
"Ada keperluan apa mau datang Laura?"Tanya Bryan,seperti biasa dia hanya akan memasang wajah datar,wanita itu tampak tersenyum lebar,dia sangat suka saat Bryan menyebut namanya....
"Aku hanya ingin bertamu,maaf kemarin aku tidak dapat hadir di pernikahan kalian"Wanita itu menunjukkan wajah penuh penyesalannya pada Bryan....
"Tidak masalah"
Anatasya hanya duduk terdiam menjadi pendengar keduanya yang tengah berbincang diruang tamu. Sean sendiri sudah pergi bermain ditaman belakang bersama dua Baby sisternya.
Kalau boleh jujur sekarang perasaan Anatasya begitu kesal dan sedikit sedih,dulu Bryan mengatakan bahwa kediaman mereka ini tidak sembarangan orang Bryan izinkan berkunjung dan tahu alamat rumah mereka. Bryan juga dulu pernah bilang bahwa dia hanya mengizinkan seorang wanita datang kesini bila dia merupakan orang penting untuk Bryan... Dan Anatasya tidak suka kedatangan Laura,yang berarti dia merupakan orang penting untuk sang suami,walaupun mereka adalah sepasang sahabat,namun Anatasya cukup tahu,bahwa Laura,wanita itu bukan hanya memandang suaminya sebagai sosok sahabat,namun lebih dari itu,dilihat dari pandangan Laura pada Bryan,pandangan mendamba......
"Wah nyonya Bryan,ternyata sangat cantik dan anggun"Lamunan Anatasya buyar mendengar penuturan Laura,dia memandang datar wanita berpakaian sexsi didepannya....
"Tentu saja"Bangga Bryan mencela,dia merangkul posesif pinggang Anatasya,tak lupa kecupan hangat dipipi.... Anatasya melirik Laura,dia ingin melihat reaksi wanita itu,dapat Anatasya lihat,kilatan amarah dan cemburu terpancar dari mata Laura,namun dia begitu pintar memainkan mimik wajah.....
"Hati-hati Ray,yang cantik itu biasanya suka selingkuh"Laura menyeringai kearah Anatasya. Anatasya yang selalu diam dan terlihat menurut,membuat Laura berasumsi bahwa Anatasya hanya seorang istri yang penurut,lemah lembut,dan tak berdaya. Laura yakin,akan sangat mudah menindas istri dari sahabatnya ini.......
Bryan tidak menjawab,dia hanya fokus memandang wajah ayu sang istri, sebenarnya dia mendengar jelas perkataan Laura,dia juga sebenarnya was-was dengan Anatasya,istrinya ini masih belum mencintainya,jadi masih begitu luas peluang untuk gadis ini meninggalkannya,tapi Bryan mencoba berfikir selalu positif saja.....Laura tampak kesal karna Bryan tak menggubrisnya....
"Kelihatanya hubungan kalian sangat dekat"Laura menganga mendengar suara lembut itu,dia menjadi tidak fokus...tapi cepat-cepat dia menggeleng dan menormalkan kembali sikap angkuhnya
"Tentu saja,kami bahkan pernah menghabiskan malam bersama"
"Laura" Anatasya tersenyum tipis mendengar bentakan suaminya pada Laura,terlihat wanita itu langsung bungkam.....
"Tidak apa kak"Anatasya mencoba bersikap selamh mungkin didepan Laura,agar wanita itu semakin salah paham. Bryan wajahnya sudah berubah sekarang,sepertinya Mood pria tampan itu sudah tidak bagus....
"Bibi Luara,sepertinya suamiku moodnya memburuk,kami ingin beristirahat dulu"Ucap Anatasya dengan usil memanggil Laura Bibi,wanita itu melebarkan matanya mendengar itu,dia ingin berkomentar tapi melihat wajah mengerikan Bryan,diapun mengurungkan niat.....
__ADS_1
"Ray,aku ingin tinggal disini sementara. Apartemenku masih belum siap diperbaiki,kau tahu kan disini aku tidak punya siapa-siapa"Laura berkata dengan hati-hati. Wajah Bryan semakin menampakkan raut tak suka,dia menatap Laura dengan dingin,tentu saja tidak boleh,rumah ini menurut Bryan sangat sakral,tidak boleh sembrangan orang berkunjung dan menginap....
"Tidak boleh"Tolak Bryan mentah-mentah. Laura menelan ludahnya,dia harus melancarkan jalan ninjanya....
