Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Chapter 23


__ADS_3

pesta terselenggara dengan meriah, si kembar menyebar ke setiap sudut untuk memperhatikan semua gerak gerik orang orang yang hadir di acara tersebut.


" sedikit mencurigakan". gumam Rachel


memang orang orang yang ada di sekitar si kembar sangat mencurigakan, tiba tiba saja Raquel datang mendekati Anna yang memang sedang sendiri, tapi sebelum itu telah di beritahu pada Anna untuk waspada dengan sekitar.


" hey Anna! ". seru Raquel dengan segelas winsky di tangannya


" ada apa!! " garang Anna


" wah santai dong" ucap Raquel dan tangannya menuangkan winsky ke gelas lain lagi


" ini minum dulu" seru Raquel


" maaf aku tidak minum" balas Anna dengan tatapan tajam


" sedikit saja tidak akan membunuhmu" ledek Raquel lagi


"Rachel perhatikan kak Anna" seru Aiden di balik earphonenya


"siap kapten" seringai Rachel


saat ini tinggal acara bebas saja tapi masih dalam kendali.


dari segi manapun sudah mulai terlihat bahwa orang orang tersebut seperti sudah tidak sabar lagi.


mereka mengadakan pesta di luar lingkungan sekolah, pesta di adakan pada salah satu hotel out door milik keluarga Rachel sendiri.


tiba tiba dari arah gerbang masuk terdengar suara bom meledak.


Boommm💣


" apa yang terjadi ?". tanya Aiden melalui earphone


" mereka mulai beraksi tuan, empat orang mati terkena bom!! " lapor mafioso yang menjadi bagian pengintai


"sial" geram Aiden


semakin lama situasi semakin memanas mereka mulai menunjukan taring masing masing.

__ADS_1


"Stiven bawa kak Anna pergi dari sini pastikan dia aman bersamamu, jika tidak nyawamu taruhannya". perintah mutlak Rachel pada kepercayaannya.


" siap nona" sahut stiven


Brakkkk


prangg


pranggg


"aaarrkkhhhh" teriak para tamu undangan yang tidak terlibat saat ada yg tiba tiba masuk lalu membalikan meja tempat minuman.


" kenapa kalian berteriak, ini sangat menyenangkan" ucap orang berpakaian hitam itu


" kalau kalian tidak ingin mati di sini, beritahu yang mana di sini bernama Rachel?". tanya orang itu lagi


semua tamu yang tau Rachel pun mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Rachel.


" kalian salah mencari masalah dengan dewi iblis!" gumam Aiden


"apa paman mencariku" sapa Rachel dari belakang tapi sebelum orang itu berbalik secara sempurna dia sudah mendapat serangan mendadak dari Rachel.


Brakkk


orang itu terlempar dan menghantam salah satu meja kosong.


" aarkkkhhh...kurang ajar kau bocah tengik!!". teriaknya


"kenapa kalian hanya melihat? serangg dia!!! ". perintah orang itu yang sepertinya dia lah pemimpinnya


perkelahian pun tidak terelakkan, mereka bermain kroyokan satu lawan delapan orang, namun Rachel dengan santainya melumpuhkan mereka satu persatu tanpa memakai senjata apa apa.


sedangkan Aiden serta Alex hanya menyunggingkan senyum sinis sembari bergumam.


" kalian tidak ada apa apanya di bandikan dewi iblis itu".


perkelahian terus berlanjut meskipun sudut bibir Rachel telah mengeluarkan darah dan terlihat sedikit memar tapi itu bukan apa apa bagi Rachel, musuh tinggal sisa dua dan dalan sekali serangan keduanya tumbang.


brukk

__ADS_1


kreaakk


Rachel berdiri sembari mengatur pernapasannya dan merenggangkan badannya, tiba tiba terdengar suara hils memasuki ruangan itu dan ternyata itu Raquel.



gaun yang di gunakan Raquel dengan begitu bangga ia memamerkannya.


" wah ternyata kau kuat juga" seru Raquel sembari bertepuk tangan. Ia berjalan ke arah Aiden dan merangkul tangannya


"lepaskan!! " seru Aiden dengan suara datar juga dingin


" sayang jangan kasar seperti itu" ucap manja Raquel


Rachel maju melangkah ke depan dan segera menarik dengan kasar lengan Aiden, karna ia merasa jijik sang kakak di gelayuti seperti itu


" Kau!! ". tunjuk Raquel pada Rachel


"jangan sentuh milikku" ultimatum yang Rachel keluarkan menjadi peringatan buat Raquel.


" siapa kau berani mengklaim seseorang" balas Raquel


sedangkan Rachel hanya menunjukan senyum remeh, ia mengkode Aiden dan Aiden sendiri mengerti dengan kode itu lalu dengan mudah merangkul pinggang ramping Rachel dan itu membuat Raquel geram.


" kalian serang dia" perintah Raquel


Baaakkk


Buuukkk


Kreakk


Baaammmm


duarrr


banyak yang terpental jauh akibat tendangan yang di layangkan Rachel.


gaun mahal yang di gunakan Rachel sudah tidak berbentuk lagi, akhirnya ia merobek gaun itu dan terlihatlah baju perang yang sudah lengkap dengan senjata api juga belati kembar, tiba tiba saja mereka saling berbisik siapa sebenarnya Rachel ini.

__ADS_1


__ADS_2