Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Eps 90


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul delapan malam,semua mahasiswa yang mengikuti Tur tengah berkumpul dipinggir pantai,malam ini mereka akan mengadakan makam malam dan juga berkumpul menghangatkan badan didekat api unggun,semuanya duduk melingkar dibibir pantai dengan beralaskan tikar lesehan,beberapa mahasiswa laki-laki sudah menyiapkan gitarnya untuk mengiringi nyanyian......


Anatasya dan teman-temannya juga ikut bergabung, begitupulah Bryan yang bergabung bersama para Dosen, Anatasya tengah fokus dengan ponselnya entah apa yang tengah dia lakukan tapi itu sepertinya sangat penting......


"Kutipan.....Kutipan"Seorang Mahasiswa diantara mereka berjalan untuk mengutip uang makan malam bagi para mahasiswa, Anatasya mengeluarkan beberapa lembar uang dan memberikan kepada mahasiswa pria itu.....


"Kami Berlima"Ucap Anatasya dan pria itu mengangguk lalu berjalan menjauh,keempat teman Anatasya menatapnya tapi Anatasya kembali disibukkan dengan ponselnya....


"Sya tapi kita ada uang lho"Seru Nancy tak enak hati...... Anatasya tak bergeming dan keempatnya karna tak mau mengganggu mereka memilih pasrah saja..............


Malam ini kegiatan Tur mereka lakukan dengan sangat menyenangkan banyak kegiatan seru yang dilakukan,setelah acara selesai mereka kembali kekamar masing-masing untuk beristirahat dan kembali besok pagi.......Bryan melirik sekitar saat dia juga akan beranjak dia celingukan mencari Anatasya tapi tak ia temukan,dia menghubungi ponsel Anatasya berkali-kali tapi tak ada jawaban,Bryan mulai khawatir dia melihat kelompok teman Anatasya tapi juga tidak ada keberadaanya.....


Dengan langkah kaki besar dia melangkah mendekati keempat teman Anatasya itu,dia berniat akan bertanya,persetan dengan mereka yang akan tahu hubungan keduanya.......


"Hey Kalian dimana Anatasya?"Tanya Bryan tepat didepan mereka....


"Anatasya temen kita?"


"Iya .....katakan dimana dia?"

__ADS_1


"Tadi Syasya permisi katanya ada urusan penting"Jelas Ronald walau sedikit bingung karna melihat gelagat khawatir Bryan begitupulah yang lainnya.....


"Kalian lihat kemana arahnya pergi?"Cecar Bryan lagi,seketika Allice mengangguk


"Tadi dia kearah pantai,tapi keujung yang itu....tu..pak yang tempat gelap"Mendengar pernyataan Allice Bryan mengalihkan perhatiannya kearah yang ditunjuk Allice dan langsung melenggang pergi tanpa mengucap satu katapun......


Keempat teman Anatasya saling pandang bingung,tapi sedetik kemudian mereka mengembangkan senyum yang sangat menyeramkan menurut Anatasya.....


Sambil berjalan cepat ketempat tujuan,Bryan mengecek ponselnya dia memeriksa sesuatu pada ponsel kerja Anatasya yang disambungkan atau lebih tepatnya dia sadap.......


"Shit..."Umpat Bryan setelah menemukan sesuatu pada ponselnya,dia berlali cepat mencari Anatasya dan tak jauh dia melihat Anatasya sedang berdiri dibibir pantai dengan sebotol minuman ditangannya dan sebatang rokok ditangan sebelah,terlihat pandangan Anatasya yang mengunus kedepan dengan badan yang bergetar.....


"Sayang"Panggil Bryan yang sudah memeluk Anatasya dari belakang......


Anatasya berbalik dan membalas pelukan itu dengan erat dia menangis sesegukan dipelukan Bryan,botol minuman dan rokok sudah dia lemparkan kesembarang arah......


