
Waktu terus berjalan dengan semestinya.....Kandungan Anatasya kini sudah berusia tujuh bulan...Dengan perutnya yang buncit,sama sekali tidak menurunkan kadar pesonanya....Malah Anatasya semakin terlihat menggoda,tubuhnya yang semakin berisi dengan pipi chuby...Sangat terlihat sexsi......
Selama tujuh bulan kehamilan ini pula.Bryan selalu menjadi suami siaga,dia akan mengabulkan semua ngidam aneh-aneh si ratu Mafia....Tak jarang Bryan merasa frustasi karna menghadapi siibu hamil satu itu.....
Selama kehamilan sikap dingin Anatasya berubah drastis,dia hanya menghabiskan hari-hari dengan menangis dan ngomel panjang lebar dari matahari terbit hingga terbenam....Dia akan selalu menangis bahkan saat Bryan menegurnya....sungguh aneh...Seperti sekarang..... Anatasya tengah menangis diatas pembaringan,dia menatap nyalang suaminya yang tengah mengacak rambut dengan wajah frustasi.....
Jam baru menunjukkan pukul tujuh pagi,tapi Anatasya sudah ngidam makan Roti tawar selai kacang yang ada disebuah restoran didekat kampusnya dulu...Masalahnya adalah,restoran itu hanya beroperasi pada malam hari.... Anatasya terus menangis tanpa henti menginginkan itu....Bryan teramat frustasi,dia sudah berusaha namun tetap tidak bisa...Karna bahan makanannya hanya ada pada sore hari....
"Sayang jangan menangis lagi...Kita cari yang lain ya?"Bujuk Bryan berjalan kearah istrinya itu yang tengah sesegukan, dia duduk tepat didepan sang istri...
"Hiksss tidak mau...tidak mau"Anatasya terus merengek,tangisannya semakin kencang...Tidak ada lagi ratu TZX yang dingin...hanya ada Anatasya yang teramat cengeng....
"Anatasya" Bentak Bryan tanpa sadar,dia sudah pusing menghadapai wanita berperut buncit ini....Dia menatap sang istri dengan tajam..... Anatasya terkejut,seketika dia terdiam lalu menutupi tubuhnya dengan selimut...dia menangis dalam diam didalam lututnya dan selimut tebal itu......
Bryan menghela nafas,lalu mengetuk bibirnya....Sudah tau istri sedang hamil malah dia tidak bisa kontrol emosi....
"Sayang" Tangan Bryan terangkat menyentuh dan menarik selimut dengan pelan....Tapi Anatasya tetap menahannya....
"Sayang maafkan aku,tadi aku terbawa emosi.....Kau ingin roti itu kan,ayo bersiap-siap kita akan mengeceknya lagi" Bujuk Bryan menarik Anatasya kedalam pelukannya....Tubuh Anatasya masih bergetar karna sesegukan....Bryan mengutuk diri sendiri,bagaimana dia bisa membentak istrinya ini,padahal dia sangat sensitif sekarang....
Anatasya tidak menjawab,dia berjalan kearah Walk in Closed mengganti pakaiannya.....
Anatasya keluar dari ruang ganti,sudah siap dengan pakaian yang teramat cocok ditubuh indahnya....Bryan yang melihat itu tersenyum nakal,dia sangat suka tubuh molek sang istri....Dia berjalan mendekat lalu merangkul mesrah tubuh Anatasya.... dia terus mengecup kepala sang istri sambil berjalan beriringan....
"Kak Ray. Sean belum pulang?"Tanya Anatasya yang baru buka suara.....Bryan yang tengah mengemudikan mobil melirik kearah istrinya lalu melempar senyum....
"Kau tahu kan sayang,dia lebih suka bermain bersama sepupu-sepupunya ( Rebecca,Flero,Issabela )" Anatasya mengangguk lalu dia mulai sibuk dengan ponsel milik Bryan....Berfoto sebanyak mungkin dengan gaya berbeda-beda....
*********
__ADS_1
Mata Anatasya berkaca-kaca siap menumpahkan cairan bening....Dia menatap sendu Restoran yang masih dalam keadaan tutup,dari dalam mobil.....Bryan menghela nafas,dia melepas Seat belt Anatasya lalu menarik wanita berperut buncit itu keatas pangkuannya..... Anatasya diam tak menggubris.....
"Sudah jangan sedih lagi ya sayang,kau ingin kita membeli yang lain Hem?" Bryan mengelus dengan cinta pipi mulus tanpa celah istrinya..... Anatasya menggeleng pelan lalu dia bersender didada sang suami......
Entah mengapa, tiba-tiba Anatasya merindukan Daddynya Felix,dia ingin melihat wajah keriput Felix,mendengar suara baritonnya dan mendengar pria itu memanggilnya *Nak* ......
"Aku ingin bertemu Daddy Felix"Lirih Anatasya tapi dapat didengar Bryan yang tengah menyupir.....Bryan melirik sang istri sebentar....
"Baiklah sayang,kita akan kerumah sakit jiwa" Ucap Bryan mengelus kepala Anatasya....
"Tidak mau,aku ingin pergi,tapi tidak bersama kakak"Tolak Anatasya mengerucutkan bibir....
"Tidak boleh...Mana mungkin aku membiarkanmu pergi sendirian,kau tahukan kau sedang hamil...lihat perut besarmu itu akan membuatmu susah berjalan"Omel Bryan panjang lebar dia menolak mentah-mentah..... Anatasya langsung mendongak,matanya kembali meneteskan cairan bening untuk kesekian kali.....Astaga Bryan benar-benar dibuat gila...Jika terus menangis pasti Anatasya akan merasa stres,tapi jika dibiarkan dia takut terjadi sesautu.......