"Ingat Ray,aku yang menyelamatkanmu waktu itu, apa seperti ini caramu membalas kebaikanku"Tekan Laura seperti biasa,dia menyeringai jika seperti ini tidak mungkin Bryan menolak. Bryan menghembuskan nafas,bukannya tidak tegas namun dia tidak ingin di cap menjadi orang tidak tahu diri....
"Terserah kau saja"Pasrah Bryan lalu dia menggandeng pinggang sang Istri agar melangkah bersama kekamar....Laura tersenyum senang,dengan semangat 45 dia langsung memerintahkan playan untuk mengangkat barangnya diMobil kekamar....
Kini Anatasya sudah berada didalam kamar mandi,tengah membersihkan tubuhnya dengan berendam didalam Bathtub,dia tengah mendinginkan otak yang sempat memanas dengan kedatangan Laura,belum lagi wanita rubah itu tinggal dirumah mereka,sungguh membuatnya pusing,persetan dengan Bryan yang terus menggedor pintu kamar mandi karna pria itu ingin masuk.......
Anatasya meraih ponselnya diatas dinding samping Bathtub,dia mencari nomor Oskar disana lalu menghubunginya.....
"Ada apa?"Anatasya mendengus mendengar suara tak bersahabat Oskar....
"Hei bodoh kenapa kau membentakku"Kesal Anatasya,terdengar helaan nafas dari sebelah sana....
"Maaf Lady"
"Kau ini ingin berbicara tapi tetap mengumpatku,ada apa memangnya?"
"Nanti malam,diClub biasa jam sepuluh,ajak Stev dan Wenny"
"Baiklah,aku juga sangat bosan sekarang"
Tut.....
tanpa menjawab lagi Anatasya mematikan sambungan telepon. Anatasya melirik pintu,gedorannya sudah berhenti,dia menghembuskan nafas Lega........
__ADS_1
Anatasya berdiri didepan cermin kamar mandi,dia melihat pantulan dirinya yang tampa busana....
"Ckkkk,aku jauh lebih Sexsi"Gumannya lalu tertawa jahat. Anatasya pun bergegas keluar tak lupa mengenakan kimono handuk,dia mengedarkan pandangan sekitar kamar,namun dia tak menemukan Bryan suaminya,dan Sean putranya......
Setelah mengenakan pakaian ala rumahan. Anatasya keluar dari kamar menuju lantai bawah,dia ingin melihat putra tampannya Sean....
"Sean"Panggil Anatasya menggelegar.....
"Tuan muda ada ditaman belakang Nyonya"Lapor seorang pelayan,dia mengelus telinganya akibat mendengar lengkingan suara sang Nyonya.........
Anatasya mengangguk dan menyengir,kalau diMansion Lowhen dia sudah biasa memanggil anggota keluarga dengan berteriak,karna terkadang keempat adiknya itu bisa-bisa tuli dan tak menyahut panggilannya....
Sampai ditaman belakang. Anatasya langsung menampakkan wajah tak sukanya,didekat kolam dia melihat Bryan dan Sean yang tengah asik bermain bola bersama,tapi disana dia melihat siwanita rubah itu tengah sok akrab dengan putranya,terlihat wajah tak suka Sean juga karna wanita itu terus memvideokan kegiatannya
"Sean"Panggil Anatasya lagi. Sean melambai,matanya langsung berbinar dia berlari kearah sang Mommy dan langsung meloncat kegendongannya.....
"Mommy,nenek tua itu terus saja menganggu Sean"Adu Sean dengan suara lantang.....
Pffftttt
Anatasya mencoba menahan tawa,dia melirik Laura yang wajahnya sudah merah padam,antara kesal dan malu....
"Tidak boleh seperti itu Boy"Anatasya memberi nasihat,bagaimanapun perkataan Sean salah,karna sudah menyinggung orang lain....
"Sayang,kenapa kau lama sekali?"Tanya Bryan khawatir yang ikut bergabung bersama anak dan istrinya.......
__ADS_1
"Aku tadi ketiduran"Kilahnya tanpa rasa bersalah,lalu melangkah kearah Laura yang tengah duduk sendirian dikursi santai. Anatasya mendudukkan diri disamping Laura yang tampak langsung mengambil jarak....
"Sialan dia sangat cantik"Batin Laura mengumpat,dia merasa tidak percaya diri,dengan kecantikan dan juga bentuk tubuh bak gitar spanyol Anatasya....