Leader Mafia Girl

Leader Mafia Girl
Chapter 5


__ADS_3

setelah beberes beberapa saat, ia memasukkan barang barang penting berupa baju sekolah, buku buku, peninggalan kedua orang tuanya seperti foto dan juga kalung.


setelah selesai ana keluar dengan menenteng sebuah tas yang ukurannya tidak terlalu besar.


aiden, alex dan raymon menatap heran pada ana yang berjalan ke arah mobil dengan menenteng tas tersebut


"rachel" seru ketiga lelaki itu


"aku hanya ingin membagi sedikit kemewahanku" ucap rachel acuh


"oh baiklah apapun untuk princess" raymon akhirnya mengalah


ana masuk ke dalam mobil dan raymon segera melajukan mobil untuk pulang ke rumah besar smith, lima belas menit kemudian mereka telah sampai, ana begitu kagum dengan bangunan mewah yang terpampang di depan matanya


"ini istana" tanpa sadar ana mengucapkan kata tersebut


"ana berapa umurmu" tanya rachel


"aku 19 tahun el" jawab ana


"apa kenapa bisa umurmu Sudah sembilan belas tahun tapi kau msih duduk di kelas sebelas?" tanya rachel penasaran


"aku lambat sekolah el" jawab ana dengan menunduk


"oke tak apa, berarti aku harus memanggilmu kak ana" seru rachel akhirnya ia mempunya seorang kakak perempuan


"apa kalian berdua akan tetap tinggal di dalam mobil itu" seru raymon dan membuat rachel sadar


"ayo turun, aku akan memperkenalkanmu pada keluargaku" ucap rachel membuat ana keringat dingin


mereka berdua memasuki teras rumah dengan bergandengan tangan, sedangkan di dalam rumah semua keluarga tengah berkumpul tak terkecuali sahabat sahabat alexsa dan anak anaknya

__ADS_1


"di mana rachel" tanya edward sang daddy


tapi sebelum mereka bertiga menjawab suara rachel lebih dulu terdengar


"aku di sini daddy" teriak rachel


mereka semua tidak terfokus di teriakan rachel melainkan mereka fokus pada seorang gadis sederhana yang tengah di gandeng rachel


"wahh cantik sekali Dia" seru daniel dengan genitnya .


"dasar genit" seru amy


"sayang siapa gadis ini" tanya alexsa pada sang putri


akhirnya rachel menceritakan semuanya kepada sang mommy serta keluarga besar


" ya ampun kasihan sekali nasibmu nak" seru alexsa sisi keibuannya kembali di guncang


"sini peluk mommy" kata alexsa sembari merentangkan tangannya


"terimakasih tante mau menerima saya di keluarga ini, saya tidak tau bagaimana cara membalas kebaikan kekuarga tante" tangis ana pecah di pelukan alexsa


"jangan panggil tante dong panggil mommy yah" seru alexsa sembari menghapus airmata di wajah ana


"sekarang naik ke atas kamarmu di samping kamar alex yah" perintah alexsa


" i-iya tan eh mom" gugup ana


ana akhirnya naik ke lantai atas dan masuk ke kamarnya


*Pov ana

__ADS_1


ibu bapak lihatlah aku begitu bahagia sekarang, ada keluarga yang begitu baik yang mau menerima aku dengan tangan terbuka, aku janji ibu bapak aku akan sekolah yang rajin agar aku bisa merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik bapak dan ibu, aku akan menghancurkan mereka semua aku akan membalas semua perbuatan biadap mereka, bapak dan ibu tenang aja aku baik baik di sini*


pov author


"nona muda, nyonya meminta kalian berempat untuk makan siang" seru pelayan tersebut


"baiklah bi" sopan rachel


tok tok tok


"ada apa?".tanya aiden


"mommy memanggil untuk makan siang" kata rachel dengan malas


"oh iya tolong panggilkan alex dan ana aku akan turun lebih dulu" setelah berkata seperti itu rachel segera berlari agar tidak mendengar protes dari aiden


tok tok tok


"ah ai ada apa?" tanya ana ia berusaha mengakrabkan diri


"turunlah mommy memaggil" seru aiden dan setelah itu ia melakukan hal yang sama kepada alex.


sebenarnya aiden tidak terlalu nyaman dengan kehadiran orang asing di rumah, tapi apa boleh buat ia hanya bisa membiasakan diri dengan kehadiran ana sebagai kaka angkatnya seperti halnya raymon.


**hay readers terbayang....


yang mau visual komen dong.


oh iya bantu bantu vote yah agar author juga rajin up


love you readers sayang

__ADS_1


Misel😊**


__ADS_2