ayah saya memiliki kedudukan tertinggih di rumah sakit ini!! jadi jangan macam macam" ancam dokter itu


sedangkan pria itu hanya menatap datar ke arah dua wanita yg sedang adu mulut itu


"cuman segitu aja bangga" cicit alexsa


"baiklah agar kau tak banyak bicara aku perkenalkan diriku" kata alexsa dengan senyum sinis dan aura yg sama.


"aku Alexsa Alderia ABRAHAM pemilik rumah sakit ini" kata alexsa dengan menekan kata abraham.


seketika mata dokter itu melotot, namun ia segera menetralkan dan berkata


"tidak mungkin, jangan bercanda tuan abraham tidak memiliki anak" sarkas cepat dokter wanita itu


saat alexsa akan berbicara lagi tiba tiba dari arah pintu munchkin seorang lelaki paru baya, ya dia adalah tuan Stamfort Abraham.

__ADS_1


seketika itu juga dokter wanita tadi melotot dan segera menunduk


"kakek" teriak alexsa Dan langsung memeluk kakeknya


"kek aku ingin segera memindahkan Dia karna aku sudah muak dengan fasilitas di sini" kata alexsa dengan manja dan melirik sinis ke arah dokter wanita tadi


"baiklah sayang dia sudah bisa di pindahkan ke mansion hari ini juga" jawab Sang kakek


"OH iya kita belum kenalan, siapa namamu?" tanya alexsa sembari mengulurkan tangannya alexsa menghangat setelah melihat wajah damai pria itu.


"saya Edward Watson" kata pria itu sembari menerima uluran tangan alexsa


"senang bertemu denganmu" ujar alexsa lagi


"hhmmmm iya" tutur edward singkat.


setelah perbincangan itu edward di bawa ke mansion utama dan di rawat di sana.


tiga bulan sudah berjalan dari pindahnya edward di mansion abraham, mereka mulai akrab satu sama lain, alexsa juga edward sudah seperti sepasang kekasih yg selalu saja menempel di manapun Dan kapanpun


bahkan edward sudah mengetahui identitas asli dari alexsa yg bukan berasal dari keluarga abraham, kecerdasan dan juga kelincahan edward dalam segala hal termasuk bela diri membuat alexsa mengaguminya. diam diam alexsa menyimpan rasa untuk edward begitu pun sebaliknya tapi mereka sama sama takut untuk mengungkapkannya karna pikir mereka nantinya akan bertepuk sebelah tangan.

__ADS_1


__ADS_2