Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 120


__ADS_3

Anatasya mematung,dia terdiam setelah membaca pesan itu,tentu saja dia sangat tau siapa yang mengiriminya,siapa lagi jika bukan pria dimasa lalunya,yang pergi setelah sekian lama karna sebuah pristiwa dan juga impian......


"Kak aku kekamar sebentar"Pamit Anatasya beranjak,dia tidak berani menatap mata Bryan yang tengah terlihat kebingungan dengan ekspresi Anatasya yang tiba-tiba berubah....


"Ada apa sayang?....kau kenapa,,,wajahmu pucat sekali?"Khawatir Bryan mencoba kembali menarik Anatasya,namun Anatasya menepis lembut tangan Bryan,dia memberi senyuman,fake smile lalu mengapit rahang tegas Bryan....


"Aku baik-baik saja kak,aku hanya akan ketoilet sebentar"Anatasya melenggang setelah mendapat anggukan Bryan,pria itu terus menatap punggung Anatasya yang perlahan menghilang,dia sedikit menaruh curiga karna tadi dia sempat mendengar suara notif ponsel Anatasya,dan setelah memeriksa gadis itu langsung berubah menjadi aneh,sebelumnya Anatasya tidak pernah seperti ini dia selalu pandai memainkan mimik wajah......


Brakkkk.....


Anatasya menutup kamarnya dengan sangat keras,kini dia tidak bisa mengendalikan emosi,tak lupa dia mengunci pintu agar tidak ada yang melihatnya seperti ini.....


Aghhhhhhh.....


Prang.....prang....prang.....


Agggghhhh...


"Kenapa kau baru datang sekarang,setelah dia(Bryan)hadir dan perlahan menggantikan posisimu.....Arghhhhh kau jahat"..... Anatasya teriak meluapkan emosinya,dia membanting semua yang ada dikamar semua alat rias diatas meja,bersih disapu tangan Anatasya.....


"Hiks....kau jahat....kau jahat"Anatasya menangis tersedu-sedu dilantai,hatinya kalut,dia bingung bagaimana kedepannya,begitu juga Author yang bingung siapa jodoh Anatasya....


"Aku....aku tidak mencintaimu lagi...Hiksss"Anatasya meracau,kilatan pristiwa masalalunya dengan sipengirim pesan tadi kembali tersirat.....


"Aku sudah mencintainya aku yakin"Anatasya berdiri,dia mencoba tenang,dia tidak boleh lagi lemah dengan pria itu,yang sudah memporak-porandakan hatinya,yang sudah membuat dia membantengi hati pada pria lain,yang selalu membuat dia mengingat adegan panas mereka, Anatasya tidak boleh lemah...dia yakin bahwa pria itu hanya masalalu dan dia tidak memiliki rasa itu lagi,sekarang hanya ada Bryan....hanya boleh ada Bryan,pria yang sudah mencintainya dengan tulus........


Anatasya menarik nafas panjang,dia harus tenang,tidak boleh terbawa emosi,perpisahan mereka dulu cukup membuatnya keluh,dia menatap dirinya pada cermin,namun dia menggeleng saat melihat adegan panasnya dengan pria itu yang terlihat dicermin....

__ADS_1


Cepat-cepat Anatasya membasuh mukanya agar kembali Fres lalu beranjak keluar....


"Nona Besar"Serempak Pa Lie dan Bi Ai yang berdiri didepan pintu kamar,keduanya menyapa saat melihat majikan mereka keluar kamar....


"Bersihkan kekacauan didalam"Titah Anatasya dingin,mereka berdua mengangguk...


"Baik Nona Besar"


Anatasya melenggangkan kakinya kembali kearah taman belakang,tidak boleh,dia tidak boleh terpuruk dan moodnya yang hancur tidak boleh menghancurkan pesta kecil-kecilan malam ini....


"Aku yakin padamu kak" Batin Anatasya tersenyum saat matanya menangkap pemandangan indah yang sangat menenangkan,saat dia sampai ditaman belakang dia melihat disana Bryan dan Sean putra tercintanya tengah bercanda bersama...mereka benar-benar terlihat seperti anak dan ayah sebenarnya, Anatasya tersenyum dulu Sean selalu mendambakan seorang ayah walaupun dia tidak pernah kekuarangan sedikitpun kasih sayang dari orang disekitarnya....


Anatasya mendekat kearah mereka yang terus tertawa dengan keras....


Ehemmm


Anatasya berdehem,lalu duduk disebelah Bryan yang tengah memangku Sean masih ditempat duduk santai tadi....


"Maafkan aku,banyak sekali yang harus dikeluarkan"Dalihnya,lalu mengambil alih Sean dari pangkuan Bryan....


"Mommy beneran kata Daddy,kalau Sean mau punya adik?"Tanya Sean dengan polos, Anatasya terkejut lalu dia memandang kearah Bryan yang dia yakini telah menodai pikiran Putranya...


"Kenapa.....benarkan sebentar lagi kita akan menikah,kita akan membuat adik untuk Sean"Santai Bryan tanpa rasa bersalah, Anatasya mengerucutkan bibir kesal.....


"Yeeeee punya adik...punya adik"Sorak Sean dengan sangat riang diatas pangkuan Anatasya,gadis itu memandang Bryan kesal dibalas senyuman nakal ala Bryan....


"Jangan berlari sayang"Tegur Anatasya pada Sean yang beranjak kedekat para Grandma yang terus melambai tangan mengambilnya.....

__ADS_1


"Memangnya aku mau menikah denganmu kak?"Canda Anatasya buka suara pada Bryan...sekarang dikursi santai ini hanya ada mereka berdua....


Bryan yang tadi tengah memeluk tubuh gadis kesayangannya dan mengendus leher wangi itu kini perlahan menegapkan tubuh dan memasang wajah serius....


"Tentu saja kau harus mau"....Jawab Bryan, menatap mata Anatasya....


"Jika aku tetap tidak mau"


"Kau harus mau,aku akan membuatmu mau Anatasya"Tekan Bryan menyeringai, Anatasya sedikit ngeri tapi dia tidak goyah....


"Jika seseorang membawaku bagaimana?"Pancingnya lagi ingin mengetahui jawaban Bryan.....


"Hahahah....tentu saja aku akan merebutmu,sekali milikku akan terus menjadi milikku selamanya"Bryan tertawa menyeramkan,yang baru pertama kali dilihat Anatasya.....


"Itu namanya Obsesi"


"Ini cinta bukan Obsesi,kau harus tau itu"


Anatasya terdiam dia tidak bersuara lagi,Bryan tetaplah pemenangnya,dia sedikit bingung sejak kapan pria itu sangat tergila-gila dengannya....tapi kalau boleh jujur...dia suka itu....


Eh....


Anatasya kaget saat Bryan memeluknya dengan sangat erat tiba-tiba....nyaman...satu kata untuk rasa pelukan hangat dari Bryan....


"Kau milikku selamanya Anatasya"Bisiknya lirih... Anatasya hanya mengangguk dan membiarkan pria itu berasumsi sendiri....


____________

__ADS_1


Kasih dukungan sebanyak-banyaknya ya Guys,biar Author bisa Update setiap hari buay kalian.....dukungan kalian penentu aku rajin Up❤️❤️❤️❤️


Love you All❤️❤️❤️


__ADS_2