"Baiklah-baiklah,jangan menangis lagi.... kau akan pergi tapi bersama Stev,dan beberapa Mafiso mengawalmu" Anatasya mengangguk cepat lalu memberi ciuman bertubi-tubi dibibir suami tercintanya....Bryan tersenyum dan mengelus kepala istri nakalnya....
*********
"Pergilah,kunjungi dia" Suruh Stev yang tengah merangkul bahu sahabatnya..... Anatasya mendongak lalu mengangguk....tangannya bergerak membuka knop pintu.....
"Daddy"Panggil Anatasya dengan hangat,dia kembali menutup pintu dan berjalan kearah pria itu perlahan.... Anatasya memberi senyuman sebaik mungkin.....
"Anna" Matanya terlihat berbinar,kehidupan kembali muncul dari balik matanya,pria itu berjalan mendekat kearah Anatasya yang terlihat memasang wajah bingung......Jujur ini kali pertama Anatasya mengunjungi Felix setelah terakhir dia masuk kerumah sakit jiwa.....Tadi juga sewaktu didepan Suster yang merawat Felix...Suster itu melapor bahwa Felix sering meracau memanggil nama Anna.....
Greb......
Tubuh Anatasya dipeluk erat oleh Daddynya.... Anatasya menghangat....pelukan dari cinta pertamanya memang sangat nyaman...tidak ada yang bisa menggantikannya walau suami sekalipun.....
"Anna kenapa lama sekali.....aku sudah lapar" Felix kembali berucap,dia menatap dalam bola mata sang putri....Entah apa yang ada didalam pikiran pria itu,intinya dia memang gila....
"Apa kau menutupi mata unikmu itu lagi.....dan membuat gajah akan berlari" Felix tidak berhenti berbicara,dia menggiring Anatasya keatas ranjang berukuran kecil yang menjadi furniture satu-satunya didalam ruangan ini.....
__ADS_1
"Kenapa tidak tertawa,itukan lelucon favoritmu" Felix terkekeh,dia menggenggam tangan putrinya itu.....
"Daddy ini aku Anatasya"Bisik Anatasya ditelinga Felix.....Terlihat mata Felix yang langsung berubah sendu....
"Putriku,kau mirip sekali dengan Anna,dimana Mommy nak apa dia masih marah?"Felix semakin berkata tidak jelas.....Dia membelai pipi Anatasya.....
"Daddy,apa ada yang salah?, istrimu itu Jessica" Tanya Anatasya tidak tahan dengan rasa bingungnya....
"Je...Jessica....apa Mommy masih marah denganku....Hiksss...apa penyakitnya kambuh?" Penyakit.... Anatasya semakin dibuat bingung...sepertinya ada sesuatu yang tidak dia ketahui.....
"Mommy akan marah,jika kau tidak menjelaskannya padaku"Ancam Anatasya dengan senyuman membelai kepala Felix yang tampak panik....
"Tidak jangan marah Anna...aku tahu aku salah,di..dia yang mengancamku,dia akan menyakiti anak-anak jika aku tidak bersamanya,dan...dan sial...aku malah mencintainya....maafkan aku...maaf... penyakitmu kambuh lagi" Anatasya menahan kekesalannya,wajahnya memerah, ternyata akar permasalah memang si Jessica sialan...bahkan dia mengutuk jasadnya.... Anatasya pernah mendengar cerita bahwa Felix dan Jessica dulu adalah cinta pertama.....
"Penyakit?"Tanya Anatasya menyelidik. Felix mengangguk takut-takut.....
"Mommy itu....sa....sakit jiwa....dia dulu....adalah seorang korban pemerkosaan"
Jdaaarrrr.....
bagai disambar petir mendengar itu,niat ingin berkunjung dia malah mendapat rahasia yang sangat mengejutkan.....Sakit jiwa,jadi Anna juga menderita kejiwaan sama sepertinya....dan semua itu tidak sepenuhnya salah Felix...tapi memang begitu jalannya.....Tidak salah lagi,kejiwaan Anatasya karna keturunan....Dan pemerkosaan katanya...bagaimana Felix mau mempersunting seorang wanita bekas perkosa.....
Air mata Anatasya menetes tanpa izin....dia menatap Felix,selama ini dia terlalu menyalahkan Daddynya,dia hanya menilai dari pandangannya sendiri, tanpa mau mengetahui kenyataan.....
"Hikssss maafkan Syasya Dad" Anatasya memeluk tubuh kurus Felix dengan erat....Dia menumpahkan rasa menyesalnya didada yang dulu sama menampung air matanya.....
"Kenapa putriku menangis,apa Daddy membuat kesalahan?" Tanya Felix panik,dia membingkai pipi chubby Anatasya..... Anatasya menggeleng,dia membawa tangan Felix menyentuh perut buncitnya,pria itu tampak mengerjit bingung.....
"Ini cucumu Dad,cucumu,kita akan kembali bersama,kau akan bermain dengannya nanti" Ucap Anatasya dengan air mata yang mengalir deras....Felix tampak berkaca-kaca entah waras atau tidak, tangannya mengelus-elus perut Anatasya penuh hati-hati dia menempelkan telinganya disana...merasakan pergerakan dari bayi itu....
"Aku akan memperbaiki cerita kita yang pernah berantakan....sekarang aku akan menyelesaikan cerita kita....bukan aku tapi kita....Kita akan mengakhirinya bersama.....Mommy....maafkan aku,dendam memang bukan solusi.....Aku akan merubah segalanya...aku akan membuatmu bangga bercerita tentang keluargamu pada malaikat yang ada disana" Batin Anatasya meneteskan air mata........
__ADS_1