"Kita pasti bisa menyelamatkannya sayang"Bryan mengusap lembut punggung Anatasya untuk menenangkan kekasihnya itu,Hati Bryan tercabik-cabik rasanya saat melihat air mata yang mengalir dari Anatasya,rasanya Bryan ingin membunuh orang yang sudah membuat kekasih hatinya itu sedih......


Hiks....Hiks....hanya isakan tangis yang keluar dari bibir mungil Anatasya yang semakin membuat Bryan tak tega sekaligus emosi........

__ADS_1


"Sayang sudah jangan menangis lagi"Ucap Bryan dia mengapit wajah Anatasya agar mendongak kearahnya lalu menghapus buliran bening itu dengan ibujarinya......


"Ayo istirahat kau pasti lelah"Ajak Bryan lembut diangguki Anatasya yang sudah berhenti menangis namun sesekali segukan.........


Bryan memasukkan kepala Anatasya kedalam bajunya yang besar itu,hingga dari kepala sampai punggung Anatasya masuk dengan sempurna kedalam bajunya,badan Anatasya menempel langsung dengan kulit Bryan,kepala Anatasya keluar dari kerah baju yang sama dengan Bryan,dia sudah terlihat seperti kepompong saja, Anatasya tersenyum senang dengan perlakuan Bryan lalu dia beranjak naik mengalungkan tangan dileher Bryan dan juga kakinya yang terbelit pada pinggang Bryan,Bryan terkikik dengan posisi mereka lalu menahan pinggang Anatasya dan berjalan menjauh dari pantai menuju kehotel.......


Anatasya sangat nyaman berada dipelukan Bryan dia menyembunyikan kepalanya diceruk leher sang kekasih dan juga bersenandung kecil,perhatian orang-orang teralih kepada keduanya saat sampai di hotel ada yang menganggap lucu dan ada juga yang memandang tak suka......tapi entah keberuntungan apa yang memihak mereka sehingga tidak satupun mahasiswa yang melihat keduanya sedang seperti ini.....


Saat sampai dimeja Resepsionis Bryan memesan satu kamar berbeda untuk keduanya,awalnya Anatasya menolak karna khawatir teman-temannya nanti mencarinya tapi karna perkataan Bryan yang mutlak dia pun hanya bisa pasrah.......


saat sampai dikamar Anatasya dan Bryan langsung membersihkan badannya dengan bergantian lalu mengganti baju mereka dengan baju tidur,Bryan duduk selonjoran diatas ranjang sambil memainkan ponselnya menunggu Anatasya yang masih sedang berganti pakaian


Anatasya keluar dari kamar mandi sudah memakai piyama tidur setelan dan langsung menghampiri Bryan ......


Bryan merentangkan tangannya agar Anatasya masuk pelukannya, Anatasya langsung merebahkan kepalanya didada Bryan dan melingkarkan tangannya dipinggang Bryan.........


"Dasar tukang sadap"Umpat Anatasya kesal mendongak kearah Bryan......


"Yang kusadap hanya ponsel kerjamu"Jawab Bryan sambil terkekeh,dia tidak heran jika Anatasya mengetahuinya walau Bryan melakukannya dengan halus tetap saja hal seperti itu sangat gampang dimengerti oleh Anatasya......

__ADS_1


"Kau tahu,aku pikir selama ini dia sudah tidak ada lagi didunia ini,kami bertemu terakhir kali saat pemakaman Mommy saat itu kami semua berkumpul termasuk Uncle,tapi sejak saat itu kami tidak pernah lagi berjumpa,aku sudah mencarinya kemana-mana namun hasilnya nihil dan aku berasumsi bahwa dia sudah tidak ada lagi"Jelas Anatasya yang berada didekapan Bryan,air matanya kembali menetes kala mengingat masa lalu.....


Bryan semakin mengeratkan pelukannya,jujur saja dia belum sepenuhnya tau mengenai masa lalu Anatasya jadi Bryan bingung harus berkata apa,tapi dia tidak boleh membuat kekasihnya itu bersedih dan dia harus selalu menjadi penenang dan tameng pelindung untuk Anatasya


__ADS_2