
Dengan tergesa-gesa Bryan memasuki Markas,terlihat para Mafiso lalu lalang juga dengan buru-buru kesana kemari.....
"Salam King"Mereka menyempatkan menyapa ketua mereka itu......Bryan tak menggubris dan terus berjalan keruangannya,Ariel hanya menjadi pengekor dari belakang Bryan dia tidak berani bertanya karna melihat raut tak bersahabat Bryan.....
Brak.......
Dengan kasar Bryan membuka pintu ruangannya itu,disana dia melihat Oskar dan Stev yang juga terlihat sibuk dengan ponsel mereka....
"Salam King" Bryan mengangguk lalu langsung terduduk dikursi kebesarannya....
"Langsung keintinya saja" Ucap Bryan dingin,kedua Asst itu tampak berkeringat dingin mereka menelan Saliva kasar.....
"Maaf King,tapi kita sepertinya akan mengalami masalah besar...."Seru Stev buka suara.....
"jangan membuang waktuku Stev" Bentak Bryan menggema diruangan itu,hatinya benar-benar gelisah kali ini.....
"Tenang Bos"Sahut Ariel mencoba menenangkan didalam kondisi kebingungannya....
Brak.....
Pintu ruangan Bryan kembali didobrak dengan keras,semuanya mengalihkan perhatian kearah pintu,tak lama muncullah lima orang pria masuk dengan nafas memburu langsung menghadap kearah Bryan.....
__ADS_1
"Salam King"sapa mereka memberi hormat,Bryan hanya mengangguk.....
"Bagaimana?"Tanya William tak sabaran,ya mereka adalah ketiga kakak Anatasya dan juga kedua adik laki-lakinya.....
"Biarkan Stev berbicara terlebih dahulu"Semuanya mengangguk mendengar perkataan Bryan....
"La...Lady....ternyata ditangkap oleh Squad Mafia Crocodile,dan ternyata dalang dibalik ini semua adalah,kekasihnya tuan Jiyeon. Dan ternyata Roger menggunakan kesempatan ini untuk mengelabui Lady....dia...."
"APA"Bryan berteriak dengan keras bahkan dia langsung berdiri mendengar penuturan Stev bahkan sebelum dia menyelesaikan perkataannya....
"Tenanglah King"Oskar buka suara.....
"Intinya ini adalah siasat Roger,dan kita harus cepat sebelum dia yang datang duluan dan akan membawa Lady"
Nafas Bryan memburu....dia masih kurang mengerti tapi saat mengingat Roger sungguh membuat dia tidak tenang......pandangan Bryan jatuh pada sosok Alex yang bergabung bersama para saudara kekasihnya....dia penasaran namun kekasihnya yang utama...
"Stev,kau atur pasukan,lima puluh Mafiso dari setiap Divisi,dan kau Oskar retas semua satelit yang berhubungan dengan Roger,untuk kalian berlima persiapkan diri kalian,ini akan menjadi pertempuran besar,Ariel bekerja samalah...lacak posisi dimana kekasihku disekap"
"Laksakan King"
semuanya bergegas mengikuti perintah Bryan,begitupulah Ariel walaupun bingung dia tetap mengerjakan semuanya.....
__ADS_1
Bryan bergegas keruang ganti,dia langsung mengenakan pakaian tempurnya dengan tergesa-gesa,pikiran Bryan terus melayang memikirkan gadis kecilnya.....
Kini Bryan sudah terlihat gagah,jubah yang menjuntai kebawah dengan lambang King pada punggungnya,pistol kebanggaan ditangan kanan,serta kedua katana ukiran nama Bryan sudah bersilang indah pada punggungnya.......
Bryan masuk kedalam ruangan pertemuan,terlihat semu sudah berkumpul disana,dia berjalan kearah depan duduk dikursi kebesarannya....
"Lapor Bos,Nyonya dibawa kesebuah bangunan kumuh yang ada dipinggiran kota,kita akan sampai kesana setelah menempuh sekitar dua jam lamanya...."Lapor Ariel ditengah-tengah mereka...
"Lapor King semua pasukan sudah siap dia dijalan utama,perlengkapan senjata, obat-obatan,serta racun sudah dipersiapkan untuk berjaga-jaga"Lapor Stev pula.....
"Maaf King Sistem mereka sangat susah diretas mungkin akan memakan waktu sedikit lebih lama"Lapor Oskar......
wajah Bryan terlihat semakin dingin,ingin sekali dia berlari kesana dan menyelamakan kekasih tercintanya lalu memastikan bahwa semau baik-baik saja. Tapi itu tidak bisa,mereka tidak boleh remeh,jadi harus mempertimbangkan dengan matang.......
Bryan berdiri tegap didepan mereka semua....
"Lakukan tugas kalian masing-masing,ingat Lady membutuhkan kita,setiap ketua Divisi pimpin lah anggota kalian dengan benar. Oskar kau tinggal disini untuk memonitor keadaan....Ariel terus buka akses lokasi agar kita mengetahui arah,......jika Roger sudah beraksi seperti ini,berarti ini adalah rencana besar,aku yakin sekali dia menyiapkan banyak sekali pasukan.....selain itu dia memang sengaja melakukan dengan tiba-tiba agar kita tidak ada yang menyiapkan rencana.....ingat saat sampai digedung itu,kalian semua berpencar...masuk lah dari setiap sisi timur,barat,selatan dan Utara agar musuh tidak ada yang lolos....Divisi Persenjataan aku perintahkan langsung tujuan utama kalian adalah Lady,sesampai disana Lady adalah pokok yang akan kalian cari......Divisi obat-obatan kalian akan menyebar beberapa ramuan bius untuk melumpuhkan lawan, aku tidak mau mereka mati dengan muda......Divisi PM kalian akan mengikutiku untuk menjinakkan Roger....dan satu lagi jangan lupakan wanita Jal*ang itu,aku mau dia ditangkap hidup....biar tanganku ininyang memberinya kematian....kalian mengerti?"Jelas Bryan dengan tegas kepada mereka.....
"Dimengerti King"Serempak semuanya menunduk Hormat...."
"Bagus.....Semuanya kita berangkat"Teriak Bryan melangkahkan kakinya keluar terlebih dahulu,semuanya pun berhamburan langsung menjalankan tugasnya sana sini.....
__ADS_1